True Love Of A Ceo

True Love Of A Ceo
MENJADI ISTRI SEUTUHNYA



Setelah Memakai pakaian nya Divo kembali merebahkan Tubuh nya di atas Tempat Tidur,perlahan Divo memejamkan mata nya,Tapi Baru Dua menit mata nya terpejam ia mendengar ponsel nya berbunyi,itu membuat Divo mendengus kesal.


"Ya Halo,Ada apa?"Tanya Divo cepat


"Heyyy Kau Kenapa?,Apa kau sedang datang bulan?"Ledek Andra dari arah sebrang


"Cepat Katakan apa mau mu,Aku sangat lelah Ndra",Ucap Divo Pada sahabatnya itu


"Aku hanya ingin memberi tau,Besok aku tidak ke kantor,kau hendle semua pekerjaan ku,Ok",Ucap Andra cepat


"Kau yang benar saja,Besok scejul mu sangat banyak,Apa kau ingin membuat aku mati mendadak Hahhhhh",Triak Divo kesal


"Cihhhh....Kau itu terlalu berlebihan,Kau tidak akan Mati hanya karna pekerjaan yang tidak seberapa itu",Ucap Andra enteng


"Kau Benar benar Atasan yang kejam",Ucap Divo dengan wajah yang di tekuk,Tentu saja Andra tidak akan bisa melihat nya


"Hahahaha,Maaf brow Tapi besok aku harus mengantar Diana ke Kampus,Ok slamat berjuang",Ucap Andra lalu dngan cepat mematikan panggilan itu.


Divo mendengus kesal,Ia lalu melempar ponsel nya ke tempat tidur.Setelah itu Divo langsung merebahkan Tubuhnya yang lelah,Tidak lama kemudian Divo pun terlelap.


RUMAH KEDIAMAN WIGUNA


Setelah menutup panggilan telpun nya Andra langsung berjalan ke arah tempat tidur,di sana Sudah ada Diana yang tengah berbaring sambil memainkan ponsel nya.


"Apa yang sedang kau lakukan?"Tanya Andra sambil duduk bersender di sebelah sang istri


"Tidak Ada,hanya mengirim pesan pada Kirana dan Kanaya",Jawab Diana


"Letakan ponsel mu,ini sudah malam",Ucap Andra cepat


"Sebentar lagi ya Kak,ini lagi seru",Ucap Diana tanpa mengalihkan pandangan nya dari ponselnya


"Hahhhh,Apa kamu tidak mendengar ucapan ku Sayang",Ucap Andra sambil mendekatkan wajah nya ke wajah sang istri


Diana begitu terkesiap melihat wajah sang suami dari dekat,jantung nya berpacu dengan cepat.


"Ti...dak bisakah Kakak menjauh sedikit",Ucap Diana dengan wajah yang sudah memerah


"Aku kan sudah bilang,jangan memanggil ku Kakak Lagi,Panggil Aku Sayang",Bisik Andra di telinga Diana


Itu membuat jantung Diana semakin tak karuan."Ba....Baik,Tapi jauhkan dulu wajah Kakak",Ucap Diana gugup


"Baik,Letakan ponsel mu",Ucap Andra sambil menjauhkan wajah nya


"Baik lah",Ucap Diana mengalah lalu meletakan ponsel nya di atas Nakas


Setelah meletakan ponselnya Diana langsung membaringkan Tubuhnya,dan dengan cepat menarik selimut untuk Menutupi seluruh tubuhnya.Tapi sebelum Diana sempat menarik selimut itu Andra sudah menahan nya dengan Kaki nya yang besar.


Diana menatap Suaminya dengan penuh tanda Tanya.Dengan gerakan cepat Andra kini sudah berada di atas tubuh sang istri,Perlahan Andra mendekatkan wajah nya ke arah wajah Diana,Hal itu membuat jantung Diana kembali berdegup dngan cepat.per sekian detik Bibir Andra kini sudah menyatu dengan bibir Sang Istri,Andra ******* Bibir sang istri dengan lembut,Tapi lama kelamaan ciuman itu menjadi cium panas yang menggairahkan.


Malam Ini Diana menyerahkan kesucian nya kepada sang Suami.Mereka melakukan itu hingga jam 3 pagi.Setelah puas Diana pun terlelap karna lelah,Andra menatap Tubuh polos sang istri sambil tersenyum lalu dengan cepat menyelimuti tubuh sang istri dan mencium bibir Diana dengan lembut .Setelah itu Andra membaringkan tubuh nya di sebelah sang istri lalu ikut terlelap.


