
Saat Zara dkk dan Keyla dkk menikmati makananya, tiba - tiba Isran dkk memasuki kantin, seketika seisi kantin berisik akibat teriakan para ciwi - ciwi yang ada disana karena Isran dkk itu ganteng sama kayak Naser dkk.
"Kyaa Cogan dateng guys"
"Anak baru kali ini banyak yang Cogan cuy"
"Meleleh kakak dek"
"I love you dek"
Isran dkk memasuki kantin dan menuju tempatnya Zara dkk dan Keyla dkk, untuk mencari tempat duduk.
"Hai kami boleh gabung kan? udah penuh soalnya" Tanya Isran kepada Naser dkk.
"Hmm" Naser berdehem.
"Darimana aja kelen?" Tanya Hendri basa - basi.
"Oh tadi ini sih Reyhan mau nyari buku dulu katanya ke perpus" Jawab Isran.
"Hai kita sekelas kan? Kenalin aku Muhammad Isran pratama, kita blom kenalan" Isran memperkenalkan diri.
"Ah iya baru ingat ada cewe disini, kenalin nama aku Reyhan Putra Wijaya" Ucap Reyhan yang juga mempekenalkan dirinya.
"Klo aku Alvin Malvin Fernandes, salam kenal" Sambung Alvin memperkenalkan diri.
"Oh iya, Aku Keyla Putri Altario, semoga kita bisa berteman dengan baik" Ucap Keyla sambil tersenyum.
"Aku Keyra Putri Altario, salam kenal aku kembaran Keyla" Sambung Keyra sambil memegang bahu Keyla.
"Hai Aku Serli Tria Wiratmaja, semoga bisa berteman dengan baik, ya" Ucap Serli yang memperkenalkan dirinya.
"Lah klo adek manis ini siapa?" Tanya Reyhan menunjuk Zara.
"Zara" Ucap Zara siangkat.
"Bused singkat banget ya, gw tebak pasti lu temenya Naser dkk kan? sama ae dinginya" Tebak Reyhan sambil melirik Naser dkk.
"Hmm" Dehem Zara.
"Ya Allah, emak kelen ngidam es batu ya, dingin banget" Sambung Isran yang heran karena Zara dkk.
"Ngomong - ngomong kek nya lu masih SMP ya, badanya masih kek anak SMP, umur berapa sih?" Tanya Alvin pada Zara.
"Dia masih umur 12 tahun, katanya loncat kelas" Bukan Zara yang menjawab tapi Keyla.
"Bused pinter banget, terbuat dari apa lu dek, kok pinter banget" Ucap Alvin yang terkejut.
"Iya gw aja ampe kaget dengernya" Sambung Isran.
"Iya sama aja kek Naser dkk, mereka pun harusnya masih SMP" Ucap Reyhan melirik Naser dkk.
"Dah lah yok pesen makan, Ran sana lu pesen" Reyhan menyuruh Isran memesan makanan.
"Yaudah pesen apa kelen?" Tanya Isran.
"Samain aja, Nasi goreng 3 sama jus jeruk 3" Jawab Reyhan.
"Oke"
Tak lama Isran membawa makanan mereka dan duduk menikmati makananya, setelah itu mereka berbincang sampai bel masuk.
Kring....Kriiing....Kriiing...
Semua murid - murid sekolah Cinta Damai memasuki kelasnya masing - masing karena bel sudah berbunyi.
Kelas 10 Tikom 1 dimasuki guru - guru, mereka hanya memperkenalkan diri mereka kepada anak 10 Tikom 1.
Sampailah bel pulang berbunyi, semua murid - murid berhamburan keluar kelas untuk pulang kerumah masing masing, begitu pula dengan Zara dkk.
"Langsung pulang gak nih we?" Tanya Naser sambil memakai tasnya.
"Pulang aja lah aku laper nih, mau mamam" Jawab Zara.
"Yaudah lah yuk pulang" Ucap Naser dan Zara dkk pun pulang kerumah masing - masing.
Skip Rumah Zara.
"Assalamualaikum Ma, Zara pulang!!" Ucap Zara sedikit berteriak memasuki rumah.
