True Love Of A Ceo

True Love Of A Ceo
EGO



Mobil yang di kendarai Andra sampai di depan rumah nya,Andra segera memasukan mobil nya ke dalam garasi.


Andra turun dari mobilnya,berlari kecil memutari mobil itu,membuka pintu mobil dan menyeret Diana masuk ke dalam rumah tersebut,nampak Bella sedang bersantai di ruang tamu, melihat Menantunya di seret seperti itu membuat Bella langsung mendekati keduanya


"Andra kenapa kamu menyeret-nyeret istri mu seperti itu",ucap Bella cepat


Andra melempar tubuh Diana ke lantai,amarah nya masi terlihat jelas di mata Andra.


"Apa yang kamu lakukan Andra",triak Bella yang melihat perlakuan Anak nya,Bella segera meraih Tangan Diana dan mendudukan nya di sofa.


"Mama tanya sendiri dengan nya,apa yang tlah dia perbuat",ucap Andra dengan muka yang memerah.


Diana masih menangis sesenggukan,matanya terlihat sangat sembab,muka nya pun terlihat memucat.


Sisil melihat ke arah menantu nya."Memang apa yang bisa Diana lakukan sampai membuat mu marah seperti itu?"Tanya Bella cepat."jika kamu ada masalah kamu bisa bicara baik baik nak,bukan seperti ini caranya",ucap Bella menenangkan anak nya itu


Tak Lama kemudian Kanaya dan Jesika tiba di Kediaman Wiguna,mereka segera menuju ke dalam rumah.mereka melihat Diana,Mama dan Andra yng tengah duduk dengan tegang di ruangan tersebut.


Kanaya merasa sedikit lega setelah melihat Mama nya di sana,mereka berdua langsung mendekati Mereka


"Mama",ucap Kanaya seraya duduk di samping Bella


"Kau sudah pulang Nak. apa yang sebenarnya terjadi Naya?",Tanya Bella cepat


"Ma'af ma,kakak hanya salah paham",ucap Kanaya cepat.


"Salah paham,kakak melihat dengan mata kepala kakak dia berpelukan dengan laki laki di mall itu,apanya yang salah paham",ucap Andra dengan suara meninggi


"Kak,kakak itu salah paham,biarkan kami menjelaskan Terlebih dahulu",Ucap Kanaya lgi.


"Kakak tidak butuh penjelasan,yang kakak liat sudah jelas"UcapAndra sinis


"Andra,dengarkan dulu penjelasan Mereka,Ada apa dengan mu Nak,Kau ini seperti ABG Yang tengah cemburu saja",Ucap Bella cepat


"Benar Kak,Apa salahnya mendengar penjelasan kami dulu",Timpal Kanaya


"Aku tidak perlu penjelasan",Ucap Andra cepat,Egonya cukup besar.


Diana tersenyum sinis mendengar perkataan dari Andra."untuk hak apa kakak berkata seperti itu,bukan kah kakak sendiri yang tidak mengakui pernikahan kita,lalu kenapa kakak harus marah melihat q dengan pria lain,apakah hanya kakak yang boleh pergi dengan wanita lain",Ucap Diana,Ia sudah tidak ingin diam lagi.


"Jaga ucapan mu Diana,kau tau sedang bicara dengan siapa", bentak Andra


"Aku tau kak,aku sedang bicara dengan suami yang tidak pernah menganggap q sebagai istrinya,lalu untuk apa aku harus menjaga ucapa ku,Kau sendiri yang tidak mau mengakui aku sebagai istri mu,lalu dimana salah ku",Ucap Diana sambil terisak


Andra merenungkan kata kata Diana,memang benar perkataan nya itu,kenapa Andra harus semarah itu,bahkan dirinya tidak ingin ada yng tau tentang pernikahan nya


"Nay,Ajak Diana ke kamar mu",Ucap Bella cepat,ia tidak ingin pertengkaran ini semakin panjang


Kanaya pun mengajak Diana Ke kamar nya."Ayo Di",Ajak Kanaya


Tinggal Andra,Bella dan juga Jesika di ruangan itu.Sejak Tadi Jesika hanya diam mendengarkan semua nya,Semua kebohongan yang di mainkan oleh keluarga Andra.ntah apa yang harus ia lakukan sekarang.tapi Jesika hanya ingin penjelasan