
Bab 49
Alex yang mendengar perkataan Joe juga merasa tenang karena itu berarti orang Joe telah mengakui Leana sebagai orang yang penting bagi mereka. Kalau orang Joe telah mengakui Leana mereka pasti akan melakukan apa yang dia katakan yaitu akan melindungi Leana apapun yang terjadi.
"Kalau begitu mohon bantuannya untuk ke depannya." Ucap Alex sambil menonjok bahu Joe dengan ringan.
"Tidak masalah serahkan saja sama kami untuk menjaga kakak ipar. Kak Alex tenang saja dalam melakukan apapun karena ada kami yang akan menjaga di belakang Kak Alex. Serahkan pada kami urusan belakang punggung Kak Alex. Kami janji akan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya." Ujar Joe dengan tekad dan janji yang sama seperti janji sebelumnya yang dia katakan pada Alex saat mereka masuk menjadi prajurit khusus dan menjadi bawahan Alex.
Alex hanya menganggukkan kepala yang menandakan dia setuju dengan apa yang Joe katakan barusan.
"Lanjut makannya setelahnya kalian bisa berlatih ataupun istirahat semua terserah kalian. Karena perjalanan masih jauh. Kemungkinan kita akan sampai di luar hutan pada saat malam hari." Kata Alex pada Joe untuk mengingatkan mereka.
"Baik kami mengerti. Setelah sampai kita akan langsung masuk atau kita akan tunggu sampai pagi baru masuk ke dalam hutan?" Tanya Joe agar dia bisa bersiap-siap.
"Itu harus melihat situasi di lapangan nanti kalau memungkinkan kita akan langsung masuk ke dalam hutan. Tapi kalau tidak bisa kita akan menginap di RV sampai pagi baru masuk ke dalam hutan." Alex menjelaskan kepada orang Joe dan keluarganya pengaturan yang telah dia buat.
"Sebaiknya kita semua istirahat untuk memulihkan tenaga karena nanti kita perlu berjalan jauh untuk masuk ke dalam hutan. Yang akan sangat menguras tenaga kita. Belum lagi kita tidak tahu apa yang akan kita temui di dalam hutan, sebaiknya kita bersiap-siap dan bersikap waspada terlebih dahulu untuk menghindari hal yang tidak kita inginkan." Leana langsung memberi masukkan agar keluarga bisa mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya apa yang harus mereka lakukan dengan sungguh-sungguh.
Benar saja setelah Leana mengatakan ini, dia melihat keluarganya berpikir dengan sungguh-sungguh. Akhirnya sambil makan mereka juga melakukan diskusi.
Segera keputusan diambil setelah berdiskusi yaitu mereka akan beristirahat untuk mengumpulkan tenaga untuk masuk ke pedalaman hutan.
Setelah mereka selesai makan, Top segera menggantikan David untuk menyetir RV agar David bisa makan siang.
Mereka juga telah berdiskusi agar semua orang bisa beristirahat yang cukup mereka akan gantian menyetirnya setiap 6 jam sekali.
Semua orang akan gantian menyetir tetapi pengecualian bagi para wanita dalam keluarga mereka tidak perlu gantian menyetir tapi para wanita diserahi tanggung jawab kebersihan RV.
Sedangkan untuk kakek karena sudah tua dan tidak bisa terlalu lama untuk menyetir kakek hanya akan menyetir selama 3 jam lalu akan digantikan dengan yang lainnya.
Urutan dimulai dari Dave, David, Top, Gery, Joe, Tee, Hyu, Luke, dan Alex urutan terakhir. Karena telah selesai makan semua keluarga kembali ke kamar masing-masing.
Sesampai di kamar Leana segera mengeluarkan ransel militer yang tahan air untuk setiap orang. Leana juga mengeluarkan baju, celana, pakaian dalam, perlengkapan mandi, makanan, minuman, obat-obatan dan juga senter.
Leana yang ditanya hanya menatap Alex sejenak tapi langsung melanjutkan apa yang sedang dia kerjakan. Sambil bekerja Leana menjawab pertanyaan Alex.
