THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 33 (revisi)



...Jangan lupa ikuti author 🤗...


...Dan tinggalkan votenya....



Setelah berkeliling di mall sembilan manusia itu langsung memasuki supermarket yang ada di dalam mall tersebut, dan seperti biasa mereka menjadi pusat perhatian di mall itu, bahkan ada yang seperti paparazi, dan sedari tadi juga holly tidak melepaskan genggaman tangan Glora dan Ara karena holly ia sangat muak kala melihat tatapan mata dari para buaya, dan kalo ada yang menatap Glora apalagi Ara, ia akan siap-siap mengeluarkan matanya (\=Melotot)


"Bawa troli masing-masing"- ujar holly sambil menarik salah satu troli.


"Ehh lu pada kenapa bawa keranjang?"- tanya holly bingung karena mereka semua membawa keranjang sedangkan dirinya beda sendiri.


"Beli sesuai kebutuhan, kita cuma camping bukan pindahan holly"- tegur Alvin membuat holly cemberut.


"Bener kata Abang gue, Lo beli ini itu seolah-olah Lo pengen pindahan lly, tadi aja Lo hampir borong ini mall"- timpal vino.


"Udahlah gapapa biasa cewek, Lo cowok mending mingkem aja"- ujar Joshua.


"Bukan gitu Joshua, tapi ini berlebihan dan bagasi mobil juga gak bakalan muat"- kompor Jake


"Heh udah nanti anak orang nangis"- ujar Glora kala melihat holly yang mulai memasukkan kembali trolinya.


"Satuin Ama gue"- ucap Ara hal itu membuat holly tersenyum dan mengeluarkan kembali trolinya, mereka semua langsung berjalan memasuki rak-rak makanan.


Setelah menelusuri semua rak-rak makanan kini keranjang dan troli mereka sudah penuh dengan makanan ringan dan beratnya, dan sekarang mereka menuju rak yang penyimpan mie, dan setelah memilih-milih akhirnya mereka semua berjalan menuju kasir.


"Nanti pas camping bawa mobil sendiri apa naik bus semua?"- tanya Joshua sambil membawa keranjang.


"Menurut gue lebih asik naik bus sih kebanding bawa mobil sendiri"- ujar vino.


"Tapi katanya bisa bawa mobil sendiri,"- sahut Jake.


"Enggaklah mendingan naik bus aja elah!!"- ucap vino,


"Halah gue tau maksud lu pengen naik bus, biar bisa pdktan kan? Sama siapa itu si monas"- tuduh Joshua.


"Mona Joshua M-O-N-A!!!!! bukan Monas!!"- koteksi vino dengan nada ngegas


"Emang si Mona mau sama Lo?"- tanya holly


"Belum di coba gak boleh takabur, iya gak Yo??"- ujar vino sambil merangkul pundak leo dan berakhir di hempaskan oleh leo.


"Hm"


"Emang lu laku?"- ujar holly sambil mengantri.


"Gak ada sejarahnya cewek yang gak mau sama gue"- ujarnya sombong dengan wajah angkuhnya.


"Ara mana?"- tanya Alvin yang baru menyadari kalo Ara tidak ada.


"Lah mana gue tau"


"Nah tu si Ara"- tunjuk vino, semua orang membuka mulutnya tidak percaya karena Ara membawa 2 troli yang berisi berbagai jenis makanan untuk anjing dan yang paling membuat semua orang heran itu Ara membeli berbagai jenis daging hingga membuat satu trolinya penuh.


"Lo mau jualan?"- tanya vino cengo.


"Bantuin gue"- leo langsung mendorong troli yang penuh dengan makanan anjing sedangkan aksara ia mendorong troli yang penuh dengan daging.


"Busett makan besar nih"- ujar joshua


"Ngapain beli banyak daging ra"


"Buat ngasih makan anak-anak gue"- ujar Ara acuh. Sekarang giliran Ara yang membayar setelah mengantri 30 menit lamanya.


"Totalnya 21,965,500,00"- ucap kasir itu semua orang yang berada di belakang Ara membulatkan matanya tidak percaya bahkan teman-teman ara pun tak percaya, sedangkan Ara ia langsung mengeluarkan black cardsnya dari kandangnya.


"Gila belanja gitu aja udah kayak dp kontrakan!!"- pekik Joshua.


"Sultan mah bebas"- ujar holly sambil menggelengkan kepalanya.


