
Bab 36
Karena Alex dan Joe telah selesai berbicara mereka langsung mematikan handphone dan melakukan tugas mereka masing-masing.
Leana yang melihat Alex selesai berbicara bertanya "Jadi, sekarang kita akan menjemput orang Joe dulu lalu kita akan menggeledah SPBU sesuai rencanamu ya..."
Alex yang mendengarnya lalu berkata "Iya, dengan kemampuan mereka berempat aku tidak perlu khawatir dengan keamanan keluarga lagi! Tapi aku harus merepotkan keluarga untuk menjemput mereka langsung. Dan juga hari ini kita hanya bisa istirahat di dalam RV karena tidak mungkin untuk kembali ke rumah kakek."
Leana yang mendengarnya menganggukkan kepala lalu berkata, "Baiklah aku mengerti, sekarang istirahat dulu karena pasti kamu sudah capek. Nanti kalau sudah selesai masak makan malam aku akan memanggilmu. Aku akan turun dulu untuk memasak makan malam buat kita semua untuk menghemat waktu karena kakek pasti sudah lelah juga."
"Baiklah, aku akan istirahat sebentar. Panggil aku kalau sudah selesai ya..." kata Alex sambil mencium bibir Leana.
Leana kemudian turun dari pangkuan Alex lalu pergi menuju ke dapur untuk memasak sedangkan Alex beristirahat di dalam kamar.
Sesampai di dapur Leana yang tidak begitu ahli memasak seperti kakeknya memutuskan untuk memasak makanan yang mudah tapi mengenyangkan semua orang yaitu nasi goreng terasi.
...*****...
Setelah menutup telp Joe langsung menjelaskan kepada adik-adiknya apa yang di katakan oleh Alex.
"Kakak akan menjemput kita langsung? Apa tidak masalah? Sekarang di mana-mana ada zombie aku khawatir dengan keselamatan keluarga kakak karena mereka tidak mungkin bisa melawan zombie-zombie ini!" Tutur Top setelah mendengar penjelasan Joe.
"Jangan khawatir kakak pasti sudah memikirkan semuanya. Kakak tidak mungkin merupakan keselamatan keluarganya! Kakak mengatakan begitu pasti sudah melakukan pertimbangan terlebih dahulu" Ucap Joe yang tetap memercayai Alex apapun yang terjadi.
Tee yang sedari tadi diam berkata, "Kita harus mengemasi barang-barang kita sekarang, agar begitu kakak datang menjemput kita bisa langsung pergi!"
"Joe apa kamu ada pisau atau yang lainnya yang bisa di pakai untuk mempertahankan diri? Karena begitu kakak menjemput kita akan keluar untuk menghadapi para zombie di luar" ucap Hyu.
"Aku hanya punya pisau dapur! Bagaimana dengan yang lain?" Tanya Joe kembali.
"Aku punya pistol tapi tidak ada peredam suaranya. Aku merasa zombie sangat tertarik dengan suara karena pada saat handphonemu bunyi zombie di luar menjadi sangat gelisah jadi aku rasa pistol tidak bisa di pakai hanya bisa di bawa untuk jaga-jaga pada saat kritis baru di pakai" sahut Tee menjawab pertanyaan Joe.
"Aku punya beberapa pistol dan 2 kotak peluru tapi sama dengan Tee pistolnya tidak ada peredam suara. Selain itu aku juga punya beberapa pisau seperti pisau stiletto, pisau bowie, dan pisau lipat" Jelas Hyu.
"Aku sama seperti Joe hanya punya pisau dapur dan tongkat bisbol. Tapi kalau di suruh memilih antara keduanya aku memilih tongkat bisbol karena aku tidak tahan dengan bau zombie. Oleh karena itu aku absen untuk menggali inti kristalnya." kata Top dengan blak-blakan.
"Baiklah...Tee dan Hyu kalian kemasi barang-barang yang kalian mau bawa sekaligus dengan semua senjata yang kalian miliki. Untuk Top kemasi barangmu dan ambil tongkat bisbolmu. Aku membeli kalian waktu 1 jam untuk bersiap-siap setelah 1 jam kita akan berkumpul kembali di sini dengan bawaan masing-masing" Joe langsung membuat keputusan.
