
Bab 61
Pada saat Alex membuka matanya dia melihat di sekitarnya. Saat melakukan ini Alex melihat istrinya tidak jauh dari tempatnya. Sewaktu melihat istrinya baik-baik saja Alex pun melepaskan rasa khawatirnya.
Setelah melihat Leana barulah Alex melihat kakek yang lagi istirahat. Juga nenek yang sedang lemah karena terlalu banyak memakai kekuatan untuk menyembuhkan Alex. Sesudah memperhatikan semuanya dan memastikan tidak ada yang terluka barulah Alex menyentuh tangan ibunya dengan pelan.
Marie yang merasa tangannya disentuh seseorang langsung menunduk untuk memperhatikan Alex. Saat Marie melihat Alex sudah sadar, dia sangat bahagia juga secara tidak sadar Marie menitikkan air matanya karena perasaan terharu putranya berhasil sadarkan diri. Air mata Marie jatuh ke kening Alex tanpa disadari oleh Marie.
Alex yang mengetahui ibunya menangis hendak mengusap air mata ibunya tetapi pada saat hendak mengangkat tangannya untuk mengusap air mata ibunya Alex tidak bisa melakukannya. Alex merasa tangannya tidak punya tenaga.
Karena tidak bisa mengangkat tangannya, Alex langsung mencoba kaki dan kepalanya tapi juga tidak berhasil melakukannya. Mengetahui hal ini Alex menjadi khawatir apakah dia menjadi lumpuh. Alex memikirkan apa yang terjadi padanya kenapa dia tidak bisa mengangkat anggota tubuhnya.
Seingat Alex dia bertarung dengan ular yang bermutasi pada saat bertarung tiba-tiba ular menyemburkan sesuatu ke arahnya. Setelah itu Alex langsung tidak tahu apa-apa lagi. Alex berpikir apakah karena hal ini yang menyebabkan dia lumpuh.
Kalau memang benar sebenarnya apa yang disemburkan oleh ular tersebut. Setelah memikirkan ini Alex juga khawatir dengan yang lainnya, karena takut mereka akan seperti dirinya. Karena kalau ini terjadi maka keselamatan kelompok mereka akan sangat berbahaya.
Alex juga tidak tahu kelumpuhan ini akan berlangsung berapa lama. Tapi Alex tidak mau pesimis meskipun saat ini dia lumpuh tapi Alex menguatkan dirinya dengan mengatakan dia pasti bisa untuk segera bergerak karena dia harus menjaga istri dan ibunya apapun yang terjadi.
Alex juga tidak mau terlalu hanyut dengan kondisinya saat ini. Alex berpikir meskipun dia lumpuh saat ini apakah kekuatannya masih bisa digunakan. Dia harus memastikan ini karena hanya dengan begini dia bisa menjaga ibu, istri, saudara, dan keluarga lainnya.
Untuk memastikannya Alex mencoba merasakan energi dalam tubuhnya. Tidak berapa lama Alex merasakan energinya masih ada. Lalu Alex berpikir apakah dia bisa memakai kekuatannya tanpa menggunakan tangannya. Berpikir seperti ini Alex memutuskan untuk mencoba melakukannya.
Alex memaksakan energinya keluar langsung untuk menyerang pohon yang ada didepannya. Yang pertama Alex mencoba memakai energi kekuatan petirnya. Percobaan pertama tidak berhasil tapi Alex mencoba untuk kedua kalinya.
Di percobaan kedua Alex berhasil melakukannya petir yang dikeluarkan berhasil menyambar pohon di depannya. Setelah mengetahui triknya. Alex ganti dengan memakai energi kekuatan api. Sama seperti petir punya Alex mengarahkan apinya ke pohon yang ada didepannya.
Api yang keluar langsung menghampiri pohon yang ada didepannya tapi api tersebut tidak membakar pohonnya. Melihat dia bisa memakai kekuatannya tanpa menggerakkan tangannya Alex menjadi jauh lebih tenang. Setelah melakukan semua ini Alex berdiam diri karena memikirkan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.
