The Story of Zara Ray

The Story of Zara Ray
Mostwanted Sekolah



Zara dkk menuju parkiran sekolah untuk pulang kerumah, karena sudah waktunya pulang sekolah.


"We ke basecamp yok, nanti aja pulang kerumah males aku" Ucap Ibi setelah sampai didepan mobilnya.


"Iya jugak ya, lagian sebagian berkas perusahaan ada disana belom ku periksa" Hendri lalu mengiyakan perkataan Ibi.


"Yaudah yok lah, balapan kita ya, yang nyampe terakhir traktir kita makan besok" Tantang Naser pada temanya


"Ayuk siapa takut, pasti aku menang" Ucap percaya diri.


"Dih percaya diri sekali anda tuan Ibi" Ucap Zara sambil melihat Ibi.


"Pasti lah nyonya Zara yg terhormat" balas Ibi.


"Dah gausah banyak cekcok, ayuk kita balapan" Naser tidak sabaran.


Lalu mereka masuk ke mobil masing-masing dan mulai menyalakan mesinnya dan bunyi mobil mereka sangat nyaring sampai mengundang perhatian murid-murid yang memang masih ada disekolah.


Mobil Zara dkk melaju dengan sangat kencang tidak memperdulikan pengguna jalan yang lain, tidak jarang mereka dimaki oleh pengguna jalan yang lain karena mobil mereka kecepatannya diatas rata-rata.


"Dih Zara menang lagi, susah banget sih ngalahin sih Zara, heran aku" Ucap Hendri yang sampai kedua.


"Iya gk dikasih poin kita we, padahal tadi dia tadi udah dibelakang loh, eh malah kita yang telak jauh" Gerutu Ibi yang sampai ketiga di basecamp.


"Ish aku pulak yang kalah, telek ayam lah" Naser kalah dalam balapan kali ini.


"Ya berarti besok Naser yang traktir kita yakan we" Ucap Ibi.


"Iya-iya deh" Pasrah Naser. Lalu Zara dkk masuk ke basecampnya untuk sekedar istirahat, ada yang main game, ada yang sedang memeriksa pekerjaanya, dll.


Tepat sehabis Sholat Maghrib Zara dkk pulang kerumah masing-masing.


...☺☺☺...


Zara sekarang berada dikamarnya sambil membaca novel online yang ada di hpnya. Tiba-tiba hpnya berbunyi menandakan panggilan masuk.


"Ya halo om ada apa?" Tanya Zara di telfon.


"Besok kamu sama temen-temen kamu datang kemarkas ya" Jawab Ridwan to the point.


"Oke om" Ucap Zara lalu telfon ditutup sepihak oleh Ridwan.


"Besok aja lah kasih taunya" Ucap Zara dalam hati.


...🔫🔫🔫...


Di sekolah ternyata lagi ribut karena kedatangan mostwanted sekolah kelas 11 Tikom 2 yang sudah balik dari turnamen basket mereka dan dimenangkan oleh mereka.


"Kyaaa pangeran ku udah balik"


"Ih pacar gw ganteng banget sih"


"Ih abang itu ganteng banget"


"Ih kok Nino makin ganteng sih"


Satu sekolah heboh karena idola mereka sudah pulang dari turnamenya, mereka termasuk mostwanted sekolah dengan wajah tampan diatas rata-rata, dan berasal dari keluarga yang disegani.


Mereka adalah Aezar Alvi Bramantio, anak dari keluarga bramantio, yang kedua Arshad Shagufta Ardana, anak dari keluarga Ardana, Raven Nandana Gibran ia punya kembaran namanya Revan Nandana gibran, mereka ini anak dari keluarga Nandana, dan Nino Nanda Abian, putra dari keluarga Abian.


Tidak ada yang berani macam-macam dengan keluarga-keluarga diatas, mereka termasuk keluaarga milyader yang disegani. Tidak main-main bila menghukum musuhnya.


Aezar dkk sudah biasa menjadi pusat perhatian seperti ini, mereka melewati kerumunan murid-murid dengan entengnya dan menuju kelas mereka.


Tidak lama setelah itu mobil Zara dkk memasuki halaman parkir sekolah dan mereka keluar dari mobil, seketika keadaan lapangan sekolah ricuh lagi karena kedatangan Zara dkk.


"Bidadari gw dateng guys"


"Eh jodohku lewat"


"Kyaa pangeranku"


"Ihh dek gemes banget sih"


Begitulah bacotan mereka, Zara dkk mulai terbiasa menjadi pusat perhatian seperti ini, walau terkadang masih kesal dengan itu semua. Zara dkk lalu melawati kerumunan itu dengan memasang wajah datar seperti biasanya.


"Eh Ra mukamu kusut amat dah, senyum dikit dong, jangan pasang wajah datar mulu" Ucap Keyla yg duduk disamping Zara.


"Iya Ra, pasti makin cantik deh" sambung Seli.


