
Bab 58
Ular yang ditembak bagian kepala langsung merasakan kesakitan. Tetapi meskipun ditembak pengaruhnya pada ular tidak fatal dan ular yang merasakan bahaya memilih melarikan diri. Karena ular tahu manusia yang menyerangnya saat ini sudah tahu cara untuk menyerangnya secara akurat.
Manusia di depannya memanfaatkan luka kecil yang ada dibagian kepalanya. Kalau saja tidak ada luka ini dan juga jumlah musuh tidak banyak maka dia akan bisa mendapatkan mangsa yang dia inginkan batin ular di dalam hati. Seandainya saja kekuatannya jauh lebih kuat mungkin dia tidak perlu melarikan diri meskipun kesal tapi si ular yang telah memiliki akal tahu saat ini dia hanya bisa lari untuk menyelamatkan dirinya. Kalau dia tidak mau mati.
Juga belum terlambat baginya untuk balas dendam setelah kekuatannya jauh lebih kuat. Itu yang dipikirkan oleh ularnya, karena itu ular memutuskan untuk segera pergi saat ini agar selamat. Karena itu si ular memutuskan untuk menipu manusia yang ada di depannya, ular memutuskan untuk berpura-pura terluka parah akibat dari tembakan yang mereka lakukan.
Dan pada saat mereka tidak waspada dia akan segera lari untuk menghindari manusia yang ingin membunuhnya. Setelah mengatur siasat si ular langsung menjatuhkan kepalanya ke tanah seolah-olah dia telah mati akibat tembakan yang terjadi.
Orang Joe yang melihat ular jatuh dan tidak bergerak lagi berpikir ularnya telah mati karena di tembak oleh Tee. Semua orang menjadi rileks karena berpikir mereka berhasil mengatasi ular yang bermutasi. Di saat semua orang telah rileks tiba-tiba semua orang melihat ular yang mereka pikir telah mati bergerak lagi.
Sebelum mereka bisa bereaksi untuk mengejar, si ular telah berhasil melarikan diri dari mereka semua. Hal ini langsung membuat semua orang menjadi terdiam karena mereka semua tidak pernah berpikir si ular akan menipu mereka semua dengan cara pura-pura mati.
Sedangkan si ular yang berhasil melarikan diri langsung menertawakan para manusia yang menyerangnya dalam hati, si ular menjuluki manusia ini sebagai si bodoh. Karena mereka semua dapat ditipu dengan mudah olehnya. Setelah berhasil melarikan diri, ular memutuskan untuk melatih kemampuannya.
Ketika kemampuannya meningkat maka dia akan membalas dendam kepada semua orang yang telah melukainya hari ini. Terutama pada manusia yang menyambarnya dengan petir dan orang yang menembaknya. Ular telah mengingat bau dari musuhnya karena sepanjang pertarungan ular selalu menjulurkan lidahnya sehingga dia bisa merasakan bau manusia di udara dengan lidahnya.
Juga mengingatnya agar dia bisa balas dendam kepada semua yang telah menyerangnya hari ini. Setelah si ular melarikan diri orang Joe dan David segera memeriksa keadaan Dave dan Gery yang masih belum sadar. Setelah memeriksa semuanya baik-baik saja mereka langsung memutuskan untuk segera menemui yang lainnya. David dan Joe segera memapah Dave yang tidak sadarkan diri sedangkan Top dan Hyu memapah Gery.
...*****...
Di saat Joe dan David bertarung dengan ular mutasi. Leana, Luke, dan Elise juga menghadapi harimau bermutasi yang mendatangi mereka. Melihat harimau menghampiri mereka Leana langsung waspada begitu pula dengan Luke yang merupakan satu-satunya laki-laki yang ada di tempat.
