
.......
.......
.......
.......
.......
...Jangan lupa ikuti author 🤗...
...Dan tinggalkan jejaknya!...
...Sekalian votenya ya.....
Sekarang adalah jam pulang sekolah, dimana semua siswa-siswi BF'SCHOOL berhamburan keluar dari gerbang, contohnya ara dkk yang saat ini sedang berada di depan gerbang dan tertawa terkecuali ara. Seketika mereka terdiam ketika melihat Bianca dkk yang berjalan ke arahnya.
"Wahh Lo kan yang waktu itu di rumah sakit,iyakan?"- ujar bianca sedangkan Ara hanya mengabaikannya dan lebih mementingkan berkas yang tadi Alena kirim,"woy budeq gua ngomong sama Lo dasar penggoda pacar orang! murahan cihh"- ujar bianca sambil meludah ke samping ara, Ara yang tadinya diam langsung mendongak dan menatap wajah bianca, nyali Bianca seketika menciut ketika tatapan elang Ara menatap manik matanya. Bahkan saat ini mereka jadi tontonan siswa-siswi BF'SCHOOL.
"Wahh, dasar gak punya attitude!!"- ujar holly.
"A-apa lo"- ujar bianca dengan mengumpulkan keberaniannya, Ara hanya mengabaikannya sambil menggelengkan kepalanya dan melanjutkan kegiatannya.
"Woyy Dasar ganjen,perebut milik orang,jal*ng, murahan"-maki bianca, Ara tak tinggal diam ia langsung menatap wajah bianca perlahan demi perlahan Ara melangkah setelah cukup dekat dengan Bianca, Ara Langsung membisikkan sesuatu"Lo lagi mendeskripsikan diri Lo Ama nyokap lo yah??"- ujar Ara sambil tersenyum miring, tak terima dengan kata-kata ara, Bianca langsung mengambil coffe milik temannya.
Byurr
Plak
Brukk
"Awws kok l-lo jahat s-sama g-gua, gue kan c-cuma m-mau kenalan doang"- Ara dkk tak percaya apa yang di lakukan oleh Bianca, ia menguyur,menampar dan menjatuhkan dirinya sendiri.
"Bianca lagi drama tuh"
"Caper parah"
"Gak ada harga dirinya woyy"
"Bianca bakalan mampus noh"
"Kasian yahh, tapi boong"
"Wahh si Bianca gak tau si Ara aja, si mika aja di basmi apalagi ini"
"Pacar gua itu"
"Lu kenapa dahh bianca, punya masalah hidup!! Noh gedung sekolah tinggi, tinggal loncat aja, masalah hidup Lo kelar"- ujar holly terbahak-bahak sambil bertos tangan dengan glora.
"Lo itu kenapa sihh, Bianca kan cuma pengen kenalan"- ujar antek-anteknya.
"Lah temen lu yang jatuh sendiri,nyiram sendiri,nampar sendiri, Napa Lu nyalahin temen gua!!"- bela glora.
"Kenapa??"- Ara dkk melihat ke arah seseorang yang saat ini sedang berjalan ke arah mereka, mereka adalah alvin dkk, seketika ara sadar rencana Bianca, Bianca ingin membuat Alvin dkk membenci Ara, ohh tak semudah itu purgeso.
"Maafin gue,gue emang salah, gua tadinya mau kenalan sama Lo, kenapa Lo malah nampar gue,,, hiks...hiks..."- ujar bianca, Glora dan holly menganga tak habis pikir.
"Woyy jangan nyalahin temen gua dong, Lo yang nampar diri Lo sendiri anj*ng!!!"- ujar holly kesal.
"K-kok,l-lo m-malah memutar balikkan fakta sihh"- ujar bianca.
"Ada apa Ara?"- tanya Alvin lembut selembut sutra,
"Ra anak orang Lo apain"- ucap Joshua.
"Lah ni orang yang lakuin sendiri, bukan si Ara"- bela holly
"Enggak kok, Ara nyiram,nampar,dan ngedorong Bianca. Bianca kan cuma mau kenalan, tapi Ara malah menyiram kopi ke Bianca"- ujar antek-anteknya.
