THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 12 (Revisi)



...HAPPY READING!...


Seperti biasa tatapan semua mata siswa-siswi langsung menatap mobil Lamborghini Ferrari merah yang baru saja memasuki kawasan B'F SCHOOL INTERNASIONAL, lalu mobil tersebut mulai di parkirkan, setelah itu turunlah seorang gadis cantik yang bermuka datar, kedatangannya langsung di sambut oleh tatapan kagum para siswa-siswi di sana, dia adalah bebbyara ralat Flara most wanted yang masih trending walaupun baru beberapa hari masuk ke sekolah, banyak sekali pujian yang ara dapatkan atau bahkan cibiran dari siswi, tapi Ara hanya acuh saja.


"Rame banget kek pasar malam"- ujar Ara ketika melihat lapangan yang rame.


"ARAAAAA"- seperti biasa ketika Ara Baru sampai pasti di suguhkan oleh suara cempreng milik holly, Ara hanya menutup telinganya.


"Berisik"-tekan Ara ketika Glora dan holly mendekatinya.


"Ada apa tuhh??"- tanya gloraa ketika melihat lapangan yang penuh dengan siswi, Ara hanya menaikkan pundaknya lalu pergi meninggalkan dua makhluk tersebut.


"Palingan juga alvin dkk lagi main basket"- ujar holly


"Ara...Ara..Ara.."- Ara yang di panggil langsung menatap wajah siswa yang memanggilnya dengan mengangkat satu alisnya.


"Itu di panggil kepala sekolah, ya udah kalau gitu gue pamit dulu"- ujarnya sambil tersenyum bukannya membalas senyuman Ara hanya memutarkan bola mata malas.


"Perasaan gue gak buat kekacauan dehh!! Masa iya tu orang manggil gue gara-gara kemaren, kalau iya kan bukan salah gue"- gumam ara.


"Ada apa Ra??,, kok ketos tampan nyamperin Lo"- ucap holly sambil menatap kepergian ketos.


"Sini gue bisikin"- holly mendekatkan dirinya ke ara , Ara mendekatkan dirinya ke kuping holly dan....


"KEPO!!"- teriak Ara di dekat telinga holly, bahkan Glora dan siswa-siswi yang baru datang pun tertawa.


"Anj*ng gilaa,,Ara sarap!!"- umpat holly sambil mengelus kupingnya, Ara dan glora langsung pergi meninggalkan holly yang sedari tadi mengumpat.


"Temen minus akhlak tuh kek gitu"- teriak holly, sedangkan Glora dan Ara hanya mengacungkan jari tengahnya bersamaan.


"Aduhh telinga gue sakit lagi"- ujarnya.


...-o00o-...


Ara kini sudah di ruangan kepala sekolah, ada hal yang sangat penting untuk di bicarakan sehingga ruangan tersebut hening seketika"nona maaf kan saya, saya harus mengundurkan diri sebagai kepala sekolah"- ungkapnya hal itu membuat Ara mendongak dan tatapan tajamnya menatap wajah Ridwan yang saat ini sedang menundukkan kepalanya.


"reason??"- tanya ara, di ruangan sana aura dingin nan kuat menyertai ruangan tersebut hingga tubuh Ridwan menegang ketika merasakan aura yang berbeda bahkan bulu kuduk Ridwan-pun berdiri.


"Orang tua saya ingin saya melanjutkan perusahaannya"- ungkapnya sambil menundukkan kepalanya.


"Apa kau berbicara dengan lantai??jika kau berbicara denganku tataplah mataku"- tanya Ara dingin, dengan mengumpulkan keberanian Ridwan menatap cucu dari mantan ketuanya yang bahkan lebih menakutkan dari mantan ketuanya.


"Saya tidak bisa menolak, jika itu perintah orang tuamu, saya akan menerimanya, kau bisa mengundurkan diri sebagai kepala sekolah, apa kau sudah memberitahukan semua guru??"- ucap ara dan Ridwan menggangguk.