"Jangan boros ra"


"Gue boros bermanfaat"- sahut Ara


"Ar Lo nanti bawa belanjaan ini di kemanain? Ini banyak lho"- ujar Alvin sambil menatap kantong plastik yang ada di dalam troli.


"Waktu itu di mall Lo pernah janji ajakin gue ke mansion Lo"- ujar leo, secara tiba-tiba semua orang melihat ke arah Ara.


"Mau ke mansion Lo Ra?"- pekik Holly heboh.


"Hmm"


"Asekkk"- pekik Holly dan Glora sedangkan mereka semua cengo mansion?Ara memiliki mansion? Itulah pikiran mereka.



Iring-iringan mobil Lamborghini dengan berbeda warna itu langsung memasuki gerbang masuk mansion milik Ara, mobil itu berbaris rapi, dan setelahnya keluarlah Manusia pendosa dari mobil-mobilnya.


"GILAAAAAA!!!!MANSION SI ARA INI??"- Pekik Joshua sambil menutup mulutnya tak percaya, bagaimana tidak syok, ia melihat mansion milik Ara yang sangat enak di pandang oleh matanya.


"Gede nj*rr, kerja apa dia? Gue curiga dia ngebobol bank deh"- tuduh vino tak percaya.


"Gila-gila si Ara punya mobil klasik!!!"


"Kayak orang misquen aja Lo pada!!"- cibir holly, sambil melirik kanan-kiri.


"Ini mansion si Ara?"- Leo yang Sedari tadi diam kini membuka suaranya.


"Gue gak tau"- sahut Alvin, Glora yang melihat itu hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, liat mansion Ara yang ini aja udah syok, apalagi melihat beberapa mansion Ara yang lebih besarnya lagi, terus belum lagi kalo mereka mengetahui bahwa Ara adalah ketua dari mafia Rof-5, serangan jantung yang ada. Pikir Glora.


"Joshua kecilin suara Lo, nanti ada satpam si Ara"- tegur holly was-was lagi-lagi ia menatap kanan-kiri entah kenapa.


"BUTA LO!!! Orang daritadi gak ada satpam yang jaga!!"- sahut Joshua ngegas.


"HEHHH, SATPAM SI ARA ITU GANASS BAJ*NGG, LO KETAHUAN KELAR IDUP LO, KALO GAK ADA PAWANGNYA!!"- semprot holly.


"Lu pada gak usah berisikk!! Gue kawinin tau rasa Lo!!"- kesal Jake, sambil menutupi telinganya yang mendengung.


"Iya yahh kok gue gak liat satpamnya si Ara? Padahal rumah gue banyak deh satpam terus lagi di tambah bodyguard"- ujar Jake bingung.


"Satpam si Ara bukan kaleng-kaleng, sekali Lo pada masuk ke wilayah ini tanpa pemilik rumahnya, kelar idup Lo pada!!"- ujar holly waspada.


"Udik Lo pada"- cibir Glora. Ia mulai berjalan menuju pintu masuk dan mulai mengetik password yang Ara beritahukan tadi.


"Ly kok salah?"- tanya Glora.


"Mana gue tau!!"


"Cepetan dehh gue takut!!"- lanjut holly.


"Ya kali si Ara salah ngomong!!"


"Ra cepetan dong!!"


"Sabar elahh"


"Perasaan gue gak enak!!"


"RUNNNNNN"- Mereka semua menoleh ke arah vino yang berteriak, secara tidak langsung mata mereka semua membulat kala melihat dua anjing besar berjenis pit-bull itu berlari ke arah mereka dengan sangat cepat.


"Gue bilang apa"


...-o00o-...


Di lain sisi Ara sekarang tengah duduk santai di dalam mobil yang sedang di kendarai oleh Jeno, sedari tadi juga keheningan lah yang menyelimuti mereka berdua.


"Hewan gue udah makan?"- tanya Ara dengan matanya yang masih fokus ke arah Ipad-nya.


"Gue gak tau"- itulah mengapa di dalam mobil sangat hening, Jeno si kutub Utara yang kalo di tanya selalu menjawab spj, di tambah Ara si kutub selatan yang selalu sibuk dengan urusannya.


Setelah 30 menit lamanya, akhirnya Ara sampai di markas besar Rof-5. Dengan segera mereka berdua keluar, pandangan pertama yang mereka lihat adalah mansion besar yang tampak terbengkalai, tapi siapa sangka kalo dalamnya terlihat bagus dan mewah kebanding dengan luarnya yang sangat mengerikan.


