
Tak terasa sudah seminggu Zara dkk liburan di Sibolangit. Liburan yang di penuhi canda tawa dan juga aksi Zara dkk yang melawan orang orang yang mengganggu, mereka akan selalu menolong orang lain di manapun mereka berada.
Hari ini mereka pulang dari liburanya dan sudah menyusun barang barang mereka dan bersiap untuk pulang.
"Huft hari ini kita pulang juga, wah bakalan rindu nih ama tempat ini" Zara menghela napas.
"Gk papa Ra nanti kapan kapan kita kesini lagi, mudah mudahan liburan selanjutnya gadak yang ganggu kek kemaren kemaren" Hendri merasa kesal karena liburan mereka ada yang ganggu (ya siapa lagi klo bukan preman preman dan pengerusuh lucnut itu).
"Ya tapi kan karena orang orang pengganggu itu liburan kita lebih berwarna, hehe" Ibi terkekeh.
"Heh berwarna palamu, untung kita bisa beladiri klo gk udah dijadiin perkedel kita sama mereka" ucap Hendri kesal karena perkataan Ibi.
"Hehe iya maap kan sekalian olahraga" Ibi cengengesan.
"Serah kau" ucap Hendri.
"Udah udah jangan debat, tuh yang jemput kita udah dateng" Naser menengahi "Pak kami dah siap nih mau pulang" ucap Naser kepada pak supir.
Lalu mereka memasukkan barang barang kedalam bagasi mobil. Dan mereka berangkat menuju Basecamp, ya mereka gk langsung pulang tapi menuju Basecamp dulu untuk mengembalikan barang barang yang dibawa dati sana.
Skip Basecamp Zara dkk
Sesampainya disana mereka langsung turun dan langsung meletakkan barang barang ketempat semula dan istirahat sebentar.
"Huft, selesai jugak kuy pulang yuk besok kita kumpul sini lagi, aku rindu masakan mamaku" ucap Zara sambil membayangkan masakan ibunya yang sangat ia rindukan
Author: elah Ra bukanya emaklu yang lu rindukan malah masakanya, ampun dah.
Zara: serah gw lah thor kok lu yang sewot.
Author: iyalah Ra apa yang enggak untukmu, aku padamu Ra.
Zara: nah gitu dong thor.
Oke skip lupakan percakapan gaje diatas, Back to Story.
"Oke kuy pulang aku dah capek pengen tidur, rindu aku sama kasurku tercinta" ucap Naser yang malah rindu sama kasurnya, hadeh emang ini babang Naser ada ada aja.
Merekapun pulang kerumah masing masing.
Di Rumah Zara
"ASSALAMUALAIKUM MAMAKU TERCINTA, ZARAMU YANG CANTIK JELITA INI UDAH PULANG, MANA RED CARPETNYAAA" teriak Zara saat memasuki rumahnya itu.
Pletak
"Astaghfirullah nak, bisa gak klo masuk tuh jangan teriak teriak, sakit kuping mama" ucap mamanya sambil menjitak anak nya itu.
"Ya maap ma, hehe" Zara cengengesan.
"Waalaikumsalam, eh anak ayah yang cantik ini udah pulang" ucap ayahnya senang sambil memeluk anaknya itu.
"Iya ayah Zara kangen ayah dan masakan mama" Zara membalas pelukan ayahnya "Mama masak apa Zara laper mau mamam" tanya Zara pada ibunya, ayahnya hanya geleng geleng kepala.
"Heh dasar bukannya nanyain kabar mamanya dulu malah nanyain makanan" mamanya kesal pada anaknya itu.
"Hehe iya iya, mama apa kabar?" tanya Zara.
"Mama sehat, yaudah sana makan dulu, mama masakin makanan kesukaan kamu itu" jawab mamanya.
Zara langsung lari kemeja makan dan mengambil makanan setelah itu makan dengan tenangnya.
Skip malam hari.
Pada malam harinya Zara mengambil laptopnya, dia ingin mencari informasi tentang sekolah Cinta Damai yang akan dia masuki nanti semua info detailnya berhasil didapatkanya, dia juga membobol we sekolah itu dengan kemampuan hackernya dengan mudahnya.
Sekolah Cinta Damai
Sekolah yang sangat luas Bangunan yang tinggi, tingginyamemiliki 4 lantai, lantai pertama untuk Sd kelas 1 sampai 6, lantai 2 untuk Smp dan lantai 3 dan 4 untuk Smk.
Sekolah ini juga memiliki 4 lapangan untuk Olahraga. Memiliki lapangan Futsal, lapangan basket, lapangan voli, dan lapangan kasti. Maka dari itu sekolah itu sangat luas, sering mengadakan perlombaan di bidang olahraga yang mengundang sekolah lain untuk ikut berkompetisi.
