True Love Of A Ceo

True Love Of A Ceo
PULANG NYA DIANA



Tak lama Andra pun tiba di rumah kediaman Wiguna,ia bergegas masuk ke dalam rumah,dan segera menuju ke kamarnya untuk membersihkan badannya,setelah selesai memakai pakaian nya,ia bergegas untuk pergi ke perusahaan nya,Andra melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.Tak lama kemudian mobil yang di kendarai Andra pun tiba di loby kantor,Iya melihat karyawan yang baru datang dan berlalu lalang di loby


"Pagi bos",sapa Divo yang baru tiba di loby kantor


"Pagi,apa jadwal saya hari ini?"Tanya Andra sambil berjalan beriringan menuju ke arah lif khusus Presdir.


"Hari ini Kitaa akan melanjutkan Meeting yang sempat tertunda kemarin.lalu siang nya qta ada jnji penandatanganan kontrak kerja sama dengan perusahaan Jakob grouf",ucap Divo sambil mengekor di belakang nya.


Andra dan Divo masuk ke dalam lif,Tak lama kemudian mereka di lantai atas,setelah pintu lif terbuka Andra dan Divo langsung keluar dan menuju ke ruangan masing masing,saat Andra ingin masuk ke ruangan nya ia melihat Lisa sedang duduk di kursi ruang kerjanya,Andra pun menghampiri sekertaris nya itu.


"Lisa,apa dokumen untuk meeting hari ini sudah siap semua?",Tanya Andra cepat.


"Pak Andra,sudah siap semua pak",jawab Lisa yang kaget melihat atasan nya yang datang tiba tiba


"Baik lah sebentar lagi kita akan segera ke ruangan meeting,Jadi persiapkan".ucap Andra sambil berlalu meninggalkan Ruangan Lisa.


"Baik pak",ucap Lisa cepat,ia pun segera me menyediakan dokumen yang di perlukan.


Meeting pagi ini berjalan dengan lancar,tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 10.00 meeting slesai,mereka semua kembali ke ruangannya masing masing,tapi tidak dengan Andra dan Divo,mreka segera menuju ke tampat pertemuan yang sudah di sediakan pihak manejemen Jakob grouf untuk menandatangani kontrak kerjasama yang sudah di setujui kedua belah pihak.Pertemuan itu berjalan dengan lancar,hari ini serasa sangat ringan bagi keduanya.


"Bos jadwal anda hari ini sudah cukup,qta kembali ke kantor."ucap Divo cepat.


"Hmmm",andra hanya menyahuti dengan dehaman kecil.


Mobil yang di kendarai Divo melaju ke arah kantor,sesampainya di depan loby Andra turun terlebih dahulu,sedangkan Divo memarkirkan mobil miliknya di tempat parkir yang di sediakan kantor.Tanpa menunggu Divo,Andra berjalan menuju ke arah lif khususnya Setelah pintu lif terbuka Andra langsung masuk ke dalam nya,ia sampai di lantai ruangannya dan langsung masuk ke dalam ruangan nya.


Lisa yang melihat Andra datang pun menghampiri bos nya itu.


"Ma'af pak Andra,ada Nona Jesika sedang menunggu anda di dalam",ucap Lisa sambil menundukkan kepala nya.


"Baik lah,kau boleh kembali",ucap Andra cepat dan segera masuk ke ruangan nya,disana ia sudah melihat Jesika duduk di sofa ruang kerjanya dengan balutan dress pink yang sexsi.memperlihatkan paha nya yang putih mulus,dan ukuran dada yng cukup besar,Andra menyipitkan mata nya melihat penampilan Jesika yng begitu fulgar.


Jesika yang melihat Andra datang langsung dengan sigap berdiri,dan menghampiri Andra yang tengah berdiri di dekat pintu sambil memperhatikan nya.


"Jes lepaskan,Tidak enak jika ada yang Melihat",ucap Andra yang hendak melepaskan pelukan Jesika.


"Biarkan saja,aku merindukan mu,apa kamu tidak merindukan ku Andra",ucap Jesika manja.


"Tapi ini kantor je",ucap Andra lagi.


"Hmmmm baik lah",ucap Jesika dan langsung melepaskan pelukan nya."Tapi aku ingin makan siang bersama",ucap Jesika lagi


"Aku tidak bisa,siang ini aku harus menjemput Diana dan mama di rumah saki",ucap Andra yang lngsung duduk di kursi kerjanya.


"Kenapa kamu lebih mementingkan wanita itu Andra,bukankah kau menikahinya hanya untuk melindungi nya bukan,kau bilang kau akan segera menceraikan nya",ucap Jesika kesal


Andra menatap jesika,ia memang masih mencintai wanita yang ada di depan nya itu,tapi ntah kenapa hati nya tidak tega menyakiti hati Diana."Tapi aku sudah berjanji akan menjemputnya hari ini",ucap Andra cepat.


"Kau kan bisa menyuruh Kanaya,dia khan sahabatnya,pasti ia tidak menolak".ucap Jesika makin kesal dengan penolakan Andra.


"Tidak bisa,karna Kanaya ada kelas siang hari ini",ucap Andra masih menolak.


"Baik lah aku akan ikut dengan mu untuk menjemput istri sementara mu itu",ucap jesika cepat.


"Baik lah,kau tunggu sebentar,aku kan menyelesaikan pekerjaan ku dulu",ucap Andra sedikit mengalah,ia tidak mau berdebat lagi.


Setelah Andra menyelesaikn pekerjaan nya,ia segera pergi untuk menjemput Diana dan mama nya,dengan Jesika yang ikut berjalan di sebelah Andra,menggelayut maja di tangan Andra,membuat Andra sangat risih di buatnya,apa lagi dengan pakaian yang jesika kenakan sekarang.


Mereka berjalan ke arah loby kantor setelah pintu lif terbuka,banyak mata yang memandang ke arah mereka,tapi pandangan itu lebih di tunjukan ke arah Jesika,mereka menatap tidak suka ke arah wanita yang sedang menggelayut di lengan kekar milik Atasan mereka.


"Jesika, lepaskan tangan mu,aku tidak enak dengan semua karyawan ku",,ucap Andra Cepat


"Kenapa harus tidak enak,toh mereka sudah tau aku ini kekasih mu,untuk apa kau malu",ucap Jesika tak mau tau.


Andra pun tiba di depan mobil nya,ia segera masuk ke dalam mobil itu,di ikuti oleh Jesika,setelah mereka berdua berada di dalam mobil tersebut Andra segera menginjak pedal gas dan segera melajukan mobil nya menuju ke rumah sakit tempat Diana di rawat.