
Andra pulang dari rutinitas kerja yang melelahkan,ia di antar oleh Divo,karna ia merasa kepalanya sangat pusing,mobil yang di kendarai oleh Divo sudah memasuki kediaman rumah Andra,setelah Andra turun dari mobil Divo,Divo pun segera pulang menuju rumah nya.
Andra bergegas masuk ke dalam rumah nya,di ruang tv ia melihat Kanaya sedang duduk berselonjor kaki,Kanaya tidak tau jika Abang nya sudah pulang,karna terlalu serius menonton film kartun favorit nya.
"Kanaya",panggil Andra sambil berjalan menuju ke arah adik nya,tapi Kanaya tidak menoleh sama sekali,Andra pun berdiri di belakang sang adik,sambil sedikit berteria memanggil nama adik nyaitu
"Kanaayaaaaa",triak Andra di telinga sang adik..
"Aaaaaa",triak Kanaya dan langsung terlonjak kaget,ia memegangi telinganya yang sakit akibat teriakan sang kakak."Apa Abang mau buat aku budek,toak banget sih",Kesal Kanaya
"Kamu sendiri terlalu asyik menontong,sampai kakak panggil tidak menoleh sama sekali",ucap Andra tanpa ada rasa bersalah."Diamana Mama?",tanya Andra lagi
"Habis masak mama langsung naik ke atas untuk mandi",ucap kanaya cepat.
"Lalu diana?"tanya Andra lagi.
"Diana tadi izin keluar ,aku sudah meminta untuk mengantarkan tapi dia menolak",ucap Kanaya cepat
Andra menyeritkan dahinya,mendengar Ucapan sang adik."pergi kemana dia?",Tanya Andra cepat
"Ntah aku tidak bertanya,mungkin ia pergi ke tempatnya bekerja untuk meminta cuti",ucap Kanaya asal
Andra melangkahkan kaki nya menuju ke kamar nya,Andra ingin membersihkan tubuh nya yng terasa sangat gerah,cukup lama Andra berada di kamar mandi.ia memikirkan Diana,prasaan Andra tidak tenang,cukup lama Andra merendam tubuhnya di dalam air hangat ,Tak lama kemudian Andra pun bangkit karna merasa air yang merendam tubuhnya sudah terasa dingin.Andra keluar dari kmar mandi dengan menggunakan handuk yang melilit di bawah perutnya.setelah mengeringkan tubuhnya,Andra langsung memakai pakaian santai nya.
pukul 07.15
Andra turun dari kamar nya menuju ke meja makan,setelah di panggil oleh adik nya Kanaya.di sana sudah ada mama nya,Kanaya dan juga Jesika,
"Kau sudah datang,ayo qta makan",Ajak Bella setelah melihat anak laki lakinya turun..
Andra pun mendudukan bokongnya di kursi sebelah adik nya,ia tidak mau duduk dekat dengan Jesika.Saat semua tengah asyik mengambil makanan suara pintu di buka membuat semua orang mengalihkan pandangan.terlihat Diana yang baru tiba dan langsung berjalan menuju meja makan.
"Diana kamu sudah pulang nak",Ucap Bella saat melihat menatunya itu mendekat
"Iya Ma,maaf Diana sedikit terlambat",ucap Diana Sambil duduk di kursi.
Andra hanya melihat Diana sekilas,ia terlihat tidak suka dengan sikap Diana yang tidak memberi tau nya kemana ia pergi,
"Ya sudah kamu cepat makan",Ucap Bella cepat.
"Baik ma",ucap Diana sambil mengambil Nasi dan beberapa lauk pauk,mereka makan dengan diam.hingga akhirnya Andra membuka suara,
"Ma,Andra sudah memutuskan untuk pindah ke rumah Baru",ucap Andra cepat.
"Lhooo,memang kenapa sayang,kenapa kamu ingin pindah",ucap Bella sambil menatap putranya itu
"Ma,Andra hanya ingin mandiri saja bersama Diana,Andra membeli rumah dekat dari sini.Jika mama merindukan kami Mama bisa berkunjung setiap hari,dan kami juga bisa sering pulang",Ucap Andra cepat
"Baik lah,Mama tidak masalah,Mama senang kamu mau memikirkan masa depan mu,Mama harap kamu bisa menjaga Diana dengan baik",Ucap Bella cepat
Jesika yang mendengar Andra akan pindah dari sini sangat senang mendengarnya ia berfikir Andra hanya memakai alasan itu hanya untuk bisa bebas berdua dengan nya.lain dengan Diana,ia sedikit ragu dengan keputusan Andra.tapi ia tidak bisa berbuat apa apa.
"Kapan kalian akan pindah?",Tanya Bella lagi
"Besok Lusa Ma,Divo sedang mengurus surat suratnya",Ucap Andra cepat
"uhukk uhukk uhukkk",Diana tersedak mendengar perkataan suaminya itu.
"Lo gk ap ap khan di?",Tanya Kanaya menepuk pundak sahabatnya itu..
"Tidak apa apa,Kak apa harus secepat itu?",Tanya Diana cepat
"Kenapa,apa kamu keberatan?",Tanya Andra
"Bukan begitu Kak,Tapi apa itu tidak terlalu cepat",Ucap Diana lagi
"Tidak",jawab Andra cepat."Satu lagi,mulai besok kamu tidak usah bekerja lagi".ucap Andra
"Tapi Kak,Aku masih ingin bekerja",Ucap Diana lagi
"Jangan membantah",Ucap Andra tanpa melihat le arah Diana
Setelah makan malam semua kembali ke dalam kamar masing masing,begitu pun dngan Diana dan Andra,mereka masuk ke dalam kamar mereka,di dalam kamar itu terasa sangat panas,padahal ac nya sedang menyala.
"Dari mana kamu tadi?",Tanya Andra Tanpa mengalihkan pandangannya dari benda tipis di depan nya
"Emmmm itu kak,aku ke rumah kakek,ada seswatu yang tertinggal,jadi aku kesana untuk mengambilnya",ucap Diana berbohong.
"Apa kau fikir aku bisa di bohongi dengan alasan mu yang seperti itu".ucap Andra Sambil menatap tajam ke arah Diana
"Apa aku terlihat seperti sedang berbohong",ucap Diana Sambil membalas tatapan sang suami.
"Kau menemui laki laki itu,ia kan",suara Andra sedikit meninggi
"Tidak,aku tidak bertemu dengan Fiko".ucap Diana sambil meremas bawah baju yang ia kenakan.
"Jangan pernah menyebut nama itu di depan ku",Ucap Andra kembali menatap laptopnya.
"Tapi aku benar benar tidak bertemu dengan nya",Ucap Diana lagi
"Pergi lah tidur,Besok kita harus pergi ke rumah baru kita untuk mengurus keperluan di sana",Ucap Andra dengan nada dingin
Diana hanya bisa menghela nafas nya dengan berat,Ia lbih baik mengikuti perintah suami nya.Diana dengan cepat merebahkan tubuh nya dan memejamkan matanya yang sudah sangat berat.
Andra melihat ke arah Diana yang sudah tidur membelakanginya pun langsung meletakan benda di depan nya itu dan langsung berjalan ke arah tempat tidur,Andra menatap punggung sang istri sebentar,lalu ikut berbaring di sebelah sanga istri.