The Story of Zara Ray

The Story of Zara Ray
Membeli Sekolah



Pulang dari kantor, Zara dan teman-temanya hanya makan malam dan setelah itu pergi lagi untuk kumpul di basecamp. Zara sudah minta ijin ke orang tuanya untuk nginap di basecamp karena besoknya adalah hari minggu, begitu juga dengan teman-temanya yang lain.


"Aku berpikir mau membeli sesuatu deh, apa kalau itu kubeli kalian setuju?" Tanya Zara dan temanya memandang heran kearahnya.


"Emangnya Zara mau beli apa?" Tanya Hendri balik.


"Iya Zara kalau mau beli ya beli aja, kami dukung kok apapun itu selagi itu baik" Kata Ibi.


"Aku berfikir mau membeli sekolah kita itu, agar sekolah itu atas namaku" Ucap Zara yakin.


"Oh, mau beli sekolah Cinta Damai? Kenapa memangnya kok mau dibeli?" Tanya Naser penasaran.


"Iya, gatau kenapa mau beli aja, karena kita kan sekolah disana, jadi aku berfikir biarlah sekolah itu atas namaku juga" Ucap Zara serius dengan perkataanya.


"Yaudah klo gitu aku telpon aja om Ridwan sekarang ya, minta dia untuk bernegosiasi pada pemilik sekolah itu" Ucap Naser lalu dia mengeluarkan hpnya dan mulai mencari kontak Ridwan.


Tuuut…tuut…tuut


📱


"Iya halo ada apa Naser?" Ridwan


^^^"Ini om, Zara katanya mau membeli sekolah Cinta Damai, kami minta om untuk membujuk pemilik sekolah, agar mau menjual sekolahnya" Naser.^^^


"Oh klo itu soal gampang, besok om usahakan ya" Ridwan.


^^^"Oke, klo udah kabarin aja kami" Naser.^^^


"Oke Sip" Ridwan.


Off


"Udah, udah aku kasih tau om Ridwan, besok katanya dia bilang sama pemilik sekolah itu" Ucap Naser dan memasukkan kembali hpnya kedalam kantong celananya.


"Oke makasih. Emm besok kita ke mall yuk, sekalian ajak temen-temen sekelas biar lebih seru" Ajak Zara.


"Wah boleh tuh, dah lama gak refresing nih, suntuk jugak karena pelajaran" Ibi menyetujui itu.


"Iya nih, kemaren kita ke mall, malah dikejer fans, terpaksa deh pulang" Ucap Hendri.


Memang Zara dkk ke mall pas libur sekolah, tapi itu tidak berjalan mulus. Karena ada salah satu pengunjung mall yang menyadari Zara dkk, waktu itu berita tentang mereka masih menjadi perbincangan hangat di publik karena aksi mereka waktu itu (ada di part sebelumnya).


"Moga aja kali ini gadak lagi gangguan kayak waktu itu, kesel jugak jadinya" Gerutu Ibi.


"Yaudah aku chat temen-temen dulu ya" Ucap Zara.


📱


X TIKOM 1


^^^Woi :Zara^^^


Reyhan: Ada apa Beb.


Reza: Ada apa Sayang:D


Ela: Eh Baby tumben ngechat di grup.


Ayu: Eh ada Baby Za ternyata.


Zizi: Ada apa nih biseng-biseng.


^^^Eh tolong lah ya, itu ubah nama panggilan aku, jijik dengernya:Zara^^^


Reza: Gapapa loh Sayang kan mantep itu.


Reyhan: 2


Ela: 3


Ayu: 4


Zizi: 4


Arum: Woi ada apa ini.


Isran: Woi aku lagi men ml nih, biseng klean.


Alfin: Ada apa, dimana, aku lagi cuci piring.


Reyhan: @Alfin kagak nyambung gobl*k.


Woi udah, ngapa jadi ribut klen, aku cuman mau ngajak kelen besok jalan-jalan kok :Zara.


Serli: Eh Baby mau ngajak aku kemana? Ikot lah.


Keyla: @Serli bukan lo doang koplok, satu kelas lah.


Keyla: Tau nih @Serli.


Nisa: Emang mau kemana Ra?


Cuman mau ngajak ke mall aja, emang kelen ga suntuk seminggu ini belajar teros? :Zara.


Read


off


"Udah Ra?" Tanya Naser.


"Mau kan mereka, klo mau baguslah kan jadi rame" Ucap Hendri.


"Tenang aja, mereka semua setuju kok" Ucap Zara.


"Oke lah, yaudah yuk kita tidur. Biar besok gak kesiangan" Ajak Ibi.