Luke langsung melindungi istrinya di belakangnya, Leana melindungi ibu beserta bibinya, dan Marie melindungi Alex yang masih belum sadarkan diri akibat keracunan. Leana yang telah melihat keganasan dari ular mutasi tidak mau menganggap remeh harimau yang bermutasi. Karena tidak tahu apakah harimau sama dengan ular yang memiliki akal dan tubuh yang kuat.
Belum lagi ibu dan bibinya masih takut dengan harimau yang dikenal dengan keganasannya. Sedangkan Marie, ibu mertuanya harus menjaga Alex. Kakek dan neneknya sudah tua jadi tidak mungkin bisa bertahan lama. Setelah menimbang semua hal Leana langsung memutuskan untuk mengeluarkan pistol untuk menembak harimau.
"Kakek alihkan perhatian harimau aku akan menembaknya!" Kata Leana kepada Luke untuk membantunya mengalihkan perhatian dari dirinya.
"Baiklah! Aku akan mencoba untuk mengalihkan perhatiannya! Begitu ada kesempatan langsung tembak kepalanya! Elise pergi bantu Marie!" Teriak Luke pada istrinya dengan maksud agar Elise bisa aman karena dia tidak bisa menjaga istrinya. Berhubung dia harus menghadapi harimau di depannya.
"Tidak! Aku akan tetap bersamamu, Marie baik-baik saja! Dia tidak perlu bantuanku sedangkan kamu butuh bantuanku. Tidak mungkin kamu bisa sendirian menghadapi harimau ini!" Tegas Elise menolak untuk meninggalkan suaminya apapun yang terjadi. Hidup mati akan tetap bersama tekad Elise dalam hati.
Melihat istrinya bersikeras untuk tetap tinggal Luke tidak bisa berbuat apapun lagi. Hanya bisa berusaha keras untuk melindungi istrinya agar tetap aman disampingnya.
Luke juga memutuskan untuk secepatnya mengatasi masalah yang ada dihadapannya, karena hanya dengan membunuh harimaunya istrinya serta keluarganya akan aman. Segera Luke maju dengan memegang pisau militer untuk menyerang harimau. Melihat suaminya maju Elise juga ikut maju dengan memegang pedang.
Melihat Luke dan Elise maju untuk menyerangnya harimau segera menjulurkan tangannya untuk mencakar Luke dan juga maju untuk menggigit Elise. Luke yang melihat Elise akan digigit langsung menghampiri Elise untuk melindunginya.
Luke yang melupakan cakaran harimau didepannya karena panik untuk melindungi istrinya langsung terkena cakaran. Tetapi karena memakai rompi yang diberikan oleh Alex, Luke terhindar dari luka akibat cakaran harimau.
Meskipun terhindar dari cakaran harimau, Luke tidak bisa menghindari gigitan harimau karena melindungi Elise. Lengan Luke terluka parah karena digigit. "Luke! Tidak!" Jerit Elise putus asa sewaktu melihat suaminya digigit.
Leana yang melihat lengan kakeknya digigit langsung menembak harimau yang sedang menggigit kakeknya. Tembakan itu langsung mengenai leher harimau karena meleset tapi akibat tembakan yang di lakukan Leana lengan kakek langsung dilepas oleh harimau. Melihat lengan suaminya telah dilepaskan harimau Elise langsung menarik Luke untuk menghindar dari harimau.
Sedangkan Leana yang melihat harimau terluka di lehernya langsung menghampiri harimau. Melihat harimau yang masih bernafas Leana langsung menembak lagi tapi sekarang tembakan Leana langsung diarahkan ke kepala harimau. Karena Leana tidak mau ambil resiko kalau misalkan harimau yang terluka akan menyerang lagi.
Makanya untuk aman Leana memutuskan untuk membunuhnya langsung. Setelah memastikan harimau telah terbunuh Leana langsung memasukkan harimau yang telah di bunuh ke dalam ruang. Leana melakukan ini agar mereka bisa mempelajari tentang binatang yang bermutasi. Setelah harimau di selesaikan Leana langsung menemui kakek dan neneknya.