
Semua anak 10 Tikom 1 keluar kelas menuju kantin untuk mengisi perut masing - masing yang minta diisi.
"Ra kantin yok, laper nih" Ibi mengajak Zara ke kantin.
"Kelen duluan aja, aku mau ketoilet bentar" Ucap Zara hendak menuju toilet.
"Ngapain ke toilet?" Tanya Hendri dengan bodohnya
"Buat anak" Jawab Zara enteng.
"Astaghfirullah Ra, istighfar Ra dosa tuh Ra" Hendri mengucap karena jawaban Zara.
"Ko tuh bego apa gimana sih, emang orang ke toilet ngapain, ternak kuda?" Ucap Zara membalas perkataan bodoh Hendri dengan nada sinis.
"Canda doang Ra, elah" Hendri menggaruk pipinya yang tidak gatal.
"Mau ditemenin gak Ra? Tanya Ibi.
"Gausah Bi sendiri aja, bentar doang kok" Jawab Zara.
"Ra kita ikut ya, aku juga mau ke toilet" Ucap keyla menarik tangan Zara.
"Hmm"
Lalu Zara dan Keyla dkk pergi menuju toilet bersama, di tengah jalan mereka dihadang oleh kakak - kakak kelas 11 Tikom 2.
"Hei kalian berhenti" Ucap salah satu dari mereka menghadang jalan Zara dan Keyla dkk.
"Ada apa kak?" Tanya Serli.
"Eh lo yang namanya Zara kan? gw mau ngomong bentar" Ucap salah satu dari mereka sambil menarik Zara ke arah 2 orang lainya dan beberapa anak laki - laki.
"Ada apa?" Ucap Zara dingin.
"Lo temenya 3 cowok ganteng itu kan? siapa nama mereka?" Ucapnya lalu berpikir sejenak "Ah iya, Nase, Ibi, Hendri yakan" Ternyata yang dimaksudnya adalah Naser dkk.
"Hmm" Zara berdehem.
"Lo sama temen lo jauhin mereka, karena mereka menjadi pacar kami sebentar lagi" Ucap orang itu dengan angkuhnya (Cih gatau diri).
"Iya mending lo jauh - jauh deh dari mereka, lo gapantes tau gk" Ucap yang satunya lagi dengan nada mencemooh.
Zara yang mendengarnyapun hanya mengangkat sebelah alisnya karena perkataan orang bodoh di depanya ini menurutnya.
"In Your Dream" Ucap Zara datar.
"Lo berani ama gw? lo gatau gw adalah Sella Wiratmaja, anak dari keluarga terkaya no 8 di Indonesia, anak dari donatur di sekolah inii, jadi lo jangan membantah apa mau gw" Ucapnya dengan sangat sombongnya di hadapan seorang Zara Ray (Lebay😑).
"Gw Azura Natasya, salah satu model terkenal yang ada di Indonesia" Ucap seorang ya bernama Azura juga dengan angkuhnya.
"Dan kenalin, gw Belen Freadela, anak dari keluarga terkaya no 10 di Indonesia, jadi lo adek kelas gausah macem - macem sama kita oke" Ucapnya juga tak kalah sombongnya dengan teman - temanya itu.
"Lo apa - apaan sih kak, gausah cari masalah deh kak, mau aku laporin ke Mama lu" Ucap Serli yang sudah kesal akibat tingkah kakaknya, ya Sella adalah kakak Serli, Tapi sifatnya bertolak belakang dengan adiknya.
"Diem deh lu anak kecil, gausah ikut campur" Ucap Sella sambil menunjuk Serli.
"Denger ya baik - baik, mulai sekarang lo jauhin tuh temen - temen lo walaupun kalian sudah berteman lama, gw gapeduli, atau lo tau akibatnya" Ancam Sella sambil menatap tajam Zara, dan Zara masih saja menampilkan wajah datar plus dinginnya.
"Gak nanya" Ucap Zara yang sedari tadi diam dan langsung menuji toilet tanpa berbicara sepatah kata lagi.
Sella dkk dan Keyla dkk yang mendengarnya hanya melongo, lalu Keyla dkk langsung mengejar Zara. Begitu juga dengan kumpulan laki - laki yang melihat itupun hanga cengo dan tidak percaya dengan apa yg terjadi.
"Bwahahaha Sella dikacangi adek kelas hahaha"
"Gila keren banget tuh adek kelas, berani ngelawan Sella"
"I love you dek"
"Hahaha ngakak Sel"
Sella dkk yang melihat itu hanya mengepalkan tanganya karena kesal, ia dipermalukan oleh anak kecil, sungguh tidak bisa dipercaya.
'Lihat aja lu ntar' Sella membatin.
Skip Kantin.
"Lama bat kau Ra, katanya tadi bentar doang" Ucap Naser yang melihat Zara memasuki kantin.
"Tadi ada hama" Ucap Zara datar dan Naser dkk mengetahui kalau Zara sedang kesal.
"Darimana aja kelen key? dan itu kenapa sih Zara mukaknya kusut amat" Tanya Reyhan pada Keyla.
"Tadi kita kan mau ke toilet, terus di tengah jalan bla bla bla" Keyla menceritakan semuanya dari awal sampe akhir.
"Bwahahaha, pasti tuh kakel lagi kesel tuh" Isran tertawa lepas mendengar cerita Keyla.
"Hahaha!! dek Zara emang The Best" Sambung Alvin yang juga tertawa.
"Udah Ra pesen makan aja dulu sana, ntar lu sakit gara - gara telat makan" Naser menyuruh Zara makan.
"Hmm"
Mereka semua melanjutkan makannya dengan sesekali mengobrol - ngobrol ringan sampai bel masuk berbunyi.
"ASSALAMUALAIKUM TEMAN - TEMAN TERCINTAAA, TEMANMU INI DATANG MEMBAWA KEBAHAGIAAN, MANA RED CAPETNYAA" Teriak Serli saat memasuki kelasnya dan itu sukses membuat seisi kelas terkejut dan membuat Isran dkk dan Zara dkk kesal karenanya.
"Berisik Ser"
"Anj*ng kuping gw sakit"
"Bangs*d lu Ser"
Begitulah umpatan teman sekelasnya akibat teriakan Serli yang menggelegar sampai terdengar kelas sebelah.
"Hehe Peace" Serli nyengir dan menuju kursinya untuk duduk.
Lalu Guru masuk hanya memperkenalkan dirinya sambil mengobrol dengan anak muridnya sampai bel pulang berbunyi.
"We ke kantor dulu ya, kerjaan kita numpuk, tadi aku di telfon om Ridwan" Ajak Zara dan membritahukan ke temanya.
"Duh pasti lembur nih" Ucap Naser malas.
Lalu mereka menuju ke gedung RAY COMPANY dengan menaiki mobilnya masing masing.
Skip malam hari.
Darimana aja Zara, kok pulang malem?" Tanya ayahnya Zara.
"Tadi ada urusan kantor numpuk, jadi pulang malem deh, maaf ya Ayah Zara gk ngabarin" Jawab Zara.
"Yaudah gapapa, sana istirahat, pasti cape kan" Ucap Ayahnya Zara.
"Iya yah, Zara keatas dulu ya" Ucap Zara dan di angguki ayahnya dan dia menaiki tangga menujuu kamarnya.
////////////////////////////////////
...Hai aku update lagi nih, maaf episode kali ini pendek. Jangan lupa like komen and vote ya teman teman UvU....
~Thank You😊