THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
Part 05 (revisi)



Setelah mereka masuk ke dalam mobil,Mereka semua langsung membuka atap mobilnya, Ara dkk langsung memakai kacamata hitam secara bersamaan sedangkan leo dkk hanya menatap Ara dkk kagum.


Mobil mereka semua berjejer rapi, dan Ara ia langsung mengangkat tangannya dan mulai menghitung tanpa mengeluarkan sepatah kata, dan cukup menggunakan bahasa isyarat.


Brummm.....Brummmm....Brumm


Setelah jari-jemarinya menjadi angka lima, mereka semua langsung melesat pergi meninggalkan sekolah dengan cepat, bagaikan angin namun dengan lihai Ara dkk menyalip mobil leo dkk, dan akhirnya Ara yang berada di paling depan di ikuti oleh Glora,holly dan leo dkk.


Sedangkan leo dkk ternganga melihat kelihaian ara dkk, mereka langsung menancapkan gasnya hingga mobil leo berada di samping Ara, dan mobil Alvin berada di samping Glora, lalu mobil Jake berada di samping mobil holly, Ara dkk hanya tersenyum miring dan membiarkan mereka di paling depan.


"the victory in our hands, the game begins"- mereka menunjukkan seringainya.


Banyak sekali sumpah serapah dari pengendara lain, pasalnya mereka semua melanggar lampu lalu lintas, hingga membuat semua pengendara lain yang berlawanan arah memberhentikan mobilnya.


Setelah hampir sampai di F'D Mall, Ara dkk menambah kecepatannya hingga menyalip mobil leo dkk, posisi Ara dkk sekarang berada di paling depan di ikuti oleh Glora dan holly.


Cittttt


Ara dkk langsung membuka pintu mobilnya dan keluar secara bersamaan,lalu bersandar di mobilnya, Ara hanya memainkan jari-jarinya karena ia menunggu mobil leo dkk


Cittt


Suara decitanpun terdengar lagi, suara milik mobil leo dkk, mereka semua turun dengan wajah di tekuk, pasalnya mereka yang notabenenya sebagai the king racing itu di kalahkan oleh 3 orang gadis yang bahkan lebih pendek dari mereka semua.


Ara berjalan ke arah leo, ia membuka kacamata hitamnya"jangan salahkan kami jika uang kalian habis,Have a nice day, boy!!"- ucap holly sambil mengedipkan sebelah matanya dan memukul dada bidang leo pelan,sedangkan leo ia hanya mengatur detak jantungnya yang kini sedang berdisko hanya karena di sentuh oleh tangan Ara.


"HAVE FUN GUYS"- teriak Ara dan ia langsung pergi di ikuti oleh Glora dan holly,


"Tau gini gue gak mau ikutan"- ucap Jake


"Habis sudah uang jajan gue"- ujar lewis


"Rip dompet gue"- ujar Joshua


"Lo sihh gak benar nyalip si aranya"- sahut Luke kepada leo.


"Lo kek misqueen aja"- timpal Alvin lalu ia berjalan bersama leo duluan.


"Gapapa kalau dompet gue terkuras habis, yang penting kakak gue happy, Lo lihat kan mukanya udah kagak dingin dan datar lagi, kalau itu tandanya dia seneng"- ujar vino, di ikuti oleh mereka semua.


Mereka semua berjalan memasuki mall, dengan angkuhnya, Ara dkk hanya memasang wajah datarnya dan leo dkk pun tak kalah datar ia juga memasukan tangganya di saku celananya dan menambah kesan cool. Banyak pasang mata yang menatap kagum.


"Gilaaaa bule"


"Cakep banget"


"Ihh pengen jadi mereka bertiga"


"OMG bidadari surga turun ke bumi"


"Ehh itu cewek yang di tengah cute banget"- Ara yang mendengar itu hanya berdecak kesal.


Dan banyak lagi Pujian yang di lontarkan kepada mereka secara terang-terangan.


mereka langsung memasuki toko baju, dan mulai memilih-milih baju.


" baguss gaaa???"


"norakk"- cibir blora


" ihh cakep inii " ucap Holly yang masih menempelkan bajunya untuk mencocokkan.