"Males" Ucap Zara.


"Elah Ra senyum doang males, pelit amat kau sih" Ucap Keyra.


"Berisik!!" Ucap Zara mulai kesal.


Tiba-tiba guru masuk kekelas 10 Tikom 1, seketika murid kalang kabut duduk di kursi masing-masing karena sudah mulai kegiatan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar).


Kriing…kriing…kriiing


"Eh kantin yok we" Ajak Reza.


"Yok Za cacing-cacing diperut aku udah pada bunyi nih" Ucap Zizi.


"Yok Ra, Twins, Ser kantin" Ajak Arum.


Mereka semua menuju kekantin sambil mengobrol dijalan, murid-murid mengalihkan pandanganya ke arah anak kelas 10 Tikom 1 karena mereka kagum.


"Hadeh, klo orang ganteng ya gini pada ngeliatin semua" Ucap Reyhan dengan pedenya.


"Dih kebiasaan narsis lo tuh gk ilang-ilang ya" Ucap Isran dengan sini.


"Sirik aja lo, ngaku aja klo aku emang ganteng kek pahatan dewa yunani" Sambung Reyhan dengan angkuh.


"Al temen lo bukan? klo aku bukan temenku" Isran menyenggol lengan Alvin.


"Bukan temen ku Ran kalo ini" Ucap Alvin.


"Jahad klean sama aku, gk kawan kita" Ucap Reyhan lebay.


"Jijik" Ucap Isran dan Alvim bersamaan.


"Tapi Reyhan emang ganteng kok" Ucap Syifa memuji Reyhan.


"Eh pegangin Al kuping sih Reyhan ntar terbang" Isran sontak memegang telinga Reyhan.


"Makasih Syifa cantik" Ucap Reyhan menggoda.


Begitulah percakapan Gaje mereka, murid-murid jurusan lain hanya bisa gigit jari melihat keakraban anak kelas 10 Tikom 1 yang ganteng-ganteng menurut mereka


Ditempat lain.


"Kantin yok bro laper gw" Ajak Arsyad pada temannya.


"Yuk" Ucap Aezar


Sesampainya di kantin Aezar dkk langsung jadi pusat perhatian dan ada juga menjerit melihat kedatangan mereka (lebay😑). Aezar dkk duduk di kursi pojok dekat dinding dan mulai memesan makanan.


"Berisik banget sih mereka, ganggu orang makan aja" Kesal Nino karena mendengar jeritan siswi-siswi dikantin.


"Derita orang ganteng mah gini" Pede Raven.


"Udahlah biarin aja, nanti kan capek sendiri, males ngeladeninya" Ucap Arsyad.


gk lama setelah itu kantin dibuat heboh lagi akibat Kedatangan Zara dkk dan kawan-kawanya yang lain kelas 10 Tikom 1.


"Gila woi mimpi apa gw hari ini, melihat semua anak famous sekali gus"


"Gk nyesel gw dateng kekantin bro, bisa lihat ciwi-ciwi 10 Tikom 1"


"Iya apalagi dek Zara tuh, pengen kukarungin njir"


"Kyaaa cogan semua"


"Cubit pipi gw woi"


"Ya Allah ganteng-ganteng banget"


Aezar dkk hanya melongo melihat itu, mereka tak habis fikir, ada yg lebih famous dari mereka tapi tetep saja mereka juga banyak fansnya.


"Gila bro kelas berapa mereka, udah kayak pangeran sama putri turun dari kayangan njir" Kagum Nino yang melihat itu.


"Itu yg cewe ikut kali cuy" sambung Revan .


Sedangkan Aezar, Arsyad dan Raven hanya diam melihat itu.


"Duduk situ aja yok we" Ajak Alfa menunjuk tempat dekat pojok kantin dan itu bersebelahan dengan tempat Aezar dkk.


"Pesen makan sana Zi, kali ini aku yg traktir" Ucap Naser pada Zizi, mengingat semalem dia kalah balapan dan berfikir untuk mentraktir teman temanya.


"Makasih dek Naser, mau makan apa kelen?" Tanya Zizi.


"Bakso aja Za, minumanya es teh manis, biar ga ribet" Ucap Naser dan diangguki teman-temanya.


"Aku minumnya jus jeruk ya" Ucap Zara.


"Oke ditunggu we" Ucap Zizi.


Lalu 10 menit kemudian Zizi membawa makanan teman-temanya dan dibantu pemilik kantin. Mereka semua pun makan dengan nikmat dan tidak sadar banyak pandangan mengarah pada mereka, termasuk Aezar dkk.


//////////////////////////////////////


...Oke temen-temen sampai sini dulu....


...akhir2 ini aku banyak tugas sekolah, jadinya lama up deh, sorry ya....


...Tapi aku berusaha untuk bisa Up😊....


...Terima kasih yang sudah mau baca cerita aku UvU....