
Bab 64
Setelah Joe melihat peta dan mempelajari rute yang mereka buat sebelum masuk ke hutan Joe memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke goa senjata. Joe mengambil keputusan ini dengan berbagai pertimbangan yaitu jarak tempuh untuk keluar dari hutan membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan ke goa senjata.
Saat ini banyak dari mereka yang terluka, oleh karena itu waktu yang dibutuhkan akan lebih lama daripada sewaktu mereka datang karena beberapa dari mereka harus membantu yang terluka. Di perjalanan kemungkinan mereka menemui bahaya semakin besar. Apalagi kalau semua binatang sudah sadar dan mulai mencari mangsa maka mereka tidak akan bisa menghadapinya dengan membawa orang yang terluka.
Ini hanya akan berakibat fatal bagi mereka semua. Sedangkan untuk ke goa senjata itu lebih dekat meskipun mereka harus membantu memapah orang yang terluka jarak tempuh lebih pendek daripada jarak untuk keluar dari hutan. Sesampainya di goa senjata mereka bisa mencari tempat untuk beristirahat sekaligus untuk memulihkan diri.
Ada juga kemungkinan manusia yang berjaga disana telah bermutasi menjadi zombie. Tetapi dengan mereka berempat ditambah David zombie ini masih bisa mereka atasi dibandingkan dengan binatang yang bermutasi. Kecuali nasib mereka sangat sial yaitu ditengah perjalanan menuju goa mereka bertemu kembali dengan binatang yang bermutasi maka mereka harus bertaruh hidup dan mati.
Kedua pilihan ini sama-sama memiliki resiko tapi kemungkinan untuk hidup lebih besar kalau mereka menuju ke goa senjata. Dan Joe harus mengambil keputusan dimana resiko yang ada kecil dan rasio untuk mereka selamat besar. Oleh karena itu Joe bertaruh untuk ke goa senjata.
Joe juga memikirkan setelah mereka sampai ke goa senjata kemungkinan mereka akan tinggal lebih lama di goa. Untuk mengobati yang terluka dan memulihkan kekuatan mereka. Memikirkan ini Joe mencemaskan cadangan makanan mereka. Joe tahu Leana memiliki banyak simpanan makanan tapi tidak tahu bisa bertahan untuk berapa lama.
Dan juga Joe tidak tahu apakah Leana memiliki obat-obatan karena kalau Leana tidak memiliki obat-obatan yang diperlukan maka kemungkinan orang yang terluka bisa saja mati karena tidak diobati. Memikirkan ini Joe langsung bertanya pada David perihal masalah ini karena kalau Leana tidak memiliki obat-obatan mereka harus mengambil resiko untuk menerobos keluar dari hutan.
"Paman David, aku ingin mendiskusikan sesuatu pada paman sebelum mengambil keputusan untuk situasi yang kita hadapi sekarang" ucap Joe pada David untuk memastikan persediaan yang ada terlebih dahulu.
"Mau diskusikan apa?" David yang ditanya oleh Joe juga menjadi bingung karena tiba-tiba diajak untuk berdiskusi.
"Aku telah mempelajari rute yang harus diambil oleh kita. Rute terpendek dan lebih aman yaitu kita pergi ke goa senjata. Cuma ada sedikit masalah yaitu kalau kita ke goa senjata kita mungkin akan tinggal untuk beberapa hari kedepan untuk mengobati yang terluka dan untuk istirahat. Aku tidak tahu apakah kakak ipar memiliki persediaan makanan yang cukup untuk kita semua buat beberapa hari kedepannya? Lalu apakah kakak ipar juga memiliki obat-obatan yang kita perlukan? Karena kalau tidak ada obat kita harus mengambil resiko untuk menerobos keluar dari hutan agar yang terluka bisa segera diobati tapi ini sangat beresiko."
David yang mendengar penjelasan Joe juga langsung memikirkan kondisi yang mereka hadapi saat ini. Dan merasa apa yang dikatakan oleh Joe memang benar resiko untuk ke goa senjata memang lebih kecil. Lagipula mereka sudah setengah jalan. Banyak dari mereka yang terluka kalau mereka tidak mendapatkan senjatanya maka semua yang mereka lakukan akan sia-sia saja.
Kalau tidak ada ruang mereka hanya bisa menerobos keluar hutan dan ini sama saja mencari mati. "Kamu tidak perlu khawatir tentang masalah ini karena ruang penyimpanan Leana sangat besar dan juga lengkap. Makanan dan juga minuman juga tidak kekurangan. Oleh karena itu kita pergi ke goa senjata saja." Kata David pada Joe untuk menenangkannya.
"Apakah itu bisa bertahan untuk seminggu lebih? Karena kemungkinan kita butuh waktu beberapa saat agar bisa keluar karena bisa saja kita terjebak binatang mutasi saat keluar nantinya. Karena pada saat itu semua binatang pasti sudah sadar semua. Resiko kita akan bertambah jadi kemungkinan kita butuh banyak persediaan dan obat-obatan." Sahut Joe kembali untuk memastikan kembali persediaan yang mereka butuhkan mencukupi.
"Tidak masalah dengan persediaan kita. Aku hanya memikirkan resiko pada saat kita akan keluar nanti. Apakah kita bisa menghadapi binatang mutasinya dan juga selama kita mengobati yang terluka ada juga kemungkinan kita diserang, ini yang membuatku khawatir. Karena diantara kita yang memiliki kekuatan serangan terkuat adalah Alex tapi sekarang dia masih belum sadarkan diri." Jelas David pada Joe tentang kekhawatirannya.
"Sesampainya di goa kita akan memasang ranjau darat untuk mencegah binatang mendekat. Dan juga kita akan membuat beberapa jebakan agar lebih aman. Jadi paman tidak perlu khawatir. Karena paman mengatakan tidak masalah dengan persediaan maka sebaiknya kita tidak menunda lagi untuk pergi ke goa senjatanya." Setelah memastikan tidak ada masalah dengan persediaan, Joe ingin secepatnya pergi ke goa senjatanya. Agar semua orang bisa istirahat dan juga untuk mengobati yang terluka.
Setelah semua orang mendengarnya mereka pun segera bergegas untuk menemui yang lainnya. Terlebih David dia ingin segera melihat ayahnya yang terluka parah.
...*****...
Setelah beberapa saat orang Joe sampai ke tempat Leana yang lagi istirahat. David segera bergegas menemui ayah dan ibunya. Begitu David sampai di depan ibunya dia melihat kedua orang tuanya lagi tidur.
David melihat wajah kedua orang tuanya agak pucat tapi dia tidak melihat luka sama sekali. Melihat ini David berpikir apakah informasi yang diberikan oleh Top salah? Tapi itu tidak mungkin karena Top bukan orang yang akan memberikan informasi yang tidak tepat punya.
Tapi bagaimana bisa ayahnya tidak memiliki luka apapun ditubuhnya? Lalu David melihat disekitarnya dia tidak melihat istrinya dan Lusy. Kemana istrinya pergi? Apakah yang terluka parah adalah istri dan adik iparnya? Lalu mereka tidak terselamatkan makanya dia tidak melihat istri dan adik iparnya?
Memikirkan istri dan adik iparnya telah meninggal wajah David langsung menjadi pucat. David yang berpikir dia telah kehilangan istrinya tidak memperhatikan kedatangan putrinya.