THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 26 (revisi)



.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa ikuti author 🤗...


...Dan tinggalkan votenya, gak ada vote,like...


...Gak bakalan update bye..........


kini ara, Glora,holly sedang berada di kantin karena beberapa menit lalu bel istirahat sekolah berbunyi, dan mereka kini sedang duduk di pojok kantin tersebut sambil menyantap makanan yang mereka beli. Dan jangan lupakan di sana juga terdapat Leo dkk yang saat ini sedang berjalan ke arah mereka.


"Gue gabung ya"- ujar vino lalu ia duduk berhadapan dengan Glora, Ara ia tidak memperdulikan mereka dan hanya fokus pada Dimsum yang ia makan dengan lahap.


"Oh ya bukannya lu berdua ikut olimpiade matematika?"- tanya Alvin membuat semua orang menoleh.


"Eh iya lu pada kan bukannya hari ini ikut serta dalam olimpiade matematika? Kenapa sekarang masih di sini?"- ujar Joshua.


"Satu Minggu lagi!"- ujar dingin Ara tanpa menoleh kearah Joshua.


"Aduh Ar gue lupa bukannya kita di tugaskan buat nge dekorasi acara tujuh bulanan aunty Tiara yah"- ujar vino cemas.


"Eh iya gue lupa gimana ni, gue gak mau jadi amukan uncle Rafa"- ungkap Alvin.


" udah kerjain semuanya, Lo tenang aja" mereka berdua langsung bernafas lega ketika mendengar ucapan ara.


Selang beberapa menit para siswa-siswi langsung di kejutkan oleh salah satu Moss wanted yang beberapa hari ini tidak menunjukkan wajahnya.


"Wihh aksara dah sembuh lu"- ujar Joshua kala aksara sampai pada meja kantin yang di tepati oleh Ara.


"Ikut gue!"- ujar aksara sambil menarik tangan Ara.


"Paan sih!"- sahut Ara sambil menghempaskan tangan aksara, aksara tak mau kalah ia langsung menyeret Ara dengan kasar, namun langsung berhenti kala leo menarik tangan Ara balik.


"Gak usah kasar!!"- tekan leo


"Gak usah ikut campur anj*ng!"- ujar aksara sambil memukul tangan leo hingga membuatnya meringis.


"Ikut gue"- ujar aksara sambil menarik tangan ara, tadinya Ara memberontak tapi tidak bisa, jadi mau tidak Ara ia harus ikut dan menyesuaikan langkah kakinya dengan langkah besar aksara yang saat ini menuju taman.


"Lu paan sih!!"- ujar Ara sambil menghempaskan tangan aksara, tiba-tiba saja aksara ia memeluk Ara erat, dan Ara ia kini memberontak terhadap pelukan aksara sedangkan Glora, holly, Leo dkk mereka kini menatap aksara yang tengah memeluk tubuh ara, tadinya leo ingin sekali berjalan ke arah mereka namun dihentikan oleh holly.


"Jangan kesana"- ujar holly sambil menggelengkan kepalanya.


Plak


Suara itu membuat mereka menoleh kearah mereka berdua, mereka juga kaget kala Ara menampar wajah aksara"jangan kurang ajar Lo jadi orang"- tekan Ara dengan nada tingginya.


Sedangkan aksara hanya tersenyum sambil menatap wajah Ara"kamu Beby kan? Adik Abang?"- ujar aksara membuat mereka yang menonton kaget dengan pengakuan aksara, sedangkan Ara ia menegang di tempat.


Flashback on


Setelah pertingkaianya selesai, aksara ia langsung berlari menuju lift ke arah ruangan yang Jake katakan jujur mata aksara tidak henti-hentinya mengeluarkan cairan bening yang membasahi pipinya.


Ting


Setelah sampai di lantai atas lift ini berhenti dan membukakan pintunya, aksara langsung keluar dari dalam sana ketika akan berjalan aksara menatap beberapa bodyguard yang kini berjaga di depan pintu ruangan tersebut, aksara mulai menghembuskan nafasnya dan berjalan ke arah mereka.


"Siapa anda?"- tanya dingin salah satu bodyguard tersebut.


"Saya temannya ara, saya di suruh Ara buat mengambil dompetnya yang tertinggal di dalam ruangan ini"- ujar aksara bohong, bodyguard itu tak langsung percaya dengan apa yang di katakan oleh aksara.


"Anda jangan berbohong!"- tekannya.