"Terimakasih banyak nona,di hari Senin waktu upacara akan ada pengumuman mengenai kepala sekolah baru"- ucapnya dan Ara menggangguk lalu keluar dari ruangan kepala sekolah, mata semua guru langsung tertuju pada Ara yang hanya memasang wajah datarnya.


Ara sudah keluar dan di suguhkan oleh kedua makhluk bumi yang selalu mengganggunya, siapa lagi kalau bukan Glora dan holly.


"Kenapa by??"- tanya Glora dan Ara hanya diam tak menjawab lalu pergi meninggalkan mereka berdua.


"Balik lagi tuh sifat"- gumam mereka berdua, Ara kini sedang berjalan di sisi lapangan untuk pergi ke rooftop dengan melamun gara-gara memikirkan mommynya lagi.


Tapi tiba-tiba sebuah bola basket melayang ke arahnya hal itu membuat semua orang kaget bahkan Glora dan holly"ARAAA AWASS"- teriak Alvin dkk membuat Ara membalikkan badannya dan.....


BUGHH


Beberapa detik ara langsung membuka matanya karena lagi-lagi tak merasakan apa-apa, Ara mendongak ketika seseorang menghalanginya dengan cara memeluk ara, hal itu membuat sebagian orang iri,kaget,tak percaya bahkan memotret mereka seperti paparazi.


"Lo lagi mikirin apa sihh??"- tanyanya sambil memegang pipi ara, Ara hanya menatap orang yang membantunya yakni leo, ara langsung melepaskan tangan Leo dari pipinya.


"Ra Lo gapapa kan??"- tanya holly sambil membalikkan tubuh ara.


"Gue gapapa!!"- tegas Ara ketika holly memutar-mutarkan tubuhnya.


"Ra aduhh Lo gapapa, sorry ya gue gak sengaja sumpah"- ujar joshua sambil memegang tangan Ara, tapi tangan Joshua tiba-tiba di hempaskan secara kasar oleh.... leo


"LO KALAU GAK BISA MAIN BASKET DIEM AJA, BUKANNYA CAPER SANA-SINI YANG MALAH CELAKAIN ORANG LAIN!!"- bentak leo seketika Alvin dkk langsung cengo ketika mendengar perkataan Leo tadi, Leo yang mereka kenal adalah si kulkas berjalan, dan gak perduli dengan sekitar.


"Gue maafin dan lo!!"- Ara menunjuk ke Leo"Lo kenapa bisa keluar dari apartemen gue, bukannya luka Lo belum sembuh!!!"- cecar ara, semua orang yang mendengar itu seketika diam.


"yaa bisalah, soalnya gue ganti kata sandi lo!"- ucap enteng leo


"Gue serius leooo!!!"- tegas ara


"emang muka gue keliatan becanda gitu"- ucap dingin leo


"Lo gilaaa!!"- ingin rasanya Ara menjambak rambut Leo hingga botak namun apa daya, kepalanya terluka gara-gara dirinya.


"Sekarang kata sandinya apa?!!nanti gua masuk gimana leoo stress lu ya!!!"- ujar Ara setengah sabar, iya benar-benar tak habis pikir dengan otak leo.


"Sini gue bisikin"- Ara mendekatkan telinganya ke arah wajah Leo,"secret"


"Jangan becanda leo"- Ara berusaha meredam emosinya.


"Gue gak pernah bercanda"- tekan leo lalu pergi meninggalkan yang lain dan berjalan menuju kantin.


"LEOO RESEE BANGET SIHH LO!!!"- teriak Ara sambil menghentak-hentakkan kakinya, dan nendang-nendang tapi tiba-tiba....


BUGHH


"AGRHHH, Ara sakit banget sumpah, Lo punya dendam kan Ama gue, tadi gue udah minta maaf Ra..."- Ara tidak sengaja menendang kemal*an Joshua hal itu membuat semua orang ngilu.


