The Wander Caravan

The Wander Caravan
Membahas RV sama kakek nenek



Bab 21


Pada saat Alex mandi Leana menunggunya didalam kamar tidur mereka. Sambil menunggu Alex selesai mandi Leana pun mengingat kembali mimpinya yang semalam punya lalu mulai berpikir keras kembali energi apa yang dimaksudkan dalam mimpi.


Karena kalau mimpinya yang semalam mimpi yang akan menjadi kenyataan juga maka RV tersebut bisa menjadi alat yang lebih menjamin keselamatan keluarganya. Apalagi di mimpi itu dibilang RV memiliki teknologi pertahanan khusus yang dimana dalam situasi yang mengancam sangat dibutuhkan.


Meski tidak bisa melakukan penyerangan tetapi memiliki pertahanan juga tidak masalah pikir Leana dalam hati sehingga ini membuat Leana lebih bertekad untuk mencari energi yang dimaksud dalam mimpi karena Leana ingin membuat hidup keluarganya lebih terjamin di masa depan.


Tetapi mau Leana memikirkan sekeras apapun tetap Leana tidak menemukan energi yang dimaksud dalam mimpi. Yang membuat Leana menjadi frustrasi hingga Leana tidak sadar Alex sudah selesai mandinya dan masuk ke dalam kamar tidur mereka.


Alex yang melihat situasi Leana yang tidak fokus dengan sekitarnya dan seperti terhanyut dengan pikirannya sendiri itu pun langsung menegur Leana dan bertanya ada apa sama Leana.


Leana yang ditegur Alex pun baru menyadari kedatangan Alex. Pada saat Alex bertanya ada apa samanya, Leana sangat ingin mengatakannya tetapi Leana tidak bisa karena dia tidak mau membuat suaminya kepikiran tentang dia apalagi suaminya akan pergi meninggalkannya selama 2 minggu.


Karena kalau dia mengatakan kepada Alex dengan sifat Alex yang selalu mengkhawatirkannya itu hanya akan membuat Alex kepikiran terus yang akan membuat Alex menjadi tidak fokus dalam bekerja dan hal ini tidak diinginkan olehnya.


Memikirkan hal ini membuat Leana mengambil keputusan untuk bohong kepada Alex agar suaminya tidak kepikiran terus sama keadaannya.


Leana : "tidak apa-apa aku hanya kepikiran beberapa hal yang tidak begitu penting punya. Kamu sudah selesai mandinya?"


Alex yang mendengar jawaban Leana pun curiga dengan jawaban istrinya tetapi meskipun begitu Alex tidak memaksa jawaban benar dari Leana. Karena Alex tahu istrinya begitu pasti karena tidak mau dia kepikiran. Jadi Alex hanya menjawab iya dia telah selesai mandi.


Leana pun membawa Alex turun ke bawah untuk sarapan. Sesampai mereka di ruang makan Leana melihat kakek dan neneknya sudah duduk di meja makan lalu Leana dan Alex pun menyapa kakek dan nenek.


Leana meminta Alex buat duduk terlebih dahulu. Sedangkan Leana membawa minuman mereka ke dapur untuk dipanasi sebentar.


Sesudah minumannya dipanasi Leana pun kembali ke meja makan dengan membawa minumannya dan makan bersama dengan keluarganya.


Alex yang duluan selesai makan. Karena Alex harus pergi kerja jadi dia pamit pergi dengan istrinya dan kakek nenek. Leana yang tahu Alex sudah mau pergi izin dengan kakek neneknya untuk antar Alex sampai pintu depan.


Kakek nenek pun mengizinkan Leana untuk mengantar Alex. Leana dan Alex berjalan ke pintu depan dengan Alex menggendong tas militernya di bahunya. Sesampai di pintu depan Leana memeluk suaminya berkata "hati-hati dijalan jangan lupa makan dan istirahat teratur jangan terlalu kelelahan juga!"


Alex yang mendengarnya juga berkata "baiklah sayang kamu juga jangan terlalu kelelahan tidak boleh telat makan ya... kalau ada masalah tunggu aku pulang untuk kita selesaikan bersama jangan lakukan sendirian mengerti!" Sambil Alex mengecup kening istrinya.