Dengan berjalan cool Ara dan jeno mulai memasuki ruang tamu, mereka semua yang melihat Ara langsung berdiri dan menyapa sang bos besarnya.


"Mereka bertiga kemana?"- tanya Ara sedangkan jeno yang asik memainkan hpnya langsung mendongakkan kepalanya.


"Entah"- sahut Jeno acuh, Ara mendelik tajam ke arah Jeno lalu meninggalkannya.


"Gue salah" gumam Jeno sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


Sedangkan di ruangan terdapat para pendosa yang tengah menyantai, ia adalah Lionel,Bryan dan Ervin, mereka bertiga tengah menunggu kedatangan bosnya dengan di temani oleh wine yang telah di sediakan di sana. Ervin bangkit dari duduk dan mulai mendekati papan yang sudah di tempeli banyak foto-foto orang,dengan kedua tangan yang di lipat di depan dadanya.


"Apa nanti kita ngebunuh lagi?"- tanya Ervin sambil mencondongkan tubuhnya ke depan dan mulai menatap satu persatu foto-foto itu.


"Mybe, kita liat aja keputusan Ara"- sahut Lionel yang tengah duduk dengan ketiga kancing atas yang sengaja di buka,terus lagi kemeja dengan lengan panjang yang sengaja di gulungkan dan memamerkan urat-urat yang terlihat menggoda iman.


"Tapi kita harus membunuh target, secara bayarannya besar"- ujar bryan yang tengah sibuk dengan laptopnya. Dan ia juga tidak memakai baju dan memperlihatkan tubuh kekarnya.


"Males gue bunuh orang,udah tau dosa gue gede!!, jangan bikin makin gede dong"- ujar Lionel.


"Lah sebab itu, dosa Lo kan dah banyak, nanggung lah kalo berhenti, secara dosa Lo dah kayak air laut"- sahut Bryan sambil meregangkan otot tubuhnya.


"Mata Lo!!"


"Berisik Lo berdua!!"- tegur Ervin yang sudah jengah dengan mereka berdua.


"Keuangan Rof-5 turun 3%, dan Lo Lionel!!"- Bryan langsung menunjuk ke arah lionel"Lo mau miskin?!"


"Ya enggak lahh!!"- Bryan hanya menggelengkan kepalanya.


"Si Ara bawa tahanan baru?"- tanya Bryan kala melihat data-data para tahanan.


"Rifansyah?"- ujarnya.


"Suruhannya nyonya Bella"- sahut Ervin sambil menyalakan rokok.


"Lagi?"


"Menurut Lo!!"- ketus Lionel


"Makannya jangan nana nina Mulu ketinggalan info kan Lo!!"


"Gitu juga gue nambah stamina, biar gak stress"- ujar Bryan sambil menyisir rambutnya kebelakang dengan tangannya.


"Stamina matamu!! Cewek itu di jaga bukan di rusak!!!"


"Masbuloh!!!"- sebelum Lionel membalas ucapan Bryan, tiba-tiba mereka bertiga menoleh kala mendengar suara pintu yang terbuka, dan mereka mendapati Ara dan jeno yang baru saja datang.


"WELCOME BACK TO BIG BOSS"- pekik Lionel yang langsung berdiri dari duduk dan berjalan ke arah Ara dengan merentangkan kedua tangannya.


"Muach"- Lionel sudah memeluk tubuh manusia yang ada di depannya. Dan setelah membuka matanya Lionel di kejutkan oleh tatapan sinis milik Jeno.


"Lepas!"- dengan sepontan Lionel melepaskan pelukannya, dan membalikkan badannya.


"Kok Lo jahat sih raa"- ujar Lionel dengan tatapan di buat-buat dan bibir di manyun-manyun. Ara menaikkan tangannya agar lionel tidak berbicara dan keadaan langsung menjadi serius.


"Gimana keadaan hewan-hewan gue?"- tanya Ara.


"Sehat"- satu kata itu membuat Ara menganggukkan kepalanya, ia mulai berjalan dan mengambil satu foto yang ada di kemeja sekolahnya lalu menempelkannya.


"Target kita Smithsonian's"- ujar Ara setelahnya menatap keempat temenannya yang tengah duduk sambil menatap dirinya.


"Keluarga Smith perusahaan nomor 5 di Asia, dia level 10"- tutur Ara.


"Permasalahannya?"- tanya Bryan.