"Waalaikumsalam nak, gimana sekolahnya? udah dapet temen belum?" Tanya Ibunya Zara.
"Udah kok Ma, tadi Zara udah dapet temen" Jawab Zara lalu di angguki Ibunya.
"Yaudah sana makan, mama udah masak makanan kesukaan kamu" Ibunya menyuruh Zara makam.
"Yeeeyyy" Pekik Zara senang.
Lalu Zara menuju kamarnya untuk menaruh tasnya dan mengganti bajunnya, setelah itu Zara makan siang bersama Ibunya. Setelah itu Zara mengambil wudhu untuk melaksanakan Sholat Zhuhur.
Malam harinya Zara hanya mengecek pekerjaanya yang dikirim lewat email oleh asistenya.
"Aish, banyak juga ini pekerjaan ya, yaudah deh kerjain aja biar cepat selesai" Ucap Zara dalam hatinya.
Skip Pagi harinya.
Pagi harinya Zara sudah siap dengan bajunya, memakai baju kaos berwarna putih dan dilapisi jaket hodie berwarna Kuning, memakai celana panknjang berwarna hitam dan jilbab berwarna hitam.
"Selamat pagi Ma, Yah" Ucap Zara yang baru turun dari tangga.
"Iya Ma, semalem disuruh kepala sekolahnya gausah pake baju sekolah, katanya cuman mau perkenalan gedung sekolah aja kok" Jawab Zara dan ia duduk di kursi meja makanya.
"Oh gitu, yaudah yuk makan" Ucap Ibunya lalu
mereka sekeluarga makan dengan khidmat.
Skip di Sekolah.
"We kantin yuk, aku tadi belum sarapan" Ajak Ibi ke kantin.
"Yuk lah aku juga belum sarapan tadi" Ucap Naser.
Lalu mereka menuju kantin karena bel masuk masih belum berbunyi.
"Hai kalian" Sapa Keyla dan Keyra bersamaan, mereka juga kebetulan ada di kantin langsung nimbrung ke tempat Zara dkk.
"Hmm hai" Ucap Zara membalas sapaan Keyla dan Keyra.
"Emm, Serli mana?" Tanya Zara yang tidak melihat Serli.
"Cieee nanyain gw ya, tenang beb gw disini kok, tadi abis dari toilet bentar" Ucap Serli yang tiba - tiba datang dari arah belakang Zara.
"Jijik" Ucap Zara sinis.
"Kok gitu sih beb, kamu jahat sama aku" Ucap Serli dramatis.
"Berisik Ser" Zara sedikit kesal karena Serli terlalu berisik menurutnya.
"Uluh uluh sayang aku ngambek, jangan ngambek dong ntar tak beliin permen" Ucap Serli lagi sambil mencubit pipi Zara dan itu tambah membuat Zara kesal.
"Jijik Ser, pergi lu" Kesal Zara sambil menyingkirkan tangan Serli.
"Kok muka lu imut banget sih Ra klo lagi ngambek, jadi gemesh deh" Ucap Serli gemas melihat mukak Zara.
"Haha iya Ser, umut banget sumpah Ra, jadi adek gw aja ya Ra ntar kita beli es krim" Sambung Keyla juga mencubit pipi Zara gemas.
"Diem" Kesal Zara pada Serli dan Keyla. Orang - Orang yang melihat itu hanya menahan nafas saking gemesnya melihat muka imut Zara.
"Iya - iya bebeb akoh, udah Ser gausah diganggu ntar meleleh nih seisi kantin gara - gara muka si Zara imut banget, hehe" Ucap Keyla dan Serli duduk disamping Zara.
Keyra dan Naser dkk hanya menahan tawa melihat interaksi mereka dan muka kesal si Zara.
Kriiing....Kriiing....kriiing...
Bel tanda masuk berbunyi semua anak - anak diarahkan ke aula sekolah untuk melaksanakan apa yang disuruh kepala sekolah semalem. Kepala sekolah berpidato panjang lebar dan didengar secara seksama oleh murid - murid sekolah Cinta Damai.