"Diem lu monyet!"- Bentak glora, orang yang di bentak Glora pun diam.
"Oh jadi ini yang namanya Ara, orang yang sering di sebut-sebut oleh semua murid di sekolah ini, cantik sihh tapi masih cantikan guelah kemana-mana"- batin bianca dan kembali melanjutkan dramanya.
Ara langsung mengambil botol minum milik vino, ia langsung membuka botol tersebut dan berjalan ke arah Bianca yang sedang akting, setelahnya Ara berjongkok.
"Lo nuduh gue nyiram coffe itu ke tubuh Lo kan?? Terus nampar dan ngedorong Lo iya kan??"- ujar Ara sambil mengangguk-angguk kepalanya "oke gua bakalan lakuin itu"- lanjutnya, Ara langsung menyiram air tersebut ke arah Bianca dengan gerakan cepat Bianca berdiri.
"Anj*ng Lo apa-apaan sih!!"- ujar bianca,
Plak
Tak tanggung-tanggung Ara langsung menampar pipi Bianca kencang hingga menimbulkan suara yang cukup kencang, suara itu membuat semua orang yang menonton meringis, Bianca dengan wajah perih dan merahnya karena menahan malu langsung menatap wajah Ara, Bianca sudah siap untuk menampar balik pipi Ara namun sayang Ara lebih cepat menangkap tangannya dan malah menampar balik pipi Bianca bahkan mendorongnya hingga jatuh.
"Awws"- Bianca terjatuh hal itu membuat antek-anteknya mundur seketika karena takut dengan Ara, Ara berjongkok sambil memegang pipi Bianca dan menghapus air matanya, dan juga merapihkan susunan rambutnya yang sekarang acak-acakan dan basah.
"Kalo mau caper jangan kayak gini, keliatan murahanannya, gak ada harga dirinya, inget Lo cewek gak pantes berbuat kayak gitu, dan hal itu malahan bikin cowok ilfiel, oh ya satu lagi akting lu jelek, mau gue daftarin Lo buat kursus akting,biar agak cakepan dikit"- ucap Ara sambil menghapus kembali air mata Bianca yang jatuh"jangan nangis jelek, nanti nambah jelek lagi"- ucapan Ara cukup tajam untuk Bianca, hingga membuatnya terhina, dengan cepat Bianca langsung menghempaskan tangan ara
"Lo liat aja nanti, Lo bakal nyesel"- Setelah itu ia berdiri untuk pergi dari kerumunan siswa-siswi karena malu
"sama-sama"- ujar Ara sambil tersenyum manis beberapa detik, semua siswa-siswi yang menonton bertepuk tangan.
"meleleh aku de melihat senyum manis mu"
"Ara senyum demi apa??"
"what the hell, dia cantik sumpah"
"iri aku"
"wow kek liat bidadari gua"
"Hebat"-ujar Glora dan holly sambil bertepuk tangan.
"Kejam banget sih Lohh, lanjutkan bakat mu nak"- ujar jake.
"Waaa anj*ng gua kira paan, gua dari tadi udah siapin kata-kata spesial buat lo"- sahut holly
"Bae-bae, tetangga gua pernah ngomong kek gitu ekh besoknya mati keselek sendok Ama garpu"- ujar Joshua.
"Gak sekalian garpu taneman!"- sahut Glora.
"Siniin botol gua"-ujar vino
"Buang aja lah bang, beli yang baru, udah banyak kumannya nohh"- ujar ara sambil memperlihatkan botol minum milik vino.
"Wahh gila lu, bisa-bisa gua di coret dari kk"- ujar vino sambil merebut botol minum vino.
"Ehh si Leo kemane?"- tanya holly.
"Gak tau gua, katanya sih mo beli buah naga di kantin, nanti juga Dateng"- ujar jake.
"Lah tu anak ngapain beli buah naga??"- tanya Joshua.