"Saya tidak pernah berbohong,Jika tidak percaya ambil saja sendiri"- sahut aksara dan hal itu membuat mereka semua diam, kenapa? Semua para bodyguard tidak di perbolehkan untuk masuk ke dalam sana, terkecuali ada urusan yang penting, salah satu bodyguard itu langsung membuka pintu ruangan tersebut, dan aksara ia langsung masuk,ketika sudah di dalam aksara ia tidak bisa membendung air matanya lagi.


Dengan berjalan lemas ia mendekati Brangkar yang terdapat seseorang yang tengah memejamkan matanya dengan alat-alat yang tertera di tubuhnya.


"M-momy"- lirihnya sambil memegang tangan vira, aksara ia tak percaya dengan apa yang ia lihat, tubuhnya serasa membeku kala menatap ibunya yang sudah bertahun-tahun tidak bertemu dengannya.


"Hiks... Ini momy kan, momynya Aksa, hiks.. momy apa kabar? Maafin aksa...hiks..hiks.. Aksa menyesal,Aksa gak mau kalian kenapa-kenapa, momy kenapa bisa kayak gini?...hiks momy kemana aja?...momy buka mata momy, Aksa kangen pelukan momy,Aksa rindu momy, rindu suara merdu momy,,, ha... Maaf mom maaf aksa gak bisa jagain momy jagain Beby, aksa menyesal Aksa minta maaf...hiks"- ujar aksara sambil mencium tangan Vira dan mencium keningnya.


"Den aksara"- seketika itu juga aksara langsung menoleh ke arah sumber suara itu, ia menatap mbok jum dengan tatapan sayu nan merah, dengan perlahan Aksara langsung mendekati mbok jum dan terjatuh di lantai, mbok jum yang melihat itu langsung terkejut dan membantu aksara berdiri.


"Mbok jum kenapa?...hiks....Kenapa gak beritahu aksara kalo momy dan Ara masih hidup, mbok jum kenapa menyembunyikan hal itu dari Aksa kenapa mbok kenapa...."- ujar Aksara.


"Maafin mbok den...mbok terpaksa harus menutupi hal ini karena non Beby gak mau semua orang tahu kalo nyonya dan non Beby itu masih hidup"- ujar mbok jum


"Mungkin karena non Beby sudah sangat kecewa sama kamu, sama halnya dengan mbok, mbok juga kecewa sama aden"- ujar mbok jum


"Sekarang Aden keluar, mbok gak mau non beby tahu tentang ini"- lanjutnya sedangkan aksara hanya menggelengkan kepalanya enggan untuk pergi meninggalkan davira.


"Enggak mbok, Aksa gak mau, Aksa mau sama momy di sini, tolong ngertiin aksa mbok, Aksa cukup tersiksa tanpa melihat mereka berdua, Aksa mohon"- ujar aksara mau tak mau mbok jum menganggukkan kepalanya.


Flashback off


DEGG


Seketika tubuh Ara menegang kala mendengar ucapan aksara, Ara mendonggakkan kepalanya menatap wajah aksara tajam, mata itu tersirat rasa benci yang mendalam.


"Beby ini kamu kan??, Beby kakak kangen sama kamu"- aksara langsung menghampiri Ara lagi dan akan memeluknya tapi Ara langsung menjauh.


"Gue bukan Beby!"- tekan Ara


"Kamu gak bisa bohong lagi Beby, Abang tahu ini kamu, Bebyyara Priscilya Jonathan's"- ujar aksara


"Hah"- Ara hanya tersenyum miring


"anda siapa!! Kenapa mengaku-ngaku sebagai kakak saya!"


"Ini Aksa Abang kamu beby"


"Abang?, perasaan gue gak punya abang, abang gue dah mati"


"Beby abang mohon maafin Abang, Abang menyesal sangat menyesal"


"Menyesal memang selalu ada pada akhirnya"


"Beby kakak sayang sama kamu, kakak selalu mikirin kamu"


"Sayang kata Lo dengan apa yang Lo lakuin, Kalo Lo sayang sama gw,dimana Lo waktu gw butuh loo!!!,dimana Lo waktu mommy kecelakaan hah!!!!,dimana waktu itu Lo hah!!,Lo enak enakan sama adik baru Lo itu!!,sedangkan gw bekerja paruh bayu siang dan malam untuk pengobatan mommy, mana ada kakak yang tega ngusir adiknya dengan kata-kata kasar sampe nendang adiknya, Lo tahu?? Setiap detik,setiap jam mommy suka nanyain lo, mommy suka melamun gara-gara lo!!!! Tapi waktu mommy membutuhkan lo!! Lo malah nganggap mommy dan gue sebagai gelandangan yang meminta sesuap nasi sama keluarga Lo,bahkan bokap Lo itu nganggap mommy gue sebagai orang gila yang mengaku-ngaku sebagai istrinya, gue sakit hati, gue marah,,, DAN LO TAHU GARA-GARA KELUARGA LO MOMMY GUE KOMA BERTAHUN-TAHUN, DAN HAL ITU MEMBUAT GUE DEPRESI"emosi Ara terus keluar dengan nafas menggebu-gebu, satu tetes air mata lolos keluar begitu saja dari mata Ara, aksara menatap mata Ara yang terus mengeluarkan air mata di sana juga tersirat kekecewaan yang mendalam.