****


Ke esokan Harinya Diana terbangun dengan lemas,Ia merasa tubuhnya sangat pegal,Diana mencoba Bangun dari tempat tidur.Perlahan Diana berjalan ke arah kamar mandi.


"Awwww",Diana Meringis menahan Sakit di pangkal pahanya


"Kau kenapa Sayang?"Tanya Andra Saat mendengar ringisan sang istri


"Tidak,Tidak Apa apa",Jawab Diana cepat


Andra bangkit dari tidurnya lalu berjalan ke arah sang istri,Dengan cepat Andra menggendong tubuh sang istri.


"Diam Lah,Kau ingin mandi bukan,kita mandi bersama",Ucap Andra dengan seringai licik


"Tidak usah kak,aku bisa mandi sendiri",Ucap Diana makin panik


"Diam lah,Jangan banyak bergerak,Kau membuat Adik kecilku bangun lagi karna ulah mu",Ucap Andra sambil berjalan ke arah Kamar mandi


"Apa,Adik kecil",Ucap Diana sambil berfikir dengan extra keras.


Andra meletakan Istri nya di dalam battab,lalu menyalakan air hangat ke dalam nya.


Nah setelah itu Kalian bayang kan sendiri saja ya,apa yang terjadi selanjutnya😊


KAMPUS


Diana hampir saja telat mengikuti pelajaran pertamanya nya karna ulah sang suami pagi ini.Setelah drama kamar mandi suami nya kembali berulah saat mereka sarapan,itu membuat Diana kesal setengah mati.


"Lo kenapa Dia,wajah lo terlihat pucat,Apa perut lo sakit lagi?"Tanya Kanya khawatir saat melihat Sahabatnya murung


Kirana yang ada di sebelah Diana langsung memalingkan wajah nya menatap sahabat nya itu."Benar,Wajah mu terlihat memerah Di"Timpal Kirana


"Tidak,Aku tidak apa apa,Aku hanya lelah,slam dua minggu aku hanya Diam di Rumah sakit,Jadi badan ku mungkin belum terbiasa dengan aktifitas di luar ruangan",Ucap Diana bohong


"Benarkah,Kalau begitu aku akan menyuruh Kakak menjemputmu ya",Ucap Kanaya Khawatir


"Tidak Usah,Aku tidak apa apa,Jangan menghubungi Kakak mu itu",Kesal Diana


"Heyyy kau kenapa,Wawww jangan jangan kau sedang marah dengan suami mu itu",Goda Kiran saat melihat expressi sahabat nya itu


"Tiiii....tidak,Hhhh kalian ini membuat mod ku menjadi Hancur saja",Ucap Diana cepat


"Hahahahaha,Kenapa Kau marah.Ceritakan Pada Kami",Goda Kanaya


"Tidak,Aku lapar,Apa kalian mau terus mengejek ku atau kita makan",Ucap Diana sambil berdiri dari duduk nya


"Baik lah,Ayo kita pergi ke kantin",Ajak Kanaya


Mereka bertiga pergi ke kantin kampus,sesampai nya di kantin mereka langsung memesan makanan.Saat mereka tengah asyik mengobrol sambil menunggu makan mereka datang,tiba tiba Ada seseorang yang mendekati meja mereka


"Hayyy,Apa aku boleh bergabung disi",Ucap Seorang Laki laki yang mempunyai wajah sangat Tampan


Diana,Kanaya dan Kirana mengalihkan pandangan mereka ke arah pria itu."Untuk apa kau ingin bergabung dengan kami,Kau bisa duduk di tempat lain bukan,masih banyak meja yang kosong",Ucap Kanaya sambil menatap tidak suka ke arah laki laki yang tengah berdiri di depan mereka


" Memang kenapa,aku hanya ingin berteman dengan kalian",Ucap Laki laki itu


"TIDAK",ucap Kirana dan Kanaya Kompak


Diana menatap kedua sahabatnya itu secara bergantian.


"Hahahahha,Kenapa kalian sangat kompak",Ucap pria itu sambil tertawa dan langsung duduk di kursi kosong


"Heyyy kau,Aku sudah bilang Jangan duduk di sana",Ucap Kanaya marah


"Nay sudah,jika dia ingin duduk di sini biarkan saja,Tapi Kita saja yang pindah",Ucap Diana cepat


"Diana Benar,kita tidak akan bisa menang jika bicara dengan pria tak tau malu ini",Ucap Kirana sambil berdiri


Mereka bertiga langsung pindah dari meja itu.Pria yang duduk di kursi itu hanya bisa menatap kepergian tiga gadis cantik yang sama sekali tidak memperdulikan nya


"Hemmmm,Cukup menarik,Kalian benar benar wanita yang berbeda",Ucap Pria itu