The Story of Zara Ray

The Story of Zara Ray
Insiden Di Mall



Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, Zara dkk bekerja tak ingat waktu, karena terlalu banyaknya pekerjaan mereka jadi pulang malam.


"Astaghfirullah, ini udah malam pasti Mama nyariin, haduh aku siap siap dulu lah" Zara bergegas membereskan meja kerjanya.


"We, kuy pulang udah malem nih, orang tua kita nyariin pasti" Ucap Zara dengan alat komunikasi.


"Ha iya, kok sampe gaingat waktu gini ya, yaudah Ra aku beres beres dulu" Ucap Hendri sambil membereskan berkas yg berserak.


"Iya iya tunggu ya we" Sambung Ibi.


"Yaudah cepat kelen, tapi kita nanti mampir ke Mesjid dulu Sholat Isya" Kata Zara.


"Okedeh" Naser dkk serentak.


Mereka ber 4 pun menuju ke Mesjid terdekat untuk Sholat, setelah itu pulang ke rumah masing - masing.


Rumah Zara.


"Assalamu'Alaikum Ma, Zara pulang" Ucap Zara memasuki rumahnya.


"Eh anak Ayah kok pulangnya jam segini, ngapain aja dari tadi Zara" Ucap Ayahnya Zara cemas karena Zara sampai rumah sudah jam 9 malam.


"Iya nak kemana aja, Mama daritadi cemas" Sambung Ibunya.


"Maaf Mah Yah, aku tadi hari pertama ke kantor aku, kan aku dah punya perusahaan, pertama kali masuk udah disambut sama tumpukan berkas Yah, tapi udah selesai semua kok" Zara menjelaskan kepada Ayah dan Ibunya.


"Lain kali jangan sampe pulang malem ya, anak cewe gaboleh pulang malem malem walaupun itu pekerjaan banyak" Nasehat Ayahnya Zara.


"Iya Ayah, Zara janji gapulang malem - malem lagi kok" Ucap Zara pelan, takut Ayahnya marah.


"Yaudah Zara sana makan dulu abis itu tidur, pasti belum makan kan?" Ibunya Zara menyuruh makan.


"Iya Ma"


Skip 2 bulan kemudian.


Tak terasa seminggu lagi mereka masuk sekolah, selama 2 bulan Zara dkk fokus pada perusaha'anya. Mereka bekerja keras untuk memajukan perusahaan itu, dan sekarang perusahaan Zara dkk masuk ke jejeran perusahaan termaju ke 5 se-Indonesia. Itu adalah prestasi yang sangat membanggakan bagi Zara dkk.


Selama itu pula belum ada yg tau siapa pemilik perusahaan RAY COMPANY, Zara dkk menyembunyikan identitas masing masing, semua orang penasaran dengan siapa pemilik perusahaan itu, banyak yg mengajukan kerjasama pada Perusahaan Zara dkk.


Juga Zara dkk membangun perusahaan baru, namanya adalah N.R CORP yang dipegang oleh Naser Re, perusahaan ini bergerak di bidang Konstruksi dan saat ini masih dikembangkan dengan dibantu teman temanya. Cukup banyak yg mau bekerja sama dengan N.R CORP karena kerjanya sangat memuaskan walaupun perusahaan itu belum besar.


Basecamp Zara dkk.


Disinilah sekarang Zara dkk berkumpul di sebuah Rumah yang cukup besar, ada kolam renang, tempat bermain bola, ruangan komputer yang semakin canggih, ada juga 10 kamar di rumah itu, dan ruangan - ruangan lainya.


Ya Zara dkk sudah punya rumah yang cukup besar masing - masing orang, walau tak sebesar mansion orang kaya kebanyakan, tapi itu cukup nyaman bagi mereka tinggali. Uang yg diberi Lucas mereka gunakan untuk membeli rumah baru agar lebih layak ditinggali, dan sisa uang mereka masing - masing mereka gunakan untuk membeli rumah lagi yang dijadikan Basecamp mereka.