"Oke, Selamat malam semua" Ucap Zara lalu dia menuju kekamarnya untuk tidur.


Zara dkk pun masuk kekamar masing-masing. Basecamp mereka memang lumayan besar, letaknya juga disekitar perumahan elite, sudah terdapat beberapa kamar di basecamp itu.


Skip Pagi Hari.


"Hooaamm, Selamat pagi dunia" Ucap Zara sambil merentangkan tanganya pertanda ia baru bangun tidur.


"Jam berapa ya?" Ucap Zara lalu melihat jam didinding kamarnya "Masih jam 5 pagi, mandi dulu ah abis tuh Sholat" Zara lalu beranjak dari kasurnya dan menuju kamar mandi.


10 menit Zara melakukan ritual mandi paginya dan mengambil wudhu untuk melaksanakan Sholat Subuh. Setelah selesai melakukan itu semua, Zara turun kelantai dasar rumahnya.


"Wah gadak orang, belum pulang mungkin dari mesjid, masak aja lah dulu" Gumam Zara lalu dia menuju dapur mulai memasak sesuatu.


Tidak lama setelah itu, Naser dkk sudah kembali dari mesjid.


"Assalamualaikum" Ucap mereka bersamaan.


"Waalaikumsalam" Ucap Zara menjawab salam.


"Aku masik masak, tunggu aja di meja makan, abis makan kita berangkat" Ucap Zara.


Lalu Naser dkk menganggukkan kepalanya dan duduk dimeja makan. Setelah selesai memasak Zara menghidangkan makanan di meja makan dan mereka Sarapan bersama.


Drrt…Drrt…Drrt…


"Eh om Ridwan nelpon" Ucap Zara.


"Angkat aja Ra" Ucap Naser.


📱


"Iya om ada apa" Zara.


"Ini, sekolah yang mau kamu beli itu, pemilik sekolahnya menyetujui untuk menjual sekolahnya" Ridwan.


"Wah baguslah, Sekarang juga Zara transfer uangnya, nanti om bawa berkas-berkasnya kerumah aku aja ya" Zara.


"Oke" Ridwan.


Tuut.


Off.


"Orangnya mau jual sekolahnya, jadi udah aku beli sekolahnya" Ucap Zara sambil meletakkan hpnya di meja.


"Wah cepet juga om Ridwan kerjanya, secepat itu dia buat pemiliknya setuju" Ucap Hendri yang sudah menyemesaikan acara makannya.


"Iya, Nanti aku mau ubah nama sekolah itu jadi RAY INTERNATIONAL HIGH SCHOOL" Ucap Zara ingin memberi nama baru pada sekolah itu.


"Baguslah, Yaudah yuk siap-siap, katanya mau ke mall" Ajak Ibi.


"Yaudah yuk, masik jam 7 juga, aku mau ganti baju dulu" Ucap Zara lalu beranjak dari kursinya dan menaiki tangganya menuju kekamarnya, begitu juga dengan yang lain.


Skip.


Sekarang Zara dkk dan seluruh anak kelas 10 Tikom 1 telah berkumpul di salah satu Cafe dekat mall yang mau mereka datangi.


"Yuk lah masuk ke mall, udah ngumpul semua nih kan?"Tanya Reza yang hari ini berpenampilan cool.


Mereka jadi pusat perhatian karena penampilan mereka, ditambah wajah mereka yang mendukung.


"Yaudah hayuuk" Ucap Alfa, lalu mereka semua beranjak dari tempat duduknya.


Setelah masuk kedalam mall yang sangat ramai pengunjung itu, mereka memutuskan untuk berpencar agar tidak desak desakkan berjalanya. Laki-laki dengan laki dan perempuan dengan perempuan.


(Yah kalian tau sendiri kan, selera laki-laki dengan perempuan itu sangat berbeda😊).


Mereka menghabiskan waktu bersama di mall itu sampai tengah hari. Berfoto bersama, bermain, belanja, semua lah mereka lakukan bersama.


"Laper we, carik makan yok" Ajak Arum yang sudah mulai merasa lapar. Dan diangguki yang lainya.


Mereka sekarang berada di salah satu tempat makan, yang menyajikan makanan seafood. Mereka makan sambil ngobrol-ngobrol ringan disana. Setelah selesai makan mereka beranjak dari tempat mereka, dan membayar makanan mereka.


Lalu mereka semua pulang kerumah masing-masing karena memang semuanya sudah merasa lelah.


/////////////////////////////////////


...PENCET LIKENYA GAN!!...