
Bab 51
"Alex maksud dari penjelasanmu adalah rompi dan sarung tangan ini untuk perlindungan diri dari cakaran hewan? Tapi apa itu perlu di lakukan? Kita punya senjata dan kalau tidak bisa melawan kita tinggal melarikan diri saja. Buat apa memakai rompi anti peluru dan sarung tangan?" Keluh Gery yang tidak mengerti perilaku Alex.
Karena bagi Gery tindakan Alex untuk perlindungan diri terlalu berlebihan. Lagipula Gery merasa memakai rompi anti peluru terlalu tidak nyaman dan juga memakainya hanya akan membatasi ruang geraknya. Oleh karena itu Gery tidak bersedia memakai rompi anti peluru.
Dave yang mendengar keluhan Gery menjadi kesal dibuat anaknya. Tanpa bilang apapun juga tanpa aba-aba Dave langsung memukul kepala anaknya dari belakang lalu berkata kepada anaknya.
"Suruh kamu pakai ya...pakai saja. Banyak kali omonganmu, sudah untung Alex memikirkan keselamatanmu. Bukannya ucapkan terima kasih ini banyak kali komentarmu. Dasar anak tidak tahu terima kasih."
Gery yang di pukul oleh Dave langsung mengeluh karena merasa dianiaya, "Aduh...papa ini apa-apaan sih. Kenapa memukul kepalaku? Bagaimana kalau aku jadi bodoh?"
"Kenapa takut jadi bodoh? Kamu tidak sadar memangnya kalau kamu itu sebenarnya bodoh! Dasar anak bodoh yang tidak tahu apa-apa selain bermain!" Ucap Dave dengan penuh emosi.
"Papa ini apaan sih...dikit-dikit tahunya mengomel dan main pukul. Jangan-jangan aku ini anak pungut ya...makanya papa selalu memukulku dan tidak pernah sayang sama aku" ucap Gery pura-pura dengan nada sedih.
Mendengar perkataan anaknya Dave jadi tambah emosi lalu berkata, "Benar kamu aku pungut dari tong sampah makanya kamu bodoh sekali. Sama sekali tidak mirip dengan Lusy ataupun aku."
"Wah...ternyata aku benaran anak pungut. Tapi kenapa mukaku sangat mirip dengan papa 11 12 gitu sama-sama punya muka yang jelek? Dan juga nenek pernah bilang sifat bodohku itu diturunkan dari papa tuh..." ucap Gery sambil bersiul riang karena berhasil mengalahkan papanya.
Dave yang mendengarnya menjadi sangat kesal dan sangat ingin memukul anaknya kembali tapi tidak berhasil karena Gery sudah menduga akan di pukul olehnya lagi. Jadi Gery langsung menghindarinya agar tidak di pukul.
Melihat dia tidak berhasil mendidik anaknya Dave hanya bisa mengeluh pada istrinya yang datang menghampirinya.
"Sayang bagaimana kita bisa melahirkan anak durhaka seperti dia? Bukankah kita hanya buang-buang waktu saja dan beras untuk membesarkannya. Anak tidak berguna hanya tahu senang-senang saja. Alangkah baiknya kalau kita punya anak yang seperti Alex ataupun Leana yang sangat pintar dan masuk akal."
Lusy yang melihat keluhan suaminya hanya bisa menghela nafas karena suami dan anaknya. Suami dan putranya bukan pertama kalinya seperti ini jadi Lusy sudah terbiasa dengan hal-hal yang seperti ini. Sewaktu mereka ada di rumah mereka sering beradu argumen bahkan untuk masalah yang sepele sekalipun.
"Ada apa lagi? Apa yang membuat kalian bertengkar lagi kali ini? Kenapa kalian selalu bertengkar untuk masalah yang remeh dan tidak penting punya. Kapan kalian bisa akurnya, tidak seperti sekarang yang mirip dengan kucing dan tikus. Yang setiap bertemu akan mengejar dan lari satu sama lainnya." Ucap Lusy dengan nada pasrah.
Mendengar istri dan ibunya bertanya, Dave dan Gery saling melaporkan apa yang baru saja terjadi barusan pada Lusy.