"Menipu perusahaan F5'Official"- ujar Ara dengan tatapan marah, karena ia sudah lama mencari keberadaan Smith, yang selalu saja kabur.


"Rugi berapa?"


"30"- mereka hanya mengangguk santai


"Dolar"- seketika mereka yang sedang minum wine Langsung menyemburkan wine yang ada di dalam mulutnya, terkejut? Tentu 30 Miliar dolar kalau di rupiah berapa nol itu!!!.


"WHAT!"- Pekik mereka.


"Gila-gila, di tipu Ampe 30 milion USD!!!"- ujar Bryan


"Bukannya pemilik perusahaan itu sangat misterius, terus lagi kan semua orang tau bahwa dia triliuner peringkat pertama di dunia?"- ujar Ervin


"Itu sebenarnya misi rahasia gue tapi setelah sekian lama gue intai, dia menghilang karena dia tau dia inceran gue"- tutur Ara dan mereka mengangguk paham.


"Jadi tugas ini gue kasih ke lu berempat, mereka semua nanti gue urus"- lanjut Ara sambil menatap 20 Poto yang di pajang di papan.


"Mau kemana?"


"Bawah dulu"- ujar Lionel dan mereka mengangguk lalu melanjutkan pembicaraannya. Setelah 5 menit akhirnya mereka selesai dengan pembicaraannya tepatnya juga Lionel datang dengan membawa kotak kecil.


"Tugas baru brayy"- ujar Lionel sambil menatap satu foto yang ia pegang.


"Wihhh cakep, bisaa dong"


"Sekali tembak bodoh!!!"- kesal Lionel sambil mendorong kepala bryan, memang tidak sopan tapi Lionel kesal karena otak Bryan itu sangat-sangat tidak manusiawi.


"Bayarannya?"- tanya Ervin


"2M"- ujar Lionel sambil menunjukkan kartu yang ada di sana.


"Gimana raa?"- tanya ervin


"Terserah"- ujar Ara yang hendak bangkit dari duduknya dan tanpa sengaja foto itu terjatuh Ara yang melihat itu langsung mengambilnya dan tiba-tiba.


"Tolak"- ujar Ara tiba-tiba


"Kenapa?"


"Tolak gue bilang"- ujar Ara tanpa bantahan


"Emang dia siapa?"


"Dia anggota rahasia Rof-5, yang sekarang sedang menjalankan misi"- mereka ber oh riaa


"Wait, bunuh orang yang mempunyai uang ini"- ujar Ara dan mereka mengangguk.


Sedangkan di lain tempat, terdapat dua jenis anjing fit-bull dengan kelima anaknya yang kini sedang menggonggong ke arah kesembilan manusia yang berbeda-beda tempat. Terlihat jelas di atas genteng terdapat holly,jake,Alvin dan aksara yang tengah berjongkok di atas rumah Ara yang entah bagaimana caranya mereka naik ke atas. Di sisi lain terdapat aksara,Glora Joshua,dan leo yang tengah berada di dalam kandang anjing ara dan mereka mengunci diri agar tidak menjadi santapan satpam-satpam Ara, dan untungnya tempatnya lumayan luas untuk menampung mereka berempat. Vino?? Ia sekarang tengah menangkring di atas pohon mangga yang lumayan tinggi dan sesekali ia memakan mangga mentah yang ada di dekatnya.


"Berisik lu anjing, bukannya pergi malah gonggong di sini!!!"- cerca vino yang sudah jengah karena anjing Ara tidak mau pergi dari sana.


"INI JUGA SALAHH LOO BODOH!!!NGAPAIN LU GANGGU ANAK MEREKA BODOHH!!!"- Sembur holly greget.


"Ya manaa guee tauu kalo ada bonyoknya di sinii!!"- sahut vino


"Nyahut aja Lo semprull!!!"- kesal holly, ya memang ini semua salah vino, kalo vino tidak menganggu anak anjing itu pasti mereka tidak akan menangkring di sini.


"ARAAAA KAPANNN PULANGG"- teriak holly


GOK GOK GOK


"BERISIK LU ANJ*NG, KAGAK CAPE APA LOO GONGGONG TERUSSS!!!! LEHER LU PUTUS TAU RASA LU!!"- Semprot holly sambil menatap nyalang ke arah sekumpulan anjing itu.


.......


.......


.......


...TBC..........


...Jan lupa vote,like,and comment positif...


...Ikuti author juga ya guys...


...See you next time 🤗...