
Diana,Kanaya dan Kirana keluar dari kelasnya karna ini adalah kelas terakhir mereka.Mereka berjalan beriringan keluar dari Kelas menuju ke ke gerbang kampus,Tapi sebelum mereka sampai langkah mereka terganggu oleh kehadiran Laki-laki yang mengganggu mereka di kantin tadi
"Hay Tunggu",Ucap Pria itu dengan menarik tangan Diana
Seketika itu Diana berhenti dan langsung menoleh ke belakang,begitu pun di dengan Kanaya Dan Kirana
"Hey,Lepaskan Tangan mu dari tangan nya,Dasar pria tidak tau malu",Ucap Kanaya sambil mencoba Melepaskan genggaman Tangan pria itu dari tangan Diana
"Kau tidak akan bisa melepaskan nya,Aku hanya ingin berkenalan dan berteman dengan kalian,Apa itu salah",Ucap Pria itu
"Jelas Salah,Kami tidak ingin kenal apa lagi sampai bertema dengan Kamu",Jawab Kirana dengan tatapan tajam
"Tolong Lepas kan,Apa kau tidak tau bagaimana cara memperlakukan wanita",Ucap Diana dan mencoba menarik Tangan nya yang terus di pegang oleh pria itu
"Baik aku Akan lepaskan,Tapi aku ingin tau Nama mu Dan kenalkan Nama ku KENAN",Ucap Kenan sambil tersenyum ke arah Diana
Tapi saat Diana ingin menjawab pertanyaan Laki laki yang bernama Kenan itu Tiba tiba Andra Datang dan langsung memukul wajah Kenan
BUKKK......
"Jangan pernah berani Menyentuh Tangan Istri Saya",Ucap Andra dengan penuh penekanan
"Kak Andra",Ucap Diana terkejut.Begitupun dengan Kanaya dan Kirana Mereka tidak mengira jika Andra sudah ada di sini
"Sejak kapan Kakak disini?"Tanya Kanaya panik
Andra menatap tajam ke arah sang Adik."Sejak Pagi tadi",Ucap Andra Dingin
Kenan Bangun sambil mengusap sudut bibir nya yang sedikit berdarah,Ia menatap Ke arah Andra dengan tatapan yang sulit di artikan.Kenan Pergi dari tempat itu tanpa mengucapkan Apan pun.
"Kita pulang sekarang",Ucap Andra sambil berjalan mendahului ke tiga wanita yang tengah berdiri di belakang nya
Diana menatap punggu suaminya yang tengah berjalan mendahuluinya
"Di Ayo",Ucap Kanaya menyadarkan lamunan Diana
Mereka bertiga mengikuti Andra dari arah belakang,Sesampainya di area parkir Andra menyuruh istrinya itu masuk ke dalam mobil.Sedangkan Kanaya masuk ke dalam mobil nya sendiri Bersama dengan Kirana.
Di Dalam mobil Diana hanya Diam tanpa berani bekata apa apa,Ia tidak menyangka jika suminya menunggu nya hingga kelas terakhirnya."Apa kali ini aku akan Tamat,Tapi kan aku tidak melakukan apa apa,lalu kenapa aku harus takut.Hahhhh Tapi wajah nya sangat terlihat menyeramkan jika sedang marah,Batin Diana sambil sesekali melirik ke arah sang suami
Setengah jam kemudian Mobil yang di kendarai Andra tiba di rumah nya,Andra turun dari mobil nya tanpa bicara apa pun,Sedangkan Diana turun setelahnya.Diana berjalan mengekor di belakang suaminya.Diana mengira jika Andra akan masuk ke kamar tapi setelah menaiki tangga Andra malah msuk ke dalam ruang kerjanya.
"Hahhhh,Aku kira aku akan di amuk oleh nya",Gumam Diana lalu langsung masuk ke dalam kamar
Diana merebahkan tubuhnya yang lelah di atas tempat Tidur,Sesaat Diana memejamkan Matanya karna Lelah,Tapi Baru lima menit Diana memejamkan matanya Diana mendengar notif pesan di ponsel nya terus saja ber bunyi
📩Tinggg.....Tingggg.... Tingggg
Diana membuak ponsel nya dan membaca pesan Di grup chat nya
Kirana:Di,Lo gk di makan kan sama Kakak nya Cicak?
Kanaya:Ehhh Kecoa,lo fikir Kakak gue Kanibal,sebarangan aja lo kalo ngomng",
Kirana:Ya kali aja Kakak lo khilap kan bisa",
Kanaya:Setan lo ."Di,Gue khawatir Sama lo",
Kirana:Di,Kalo Kakak Si Cicak ngapa ngapain lo,Lo jangan lupa teriak ya",
Kanaya:Ehhhhh,Jangan ngompor ngomporin dech lo Kecoa",
Kirana:Sewot aja lo",
Kanaya:Bodo",
Kirana:Di,Lo masih hidup kan?
Kanaya:Iya Di Lo kok gk bls chat kita,jangan bikin kita khawatir napa!
Diana hanya tersenyim melihat pesan chat dari para sahabat nya itu,Sampai Diana tidak menyadari jika sejak tadi Andra Tengah berdiri di depan pintu sambil terus memeperhatikan Diana yang tengah tersenyum saat membaca pesan chat di ponsel nya.
BRAKKKKK
Andra membanting pintu itu karna kesal,Andra mengira Diana tengah mengirim pesan dengan pria yang baru saja ia pukul
Sedangkan Diana begitu terkejut saat mendengar Bunyi pintu yang di banting oleh Andra barusan,hingga membuat ponselnya terjatuh."Apa Kak Andra barusan kesini,Apa dia masih marah,Batin Diana
Diana mengambil ponselnya yang terjatuh di lantai Lalu menaruh nya di Atas Nakas.Diana berjalan ke arah pintu lalu membukanya,Ia tidak melihat siapa pun di luar,Lalu Diana kembali berjalan menuruni Tangga Diana melihat Mobil Andra keluat dari Garase lalu mnghilang Di balik pintu gerbang.
"Ada Apa dengan Kak Andra,Kenapa Dia pergi tanpa memberitau ku",Ucap Diana sambil menutup pintu utama.
Diana kembali masuk ke dalam kamar nya dan melanjutkan Tidurnya yang terganggu akibat ulah para sahabat nya itu.
Sementara Itu DI PRUSAHAAN WIGUNA
Andra yang baru saja tiba di prusahaan nya langsung masuk ke dalam ruangan nya,Hari ini Andra terlihat sangat kesal,bahkan karyawan yang ingin menyapanya sampai mengurungkan diri.Divo yang melihat Andra datang pun langsung bergegas menghampirinya
"Heyyy Brow Ada apa dengan mu?"Tanya Divo yang baru saja masuk ke ruangan Andra
Brakkk
Andra langsung melemparkan sebuah Foto kepada Divo
"Cari Tau tentang Laki laki itu hingga ke akarnya",Perintah Andra dengan nada suara Dingin