"Aku menyiapkan ransel ini untuk semua orang karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi di dalam hutan. Kalau ada keluarga yang terpisah tiba-tiba mereka bisa memakai isi di dalam ransel militer untuk menyelamatkan hidup sampai kita bisa menolong. Dengan begini kita tidak perlu terlalu khawatir karena setidaknya mereka yang terpisah tidak akan kelaparan."
Setelah penjelasan yang diberikan oleh istrinya Alex baru menyadari dia tidak terpikirkan hal ini. Karena hal inilah Alex merasa bersyukur bisa menikah dengan Leana.
Meskipun Leana tidak begitu pandai untuk mengatur strategi atau membuat perencanaan yang bagus tetapi Leana bisa menutupi kekurangan Alex.
Seperti sekarang Alex tidak terpikirkan mereka akan ada kemungkinan untuk terpisah. Karena Alex percaya dengan kekuatannya begitu pula dengan kekuatan Joe, Tee, Top dan Hyu.
Tapi seperti yang dikatakan Leana meskipun mereka kuat tapi tetap saja ada kemungkinan mereka untuk terpisah apalagi mereka tidak tahu kondisi di pedalaman hutan.
Pada saat ini Alex bersyukur karena dengan kehadiran Leana dia selalu di ingatkan kembali agar jangan terlalu bergantung dengan kekuatannya karena selain kekuatan ada faktor lain yang harus di pikirkan.
Dan faktor ini bisa saja akan berakibat fatal kalau di abaikan. Meskipun apa yang Leana lakukan kelihatan sepele, tidak penting, dan bahkan membuat ribet orang untuk bergerak karena membawa beban.
Tapi ini bisa menjadi penyelamat hidup di saat kritis. Alex sangat mendukung istrinya untuk melakukan ini. Alex lalu memperhatikan apa saja yang di keluarkan oleh Leana.
"Sayang keluarkan juga tali tambang, peta, mancis, dan kompas. Juga keluarkan rompi anti peluru untuk masing-masing orang. Apakah kamu punya sarung tangan? Kalau ada keluarkan juga." Kata Alex setelah memperhatikan yang di siapkan oleh Leana.
Leana yang mendengar perkataan Alex lalu mengeluarkan semua yang di bilang oleh Alex. Setelah semua di keluarkan mereka saling bekerja sama, Alex membantu memasukkan semua barang-barang cowok ke dalam ransel militer.
Untuk Leana dia mengatur semua barang milik para wanita. Lalu mereka memasukkan ke dalam masing-masing ransel militer obat untuk luka dan cedera, obat anti serangga, perban, makanan berupa roti dan biskuit yang bisa bertahan selama 2 hari, minuman 2 botol dengan isi 2 liter.
Tidak lupa juga Alex dan Leana memasukkan peta, mancis, kompas, senter ke dalam ransel. Lalu Alex membantu menggantungkan tali tambang ke ransel militer.
"Alex apakah menurutmu ini sudah cukup atau ada yang perlu di tambahi lagi?" Tanya Leana dengan nada khawatir. Leana takut dia melupakan sesuatu yang kemungkinan barang itu akan sangat di butuhkan punya untuk keperluan emergency.
"Sayang aku rasa ini cukup untuk pertolongan pertama. Karena kadangkala orang perlu belajar dengan pengalamannya sendiri agar bisa maju. Kalau semua kamu siapkan maka mereka tidak akan belajar bagaimana mengatasi masalah dalam keadaan mendesak. Yang ini akan berakibat fatal untuk keselamatan mereka sendiri. Apalagi dalam kondisi yang tidak aman seperti saat ini. Yang dimana-mana ada zombie yang selalu ingin makan manusia, kalau mereka tidak belajar melindungi dirinya sendiri maka mereka bisa celaka." Jelas Alex karena baginya yang di lakukan oleh dia dan Leana barusan yaitu menyiapkan ransel untuk keluarga, sudah lebih dari cukup untuk memastikan keselamatan keluarga sampai mereka bisa di tolong olehnya.