
Bab 53
"Memangnya informasi apa yang kamu dapatkan Tee?" Tanya Top dengan rasa penasaran.
"Sewaktu aku berjalan di sepanjang jalan menuju ke sini. Aku menemukan rumput yang kalian katakan memiliki daun yang sangat runcing. Bilah daunnya jauh berbeda dari daun biasanya. Selain itu aku juga tidak tahu mengapa tapi bidang penglihatanku menjadi sangat jauh. Dan juga untuk barang-barang yang dilihat secara dekat sangat terperinci, aku bisa melihat secara jelas bahkan retakan sekecil apapun yang ada." Jelas Tee dengan nada lemah karena dia merasa ada yang salah dengan dirinya sendiri.
"Maksudmu pandanganmu menjadi sangat jauh? Sejak kapan pandanganmu menjadi seperti ini?" Jawab Joe juga dengan rasa penasaran yang sangat tinggi.
"Sejak masuk ke dalam hutan ini, entah kenapa pandanganku menjadi seperti ini!" Jawab Tee kembali dengan nada yang masih lemah.
"Tee jangan-jangan kamu sama seperti aku yaitu kamu membangkitkan kemampuanmu. Cuma kayaknya kemampuanmu berhubungan dengan penglihatanmu sedangkan aku berhubungan dengan logam." Kata Hyu dengan nada bersemangat.
Tee, Alex dan Joe yang mendengar perkataan Hyu langsung tersadar dan menjadi bersemangat karena kalau memang benar maka jaminan mereka untuk hidup di dunia kiamat menjadi bertambah.
"Tee coba kamu rasakan apakah di dalam dirimu ada sebuah energi yang menurutmu asing tapi energi ini seperti memberikan dirimu kekuatannya." Alex menjelaskan apa yang dia rasakan selama ini yang berhubungan dengan kekuatannya sendiri.
Mendengar penjelasan tersebut Tee pun langsung mencoba merasakan energi yang di katakan oleh Alex. Setelah Tee mencobanya dia memang ada merasakan energi yang disebutkan oleh Alex.
Mengetahui dia juga telah membangkitkan kemampuannya membuat Tee merasa bahagia. Apalagi dengan kemampuannya keahliannya sebagai penembak jitu akan menjadi lebih baik lagi daripada sebelumnya.
"Aku merasakannya Kak Alex, energi yang kakak sebutkan memang ada di dalam diriku kalau begitu apakah ini artinya aku juga telah membangkitkan kemampuanku sama seperti Hyu dan Kak Alex?" Kata Tee dengan nada semangat.
"Benar, kalau kamu ada merasakan energinya berarti kamu memang telah membangkitkan kemampuanmu. Dan seperti yang dikatakan oleh Hyu kemungkinan kemampuanmu berhubungan dengan penglihatanmu!" Jelas Alex secara langsung pada Tee.
Mengetahui Tee juga telah membangkitkan kemampuannya semua orang menjadi gembira begitu pula dengan Joe dan Top yang belum memiliki kemampuan.
Joe dan Top juga tidak iri pada Hyu maupun pada Tee, karena mereka percaya cepat atau lambat mereka juga akan membangkitkan kemampuannya sehingga mereka juga akan memiliki kekuatan tambahan untuk melindungi dirinya sendiri maupun keluarga yang mereka sayangi.
Melihat semua orang senang dengan kemampuan yang dia bangkitkan Tee pun merasa terharu atas perhatian yang diberikan oleh semua orang. Begitu pula dengan Alex, cuma pada saat ini dia masih gelisah karena informasi yang di berikan oleh Tee sebelumnya.
Karena kalau informasi yang di berikan oleh Tee itu benar maka pada saat ini tumbuhan juga telah mengalami mutasi. Hanya saja mereka tidak tahu tumbuhan yang mengalami mutasi memiliki kekuatan dan efek seperti apa pada kehidupan para manusia.
Joe yang melihat Alex yang dari tadi diam saja menjadi merasa aneh karena kalau Alex seperti itu berarti dia sedang memikirkan sesuatu yang penting. Setelah melihat Alex yang seperti ini Joe juga mulai memikirkan apa yang membuat Alex menjadi pendiam sama seperti Tee.
Joe juga mulai memikirkan informasi dan pengalaman yang mereka bagi bersama barusan. Lalu Joe menebak apakah Alex khawatir dengan rumput yang mereka bilang barusan punya. Daripada menebak hal yang tidak jelas. Joe memutuskan untuk bertanya langsung kepada Alex.
"Kak Alex apa yang sedang kakak khawatirkan?kenapa muka kakak begitu serius?" Tanya Joe dengan nada khawatir. Keluarga yang mendengar pertanyaan Joe juga langsung melihat ke arah Alex secara bersamaan.