"salah Lo sendiri sihh kenapa coba di sana ke tendang kan, makannya jangan ngalangin"- cecar Ara lalu pergi meninggalkan mereka semua.


"masa depan gue..."- gumam Joshua sambil memegang kemal*annya di karenakan ngilu.


...-o00o-...


Flashback on


Bughh


Ara langsung membuka matanya dan mendongak ketika tidak merasakan apa-apa.


"LEO"- Ara terkejut ketika leo menahan balok kayu yang akan mengenainya dengan cara menghalangi tubuh Ara dengan memeluknya, balok kayu tersebut mengenai kepala leo, yang pastinya saat ini berdarah.


"Lo gapapakan??"- tanya leo hawatir, Ara menggelengkan kepalanya kaku, bagaimana tidak tubuh mereka berdempetan dan tidak ada celah sedikitpun.


"Jantung gue kenapa lagi??"- ujar Ara dalam hati, sekarang Ara merasa wajahnya sangat panas, leo langsung melepaskan pelukannya, sedangkan Ara masih mematung dengan pipi pinknya dan matanya menatap leo yang sedang menghajar salah satu dari anggota geng motor tersebut.


BUGHH


BUGHH


Leo langsung menghajar pria tersebut sampai tersungkur ke belakang"JANGAN SENTUH CEWEK GUE ANJ*NG"- Ara hanya mengerjapkan matanya berkali-kali.


"tu anak waras gak sihh, ngaku-ngaku pula!!"- batin ara tak percaya.


BUGHH


Beberapa kali Leo terkena Bogeman mentah dari lawan karena 1 lawan 11, hal itu membuat Ara geram dan membantu leo.


BUGHH


BUGHH


BUGHH


Ara memukul semua anggota mereka, tanpa meleset sedikit pun, Ara membelakangi punggung Leo sama halnya dengannya karena mereka berdua saat ini sedang dikerumuni oleh anggota geng motor tersebut, Ara dan leo mengangguk mereka dengan lihainya melawan satu persatu lawan, seketika semua anak buah cowok itu tumbang karena Ara dan leo, mereka langsung pergi berkocar-kacir segera meninggalkan lokasi itu karena takut dihabisi oleh mereka.


"Urusan kita belum selesai"- mereka langsung pergi menggunakan motornya, setelah itu ara langsung menatap wajah leo, yang begitu banyak memar di area wajahnya, Ara dengan perlahan memegang wajahnya pelan.


Leo menatap wajah Ara ketika tangan lembutnya menyentuh wajahnya"jantung gue kenapa lagi sihh!!"- ujar leo dalam hati.


"Awwss...ra....sakit"- ujar Leo sambil memegang tangan Ara yang tadi menekan lukanya.


"Gue kira enggak"- ucap polos Ara dengan tampang bodo amatnya, leo langsung mencubit pipi ara kuat hingga pipinya menjadi merah, dan besok akan menjadi warga keungu-ungguan


"Sakittt Leo Gila, stress Lo ya"- ujar Ara sambil memegang pipinya yang nyut-nyutan.


"Gue kira enggak"- ucap Leo yang menirukan suara Ara.


"Sialan lu!"


"Ra kepala gue pusing"- ujar leo, ketika penglihatannya menjadi kabur dan.....


BRUKK


Flashback off


"Pantes aja anggota black wolf nyerang sekolah kita"- ungkap vino sambil menyeruput kopi di kantin... Dan memang benar kemarin anggota black wolf nyerang sekolah Ara di karenakan ingin balas dendam kepada leo. Dan di saat itu juga Leo tidak ada karena sedang di masa pemulihan akibat pukulan balok kayu kemarin, sedangkan Ara ia juga tidak sekolah karena harus pergi ke perusahaannya dan juga pergi ke rumah sakit untuk menjenguk ibunya tapi Ara pergi ke sekolah pada jam istirahat kedua dimana semua anggota black wolf menyerang sekolahannya.


"Nyerang??"


