The Wander Caravan

The Wander Caravan
Menyembuhkan



Bab 60


"Nenek luka kakek sudah sembuh! Lalu apakah kekuatan nenek berhubungan dengan pengobatan? Kalau begitu apakah nenek bisa mengobati Alex?" Tanya Leana dengan semangat pada neneknya.


"Iya, luka kakekmu memang sudah sembuh tapi kakekmu masih lemah karena kekurangan darah. Leana keluarkan obat untuk penambah darah dan berikan kepada kakekmu untuk diminum. Mengenai kekuatan nenek kemungkinannya adalah kekuatan penyembuh. Nenek akan coba untuk mengobati Alex dulu. Kamu jaga kakekmu disini nenek akan menemui Alex untuk coba mengobatinya." Ucap Elise pada Leana karena tahu cucunya masih mengkhawatirkan keadaan suaminya.


Lagipula kalau Alex bisa di sembuhkan kekuatan mereka akan bertambah kuat. Karena kekuatan Alex yang berupa penyerangan. Karena hal inilah Elise juga ingin secepatnya mencoba untuk mengobati Alex.


Satu karena tidak ingin melihat kesedihan cucunya dan Marie, kedua karena mereka membutuhkan kekuatan Alex karena Elise merasa binatang di hutan ini sudah kembali sadar dan kedepannya mungkin akan lebih berbahaya.


Elise yang merasakan bahaya tidak berani menunda lebih lama lagi karena itu dia segera menuju ke tempat Marie yang sedang menjaga Alex. Leana yang melihat neneknya pergi juga tidak menunda untuk memberikan obat penambah darah kepada kakeknya yang baru sadar.


Luke yang baru sadar juga kebingungan melihat tangannya yang tidak ada luka. Tapi sebelum bisa bertanya cucunya telah menyodorkan obat untuk dia minum. Melihat obat yang disodorkan padanya Luke hanya mengambilnya lalu meminumnya.


Setelah minum obat Luke menanyakan pada Leana apa yang terjadi dengan lukanya, "Leana luka kakek apa yang terjadi? Kenapa bisa sembuh dan tidak ada jejaknya lagi?" Tanya Luke pada cucunya dengan nada penasaran.


Leana juga segera menjelaskan pada kakeknya tentang kekuatan nenek, "kakek lukanya disembuhkan oleh nenek dengan memakai kekuatannya. Kami menduga kekuatan nenek adalah penyembuhan. Karena kekuatan penyembuhan luka kakek telah diobati sepenuhnya. Tapi meskipun begitu nenek mengatakan kakek saat ini sangat lemah karena kekurangan darah." Ucap Leana dengan nada semangat pada Luke sambil menjelaskan apa yang terjadi.


Luke yang mendengar istrinya telah membangkitkan kekuatan penyembuhan juga merasa bahagia untuk istrinya karena Luke tahu betapa istrinya sangat menginginkan kekuatan ini setelah istrinya membaca novel cucunya Gery. Luke merasa tidak sia-sia dirinya terluka karena dia berhasil memicu kekuatan istri tercintanya.


Melihat kakek yang begitu semangat Leana menjadi tersenyum karena tahu kakeknya saat ini pasti sangat bahagia tentang kekuatan neneknya sama seperti dirinya sendiri. Tapi meskipun begitu kakek yang telah disembuhkan tetap butuh istirahat untuk memulihkan diri sepenuhnya.


"Kakek istirahat dulu agar bisa pulih dengan baik. Karena kakek tadi kehilangan banyak darah! Nenek saat ini tidak bisa merawat kakek karena nenek sedang mencoba untuk mengobati Alex." Jelas Leana pada kakeknya karena khawatir kakeknya begitu semangat dan melupakan istirahat yang dibutuhkan untuk memulihkan diri.


Luke yang mendengar cucunya menasehati untuk istirahat menjadi tersenyum karena ingat sewaktu kecil, cucunya juga menasehatinya seperti sekarang. Karena tidak mau membuat cucunya khawatir Luke hanya bisa mengikuti kemauan cucunya untuk istirahat.