"We hari ini kita beli keperluan untuk sekolah yuk, mumpung libur nih" Usul Ibi.


"Iya iya yuk ke mall, kita beli perlengkapan, soalnya perlengkapan sekolahku udah ntah kemana semua, mungkin terbuang" Ucap Naser menyetujui.


"Iya ini lagi gk ada kerjaan, sekalian kita refresing yakan" Sambung Zara juga menyetujui.


"Eh sekalian beli PS 5 we, biar main Ps kita" Kata Hendri yang ingin main Ps 5. Tau kan Ps 5, konsol yang lagi viral itu bagi kalangan kaum Gamer.


"Lah iya, beli 2 sekalian Ps 5 nya, punya duit jangan di angguri yakan" Ucap Zara.


"Kuy lah" Naser langsung beranjak dari tempat duduk.


Mereka semua menuju mobil masing masing, untuk membeli keperluan sekolah, menuju mall yang ada di daerah situ.


Skip di mall.


Sesampainya di mall, mereka langsung masuk tapi menggunakan masker dan topi, agar tidak menjadi pusat perhatian disana.


"We kita mencar aja, biar cepat dapet barangnya, ntar kita kumpul disini lagi" Usul Zara.


"Okey" Ucap Naser dkk serentak.


Mereka pun berpencar mencari barang barang yang dibutuhkan. Dari mulai tas sekolah, buku, alat tulis dan lain lain. Setelah itu mereka kembali lagi ke tempat semula.


"We carik snak yuk, mau nyetok aku dirumah" Ucap Zara yang sudah sampai di tempat tadi mereka berpencar.


"Yok lah, sekalian nyetok juga di Basecamp, biar ada cemilan" Sambung Ibi.


Lalu mereka pun ke Supermarket yang ada di Mall itu, dan mulai memilih - milih makanan yang dibutuhkan.


"Eh ini banyak banget ya, gimana bawanya cobak" Naser menenteng belanjaan yang cukup banyak.


"Mintak tolong salah satu anggota aja gimana?" Usul Zara.


"Ah iya, pinter jugak ko, kenapa gk kepikiran ya" Naser menyetujui ide Zara.


"Kau sih t*lol, punya otak ga dipake" Ibi malah menghina si Naser.


"Enak aja, kau juga sama to**lnya" Naser membalas perkataan Ibi.


"Bodo" Ibi tidak peduli.


Hendri yang melihat temanya ributpun mengambil hp dan mulai menelpon salah satu anggota mereka.


Tuuut....tuuut...tuuut...


📱


"Halo bang, bisa minta tolong gak?" Hendri.


"Iya minta tolong apa dek?" Kevin.


"Minta tolong bawakam belanjaan kami ini, ke markas dulu ya, ini terlalu banyak, ntar kami ambil kok" Hendri.


"Bisa dek, kirim lokasinya" Kevin.


"Oke bang terima kasih ya" Hendri.


"Yuk cari makan yuk, ini kita titip dulu ke kakak kakak yang jaga kasir itu" Ucap Hendri sambil menunjuk kasir.


"Yaudah" Ucap Zara.


Lalu mereka mencari tempat makan yang ada di Mall itu, di tengah jalan Zara dkk bertemu sekelompok laki laki remaja kira kira berjumblah 10 orang, dan Zara tidak sengaja menyenggol bahu salah satu orang itu.


"Wes selow dek, gk senang dek ama abang ya" Ucap salah satu dari remaja itu sewot, tidak terima bahunya di senggol.


"Eh maaf bang, saya gk sengaja kok" Ujar Zara meminta maaf.


"Kenapa bro?" Tanya temanya orang itu.


"Nih anak kayaknya ngajak berantem deh" Tuduhnya pada Zara.


"Eh dek lu gatau siapa kita? kami ini anggota The Blue Diamond, lu tau gk itu adalah kelompok mafia terkejam di Asia ini" Ucap orang itu sombong sambil menatap Zara dkk.


