
Bab 33
"Baguslah kalau tidak ada batasan jumlah maupun jeda waktu. Karena dengan sistem pertahanan ini bisa menambah jaminan keselamatan keluarga!" Ujar Leana dengan lega.
Leana lalu meminta sistem untuk memotong 20 inti kristal level 0 agar di jadikan bahan bakar RV untuk 2 jam ke depan. "Sistem apakah inti kristal untuk pembelian bahan bakar juga akan di hitung sebagai jumlah inti untuk peningkatan sistem atau tidak masuk hitungan sama sekali sama dengan pembelian barang di mall yang tidak di hitung?" Tanya Leana dengan rasa penasaran.
"Semua inti kristal yang di berikan untuk RV akan di hitung sebagai jumlah peningkatan sistem sedangkan untuk pembelian di mall sistem itu sama sekali bukan untuk pemakaian RV tapi itu penukaran barang yang bisa di pakai oleh pemilik makanya inti kristalnya tidak bisa di hitung." Jelas sistem kembali.
"Lalu sistem akan di tingkatkan ke level 1 dengan jumlah 1.000 inti kristal level 0 dan untuk peningkatan level 2 butuh 2.000 inti kristal level 1 bukan? Yang aku mau tanya apakah setelah sistem di tingkatkan ke level 1 tapi aku masih memakai inti kristal level 0 apakah itu akan masih di hitung sebagai peningkatan sistem dengan hitungan nilai pertukaran level inti kristal?" Tanya Leana kembali.
Sistem yang di tanya juga menjelaskan kembali, "Apabila jumlah pemakaian untuk RV mencapai 1.000 inti kristal level 0 maka sistem akan di tingkatkan, bersamaan dengan peningkatan sistem pemakaian level inti kristal untuk RV juga akan berubah dari 10 inti kristal level 0 untuk bahan bakar menjadi 10 inti kristal level 1 untuk bahan bakar tapi jam pengaktifan tetap sama yaitu tetap 1 jam. Hanya level inti kristal yang di butuhkan saja yang berubah."
Leana yang mendengarnya langsung berpikir berarti ke depannya kita membutuhkan level inti kristal yang harus sesuai dengan level sistem.
"Sistem aku mau tanya apakah mimpi-mimpi yang sebelumnya aku alami itu berasal dari sistem? Kalau benar kenapa sistem melakukan itu? Dan burung dalam mimpi apa maksudnya?" Tanya Leana.
Sistem yang di tanyakan itu menjelaskan, "Benar, mimpi yang pemilik alami berasal dari sistem. Hal ini di lakukan agar pemilik melakukan persiapan yang cukup dalam menghadapi situasi yang terjadi masa yang akan datang! Kalau masalah burung sistem hanya mendapat info dari pencipta sistem agar burung ini di cari! Tempat di mana burung berada sistem hanya tahu ada di kebun binatang posisi pasti tidak di ketahui. Pemilik di larang mengetahui segala hal tentang pencipta sistem seperti bagaimana bisa mengetahui tentang kiamat? Dapat informasi darimana? Dll-nya."
Leana yang mendengarnya semakin penasaran karena sistem mengatakan di larang mengetahui tentang pencipta, Leana hanya bisa melepaskan rasa penasaran tentang pencipta sistem.
Tapi masih ada satu hal yang masih membuat Leana penasaran dan ini harus di tanyakan batin Leana dalam hati. Lalu Leana langsung menanyakan pada sistem, "Kenapa harus melalui mimpi? Kenapa tidak seperti sekarang saja berbicara langsung?"
Sistem pun menjawab pertanyaan Leana, "Karena pada saat itu sistem belum memiliki energi yang mencukupi dan hanya bisa berkomunikasi dalam mimpi! Setelah pemilik memberikan 10 inti kristal sistem baru memiliki energi memadai."
"Apakah ada yang masih mau di tanyakan? Kalau tidak ada lagi apakah sistem boleh memproses pembelian 20 inti kristal level 0 sebagai bahan bakar untuk 2 jam ke depan?" Tanya sistem langsung.
"Sudah tidak ada lagi pertanyaan untuk sekarang ini. Sistem sudah boleh memprosesnya sekarang" kata Leana.
"Baiklah 20 inti kristal level 0 untuk bahan bakar 2 jam ke depan telah berhasil di proses. Dan untuk inti kristal level 0 yang di miliki pemilik sekarang berjumlah 11 biji" Kata sistem pada Leana.