"yang lain deh ly!--"


"--ra lo mau beli apa?"- tanya glora yang masih memilih baju,


" ntahlah" setelah 60 menit lalu, mereka pergi ke kasir dan yang bayar adalah Alvin yang saat ini memasang wajah masam. Tidak masam bagaimana ia harus membayar sekitar 300jt hanya untuk pakaian.


"300 jt buat baju ajaa, gilaa sihh"


"apa kabar nanti sama dompet guee!!"- keluh Vino. dan benar saja sekitar 1jam lalu ia di buat syok berat karna dompetnya benar-benar terkuras, oleh mereka bertiga.


" duit gue sisa 100 lagi"


"makasih vinoooo"


"Bagus gak?" ucap Holly sambil memperlihatkan jam tangannya. Vino menghabiskan uang sebesar 380jt hanya untuk membeli jam tangan Holly dan glora.


"lo gak beli ra?" - tanya leo


"ga"


"beli aja ra nanti gue bayarin"- ucap vino


" engga lo miskin"


"sat?"


"gue banyak di rumah"- mereka hanya mengangguk. mereka langsung keluar dari toko jam tangan, dan mereka langsung berkeliling dengan para pria yang memegang belanjaan mereka.


" sekarang giliran leo! lo harus bayarin kita kita beli tas"


"yo raa, kita berburu di*r" mereka memasuki toko tas yang mana membuat leo menghela nafas saat melihat toko itu. dan benar saja ia mengharuskan membayar 996jt untuk tiga tas gadis itu.


"anj*r hampir 1m gilaa!!"


"bener bener terkuras abiss sumpah” setelah berkeliling dengan menghabiskan uang para lelaki yang kini berwajah masam. kini mereka menuju ke toko makeup, tapi langkah Ara terhenti, Ara ia tidak terlalu suka dengan make-up.


"Gue gak tertarik sama make-up"- ucap Ara membuat Lewis tersenyum.


"Yah gak bisa gitu dong, masa si Lewis bayarin dua sedangkan kita-kita 3"- ujar Luke


"Ya udah berarti barangnya tinggal bawa 4, si Glora dua Ama si holly dua impaskan??"- mereka hanya mengangguk


"Ya udah kalau gitu Lo diem aja gue Ama Glora yang mau beli makeup"- ujar Holly dan Ara hanya mengangguk.


"Ya udah gue mau pergi cari barang-barang yang lain, kalau lo pada udah beli makeup tunggu gue di cafe"- ucapnya dan mereka hanya mengangguk.


"Gila si leo, kok gak cape-cape sihh, gua aja udah cape"- ujar Alvin sambil duduk.


"Bener tuhh, kuat juga ya kalau cewek belanja"- sahut vino


"Gila gue kira mereka kagak suka shopping, ehh ternyata kebalikannya"- timpal Jake


"Tekor sudah dompet gue"- ujar Luke dengan nada sedih.


"Si Lewis mana??"- tanya Joshua.


"Tuh lagi buntutin si Glora Ama si holly"- setelah 50menit, mereka langsung pergi ke cafe, dan Lewis ia menghabiskan uang sebanyak 34jt membuat mereka semua iri.


Sedangkan di sisi lain ara dan leo sedang menjelajahi semua toko dan mereka mulai memasuki toko parfum.


"Lo suka parfum??"- tanya leo yang melihat Ara menciumi satu-persatu parfum.


"iyaa," sahut ara.


"lo suka?"


"gak terlalu"


"favorit lo pasti ada?"


"Bvlgari Pour Homme"- Ara hanya mengangguk dengan jawaban leo, dan melanjutkan kegiatannya lagi.


Setelah 30 menit ara selesai memilih Ara langsung membayarnya dan ia juga membelikan parfum untuk leo.


Ara dan leo langsung berjalan menuju ke toko kamera,


Setelah sampai ara langsung memilih pergi ke manajernya langsung dan manajernya langsung membawakan sebuah kamera keluaran baru dan memberikannya ke Ara. Harganya 650jt


"Lo suka kamera??"- tanya leo dan Ara menggelengkan kepalanya cepat.