...*****...
Setelah di bangunkan oleh Leana, sekarang semua keluarga telah berkumpul di ruang tamu yang ada di dalam RV.
Sembari makan Leana langsung menjelaskan rencana Alex kepada seluruh keluarga termasuk informasi yang baru saja di kasih tahu oleh sistem.
Setelah mendengar penjelasan Leana seluruh keluarga memiliki reaksi yang sama dengan Alex. Mereka semua khawatir Leana akan di manfaatkan dan di rugikan oleh yang lain kalau sampai rahasia Leana di ketahui.
"Leana sebaiknya, sekarang dan untuk seterusnya kamu simpan saja kalungmu di ruang seperti yang di katakan oleh sistem ini semua untuk keamananmu." Kata Elise yang mengkhawatirkan cucunya.
"Untuk teman seperjuangan Alex aku tidak keberatan sama sekali karena aku yakin Alex tidak akan salah dalam memilih teman. Apalagi mereka semua adalah perwira khusus ini tambah membuat aku percaya dengan karakter mereka. Dan seperti yang Leana jelaskan dengan kehadiran mereka kita pasti akan sangat terbantu." David juga tahu di masa sekarang pasti akan sangat sulit untuk menemukan teman seperjuangan maupun orang yang bisa kita percayai.
Kalau dia di suruh memilih dia juga akan seperti Alex yaitu lebih memilih teman yang dia kenal lama daripada orang asing yang ada kemungkinan untuk berkhianat ataupun menusuk dari belakang.
Yang terpenting saat ini adalah melindungi diri dan keluarga terlebih dahulu. Segala tindakan dan keputusan harus di pikirkan dengan sebaik-baiknya untuk menjaga keamanan maupun keharmonisan keluarga itulah yang di pikirkan oleh David.
Dave yang mendengar pendapat ibu sama kakaknya juga menyatakan persetujuannya untuk menerima teman seperjuangan Alex. Pemikirannya simple saja Dave merasa dengan tambahan teman Alex beban mereka akan sangat berkurang pada saat mereka menggeledah ataupun pada saat menghadapi para zombie.
Karena semua teman Alex adalah perwira khusus yang telah menerima pelatihan yang sangat intensif untuk mendukung profesi yang mereka tekuni, yang dalam kondisi saat ini pelatihan yang mereka dapatkan akan sangat membantu dalam menghadapi para zombie.
Karena seluruh keluarga telah setuju selesai makan mereka akan segera menjemput orangnya tapi masalahnya David maupun Dave tidak tahu lokasi apartemen Joe oleh karena itu Alex yang harus menyetir RV-nya.
"Leana kenapa kamu masih belum simpan kalungmu? Cepat buruan simpan kalungnya dan jangan di pakai lagi untuk seterusnya!" Kata Mimi karena khawatir anaknya akan di culik untuk di teliti.
Melihat ibunya yang begitu khawatir Leana lalu melepas kalungnya dan meletakkan kalung tersebut di kamarnya yang ada di villa mewah.
Karena mereka telah selesai makan dan harus segera jemput orang mereka tidak menunda lagi. Alex segera menyetir RV ke daerah perkotaan yang ada di Kota A.
Kakek yang sedari tadi telah istirahat meminta Leana membawanya masuk ke dalam ruang. Kakek berencana untuk memasak beberapa makanan dan menyimpannya di ruang bawah tanah yang ada di samping villa.
Tujuan kakek kalau mereka terburu-buru dan tidak sempat masak mereka bisa makan yang di simpan punya. Lagipula ruang bawah tanah memiliki fungsi mempertahankan kesegaran makanan. Leana yang mendengarnya langsung setuju dengan suara bulat.
Karena keluarga mendengar kakek mau masuk mereka juga mau ikut masuk dengan tujuan untuk mengecek tanaman dan memberi makan hewan. Karena itu Leana membawa semua keluarganya masuk ke dalam ruang.