True Love Of A Ceo

True Love Of A Ceo
RASA MEMILIKI SEORANG IBU



Hampir dua minggu Diana berada di rumah sakit itu,Sebenarnya Satu minggu saja sudah cukup,Tapi Andra terlalu berlebihan,Ia menjadi suami yang siaga seakan akan Diana itu sedang hamil dan akan melahirkan.Sikap Andra sangat membuat Diana tidak nyaman.


Kini waktu nya Diana untuk pulang,Diana sangat senang karna akhirnya ia bisa menghirup udara luar lagi."Kamu sudah Siap Sayang,Atau ingin menambah Satu hari lagi?"Goda Andra saat melihat istrinya itu menatap ruangan itu


"Apa Kakak ingin membuat ku mati bosan,Apa Kakak tidak bisa melihat jika aku sudah sangat sehat,bahkan aku sudah bosa berlari lagi",Kesal Diana


"Hahahahah a,Kau itu sungguh menggemaskan,Ayo kita pulang",Ajak Andra cepat


Mereka pun berjalan ke arah Loby Rumah sakit,Sesampainya di loby Andra menyuruh Diana untuk menunggu nya di loby rumah sakit itu,Diana hanya menurut saja,sambil menunggu Suaminya mengambil mobilnya,Diana memilih untuk duduk di kursi hang ada di sana.


Tak Lama kemudian mobil yang di kemudikan Andra Tiba,Andra turun dari mobil nya dan memasukan barang keperluan selama Diana Ada di rumah sakit.Setelah semua siap dan Diana pun sudah berada di dalam mobil,Andra segera melajukan mobil nua dengan kecepatan sedang.


Di Dalam Mobil


"Apa yang sedang Kamu fikirkan Sayang?"Tanya Andra saat melihat Istrinya itu melamun


"Tidak,Aku hanya tidak sabar ingin segera sampai di rumah,Aku sangat rindu suasana Rumah",Jawab Diana cepat


"Benarkah,Apa ada yang sedang kamu tutupi?"Tanya Andra penuh selidik


"Tidak Kak,Ahhhh ya.Apa setelah ini Aku masih harus bekerja di kantor?"Tanya Diana cepat


"Tentu saja,Malah setelah ini pekerjaan mu akan lebih banyak",Jawab Andra dengan seringai licik


"Benarkah ,Tapi Apa aku masih bisa tetap Kuliah?"Tanya Diana Lagi


"Tentu Saja istri ku yang Bawel",Ucap Andra sambil mengacak rambut Diana gemas


Mereka pun kembali diam,Sesekali Andra menatap Diana yang masih setia melihat ke arah luar jendela."Cinta itu memang Aneh,Aku berjanji akan selalu melindungi mu dari orang orang yang ingin menyakiti mu,karna ini belum berakhir Diana,Kamu masih punya Lawa yang berat,Batin Andr


"Masuk lah,Di dalam sudah ada kejutan untuk mu",Ucap Andra cepat


Diana menatap suaminya dengan dahi berkerut,Tapi Diana tetap melangkahkan kaki nya masuk ke dalam rumah.Saat Diana membuka pintu rumah itu


"SUPRAISSSSS",Teriak semua orang yang ada di dalam rumah itu


Mereka semua Adalah,Kanaya,Kirana Dan tidak lupa Mama mertuanya.Tanpa terasa airmata Diana jatuh tanpa aba aba,Dia sangat beruntung mendapatkan keluarga yang sangat menyayangi nya."Kenapa Kamu menangis sayang",Ucap Bella sambil mengusap air mata menantunya itu


"Hikss hikss,.....Trimakasi karna kalian sudah mau menyayangi Aku,terutama Untuk Mama,Slama ini Diana tidak pernah tau bagaimana rasanya punya Mama,tapi setelah Diana bertemu dengan Mama Bella,Diana semakin bersyukur,Karna Tuhan masih mengijinkan untuk Diana Bahagia."Ucap Diana sambil menangis tersedu,sampai sampai bahunya terlihat bergetar


"Kasih sayang Mama buat kamu sama seperti kasih sayang Mama ke Andra Dan Kanaya,dan jangan menganggap Mama ini mertua kamu,Karna kamu juga Anak Mama",Ucap Bella sambil memeluk tubuh menantunya yang bergetar akibat menangis.


Setelah Bella melepas pelukan nya,kini giliran Kanaya dan Kirana yang memeluka sahabat nya itu."Kami akan tetap ada bersama mu Diana,Kita akan tetap menjadi sahabat apa pun yang terjadi",Ucap Kirana


"Itu Benar Di,Mama ku juga Mama mu,Jadi jangan pernah sungkan meminta kasih sayang dari nya",Timpal Kanaya


Andra menatap pemandangan yang ada di dalam,Terlihat Senyum mengembang di wajah Andra."Apa kalian akan terus berpelukan seperti itu,Kalian tidak takut jika tubuh kalian kan terus menempel",Ucap Andra sambil mendekat ke arah mereka


"Aku tau jika kakak iri kan dengan kami",Ucap Kanaya saat pelukan mereka sudah terlepas.


"Cihhhh......Mana mungkin Aku cemburu",Ucap Andra sambil menatap tajam ke arah sang Adik


"Hahhhh,kalian ini slalu sja bertengkar,Lebih baik kita segera ke meja makan,Mama sudah masak Banyak untuk kalian semua",Ucap Bella menghentikan pertengkaran anak anak nya


Mereka Semua pun akhirnya pergi menuju meja makan.Di sana mereka menikmati makanan dengan kehangatan keluarga.Diana sangat bahagia dengan semua itu,ia berharap tidak akan terjadi sesuatu pada keluarga barunya itu.