THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 22 (revisi)



.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa ikuti author 🤗...


...Dan tinggalkan jejaknya!...


...Sekalian votenya ya.....


Sepulangnya dari sekolah, leo dan Ara mereka berdua kini berada di gazebo,di halaman mansion keluarga halton, bersama sahabat-sahabatnya yang saat ini sedang sibuk dengan dunianya, yakni vino,Joshua,dan Jake mereka kini sedang bermain game online yang ada di hpnya di gazebo, dan Alvin ia sekarang sedang bermain dengan gitarnya di kursi ayunannya dan di temani oleh kucing peliharaannya, sedangkan holly dan Glora mereka berdua kini sedang menonton film action di tab iPhone milik Ara, di Gazebo. Dan Leo dan Ara mereka sekarang akan memulai belajar soal matematika.


"Lo yakin kita belajar, dengan buku sebanyak ini?"- tanya Ara ketika melihat tumpukan buku di hadapannya.


"Hmm" jawab leo, dan ia langsung memberikan salah satu buku itu kepada Ara, dan Ara ia menatap buku tebal itu tanpa minat sedikitpun.


"Di baca bukan di liatin"- tegur leo ketika melihat Ara yang hanya menatap buku itu, setelah mendengar teguran leo, Ara langsung menjauhkan bukunya.


"Makasih gue udah pinter!"- ucap Ara yang terkesan sombong, dengan helaan nafas leo langsung memberikan buku itu kepada Ara lagi.


"Seenggaknya Lo buka, dulu buku itu"- ucap leo, jujur ia juga tidak minat untuk mempelajari semua buku ini, tapi mau bagaimana ia hanya ingin lebih dekat dengan Ara.


Dengan perasaan dongkol dan kesal, Ara ia terpaksa membuka buku itu dengan kasar,sedangkan leo hanya tersenyum dalam diam"kerjain soalnya,bukan cuma di buka doang" Ara dengan batinnya yang tak henti melempar sumpah serapah kepada leo, langsung membaca soal yang akan ia kerjakan, sementara Leo ia hanya menatap wajah Ara yang sangat serius dalam mengerjakan soal.


Selang beberapa menit Ara ia sudah selesai mengerjakan tugasnya, dan ia juga langsung melihat leo yang kini sedang menatap dirinya"kenapa Lo liatin gue!"- ucap Ara dan leo ia langsung tersadar.


"Geer banget sih siapa juga yang liatin Lo, yang ada gue lagi ngawasin lo"- ujar leo, sedangkan Ara ia hanya menatap leo.


"Terus Lo gak belajar??"- tanya Ara dengan wajah kesalnya.


"Gue kan dah pinter"- sahut leo hal itu membuat darah Ara naik, ia langsung berdiri dan melempar buku itu tepat mengenai kepalanya


"Fu"k You"- ujar Ara sambil memperlihatkan kedua jari tengahnya, sementara Leo ia hanya meringis waktu buku itu mengenai kepalanya,ia langsung menatap ke arah Ara yang pada saat itu sedang berjongkok sambil menertawakan wajah kesakitan leo.


"Hahahaha....Mamam tuh buku, hahaha makannya jangan curang jadi orang"- ucap Ara sambil berjongkok dan tertawa hingga ia terjungkal ke tanah yang untungnya di lapisi oleh rumput. Sedangkan Leo ia hanya tersenyum ketika melihat Ara yang sedang tertawa terbahak-bahak hingga terjungkal, Leo ia berniat untuk membalas dendam kepada Ara dengan cara berjalan perlahan ke arahnya, namun sepertinya insting gadis itu cukup bagus sehingga ia sudah berdiri dan kabur terlebih dahulu.


Leo ia langsung berlari mengejar Ara yang saat ini berlari memutari kolam renang yang ada di sana"Sini Lo!!"- ujar leo.


"Tangkap aja kalo bisa, bleee"- ujar sambil menjulurkan lidahnya meledek leo. Sementara sahabat-sahabatnya hanya bisa menjadi penonton acara Tom and Jerry secara live, yang saat ini berlarian kesana kemari.


"Itu si leo?"- tanya Joshua tak percaya dengan apa yang ia lihat, ia melihat leo yang tertawa sambil mengejar Ara.


"Bukan kayaknya, itu mungkin mereka berdua lagi kerasukan jin yang ada di sini" bisik holly kepada mereka.


"Vin rumah Lo serem"- ujar Jake.


"Merinding gue"- balas joshua sambil memeluk tubuhnya sendiri.


"Jangan ngaco deh Lo pada!"- tegur glora sambil menggelengkan kepalanya.


