
Di luar dugaan Ternyata Andra kembali setelah jam makan siang,itu membuat 3 Sahabat itu lebih leluasa untuk bercerita.Setelah Kakak nya datang ,Kanya dan kirana segera pamit untuk pulang.
"Maaf ya Sayang,Kakak ada pekerjaan mendadak,Jadi Kakak terpaksa datang setelah makan siang",Ucap Andra cepat
"Tidak Apa apa Kak,Lagi pula sudah ada Kanaya dan Kirana",Ucap Diana cepat
"Ehemmmm,Diana Bisakah kamu berhenti memanggil ku Kakak,Aku ini suami mu,jika orang mendengarnya mereka akan berfikir jika aku adalah Kakak mu",Ucap Andra cepat
Diana mengangkat Alis hingga dahinya terlihat mengkerut."Lalu aku harus memanggil Kakak apa?"Tanya Diana cepat
"Sayang,Bisakah kamu memanggil Sayang",Ucap Andra sambil mengelus pipi sang istri
"A...ku,Aku tidak Biasa dengan panggilan itu,tidak bisakah aku memanggil Kakak saja",Ucap Diana dengan wajah yang sudah merah
"Tidak,Aku ingin mulai sekarang panggil aku Sayang,Mengerti",Ucap Andra tegas
Diana Diam sejenak,ia masih belum biasa dngan panggilan itu,lagi pula Diana masih ragu dengan kesriusan Suaminya itu.
Andra melambaikan tangan nya saat ia melihat Diana melamung."Apa yang kamu lamunkan,apa Ada yang sakit?"Tanya Andra cepat
"Ahhhh tidak,Tidak ada yang sakit",Ucap Diana sambil tersenyum.
"Apa ada yang salah dengan ucapan ku?"Tanya Andra lagi
"Tidak Kak",Ucap Diana spontan
"Iya Kak.......,Ehh Sa...Sayng.Dimana Paman Candra?"Tanya Diana cepat,Dari Diana sadar ia tidak pernah melihat Pengacara keluarganya itu sama sekali
"Paman Candra sedang mengurus berkas pengalihan Harta atas Nama mu,Dan Ia juga sedang mengurus kakus yang di lakukan Paman Jois terhadap mu",Jawab Andra cepat
Diana menundukkan kepala nya."Tidak bisakah Paman Jois di bebaskan",Ucap Diana pelan
"Apa yang Kamu katakan Sayang,Jika Paman Jois di bebaskan tidak menuntut kemungkinan jika dia akan kembali melukai mu",Ucap Andra cepat
"Tapi Dia tetap lah Paman ku,Hanya Dia satu satu nya keluarga ku,Lagi pula Apa kakak lupa",Diana Diam sejenak,Ragu dengan kata kata yanga akan ia keluarkan."Setelah semua kembali pada ku,Kakak akan segera menceraikan ku",Ucap Diana lirih
Andra Diam mendengar ucapan Diana,Memang Benar ia pernah mengatakan itu,tapi sekarang kondisinya sangat berbeda,Andra mulai mencintai istri nya itu."Bisakah Aku meminta waktu lebih untuk membuktikan bahwa aku sudah benar benar mencintai mu Diana",Ucap Andra dengan menatap Wajah Diana yang masih menunduk
Tangan Andra bergerak ke arah wajah sang istri lalu mengangkat Wajah cantik itu Dengan perlahan.Kini pandangan mereka saling beradu tatap,Perlahan Andra mendekatkan wajah nya ke wajah sang istri.
Cup.....
Andra ******* bibir mungil Diana dengan lembut.Diana hanya Diam tanpa mau membalas atau pun mencoba melepaskan.Andra melepaskan ciuman nya lalu menatap Manik mata sang istri yang begitu meneduhkan."Aku tidak tau kapan Cinta ini tumbuh,Tapi yang aku tau,Aku sudah mulai mencintaimu MY Wife",Bisik Andra di telinga Sang istri
Diana hanya tersenyum Malu mendengar Ucapan Suaminya itu,Ia masih tidak tau apa yang harus ia lakukan,Karna jujur Hati Diana juga sudah mulai terbuka,Tapi Di sisi lain ia teringat dengan Jessika.Tapi bisakah Diana Egois,Bisakah Dia memiliki Suami nya untuk diri nya sendiri."Kamu benar Fiko,cinta memang akan tumbuh seiring berjalannya waktu,Trimakasih karna sudah mau menjadi sahabat yang baik untuk aku.Aku berharap kamu bisa mendapat wanita yang lebih baik dari ku,Aku akan tetap menjadi sahabat mu,Sampai jumpa lagi,Batin Diana
*****
JANGAN LUPA VOTE NYA YA😘