
Satu minggu itu sangat cepat berlalu,tak terasa Andra bisa dengan mudah menyelesaikan masalah anak perusahaannya.dan hari ini Andra akan kembali ke kotanya,Andra mengemasi semua barang nya,memasukan semuanya ke dalan koper.setelah semua selesai Andra segera menuju ke mobil nya dan memasukan barangnya ke dalam bagasi,setelah semua beres Andra langsung memacu mobilnya dengan kecepatan sedang. sebelum ke pulangan nya Andra sempat menghubungi Divo untuk menanyakan keadaan perusahaannya.bagi Andra Divo sangat bisa di andalkan.
*****
"PAGI INI DI RUAMH KEDIAMAN WIGUNA*
Bella,Diana dan Kanaya sedang menikmati sarapan paginya dengan nikmat,mereka sesekali mengobrol kecil di sela sela makan nya,membahas masalah yang tidak terlalu penting.
ting tong
Suara bel rumah itu berbunyi,Bella menyuruh ART nya untuk membukakan pintu
"Siapa yang datang bik?"Tanya Bella cepat
"Pagi tante,pagi Kanaya",sapa wanita yang baru masuk ke dalam rumah.
Bella dan Kanaya sangat kaget mendengar suara itu,mereka langsung mengalihkan pandangan nya ke arah wanita yang berdiri di blakang mereka.
"Jesika",Ucap Bella
"Kak Jesi",Ucap Kanaya cepat
"Kenapa Kalian menatapku Seperti itu?",Tanya Jesika saat mendapat tatapan Aneh dari keduanya
"Tidak Kak",Ucap Kanaya cepat
"Mari Duduk Jes",Ucap Bella cepat
"Ia Tante",Ucap Jesika sambil duduk di kursi tempat biasa Andra duduk
"Mari ikut sarapan Jes",Ajak Bella cepat
"Ahhh gk usah Tante,Jesi udah sarapan kok tadi,,ohh ya tante Andra mana ya tan,jesi kangen sama Andra tante",Ucap Jesika cepat
"Andra lagi ke luar kota jes",Ucap Bella
"Owhhh",ucap Jesika tanpa memperhatikan ada penghuni baru yang sedang duduk tertunduk di sana."ya udah Tan Jesi tunggu di ruang tamu aja",Ucap Jesika sambil berlalu ke arah ruang tamu.
"Di lo gpp kan?"Tanya Kanaya yang khawatir melihat sahabatnya itu
"Gak aoa apa kok Nay,gue mau berangkat kerja dulu deh."Ma,diana pamit kerja dulu ya",ucap Diana cepat
"Ehhhh Di,bareng gue aja,gue juga ada kuliah pagi",Ucap Kanaya sambil berdiri dari duduk nya.
"Ya udah ayo, Mama juga mau nemuin Jesika", Ucap Bella Cepat
mereka pun berjalan menuju pintu utama,melintasi Jesika yang tengah duduk sambil sibuk dengan ponsel nya.
"Kak Jesika,aku mau ke kampus dulu,Kakak di temenin Mama ya",Ucap Kanaya cepat.
Jesika menatap ke arah Kanaya lalu menganggukkan kepalanya,tak sengaja pandangan Jesika mendarat kepada sosok yang tengah berdiri di sebelah Kanaya."Itu siapa Nay?,Tanya Jesika Cepat
"Ahhh kenalkan saya Diana sahabatnya Kanaya kak",Ucap Diana cepat,ia tak mau Kanaya dan mama mertunya membongkar identitas nya dan membuat suamai nya kecewa,walaupun sakit bagi Diana,itu tidak masalah
"Ohhhh saya Jesika,kamu bisa panggil saya jesi",ucap Jesika tanpa ramah
"Tante apa kabar?",Tanya Jesiki cepat
"Ahhh Tante baik jes,Mama, papa kamu gimana kabarnya?Tanya Bella balik
"Mama, papa sehat Tante",Jawab jesika cepat
"Owhhh,kamu tumben ke kota ini,apa ada yang penting nak,apa studi mu sudah slesai?",Tanya Bella lagi
"Iya Tante,aku sudah menyelesaikan studiku,dan aku akan menetap di kota ini,ada perusahaan yang mengontrak q di sini",ucap jesika Senang.pasalnya ia bisa kembali lagi bersama orang yang ia cintai.