Tidak berapa lama setelah Elise menutup matanya, dari tangan Elise segera muncul cahaya putih. Dan cahaya ini langsung masuk ke dalam tubuh Alex. Marie yang saat ini sedang memeluk anaknya juga menjadi terkejut melihat kemunculan cahaya putih tapi setelahnya Marie menjadi berharap agar Elise memang bisa untuk mengobati anaknya.


Elise yang sedang menutup matanya dia merasakan kekuatannya yang telah masuk ke dalam diri Alex perlahan-lahan cahaya tersebut masuk lalu cahaya tersebut menuju ke otak Alex. Pada saat cahayanya sampai di otak Alex, Elise merasakan otak Alex ditutupi dengan kegelapan.


Melihat ini Elise merasa kegelapan ini pasti racun yang membuat Alex tidak sadarkan diri. Elise pun segera mencoba untuk mengusir kegelapan yang dia rasakan dengan kekuatan cahaya yang dia miliki. Dengan gugup Elise memperhatikan kekuatannya secara pelan-pelan mencoba untuk menutupi kegelapan yang ada.


Setelah 30 menit Elise merasakan kegelapan yang ada telah menghilang sepenuhnya. Melihat ini Elise menduga Alex pasti telah sembuh dan akan segera sadar karena itu Elise segera membuka matanya.


Marie yang dari tadi memperhatikan Elise secara diam-diam karena takut mengganggu proses penyembuhan yang dilakukan, melihat Elise telah membuka matanya. Marie ingin segera bertanya tentang kondisi putranya tapi tidak berani karena takut dengan jawaban yang akan diberikan tidak sesuai keinginannya sendiri. Tapi Marie tetap penasaran dengan kondisi putranya juga Marie berharap dengan cemas agar Alex memang telah disembuhkan oleh Elise.


Elise yang telah membuka matanya melihat kecemasan Marie segera menjelaskan padanya apa yang dia lihat dan lakukan agar Marie tidak terlalu khawatir lagi. "Waktu aku mengobati Alex aku merasakan otak Alex ditutupi dengan kegelapan. Aku menduga kegelapan inilah yang membuat Alex tidak sadarkan diri sampai saat ini. Oleh karena itu aku mencoba untuk menghilangkan kegelapan ini. Memang tidak mudah melakukannya tapi akhirnya aku berhasil menghilangkan kegelapannya."


Marie yang mendengar penjelasan yang diberikan oleh Elise, awalnya mengalami ketakutan tapi setelah mendengar Elise berhasil mengusir kegelapan yang ada di otak Alex menjadi semangat karena kemungkinan anaknya akan segera sadar. Tapi meskipun begitu Marie masih membutuhkan kepastian dari Elise bahwasannya anaknya telah sembuh.


"Karena kegelapan berhasil dihilangkan maka Alex akan segera sadarkan? Lalu apakah masih ada efek sampingnya?" Tanya Marie pada Elise masih dengan kecemasan yang ada.


"Kalau aku tidak salah duga maka Alex pasti akan segera sadar tapi kalau masalah efek sampingnya aku masih belum mengetahuinya berhubung Alex belum sadarkan diri. Setelah Alex sadar kita baru akan tahu apakah masih ada efek sampingnya lagi." Jawab Elise dengan jujur meskipun tahu harapan Marie bahwasannya anaknya telah sembuh tapi Elise tidak ingin memberikan harapan palsu padanya.


Setelah mendengar penjelasan tersebut Marie menjadi khawatir lagi. Tapi meskipun begitu Marie tetap menerimanya dengan baik. Karena bagi Marie saat ini adalah anaknya bisa sadar. Tentang efek sampingnya Marie bertekad akan melakukan apapun untuk anaknya.


Kalaupun seandainya anaknya menjadi cacat atau yang lainnya. Marie memutuskan akan tetap bersama anaknya apapun yang terjadi. Karena bagi Marie lebih baik anaknya cacat daripada koma.


Walaupun Marie harus merawat anaknya seumur hidupnya dia akan menerimanya dengan senang hati. Karena itu lebih baik daripada harus kehilangan putranya yang berharga. Pada saat Marie hanyut dalam pikirannya. Alex yang dipeluk oleh Marie telah membuka matanya.