"Itu lagi si Alvin ngapain tuh anak senyum-senyum sendiri, serem gue jadinya"- tunjuk Jake ke arah Alvin yang saat ini sedang tersenyum sambil melihat ke arah Ara dan leo yang saat ini sedang berlarian.


"Kata si holly bener ternyata mereka bertiga lagi kerasukan jin yang ada di sini deh"- ujar Joshua sambil menggandeng tangan holly modus.


"Bukan nj*ng, si Alvin senyum tuh liat si Ara yang lagi ketawa untuk kesekian kalinya"- jelas vino dan mereka mengangguk.


"Kesempatan dalam kesempitan"- desis Glora sambil menggelengkan kepalanya, ketika melihat tangan Joshua yang bergelayutan di tangan holly yang sama sekali belum ia sadari.


"Ekh Joshua itu tangan lu ganjen banget, kek si ondel-ondel"- ucap vino sambil memukul tangan Joshua, dengan cepat holly langsung melepaskannya


"iyuhhh, dasar pencari kesempatan dalam kesempitan!!"- teriak holly sambil membersihkan tangannya.


"Kek kuman aja lo"- ujar Joshua.


"Emang lo kuman, sana ah jauhhan ngeri gue Deket lo"- ucap holly sambil mendorong tubuh joshua.


Sementara Ara dan leo mereka masih saling kejar-kejaran, hingga akhirnya Ara ia sudah lelah berlari, dan ia langsung membawa selang air untuk menghentikan leo yang akan menangkapnya.


"Berhenti di situ huh... huh...,Kalau Lo mendekat gue bakalan siram tubuh Lo"- ancam Ara sambil menodongkan selang air ke arah leo.


"Mau....huh...siram gue?? Silahkan gue gak takut"- ujar leo sambil mendekati Ara, tapi dengan cepat Ara ia menyalakan kran air yang menyambung dengan selangnya, dan mulai menyiramkannya ke arah leo.


"Ra.... Berhenti... Gue gak bawa baju...."- ujar leo sambil menghalangi airnya dengan tangannya.


"Telanjang aja lebih bagus Yo.... Terus keluar pasti emak-emak komplek pada demen liat tubuh Lo yang seksi aduhai manjalita"- ledek Ara sambil tertawa. Karena ketawa Ara ia kehilangan selang yang ia bawa, karena Leo merebutnya dan langsung menyiram tubuh ara.


"Akhh leooo sialan...."- ucap Ara sambil menjauh, dan berlari, namun dengan cepat leo menangkap tubuh Ara dengan cara memeluknya dari belakang.


"Ketangkap"- bisik leo tepat di telinga Ara, hal itu membuat tubuh Ara bergetar, sedangkan para sahabatnya mereka hanya bisa tersenyum sambil memotret bahkan merekam mereka untuk di jadikan kenangan.


"leo lepas nj*ng"- ujar Ara sambil mencoba melepaskan dirinya dari pelukan leo, dan tiba-tiba leo ia membalikkan tubuh Ara hingga akhirnya mereka berhadapan.


"Lo apa-apaan sihh leo!!! Lepasss"- ujar Ara sambil berjalan mundur dan mendorong tubuh leo agar terlepas dari pelukannya. Tapi mereka semua cukup terkejut ketika Leo tak sengaja menginjak benda licin hingga membuatnya kehilangan keseimbangan dan berakhir terjatuh dengan leo yang menimpa tubuh Ara, dan bibirnya yang mendarat di pipi Ara.


"Alemma"- ucap jake


"Pemandangan yang luar biasa"- ujar holly sambil bertepuk tangan


"Masyaallah tabarokallah"- ujar vino ketika melihat leo yang menimpa tubuh Ara, dan sekarang posisi leo berada di atas Ara.


"GUE BILANGIN BAPAK LO!!!, YA YO!"- teriak Joshua, seketika mereka berdua langsung tersadar, dan Leo ia langsung berdiri sama halnya dengan ara, lalu mereka berdua langsung salting bahkan enggan menatap wajah lawan jenisnya.


"G-gue m-mandi dulu"- ujar Ara gugup dengan pipi yang merah, ia langsung berlari menuju pintu, dimana ia akan pergi ke arah kamarnya, dan di ikuti cepat oleh glora


"Loraaaa tungguin gueee!!!"- teriak holly sambil membawa laptop milik Ara, dan berlari mengejar Glora.


"Alvin gue pinjam baju lo"- ujar leo dan ia langsung pergi karena tidak ingin menjadi bahan olok-olok oleh sahabat luknutnya.