Bella sangat terkejut mendengar kata kata Jesika."Sampai kapan Kamu akan menyembunyikan status mu Ndra,Mama tidak yakin semua akan berjalan baik,Batin Bella
Tak terasa mereka mengobrol sampai lupa waktu,melanjutkan obrolan kecil dan terkadang tertawa mengenang masa masa kecil Jesika bersama Andra."ya Andra dan Jesika memang tumbuh bersama,mereka sudah seperti adik bagi Andra,tapi beda dengan Jesika,ia menganggap Andra sebagai cinta pertamanya.waktu Andra memilih Livia sebagai cintanya Jesika sangat kecewa,tapi Jesika tidak pernah menyerah,ia tetap menjadi sahabat yang baik.
Sampai pada akhirnya Andra terpuruk,perusahaan yang Andra punya hampir mengalami kebangkrutan,Livia meninggalkan Andra,tapi Jesika tetap menemani Andra,menguatkan Andra dan memeluknya,disaat Andra benar benar sudah hampir putus asa.
Dari sana lah Andra mulai melihat cinta di dalam diri Jesika,Andra mencoba membuka hatinya,tapi di saat Andra sudah mulai mencintai Jesika,wanita itu malah pergi meninggalkan Andra,memilih untuk mengejar cita citanya.
pukul 12.00
Jesika meminta ijin Pada Bella untuk istirahat di kamar Andra,awalnya Bella bingung,tapi ia tidak bisa menolak permintaan gadis itu.
"Ya sudah tante juga mau istirahat",Ucap Bella sambil berjalan bersamaan menuju kamar di lantai 2.
***********
lima jam perjalan Andra tempuh,,badannya terasa sangat lelah,akhir nya Andra sampai di rumah nya,Andra pun turun dari mobil itu,ia menyuruh ART nya untuk menurunkan semua barang bawaannya,Andra segera menuju ke kamarnya,tanpa melihat orang yang berbaring di sebelah nya Andra langsung saja merebah kan tubuh nya di samping watina yang memunggunginya.Andra sangat lelah,tanpa terasa ia terlelap dalam tidur nya.
"pukul 03.45
Diana dan Kanaya pulang bersama,sambil berbincang-bincang kecil dan bercanda mereka berjalan menuju dalam rumah
"Di langsung ke kamar yuk",Ajak Kanaya
Diana berjalan mendahului Kanaya. sesampai di depan kamar Andra Diana pun membuka pintu kamar nya itu.betapa terkejutnya Diana melihat pemandangan yang ad di tempat tidur milik suaminya itu.Diana diam mematung,ntah bagaimana perasaan nya itu,tapi ia sadar ia hanya istri yang tak pernah di anggap.
"Di lo kok gk masuk?"Tanya Kanaya yang Melihat sahabatnya hanya berdiri di depan pintu kamar nya.
Kanaya yang tidak dapat jawaban dari sahabatnya itu pun ikut melihat ke dalam kamar tersebut,Kanaya membulatkan matanya,membuka mulut nya dengan lebar,ia melihat abang nya sedang tidur dengan memeluk se orang wanita.
"Nay gue boleh tidur bareng lo ya",ucap Diana lirih
Kanaya yang mendengar perkataan sahabat nya pun kembali tersadar."Di ini gk seperti yang lo bayangkan,kamar ini milik lo,jadi lo gk boleh ngalah",ucap Kanaya cepat
"Udah lah Nay,Gak apa apa kok,gue gk mau nyari masalah,plisss naya,kali ini aja",Diana memohon dengan wajah yang memelas.
"Baik lah,ayo qta ke kamar gue",ucap Kanaya cepat.Kanaya tau perasaan Diana sekarang,ia menutup pintu kamar kakak nya,dan menarik tangan Diana untuk di ajak ke kamarnya.
Diana mencoba iklas dengan semua ini,Ia harus bisa kuat demi tujuan nya,Dan untuk masalah hati,Diana tidak mau terlalu memikirkan nya lagi.Kali ini Diana akan belajar untuk lebih Kuat lagi.
JANGAN LUPA VOTE NYA YA😉