Leana berkata "Baiklah terima kasih." Setelah itu Leana lalu menuju ke kamarnya dan Alex yang ada di dalam RV.
Setelah masuk ke dalam kamar Leana melihat Alex lagi sibuk menandai peta. Leana lalu menghampiri Alex dan bertanya, "Alex apa yang kamu lakukan? Kenapa tidak beristirahat?"
Alex yang melihat istrinya itu menuruti keinginannya merasa istrinya sangat imut lalu Alex mencium bahu Leana dengan mesra.
Setelah mencium bahu Leana dari belakang Alex lalu menjawab pertanyaan Leana, "Aku bermaksud setelah makan malam kita akan menuju beberapa SPBU untuk mengumpulkan minyak. Meskipun inti kristal bisa di pakai sebagai pengganti minyak tapi lebih baik inti kristal kita pakai untuk yang lainnya. Berhubung penggunaan inti kristal untuk yang lain tidak bisa di gantikan sedangkan untuk bahan bakar kita bisa pakai yang lainnya. Untuk menghemat pemakaian inti kristal kita hanya bisa melakukan ini."
Leana yang mendengar penjelasan Alex lalu merasa bersalah kenapa dia tidak memikirkan hal ini.
Karena seperti yang di katakan Alex, mereka memang membutuhkan banyak inti kristal sedangkan inti kristal mereka saat ini sangat sedikit lagipula mereka memperoleh inti kristal dengan mempertaruhkan nyawa mereka. Dia harusnya memakai inti kristal dengan bijaksana.
Leana lalu memikirkan 20 inti kristal yang baru dia ubah lalu berkata kepada nada minta maaf.
"Maaf, Aku tidak berpikir dengan baik sepertimu. Baru saja aku menukar inti kristal 20 biji untuk jadi bahan bakar sekarang aku sangat menyesalinya. Aku berjanji ke depannya akan lebih bijak dalam memakai inti kristalnya" Jawab Leana sambil mengangkat 2 jari tangan kanannya untuk berjanji.
Alex yang melihatnya semakin merasa istrinya sangat imut dan ingin memakannya tapi karena melihat ekspresi menyesal Leana dan banyak yang harus di lakukan oleh mereka dia hanya bisa menghiburnya.
"Tidak apa-apa inti kristal bisa kita cari lagi jadi tidak perlu merasa bersalah cuma ada baiknya inti kristal di pakai untuk dalam keadaan terdesak dan di perlukan saja untuk berjaga-jaga kalau kita menghadapi krisis baru kita gunakan." Kata Alex dengan perlahan. Leana hanya bisa menjawab, "Iya!"
Lalu Leana melihat tanda lain di peta, selain menandai SPBU di peta Alex juga menandai tempat yang lain yaitu di area pasar malam yang ada di kota mereka.
Leana yang binggung lalu bertanya kepada Alex perihal tanda tersebut sambil menunjuk di peta, "Alex kenapa kamu menandai pasar malam yang ada di kota?"
Alex yang melihatnya lalu menjawab, "Tempat yang aku tandai itu merupakan tempat perdagangan senjata ilegal. Aku bermaksud untuk mengambilnya berhubung ke depannya kita pasti sangat membutuhkannya! Cuma faktor resiko juga besar karena di dekat sana ada rumah sakit dan tempat tinggal di sana sangat padat penduduk!"
Leana yang mendengarnya lalu bertanya dengan nada cemas, "Jadi apa yang harus kita lakukan? Untuk sekarang hanya kamu dan Gery yang telah mengetahui kekuatan yang di miliki! Apakah dengan kekuatan kita sekarang bisa melakukannya?"
Alex hanya menjawab, "Bisa hanya saja resiko masih tetap tinggi karena di sini yang ahli bela diri dan punya pengalaman hanya papa dan aku. Hanya 2 orang untuk melindungi 8 orang yang tidak terlalu berpengalaman beban akan sangat tinggi."
"Lalu bagaimana? Sayang bangat kalau kita melepaskan kesempatan ini!" Kata Leana dengan nada tidak mau menyerah.
Alex yang hendak menjawab Leana terganggu dengan ponselnya yang berbunyi tiba-tiba. Alex lalu mengambil ponselnya dan melihat ID penelepon.