"Pffttt, Bwahahahaha!!" Zara dkk tertawa terbahak bahak atas ucapan orang yang di depan mereka ini.


"Kok ketawa kalian, ada yang lucu?" Ucap orang yang satunya lagi.


"Kalian gatau, temen gw ini wakil dari The Blue Diamond, gatakut apa kalian?" Ucap yang lainya lagi dengan angkuhnya.


"BWAHAHAHAHAHAHA" Zara dkk tertawa semakin keras, akibat ngawurnya ucapan kelompok remaja itu.


Seketika mereka menjadi bahan tontonan para pengunjung Mall.


"Oh iya, kami tidak takut sama sekali" Ucap Zara dingin, seketika ia merubah ekspresi wajahnya.


"Kurang ajar, temen temen hajar mereka, beri mereka pelajaran agar tidak meremehkan anggota The Blue Diamond" Seketika orang - orang itu menyerang Zara dkk bersamaan.


Zara dkk yang sudah tau bakal terjadi seperti ini, langsung memasang kuda kudanya dan menyerang para remaja itu.


Bugh


Bagh


Buakhh


Sret


Brakkhh


duakhh


Brughh


Ga sampai 5 menit kelompok remaja itu ambruk ke tanah. Mereka semua mengerang kesakitan akibat serangan Zara dkk.


"Cih lemah, baru gitu doang dah gk kuat?" Ucap Naser meremehkan.


"Ini The Blue Diamond?, jangan bercanda" Sambung Ibi dengan nada mengejek.


"Anggota The Blue Diamond tidak ada yang lemah seperti kalian para Curut" Ucap Hendri.


"Kalian salah mencari lawan bang" Ucap Zara "Dan ya, yang kalian lawan ini adalah wakil dari The Blue Diamond" Bisik Zara di telinga salah satu dari mereka yang mengaku adalah wakil pemimpin dari The Blue Diamond.


Seketika muka mereka semua langsung ketakutan dan badan mereka gemetar. Tidak sangka mereka bertemu wakil aslinya.


"Enyah" Ucap Zara dingin. Seketika 10 orang itu lari terbirit birit karena ketakutan.


Zara dkk membuka masker dan topinya karena kepanasan, mereka tidak ingat bahwa mereka masih jadi pusat perhatian para pengunjung Mall.


"Kyaaa, ganteng banget Yatuhan"


"Astaga anak siapa mereka, cantik dan ganteng sekali"


"Kyaaaa, I love You dek"


"Ih imut banget yang cewe"


"Karung mana karung, mau aku karungin yang cewe"


"Wah sangat berkharisma"


"Tolong woy, gw gatahan imut banget itu"


"Ih pengen culik yang cowo deh"


Begitulah ocehan pengunjung Mall yang terkejut melihat ketampanan dan kecantikan dari Zara dkk.


"Oh Shit, LARII WOII!!" Teriak Zara.


"Kabooorrr" Ucap Naser.


Zara dkk lari menghindari keramaian, seketika Zara dkk virall trending topik di yt akibat video pertengkaran tadi dan tereskposnya wajah mereka tadi "Anak Anak Yang Tampan dan Cantik dan Jago Beladiri Mengalahkan 10 Orang" Begitulah kira kira judulnya. Zara dkk pun jadi seleb mendadak.


"Hhhh, capek we, udah ah pulang aja yuk ke markas ambil barang barang, sekalian numpang makan" Ajak Hendri yang sudah kecapean.


"Iya nih, yok lah, udah ga napsu makan aku" Ujar Ibi juga.


"Kuy lah, jangan lupa pake masker sama topi, biar ga kek tadi" Zara mengingatkan.


"Woke" Naser dkk Serentak.


Lalu mereka semua pulang ke mansion karena kelelahan.


//////////////////////////////////////////


Gimana gan, seru gk episode ini, maaf ya klo upnya lama.


Jangan lupa like, komen, anda vote ya, dan klik Favorit biar kalian ga ketinggalan info update dari aku.