Setelah keluarga mendengar penjelasan Alex mereka menjadi khawatir begitu pula dengan orang Joe. "Jadi, maksud Kak Alex semua binatang ini mengalami koma saat ini? Kalau begitu kalau mereka telah sadar maka..." Kata Hyu tanpa mengatakan semua yang dia ingin katakan, karena membayangkan situasi yang kemungkinan akan mereka hadapi kalau para binatang ini telah sadar membuat Hyu merasa merinding.
Tapi meskipun Hyu tidak melanjutkan perkataannya seluruh keluarga juga tahu maksudnya lalu juga membayangkan kalau para binatang ini sadar dari proses mutasi mereka.
Maka pada saat itu kemungkinan mereka akan berada dalam bahaya besar. Setelah memahami situasi saat ini seluruh keluarga memutuskan untuk segera melanjutkan perjalanan mereka tanpa menunda lagi. Agar mereka bisa keluar dari tempat ini.
"Lebih baik kita segera melanjutkan perjalanan kita? Jangan menunda lagi! Berapa lama lagi untuk kita bisa sampai ke gua yang kita tuju?" Tanya David kepada Alex dan Joe.
"Setelah kami tadi mengecek dan menghitung waktu, kita masih harus berjalan 5 jam lagi baru bisa sampai ke gua yang dimaksud! Jadi saat ini kita sudah setengah jalan menuju guanya." Jawab Alex langsung agar keluarga juga mengetahui posisi mereka saat ini dan waktu yang mereka butuhkan untuk sampai ke guanya.
Setelah mengetahui mereka masih harus jalan selama 5 jam lagi seluruh keluarga mulai berdiskusi agar mereka bisa jalan lebih cepat. Setelah memikirkan situasi mereka saat ini Leana mengkhawatirkan kondisi kakek dan neneknya. Meskipun kakek dan neneknya memiliki kesehatan yang baik tapi tetap saja mereka sudah tua.
Leana khawatir kakek dan neneknya tidak bisa mengikuti mereka dan juga takut kakek neneknya menjadi lelah. Karena kalau kakek neneknya lelah dan menemui kondisi berbahaya ini bisa berakibat fatal karena ada kemungkinan kakek dan neneknya tidak bisa melawan.
Saat ini Leana merasa menyesal, harusnya dia meninggalkan kakek dan neneknya di dalam RV di luar hutan. Sebelum pergi dia bisa mengaktifkan sistem pertahanan memakai inti kristal. Jadi, kakek dan neneknya tidak perlu berada dalam kondisi bahaya ataupun menjadi lelah karena harus menempuh perjalanan yang jauh.
Alex yang melihat istrinya begitu tertekan karena mengkhawatirkan keluarganya menjadi terdiam. Dia juga ingin menghibur istrinya tapi tidak bisa karena dia sendiri juga tidak tahu apa yang akan mereka hadapi. Karena dia tidak tahu kalau binatang mengalami mutasi mereka akan menjadi bagaimana.
Tidak ada satupun dari mereka yang tahu. Setelah mencari solusi untuk situasi saat ini Alex lalu berbagi pendapatnya dengan keluarganya.
"Bagaimana kalau kita berjalan sambil memegang tali aku akan berjalan di depan lalu Joe lanjut dengan keluarga lainnya. Untuk kakek dan nenek supaya kaki tidak lelah bisa memegang sesuatu di tangan kanan yang bisa membantu menopang berat badan. Bagaimana menurut pendapat kalian?" Tanya Alex pada semua orang.
Setelah mendengar pendapat Alex mereka semua merasa cuma ini yang bisa mereka lakukan saat ini. Oleh karena itu Leana segera mengeluarkan tongkat yang bisa di pakai oleh kakek neneknya.
Tongkat ini mereka simpan untuk jaga-jaga kalau ada seseorang yang keseleo ataupun kakinya patah mereka bisa memakai tongkat ini. Leana tidak menyangka tongkatnya akan dipakai untuk saat ini dan dalam kondisi seperti ini.
Tapi Leana tetap bersyukur karena untungnya mereka punya persiapan dalam hal ini sehingga kakek neneknya bisa memakainya dan sedikit terbantu.
Karena mereka akan memegang tali di tangan kiri semua orang akan memegang senjata di tangan kanannya, kecuali kakek nenek yang akan memegang tongkat di tangan kanannya. Karena kakek nenek tidak bisa memegang senjatanya tapi akan sangat berbahaya kalau tidak punya senjata.
Setelah memikirkannya Leana memutuskan mengambil tali untuk mengikat pedang di bahu kakek neneknya dan letakkan pedangnya di depan dengan begitu kakek neneknya juga punya senjatanya sendiri.
Setelah semua persiapan selesai dilakukan mereka semua segera melanjutkan perjalanannya. Di tengah perjalanan tiba-tiba semua keluarga menemui sesuatu yang membuat seluruh keluarga menjadi sangat ketakutan. Begitu pula Alex, ini pertama kalinya dalam hidupnya menghadapi situasi berbahaya seperti ini.