Setelah Lusy mendengar laporan dari suami dan anaknya. Lusy kembali mendesah di buat oleh suami dan anaknya. Dalam benak Lusy dia berpikir kapan suami maupun anaknya bisa menjadi dewasa secara emosi.
"Baiklah...aku akan memakainya dan tidak akan melepasnya apapun yang terjadi!" Ucap Gery dengan nada ogah-ogahan tapi Gery tetap pergi untuk memakai rompi anti pelurunya. Setelah Gery pergi Dave juga mengikuti untuk memakai rompinya sendiri.
Di saat keluarga Dave mengatasi adu pendapat mereka. Orang Joe, Luke, dan David telah memakai rompi mereka masing-masing.
Sedangkan Alex menunggu nenek, Marie, Mimi, dan Leana untuk memberikan rompi anti peluru kepada semuanya agar dipakai oleh mereka semua. Alex juga memberikan rompi anti peluru pada Lusy yang telah selesai berbicara pada Dave dan Gery.
Setelah memberikan rompi kepada keluarganya Alex juga segera memakai rompinya sendiri. Setelah mereka semua selesai memakai rompinya Alex juga membagikan sarung tangan kepada semua orang untuk dipakai.
Leana juga langsung memberikan ransel militer sesuai dengan nama yang tertulis di ranselnya kepada seluruh keluarganya.
Leana juga menjelaskan fungsi memberikan ransel militer untuk keluarganya.
"Mungkin kalian sudah di beritahu oleh Alex tadi pagi. Tapi tidak masalah aku akan menjelaskan kembali, ransel ini diberikan kepada kalian untuk berjaga-jaga seandainya ada yang secara tidak sengaja terpisah dari yang lainnya. Kalian bisa memakai isi di ransel sebagai pertolongan pertama sampai kami bisa menyelamatkan kalian atau sampai kita bisa bertemu kembali. Isi di dalam ransel adalah obat-obatan untuk pertolongan pertama, obat anti serangga, baju ganti, makanan dan minuman yang bisa bertahan untuk 2 hari, peta, kompas, mancis, senter dan tali tambang. Kalian bisa menggunakan semuanya pada saat kalian terpisah dari rombongan dan kalian dalam keadaan terdesak. Pada saat kita bersama-sama aku yang akan menyediakan semuanya jadi kalian tidak perlu khawatir."
Setelah keluarga mendengar penjelasan Leana mereka setuju untuk membawa ransel militer meskipun berat tapi ini merupakan perlengkapan yang mereka butuhkan untuk keamanan kalau sampai ada yang terpisah secara tidak sengaja.
Setelah semuanya memakai rompi, sarung tangan, dan mendapat ransel masing-masing. Dan juga setelah memastikan tidak ada barang yang tertinggal di luar Leana lalu memasukkan RV kedalam ruangnya.
Joe, Tee, Top dan Hyu yang melihat Leana memasukkan RV yang begitu besar ke dalam ruangnya merasa sedikit terkejut.
Meskipun Alex telah mengatakan ruang Leana besar dan bisa menampung banyak barang tapi sebelum melihatnya sendiri mereka tidak begitu percaya tapi sekarang jauh berbeda setelah melihatnya sendiri.
Mereka sekarang percaya dan semangat karena itu berarti mereka bisa memasukkan apapun sehingga mereka tidak perlu takut akan kekurangan persediaan.
Melihat Leana telah memasukkan RV ke dalam ruang seluruh keluarga mulai berjalan masuk ke dalam hutan.
Yang berjalan di depan adalah Hyu dan Alex dengan Hyu memegang sabit untuk membuka jalan. Alex memegang pedang untuk jaga-jaga kalau ada binatang buas yang datang mendekat.
Di belakang Alex ada Elise, Luke, David, Mimi, Leana, Dave, Lusy, Gery, Marie, dan Joe mereka semua berada di tengah kelompok. Semua orang juga memegang senjata masing-masing dengan para pria melindungi para wanita dibelakangnya.
Dan dibarisan paling belakang ada Tee dan Top di mana masing-masing dari mereka memegang pistol tembak di tangan kanan dan pisau militer di tangan kirinya.