"Mana gua tempe"- sahut vino.
"Oh iya kita nanti ke rumah sakit dulu ya.... Jenguk si aksara"- ujar Alvin dan mereka mengangguk sebagai jawaban,tapi berbeda dengan Ara.
"Gua mau langsung pulang aja bang, males soalnya"- ujar Ara.
"Etsss gak boleh gitu, si aksara kek gitu kan gara-gara lu juga"- ujar Joshua seenak jidat
"Paan sih!!!kok Lo nyalahin temen gua!!!"-bentak Glora ketika melihat raut wajah Ara yang mulai datar kembali.
"Iya nih gua tampol juga lu ya!!"- timpal holly sambil melayangkan tangannya.
"Gak usah nyalahin Adek gua,, ini semua takdir!!"- sahut Alvin
"Awas lu ya kalo Adek gua ngambek lagi Ama gua, gua santet online lu yah!!!"- ujar vino sambil merangkul pundak ara.
"Jake!!! Belain gua Napa sih!! Temen macam apa Lo!!"- ucap joshua.
"Gua Kagak ikutan"- ujar Jake sambil mengangkat kedua tangannya.
"Gobl*k"- tekan Joshua.
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya orang yang di tunggu-tunggu oleh mereka datang dengan membawa kantung plastik hitam di atas pundaknya, mereka ingin sekali tertawa terbahak-bahak ketika melihat leo yang pertama kalinya membawa kresek.
"Dah pantes yo jadi topeng monyet, tinggal tambahin payung Ama kacamata item aja"- ledek joshua
"Nanti gua jadi pawangnya"- sahut vino
"Gua jadi pemain drumnya"- timpal Jake mereka semua tertawa ketika melihat wajah kesal leo, sedangkan Ara oh lupakan saja Ara,karena sekarang dia berada di mobil alvin dan sibuk dengan pekerjaannya dan ia juga menyumbat telinganya dengan airpods hingga tak mendengar apa yang mereka bicarakan.
"Sialan lo"- ujar leo.
"Yo gua aja bawa kresek palingan di tangan bukan di kepundakin"- ucap holly, ia langsung berdiri dan membersihkan rok belakangnya karena kotor.
"Lo pada nanti bantuin gua, ngupas buah naga"- ucap leo.
"Lah emang buah naga buat sape?"- tanya Jake
"Adik gua"
"Ngapain Lo minta batuan Ama kite-kite, pembantu di rumah Lo kan banyak"- ujar vino.
"Gua bisa aja ngupas buah naganya sendiri, tapi masalahnya adik gua pengen buah naga tanpa biji"- ucap leo dengan nada kesal dan dinginnya.
"Wahhh ngaco, lu pikir biji buah naga 1 2, ngadi-ngadi lu!"- ujar Joshua tak percaya.
"30 juta satu buah"- ucap Leo semua orang langsung menatap leo dengan wajah senang nan bahagia.
"Aduh kenapa gak bilang dari tadi, gua bisa kok, kagak ngapa-ngapa demi alek"- ujar holly semangat.
"Emmm cuman buah naga itu mah cetek, duri kaktus juga gua bisa cabutin demi Lo, asalkan ada money soalnya prinsip gua gak ada money kagak ada kerja."- ujar Joshua.
"Gua juga ngikut, Mayan buat ganti oli motor gua"- ujar Jake
"Alhamdulillah gua masih kaya"- sombong vino sambil tersenyum.
"Ya udah yok, cepetan masuk, bosen gua"- ujar glora dan mereka mengangguk sebagai jawaban.
"Ara mana?"- tanya leo, dan mereka langsung tersenyum-senyum sendiri.
"Saae Lo kunyuk"- ujar Joshua
"Kagak gua restuin"- sahut Alvin
"Ahh kasian Pawangnya ngamok"- ujar holly, mereka semua langsung masuk ke mobil mereka masing-masing, terkecuali Joshua dan Ara, mereka nebeng di mobil alvin dan mobil vino.
.......
.......
.......
.......
.......
...TBC..........