"BANG, ARA KITA UDAH TIDAK SUCI LAGI!!"- teriak histeris vino, sedangkan Alvin ia langsung melemparkan bantal yang ada di sana"mulut Lo!!"- ia langsung pergi ke kamarnya dan ia juga membawa gitar, dan kucingnya.


...-o00o-...


Sementara di kamar mandi, Ara ia menatap cermin yang menampilkan wajahnya yang saat ini pipinya menjadi warna pink, dan jangan lupakan seluruh tubuhnya yang basah. Ara ia memegangi dadanya dan merasakan jantungnya yang berdetak lebih kencang daripada sebelumnya.


"Gila jantung gue, kenapa berdetak kenceng banget sihh??!!"- gumam ara, tiba-tiba ingatan itu kembali di benak Ara, hal itu membuat Ara malu,senang,bahkan kesal yang di satukan menjadi satu.


"SIALAN LO LEOO"- teriak Ara, membuat Glora dan holly yang baru saja sampai di kamar Ara langsung terkejut ketika mendengar teriakkan Ara.


"Araaa ko gapapa??"- tanya Glora sambil mengetuk pintu kamar mandi yang saat ini di dalamnya ada Ara.


"Ara gue tahu Lo kaget, bahkan gue tahu sekarang jantung Lo lagi berdisko, tapi Lo tenang aja detakkan itu akan hilang dalam sekejap, dan bakal berdetak kembali kalo Lo liat babang leo!!"- ujar holly dengan nada lebay.


"BERISIK LU HOLLY!!"- teriak Ara di dalam sana.


Selang beberapa menit kemudian ara ia sudah keluar dengan rambut yang kering dan celana pendek yang di tutupi oleh switer besar berwarna hitam, di tambah lagi dengan sepatu boots heels berwarna hitam.



Setelah keluar dari kamar mandi ara melihat mereka berdua yang sedang asik dengan dunianya sendiri, Ara langsung mendekati holly yang saat ini sedang menonton di balkon kamarnya.


"Lly Lo pake laptop yang mana?"- tanya Ara.


"Itu yang ada di atas meja"- ujar holly sambil menunjuk ke arah meja kerja Ara, seketika itu Ara langsung merebut laptopnya dan mengecek laptopnya.


"Holly,,,,file-file gue yang ada di sini mana?"- tanya Ara sambil mengotak-atik laptopnya, hal itu membuat perhatian Glora teralih pada Ara dan holly.


"Gue udah apus semua memori yang ada di laptop ini, emang kenapa?"- ujar holly enteng hal itu membuat Ara naik pitam.


"LO TAHU BERAPA HARI GUE NGERJAIN FILE PENTING ITU!!"- maki Ara kepada holly sedangkan holly kini matanya berkaca-kaca, holly ia memang cengeng kalau Ara membentak atau memakinya, tapi kalau holly di bentak sama keluarganya ia akan melawan.


"Wait wait wait"- ucap Glora sambil menenangkan Ara,


"LO TAHU GAK!!!SEBERAPA PENTING FILE ITU BAGI GUEE, DAN LO MALAH SEENAKNYA HAPUS SEMUA MEMORI LAPTOP GUE!!! MIKIR ANJ*NG" teriak Ara sambil mendorong kepala holly kasar, jujur Ara benar-benar marah, karena file yang selama ini ia kerjakan dengan sekejap menghilangkan karena ulah holly.


"Hiks...hiks...M-maafin g-gue... Hiks"- ujar holly yang saat ini tangisan pecah.


"NANGIS AJA TAHUNYA!!"- Bentak Ara dan hal itu membuat tangisan holly menjadi-jadi.


"Udah Ara!!"- tegur glora sambil menenangkan holly, sedangkan Ara ia langsung pergi dengan pintu yang di tutupnya secara kasar.


"Araaa"- holly ia mengejar Ara, Sampai ke bawah, ketika di bawah semua orang langsung menatap Ara dan holly yang saat ini sedang menangis.


"M-maafin g-gue, g-gue g-gak t-tahu.... Hiks... Hiks"- ujar holly sambil memegang tangan Ara.


"Ada apa??"- tanya diana kaget ketik mendengar suara tangisan holly.


"MAKANNYA JANGAN ASAL PAKE BARANG ORANG HOLLY!!!!!!, GUE KAN PERNAH BILANG JANGAN PERNAH SENTUH LAPTOP GUE YANG ADA DI MEJA!!! DAN LO MALAH SENTUH DAN LEBIH PARAHNYA LAGI LO MALAH HAPUS SEMUA FILE YANG ADA SI SANA!!!! BODOHHH"- teriak Ara sambil menggoyangkan tubuh holly.


"Ara udah, kamu kenapa nak?"- tanya Tiara.