Leana pun membalas lambaian tangan Alex sambil tersenyum melepas kepergian Alex agar suaminya tidak khawatir untuk meninggalkannya.


Setelah melihat Alex sudah pergi jauh Leana menutup pintu lalu kembali ke ruang makan untuk menemui kakek dan neneknya. Sesampai di ruang makan Leana pun berkata kepada kakek dan nenek mimpinya semalam tentang RV. Lalu Leana mengatakan semua mimpinya sama kakek nenek.


...*****...


Setelah Leana selesai menjelaskan mimpinya. Nenek pun bertanya " jadi sekarang kita harus memikirkan energi yang dimaksud dalam mimpi ya...?"


"Iya... dari tadi aku telah memikirkannya tapi tidak ketemu juga karena pasti energi yang dimaksud bukan energi yang kita tahu punya selama ini aku menduganya karena dalam mimpi aku merasa energi yang dimaksudkan energi yang tidak biasa punya. Tapi aku juga tidak begitu pasti apakah yang aku rasakan ini benar atau tidaknya!" Kata Leana.


Kakek dan nenek yang mendengarkan perkataan Leana mau tidak mau berpikir kalau RV yang didapat Leana memanglah teknologi pertahanan dari dimensi lain maka memang ada kemungkinan energi yang diperlukan berbeda dengan energi yang mereka miliki punya.


Tapi masalahnya adalah kenapa Leana yang diberikan, apa alasannya dan semua mimpi-mimpi Leana selama ini yang bisa dibilang tidak masuk akal tetapi kejadian.


Apakah ada alasan semua ini terjadi karena RV, orang, atau alien yang dari dimensi lain membutuhkan Leana untuk melakukan sesuatu?


Ataukah kiamat ini berhubungan dengan RV nya yang memicu kiamat terjadi. Mau tidak mau kakek dan nenek menjadi berpikir yang tidak-tidak karena terlalu khawatir dengan cucunya apalagi di mimpi dikatakan Leana telah terhubung RV maupun kalungnya.


Kakek dan nenek takut Leana menjadi kenapa-kenapa sewaktu mendengar semuanya berasal dari dimensi lain yang tidak mereka ketahui. Selama ini mereka hanya berpikir RV dan kalungnya milik dimensi mereka yang entah bagaimana punya kekuatan khusus tetapi setelah mengetahui asalnya mereka pun menjadi khawatir dengan cucu mereka.


"Leana apakah kamu ada merasa sakit atau ada sesuatu yang aneh dengan tubuhmu?" Tanya nenek dengan nada cemas.


"Tidak nek...aku merasa baik-baik saja dan aku tidak merasa sesuatu yang aneh. Nenek tenang saja jangan terlalu khawatir ya karena aku merasa RV dan kalungnya tidak ada niat jahat sama aku." Jawab Leana langsung ketika melihat kakek neneknya khawatir.


Nenek dan kakek yang mendengar Leana baik-baik saja pun melepaskan kekhawatirannya sementara waktu karena saat ini mereka melihat Leana memang baik-baik saja tetapi masa depan masih belum pasti karena ketidak pastian inilah yang membuat mereka masih khawatir dengan cucunya.


Kakek pun mengatakan "kalau di masa depan kamu merasa ada yang tidak beres dengan tubuhmu harus katakan kepada kami segera, mengerti Leana! Lalu masalah energi yang dibutuhkan kita akan memikirkannya bersama-sama karena masalah ini tidak terlalu mendesak yang penting kesehatanmu jadi jangan terlalu stress untuk memikirkan masalah energi ini. Untuk saat ini kita lakukan satu demi satu jangan terburu-buru dan jangan pikirkan ataupun melakukan semuanya sendiri karena kamu punya keluarga besar yang bisa membantumu mengerti Leana?" Nasehat kakek kepada Leana.


Karena kakek tahu cucunya Leana kalau melakukan sesuatu suka tergesa-gesa sampai melupakan semuanya apalagi kalau ini berhubungan dengan keluarga dia pasti akan melakukan semuanya seolah-olah semua tanggung jawab harus dia tanggung sendiri. Karena ini kakek suka khawatir sama Leana akan kewalahan sendiri ataupun menyalahkan diri sendiri kalau terjadi sesuatu.