"Waw, sekolah yang luar biasa, pasti sangat menarik sekolah disana" puji Zara dia sangat menyukai sekolah itu.
"Tapi pasti isinya rata rata anak anak sombong isinya, secara kan orang tua mereka orang kaya ya pastilah sombong yang mengandalkan uang orang tuanya" Zara bergumam pelan.
"Ya sudahlah gausah dipikirkan, klo nanti mereka ngebuli murid miskin kek aku tinggal tonjok aja apa susahnya" ucapnya lagi pada diri sendiri.
Lalu Zara pun tidur sambil memeluk gulingnya.
Skip pagi harinya
Zara bangun pagi lalu menunaikan sholat, setelah itu membantu ibunya memasak dan membereskan rumah, setelah itu dia dan keluarganya makan bersama.
"Yah, Ma Zara pamit ya mau main sama temen" pamit Zara sambil menyalami tangan ibunya dan ayahnya.
"Iya hati hati nak jangan kelamaan ya pulangnya" ucap ibunya "Iya ma" balas Zara.
Setelah berpamitan dia bergegas menuju Basecamp menggunakan angkutan umum, setelah sampai ternyata disana teman temanya sudah ngumpul.
"Assalamualaikum semuanya" Zara masuk dan mengucapkan salam.
"Waalaikumsalam" ucap ketiganya serentak.
"Eh we aku punya usul, gimana waktu liburan kita nih kita gunain buat cari uang, ya itung itung buat jajan sekolah nanti" usul Naser membuka topik percakapan.
"Tapi apa yang bisa menghasilkan uang dengan cepat" balas Ibi.
"Eh katanya denger2 perusahaan perusahaan lagi dilanda virus loh, ada sekelompok hacker jahat menyebarkannya, gimana kalo kita bikin sistem menangkal virus itu?" ucap Zara memberitahukan informasi.
"Iya boleh tuh, kenapa gk kepikiran ya punya skill kok gk kita gunain, tol*l kali iya" ucap Ibi meng iyakan perkataan Zara.
"Sekarang gini aja Ra, kau cari masalah perusahaan perusahaan itu biar nanti kita cari penangkalnya" ucap Hendri menyuruh Zara.
"Oke siap" Zara langsung menuju ke ruang komputer.
Mereka beli komputer2 itu dengan uang mereka sendiri, ya mereka sering bikin aplikasi2, website2, atau gk sistem2 yang berguna lalu dijual. Dan juga mereka menerima jasa Desain Grafis. Maka dari itu punya ruang komputer yang didalamnya cukup canggih.
Berjam jam Zara bekerja dikomputer sampai siang hari, Alhamdulillah usahanya tidak sia sia, dia menemukan masalahnya dimana.
"We ketemu, ternyata perusahaan perusahaan itu terkena virus seperti sistem mereka ngeleg parah dan itu bisa merugikan mereka kalau dibiarkan" ucap Zara menjelaskan pada teman temanya.
"Bagus Ra, oke besok kita mulai bikin sistemnya, mana tau bisa dijual mahal kan hidup keluarga kita jadi lebih baik, kita harus bisa membuat sistem yg tidak bisa dibobol oleh siapapun agar client2 itu puas dan kita bisa dibayar mahal" Naser menjelaskan panjang lebar.
"Iya pasti kita harus bekerja keras oke?" Zara menyemangati.
"Pasti" ucap temanya serentak.
Lalu setelah itu mereka berbincang bincang dan lalu mereka pulang kerumah masing masing.
Di Rumah Zara.
"Assalamualaikim ma aku pulang" ucap Zara memasuki Rumah.
"Waalaikumsalam nak, mama didapur lagi masak" jawab mamanya sambil berteriak.
"Ma Zara sama teman teman mau bikin usaha sendiri, doain usaha kami sukses ya ma" Zara berbicara pada ibunya.
"Mama selalu dukung kamu, lakukanlah sesukamu nak, mama akan doakan semoga kamu dan temanmu sukses suatu saat nanti" ucap mamanya pada Zara.
"Terima kasih ya ma" Zara memeluk ibunya.
Lalu Zara memasuki kamarnya untuk Sholat Zhuhur setelah itu dia tidur, tidak makan siang karena sudah makan bersama temanya di Basecamp tadi.
//////////////////////////////////////
Hai hai aku update nih, akhirnya aku bisa update lagi, aku seneng banget laporan pkl ku udah siap jadi aku ada waktu, maaf ya klo aku lama update ya karena ujian dan ini ada waktu libur jadi ada waktu deh buat update UvU.
Jangan lupa dukung aku ya teman teman dengan cara Like, komen, vote dan klik Fav agar kalian tidak ketinggalan info uodate dari aku😊.
Oke see you guys U < U