Setelah itu mereka diperkenalkan seluk beluk gedung sekolah itu secara berkelompok sesuai jurusan masing - masing dan dipandu oleh wali kelas masing - masing.
Mereka ditunjukkan ruangan - ruangan yang ada di sekolah itu, seperti Lab komputer, bengkel, Lab Akutansi dan Bisnis Manajemen, Perpustakaan, Lapangan Basket di dalam ruangan, ruang ekskul dance, ruang ekskul musik, Dojo, Ruang OSIS dan banyak ruangan - ruangan lainnya.
Setelah selesai murid - murid semua menuju kelasnya masing masing untuk arahan selanjutny dan Sekolah.
"Selamat pagi anak - anak, bapak disini hanya memberitahukan perihal penting yang belum diberitahu saja, kalau ada yang mau bertanya silahkan bertanya" Ucap pak Firman kepada anak kelas 10 Tikom 1.
"Pak kita belajar normal kapan pak" Tanya salah satu anak kelas 10 Tikom 1.
"Kita mulai belajar hari senin, jadi hari senin kalian pakai atribut lengkap ya, mulai dari dasi, tali pinggang, simbol - simbol baju kalian, simbol nama, pokoknya semua klo ngga kalian nanti saya hukum karena hari senin kita upacara" Ucap pak Firman menjelaskan panjang lebar.
"Pak kenapa di kelas ini cuman ada 20 orang pak, sedangkan kelas lain rata - rata 35 sampi 40 orang yang ada di kelas" Tanya Keyla bingung.
"Pertanyaan yang bagus, biar saya beritahu, karena kelas ini spesial, kelas ini berisi anak - anak pintar rata - rata, kalian lihat anak - anak yang duduk dibelakang itu?" Tunjuk pak Firman ke arah kursi Zara dkk.
Seketika seisi kelas tertuju pada Zara dkk, dan Zara dkk hanya memasang wajah datarnya.
"Mereka itu masih SMP seharusnya, mereka loncat kelas karena saking pintarnya" Sambung pak Firman.
"Terutama yang cewe itu" Pak Firman menunjuk Zara "Dia masih berumur 12 tahun" Ucap Pak Firman lagi.
Seketika sekelas melongo akibat ucapan Pak Firman, kecuali Keyra dkk dan Isran dkk karena mereka sudah tau.
"Serius pak? bapak gk bercanda kan?" Tanya Salah satu dari mereka tidak percaya.
"Iya maka dari itu saya senang bisa jadi wali kelas kalian, di kelas ini banyak anak - berprestasi" Ucap pak Firman.
"Mereka juga termasuk orang - orang berprestasi, mereka adalah Atlet Basket, pernah memenangkan kejuaraan Internasional mewakili Indonesia kategori anak remaja" Ucap Pak Firman menunjuk Isran dkk.
"Dan 3 cewe itu, mereka pernah memenangkan lomba Membuat Software Nasional mewakili kota Medan dan mereka dapat juara satu" Jelas Pak Firman menunjuk Keyla dkk.
"Jadi Bapak harap kalian bisa menjaga rahasia kelas ini, Bapak tau kalian semua anak - anak berprestasi" Sambung Pak Firman lagi.
Sekelas mereka semua terdiam sesaat karena tidak percaya mempunyai teman - teman yang seperti itu.
"Yaudah saya keluar dulu ya, guru - guru pada rapat" Lalu Pak Firman meninggalkan kelas 10 Tikom 1.
"Gila bro, temen - temen kita hebat banget, aku jadi beruntung bisa masuk kelas ini" Ucap salah satu anak 10 Tikom 1.
"Gamau tau, pokoknya hari senin kita perkenalkan diri masing - masing, oke" Usul yang lainya.
"Oke aman itu bro" Ucap yang lainnya lagi.
Lalu mereka semua berbincang - bincang sambil tertawa sesekali sampai bel tanda istirahat berbunyi.
/////////////////////////////////////
...Ha aku update lagi ni temen temen. Jangan lupa like, komen, dan vote ya temen - temen. Agar aku semangat bikin ceritanya....