Ara yang lemas Langsung terduduk di atas rumput dengan matanya yang tak henti-hentinya mengeluarkan cairan bening, mereka yang melihat ini langsung berlari ke arah Ara.


"Lo gapapa?"- tanya Alvin lembut sambil menghapus air matanya, dan Leo ia langsung menenangkan Ara dengan cara memeluknya.


"Apa salah gue Vin?hiks... Kenapa hidup gue seperti ini, gue hanya ingin bahagia sama momy itu aja.... Hiks... Tapi kenapa semua orang jahat?? Apa gue salah kalo bahagia,,, gue hanya ingin hidup tenang aja, Sekalipun itu mati. Gue udah lelah,gue cape ngadepin semua ini sendirian,gue lelah...hiks....., andai gue bisa bertukar posisi sama momy pasti semua damai"- ujar Ara di dalam pelukan leo, aksara yang mendegar suara Ara ia merasa sangat bersalah, Dengan berjalan perlahan ia mendekati Ara tapi.


BUGHH


Vino yang sedari diam sambil meredam emosinya tiba-tiba saja ia meninju wajah aksara sampai ia terjatuh, dengan cepat vino langsung memegang kerah baju aksara dan meninjunya habis-habisan.


BUGHH


BUGHH


BUGHH


Aksara hanya diam kala vino memukulnya bertubi-tubi, karena ini juga semua salahnya.


"LO MANUSIA TERANJ*NG YANG PERNAH GUE LIHAT,,,,, LO MANUSIA SAMPAH YANG RELA KEHILANGAN RIBUAN BERLIAN HANYA DEMI MENGAMBIL SATU EMAS PERAK,,,, LO LAKI-LAKI YANG UDAH BIKIN ADEK GUE MENANGIS, DAN MELAMUN SETIAP SAAT, LO TAHU ISAKKAN KECIL YANG ARA KELUARKAN ITU MEMBUAT HATI GUE SAKIT!!!! LO TAHU ADEK GUE SELALU MENDERITA ITU SEMUA GARA-GARA LO ANJ*NG"- ujar vino menggebu-gebu, dan memang benar apa yang vino katakan Ara ia selalu menangis setiap saat bahkan melamun kenapa vino tahu? Karena ia selalu mengecek kamar Ara setiap malam.


"Vino udahh"- ujar Glora ketika vino akan memukul wajah aksara lagi, Glora ia langsung memisahkan vino yang saat ini emosinya tidak terkendali. Dan holly ia membantu aksara berdiri.


Sedangkan Ara ia langsung melepaskan pelukan leo dan langsung berdiri berhadapan dengan aksara."kalo sampe keluarga jonathan tahu bahwa nyokap gue masih idup, gue gak segan-segan membunuh satu persatu keluarga Lo, termasuk itu bokap Lo sendiri"- ujar Ara lalu ia berlari dan pergi ke arah parkiran, sedangkan mereka semua langsung menatap aksara dengan tatapan kecewa.


"Gue kecewa sama Lo, Lo Abang yang gak pernah bertanggung jawab, Lo tahu ara pernah depresi berat sampe waktu itu Ara ia mencoba gantung diri, setiap air mata yang Ara keluarkan itu membuat gue sakit"- ujar Alvin lalu ia pergi di ikuti oleh Glora,holly, dan lainnya, sedangkan Leo ia hanya menatap aksara dengan tatapan tajam karena kecewa dan ia langsung meninggalkan aksara sendirian di taman.


Bruk


Aksara langsung terjatuh sambil memukul-mukul tanah"arghhh, apa se menderita itu kamu dek, maafin Abang,Abang tahu Abang salah"- ujar aksara sambil menundukkan kepalanya dan matanya juga terus mengeluarkan cairan bening.


.......


.......


.......


.......


...TBC..........


...Jan lupa vote,like,and comment positif...


...Ikuti author juga ya guys...


...See you next time 🤗...