"Ya ... Itupun karena ingin balas dendam sama Lo.. dan gue yakinin sekarang anggota black wolf akan nyerang sekolah kita lagi"- ucap Jake serius


"Alasannya??"- ucap dingin leo, membuat mereka yang lain penasaran akan jawaban jake


"Ketuanya"- ucap seseorang dari belakang mereka, mereka langsung mengalihkan pandangannya ke arah sang pelaku


"Wihh akhirnya sekolah juga loh..."- ujar Joshua ketika melihat aksara yang baru saja mendaratkan bokongnya.


"Maksud dari ketuanya?"- tanya vino yang kini mulai serius


"Kemarin hanya anggotanya saja yang nyerang sekolahan kita, bukan ketuanya, so.... Sekarang ketuanya lah yang akan membalaskan dendam kepada kita, karena it hurt the members"- jelas aksara dan mereka mengangguk.


"Tapi kenapa Lo bisa tahu?? Kan Lo kagak sekolah Bambang jangan-jangan Lo cenayang lagi"- ujar joshua membuat semua orang geram dan


PLETAK


Vino menjitak kepala Joshua di karenakan tangannya sudah gatal"bukan temen ane..."- ujar vino sambil menggelengkan kepalanya.


"tapi Ara gapapakan?"- tanya aksara dan leo langsung menatapnya tak suka.


"nah itu dia,gua hampir lupa, ara gua gapapakan?"- ungkap Alvin


"dia baik-baik aja,kenapa emang?"- ujar leo dengan nada malasnya.


"dia 2 hari gak pulang kerumah, dan hal itu membuat satu rumah hawatir bahkan nyalahin kita berdua!!"- ujar vino


"Oke sekarang kita bahas apartemennya si Ara"- ucap Joshua seketika mereka langsung menatap leo, sedangkan Leo ia sedari tadi hanya terbatuk-batuk.


"apartemen?"- tanya aksara.


"iya ternyata si Ara gak pulang karena di apartemennya Ama ni orang!!!bikin gua kaget aja lu!!"- ujar vino


"berdua doang?"- tanyanya lagi


"Lo kenapa sih!"- tegur leo


"wahhh cinta segitiga nih"- timpal joshua


"udah udah any*ng nanti gelud lagi"- sahut Jake


"sekarang Leo bisa di jelaskan apa yang terjadi!!! awas aja kalo Lo apa-apain Adek gua!!!!"- ujar vino


"Leo....."- panggil mereka semua.


"Gak usah ganggu privasi orang!!"- ketus leo lalu pergi meninggalkan mereka.


Turning to Ara dkk


Ini lanjutan yang flashback on yang tadi ya...


Back to topik


Kini ara dkk sedang berada di rooftop dengan sebatang rokok yang berada di tangannya, dan pemandangan langit biru nan indah di atas langit.


"Tapi Lo gapapa kan??"- tanya Glora ketika Ara selesai bercerita tentang kejadian kemarin malam.


"Gue gapapa,tapi si leo kepalanya di pukul Ama balok kayu sampe berdarah"- ucap Ara.


"Dari raut wajah Lo ni yahh Lo kek nya khawatir banget"- ucap holly.


"kayaknya Lo belum pernah di timpuk pake batu bata!!"- ucap Ara kesal ya jelaslah Ara khawatir karena leo telah menyelamatkannya, padahal Ara juga bisa sihh sendiri.


"Aelah Ra... Terus Lo-"- tanya holly yang di potong oleh Ara.


"Yang pastinya gue gak kayak Lo berdua!"- ketus ara


"Si holly aja kali"- tegas Glora


"Iyaain aja gue mah,,, ehh wait wait wait kan pastinya si leo kan ambruk nah pertanyaan gue adalah si leo pas pingsan di bawa kemana??"- tanya holly


"Apartemen gue"- Glora dan holly langsung membulatkan matanya"dan di situlah hari tersial gue"- lanjutnya


"hari tersial??? maksudnya??"- tanya mereka berdua.


.......


...TBC..........