"Lah itu kamera buat apa??"- tanya leo, kepada Ara sedangkan Ara ia masih memotret hal-hal yang tidak penting.


"nyokap gue"- Ara langsung Membidik kamera kepada leo.


" mba bungkus ini" setelahnya mereka keluar, ara gadis itu di buat terkejut lantaran leo langsung menarik pergelangan tangannya, dan langsung menabrak dada bidang leo.


"kalo jalan hati-hati"- ucap leo kepada ara, lantaran ia akan tertabrak oleh pegawai yang membawa kardus berukuran besar. Ara masih terdiam kala mendengar suara detak jantung pria itu. Apa pria itu terkena serangan jantung? itulah pikirnya. Tak lama gadis itu langsung menarik diri untuk segera menjauh.


"ayo"


"Ehh bentar anterin gue ke suatu tempat!"- ujar Ara lalu leo mengangguk, Leo hanya bisa mengikuti langkah Ara dan langkahnya terhenti di toko wine.


Ara langsung masuk kedalam dan pergi untuk memilih wine kesukaannya. Leo hanya bisa mengikutinya dari belakang.


"Lo pencinta wine??"-Tanya leo dan Ara mengangguk.


"Paling Lo suka apa??"- tanya leo


"Yakin mau tahu kesukaan gue"- leo hanya mengangguk, dan Ara ia kembali memilih wine yang akan dibeli.


"Gue suka Henri Domaine de la Romanee Conti 1990 sama Screaming Eagle Cabernet (1992)"- jawabnya acuh sedangkan Leo ia ternganga dengan nama wine tersebut, yang harganya miliaran.


"Lo ngibul"- ucap leo dan Ara langsung menatap tajam Leo.


"Ya kali gue ngibul, pulang dari sini kita ke mansion gue dan Lo bisa lihat gudang wine gue"- ucap Ara lalu ia mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan.


"Ada yang bisa saya bantu nona?"- ucapnya sambil menunduk.


"Apa Screaming Eagle Cabernet (1992) habis??"- tanya Ara


"Tidak nona, semuanya ada di gudang apa nona menginginkannya"- Ara hanya mengangguk dan pelayan tersebut langsung pergi untuk mengambil wine tersebut.


"lo pencinta apa??"- tanya Ara


"Manusia lah"- jawab leo acuh dan Ara ia hanya bisa memutarkan bola mata malas


"Maksudnya, minuman apa, wine,Vodka, atau apa??"- ucap Ara kesal


"Ohh,Gue sihh Vodka" - Ara mengangguk saja, dan beberapa menit pelayanan itu datang dengan membawa wine tersebut.



Setelah membayar leo langsung membawa Ara ke tempat sepatu entahlah leo mau ngapain ia hanya mengikuti langkah besar leo.


"Selamat siang nona ada yang bisa saya bantu??"- tanya pelayan dan Ara menggelengkan kepalanya.


"Mbak keluarin sepatu terbaru"- ucap Leo dan Ara ia duduk sambil membaca majalah.


Setelah itu Leo datang dengan 2 dus, entahlah isinya apa tapi Ara langsung berdiri dan berjalan menuju pintu keluar.


"Ra"- Ara membalikkan badannya dan menatap leo, leo langsung memberikan sepatunya.


"Setahu gue lo suka main basket??, Jadi ini buat Lo"- ucapnya Ara hanya bisa mengernyitkan dahinya, kenapa dia bisa tahu kalau Ara suka bermain basket.


"Lo cenayang??"- tanya Ara dan leo ia langsung menjitak kepala Ara, dan Ara ia meringis sesekali mengelus-elus keningnya.


"Hobi banget sihh jitak pala orang"- ketus Ara


"Ya habisnya sihh Lo nyebelin banget, ya kali gue cenayang!!"- jawab leo, mereka langsung keluar dari toko tersebut.



Ara mengambil warna putih dan leo hitam.


"Thanks"- ucap Ara dan leo mengangguk.


Setelah itu mereka langsung pergi menuju cafe, mungkin teman-temannya sedang menunggunya.


...TBC..........


sekian terima kasih jangan lupa like yee