Dia juga tidak tahu kemana orang Joe, ayah mertuanya, paman dan Gery. Alex ingin bertanya tapi ragu karena curiga dia juga gak bisa berbicara akibat dari kelumpuhannya jadi Alex diam saja.
Karena Alex yang terus diam sejak siuman Marie menjadi kebingungan. Marie ingin bertanya tapi berpikir mungkin Alex masih belum bisa menyesuaikan diri karena baru siuman. Makanya Marie hanya diam saja sambil memperhatikan kondisi putranya.
Tapi itu tidak benar karena tadi Alex ada menggerakkan tangannya untuk menyentuhnya meskipun pelan tapi tetap saja Alex bisa bergerak jadi seharusnya bukan itu. Tetapi Alex yang diam saja dari tadi, juga sangat aneh pikir Marie. Karena Alex tidak mungkin diam-diam saja. Begitu bangun dia pasti akan memanggil istrinya tapi ini tidak Alex lakukan.
Semakin Marie menganalisa kondisi Alex semakin takut dia jadinya. Oleh karena itu Marie memutuskan untuk bertanya langsung pada putranya.
"Nak...kamu baik-baik sajakan? Apa ada yang salah dengan tubuhmu? Kalau memang ada beritahu kepada mama jangan simpan sendiri?" Kata Marie secara perlahan.
Alex yang mendengar suara ibunya hanya bisa memandang ibunya saja. Marie yang melihat ini langsung tahu putranya memang ada masalah yang tidak dia ketahui. Tapi Marie memaksakan dirinya untuk tenang agar putranya tidak merasa sedih ataupun tertekan akan keadaannya saat ini. Bagaimanapun juga Marie dari awal telah menyiapkan dirinya untuk menghadapi keadaan seperti saat ini.
Karena tidak ada jawaban Marie hanya bisa lanjut untuk bertanya agar dia bisa tahu kondisi putranya saat ini. "Nak...apakah ada masalah dengan tubuhmu?kalau iya kamu kedipkan matamu sekali kalau tidak kedipkan matamu dua kali."
Alex langsung mengedipkan matanya sekali setelah ibunya selesai bertanya. Melihat anaknya berkedip sekali, Marie menjadi sedih tapi tidak ingin menunjukkannya. Marie pun lanjut bertanya kembali pada putranya.
"Nak...apakah kamu tidak bisa berbicara? Makanya dari tadi diam saja? Kamu bisa menjawabnya seperti sebelumnya."
Kali ini Alex hanya diam saja tidak merespon pertanyaannya. Melihat ini Marie juga bingung lalu berpikir apakah Alex sendiri juga bingung dengan kondisinya sendiri.
"Sayang...kamu coba bicara sama mama!" Ucap Marie pada Alex memintanya untuk berbicara padanya. Mendengar permintaan ibunya Alex pun mencoba untuk berbicara.
Alex bisa membuka mulutnya tapi tidak ada suara yang keluar. Melihat ini Marie tahu anaknya tidak bisa berbicara. Marie juga lanjut bertanya kembali.
"Sayang...apakah kamu tidak bisa bergerak? Coba kamu gerakkan badanmu!" Minta Marie untuk Alex lakukan.
Alex mencoba untuk gerakkan kaki, tangannya dan juga kepalanya. Marie melihat Alex bisa melakukannya. Marie jadi tambah bingung dibuatnya. Marie lalu berpikir apakah Alex cuma tidak bisa bicara saja? Tapi itu tidak mungkin karena masih ada yang aneh dengan tubuh Alex.
Marie berpikir sendiri, Alex bisa menggerakkan anggota tubuhnya tetapi dengan sifat Alex begitu dia sadar pasti akan segera menghampiri istrinya. Tapi itu tidak Alex lakukan. Lalu apakah sebenarnya Alex bisa menggerakkan anggota tubuhnya tapi dia tidak bisa mengangkat anggota tubuhnya sendiri.
Untuk memastikan dugaannya, Marie langsung bertanya kembali pada putranya secara langsung. "Sayang...apakah kamu tidak bisa mengangkat anggota tubuhmu? Kalau benar kedipkan matamu sekali!"