
🍃SLAMAT MEMBACA
Mentari sudah menampakan sinarnya,pagi itu Diana sudah bangun untuk bersiap ke rumah baru nya,ia begitu khawatir karna ia akan tinggal hanya berdua.Diana pun segera membangun kan suami nya itu.
"Kakak ayooo bangun ini sudah mau siang",ucap Diana sambil menggoyangkan tubuh suami nya.
Andra Yang merasa ada guncangan di tubuhnya pun mencoba membuka mata nya yang terasa sangat berat,pasal nya Andra baru Bisa tidur setelah tengah malam.
"Ini jam berapa?"Tanya Andra sambil terus menguap
"Ini sudah jam 07.30 kak".ucap Diana Sambil berjalan menuju almari
"Apaaaa,kenpa kau baru membangunkan ku",ucap Andra sambil berlari menuju kamar mandi,ia mandi dengan kecepatan maksimal,pasal nya hari ini ia ada meeting dengan Claien penting.
Sedangkan Diana sambil menunggu suami nya slesai mandi,Diana mempersiapkan pakaian yng akan di kenakn suaminya,Diana meletakan Jas yang akan di kenakan Andra di atas tempat tidur,Setelah itu Diana langsung turun untuk mempersiapkan sarapan untuk Andra.jelang beberapa menit,Andra sudah turun menggunakan Jas kerja nya.
"Kita akan Ke rumah baru itu jam berapa kak?",Tanya Diana saat melihat suami nya sudah duduk di kursi meja makan itu.
"Siang ini akan aku jemput,Jangan pergi kemana mana tanpa seijinku",Ucap Andra sambil mengunyah makanan nya
"Baik lah",ucap Diana pasrah
Andra mengeluarkan sebuah kartu berwarna gold dari dompet nya."pakai lah ini,dan jangan membantah,Aldo sudah mengurus semuanya,Jadi kau tidak perlu pergi ke tempat kerja mu lagi,dan satu hal lagi,kau sudah aku daftarkan di kampus yang sama dengan kanaya".ucap Andra dan langsung berlalu meninggalkan Diana di meja makan.
Diana masih mematung mendengar perkataan Andra,antara senang dan tidak percaya."apakah ini mimpi,tapi kenapa seperti nyata,Batin Diana
"Kenapa Lo sendiri,Mana kak Andra?",Tanya Kanaya yang baru saja turun untuk sarapan.
"Ahhh lo ngagetin aja Nay,Kak Andra sudah pergi bekerja",ucap Diana
"Ya habis kenapa lo nglamun pagi pagi,dan kenapa lo masih disini,bukan nya lo diajak pindah sama Kak Andra",ucap Kanaya sambil menggeser kursi untuk ia duduki.
"Bukan begitu,gue seneng aja liat lo bisa deket sama bang Andra,gue tebak nich ya,dari sikap abang gue ke lo,kayak nya dia mulai jatuh cinta sama lo Di",ucap Kanaya yakin.
pletakkkk
"gak usah ngacok deh Nay,gue gk ngrasa apa apa kali",Ucap Diana
"Hati lo terlalu batu tau gk,emnga gk ada getaran getaran cinta sedikit pun apa,biar gue cepet punya ponakan",ucap kanaya menghayal.
"Jauh banget fikiran lo Nay,ehhh Nay gue di kasi kartu ini sama kak Andra,trus kata dia,gue udah di daftarin di kampus yang sama,sama lo",ucap Diana cepat
"Serius lho,wahhhh gue seneng banget Di.tu khan bener tebakan gue,abang gue tu udah ada rasa sama lho",Ucap Kanaya senang
"Gak usah mimpi ketinggian Nay,Kalo jatoh tu sakit",ucap Diana lagi
"Apa salahnya,Sedikit berharap kan boleh",Ucap Kanaya lagi
"Serah Lo",Jawab Diana
"Gue hari ini tidak ada kuliah,Jalan jalan yuk",Ajak Kanaya
"Kak Andra ngelarang gue keluar",Ucap Diana cepat
"Udah gampang,Nanti gue yang ngmng ke Abang,Gue bosen nich,Kita ke mall bentar doang",Ucap Kanaya
"Ok dech,tapi pulang sebelum jam makan siang",Ucap Diana
Mereka berdua pun segera menyelesaikan sarapan mereka,setelah selesai sarapan,Mereka berdua bergegas pergi ke mall untuk sedikit represing sebelum Diana pindah ke rumah yang baru,walau mereka tau jika mereka akan sering bertemu setelah ini