"Lo jangan kasar dong Ra.. dia sahabat Lo!"- tegur Joshua sambil menenangkan holly, sedangkan Ara hanya berdecak dan lebih memilih untuk pergi ke arah mobilnya, dan holly ia langsung dipapah ke arah sofa oleh Joshua.


"Ada apa?"- tanya leo yang baru saja turun


"Lah mana gue tahu"- jawab jake dan mereka langsung berjalan ke arah glora


"Glora, ini ada apa? Dan kenapa Ara sampai Se marah itu?",- tanya alvin kepada Glora yang saat ini sedang berdiri di ambang pintu.


"Yang gue tahu si holly hapus semua file yang ada di laptop si Ara, dan si Ara langsung ngamuk"- jelas Glora.


"Mungkin file yang di hapus adalah Poto nyokapnya si Ara, karena itu mungkin si Ara marah"- ujar vino, dan mereka langsung berjalan menuju holly.


"Loraaa....hiks..i-ini g-gimana? G-gue kan g-gak t-tahu.. hiks...l-laptop i-itu penting" ujar holly,


"Udah jangan nangis"- ujar Joshua sambil mengusap air mata holly.


"Gloraaa, ih...hiks..hiks.. i-ini g-gimana??, N-nanti k-kalau a-ara...hikss..p-punya s-sahabat b-baru, g-gimana?"- ujar holly, oh ya holly ia paling takut jika ara mempunyai sahabat baru, dan ia juga bersumpah kalau Ara mempunyai sahabat lagi ia akan mogok makan!!.


"Ya gapapa, ngapain juga Lo punya sahabat kasar kek dia!"- ujar Joshua hal itu mengundang tatapan tajam dari semua orang.


"Huaaaaaa Glora, Joshua jahattt"


"JOSHUA!!!"- teriak Glora sambil menenangkan holly.


...-o00o-...


Waktu menunjukkan pukul 19:25 WIB dimana di sebuah cafe terlaris terdapat dua orang wanita yang saat ini sedang duduk sambil menikmati coffe yang tadi di pesan, mereka adalah Ara dan Alena asistennya.


"Ini berkas-berkas yang anda minta nona"ujar Alena sambil memberikan beberapa berkas kepada Ara.


"Gak usah bicara formal kalau di luar kantor!"- ujar Ara dan Alena hanya mengangguk.


"Ini udah semuanya?"-, tanya Ara ketika membuka satu persatu berkas-berkasnya.


"Yap, dan kenapa Lo minta semua berkas itu bukannya udah di salin di laptop Lo"- ujar alena.


"Semua file gue udah di apus Ama sahabat gue"- ujar Ara.


"Apa perut Lo masih sakit?"- tanya Alena hal itu membuat Ara diam.


"Yap itu juga kadang-kadang, dan yahh salah satu dari temen gue udah mengetahui tentang organ tubuh gue yang gue donorrin"- ucap Ara hal itu membuat Alena kaget.


"Terus kenapa Lo gak operasi aja Ra.. itu berbahaya bagi kesehatan Lo.."- peringat Alena


"Minum kopi juga bakalan sembuh"- ujar Ara sambil meminum kopinya.


"Emang kalau Lo minum kopi gi"- Belum sempat berbicara, tiba-tiba dua orang wanita langsung mendekatinya.


"Ara..."- panggil seseorang Ara langsung mendonggakkan kepalanya dan melihat ke arah orang yang memanggilnya.


"Holly,Glora ngapain kalian disini?"- tanya Ara dingin.


"G-gue cari Lo kemana-mana tapi Lo gak ada, tapi ketika gue kesini gue liat lo jadi gue samperin Lo,,, Ara gue tahu gue salah tapi Lo jangan cari sahabat baru"- ujar holly dengan matanya yang berkaca-kaca.


"Lo bisa pulang"- Alena ia mengangguk dan pergi dari cafe.


"Lo pada pulang!!,gue lagi mau menyendiri!"- titah Ara lalu ia mengambil berkas-berkas itu dan pergi dari cafe tersebut, oh ya cafe itu milik Ara ya gusy


"Gloraaa"- panggil Holly dengan matanya yang berkaca-kaca.


"Hutsss jangan nangis disini lly, gue malu sumpah"- ucap glora.


"Sialan"- ucapan itu cukup membuat Glora ingin tertawa.


"Jangan ngomong lly, ingus lu ntar keluar, geleh"- ujar Glora lalu ia pergi ke luar bersama holly.


.......


.......


.......


.......


...TBC..........


...Jan lupa vote,like,and comment positif...


...Ikuti author juga ya guys...


...See you next time 🤗...