THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
Part 11 (revisi)



Waktu menunjukkan pukul setengah tujuh dimana keluarga besar Halton kini selesai makan malam, bersama sahabat anak-anaknya yakni Alvin dkk, tapi tidak dengan ara dkk, setelah selesai makan mereka langsung pergi ke kamar mewah ara, untuk membicarakan sesuatu.


Kegiatan mereka berbeda-beda yakni Glora kini sedang menghisap rokok sambil menatap langit-langit, dan holly ia berada di balkon sambil memainkan gitar dan tak lupa ia juga menghisap rokok,sedangkan Ara ia sedang di pijit oleh salah satu maid di mansionnya di karenakan pegal karena di bonceng menggunakan motor ninja.


"Itu yang di punggungnya sama pinggang sumpah sakit bat dahh, tahu gitu gue mendingan bawa motor pak Harto!"- ujar Ara sambil memejamkan matanya.


"Beat maksud loh??"-tanya holly dan Ara mengangguk.


"Yang penting nyaman holly"- sahut Glora.


"Ya gak beat juga lah, nmax,Vario,atau apa kek"- ucap holly


"Kalau pake nmax ogah gue"- sahut Glora


"Lah nape?"


"Najis gue kalau ngangkang sepanjang jalan, bisa-bisa pegel paha gue"- ujar glora


"Dahlah Napa jadi bahas motor sihh!!"- ujar ara


"Tau nih si holly"- sahut Glora


"Salahhin gue aja terus!"- ucap holly sambil memetik senar gitar.


"Ekhemmm ekhemm EKHEMMM"


"Biasa aja kali nyet"- ujar Glora kaget ketika holly berdeham layaknya bapak-bapak yang sedang bersin.


"Hee, biar gak fals gue nyanyinya"- ucap holly setelah itu memetik senar gitarnya kembali untuk menyanyikan lagu.


"O-"- belum sempat holly bernyanyi Glora langsung memotongnya untuk menanyakan sesuatu.


"Oh ya ly, Lo tahu gak anak basket kelas IPS 2 yang tampannya Subhanallah"- ucap Glora


"Si Bagas maksud Lo?"- tanya holly dan Glora mengangguk, holly langsung memetik senar gitarnya kembali.


O-o-o-oh...


Hanyala- belum sempat menyelesaikan lagunya lagi-lagi Glora memotongnya"Lo kenal??"- tanyanya


"Bekas gue! napa Lo cinta??"- tanya holly yang berusaha sabar.


"Najis gue kalo bekas Lo mah"- sahut Glora


"Jan mau Semua mantan si holly, semuanya gak ada yang bener! Kek orangnya"- timpal Ara di angguki oleh Glora.


"Semerdeka Lo padalah"- ucap acuh holly dan mulai menyanyi lagi, dan lagi-lagi Glora mengganggunya hal itu membuat holly kesal.


"Lora kalau Lo nanya lagi gue tabok Lo ya!!"- cecar holly dan Glora hanya tertawa, holly mulai menyanyi lagi.


O-o-o-oh ...


Hanyalah Tuhan saja


Bisa menentukan semua


Kesab-


lagi-lagi holly di ganggu oleh benda persegi panjang yang berlogo Apple yang berada di atas meja, hal itu membuat holly menjadi-jadi"argrhhhhh Anj*ng siapa lagi sihh, gak seneng banget liat gue nyanyi!!!"- gerutu holly lalu mengangkat sambungan teleponnya, sedangkan Ara dan Glora mereka tertawa sejadi-jadinya sama halnya seperti maid yang sedang memijat Ara.


"HALLO SIAPA SIHH GANGGU GUA AJA!!! GAK SENENG BANGET GUE NYANYI!!"


^^^"BERISIK LO NYET!!!! SUARA LO KEK TOA TAU GAK!!"^^^


"Eh ko, apa kabar? Aelah Sans aja nape!! Gak usah ngegass juga"


^^^"Pusing gue Ama lu, dari pada dengerin suara cempreng Lo yang gak bermutu, mendingan gue langsung intinya"^^^


"Sialan lu ko!"


^^^"Bilangin Ama si iby ada yang nantang balapan,datang jam 10 di tempat biasa!"^^^


"Okhkeyy"- holly langsung memutuskan sambungan teleponnya.


"Ara"


"Hmm"


"Kata bangko Ada yang nantang lo?? Katanya jam 10 harus di tempat biasa"- ujar holly


"Baru juga gue di pijit!! Emang siapa sihh!! Ganggu ketenangan orang aja!!"- ujar Ara


"I don't know"- ujar holly


"Jan nyanyi lly suara Lo gak enak"- sahut Glora ketika holly akan bernyanyi.


"Serah gue dong, suara-suara gue!!"


O-o-o-oh ...


Hanyalah Tuhan saj-


DUARRRRR


"Ehhh ayam-ayam"- ujar holly sambil memegang dadanya karena kaget ketika mendengar suara petir beserta kilatnya.


"Tuh kata gue juga apa jangan nyanyi, alam semesta aja nolak apalagi gue"- ledek Glora, membuat holly cemberut.


"Inget umur, Muka Lo gak cocok di gituin ly"- timpal ara.


"Bully aja terus"- Ara dan glora tertawa terbahak-bahak.


"Baperran amat mbaknya"- holly langsung melemparkan bantal kursi yang ada di balkon, ke arah Glora.


..._o00o_...


Malam ini sangat lah gelap, tapi satu bulan bercahaya menerangi seluruh jalan yang kini sedang ramai penonton, dan suara druman motor Sangatlah nyaring di telinga masing-masing orang yang kini sedang menonton balapan.


"Mana yang katanya Queen racing???"- ucap seorang remaja pria.


"Takut kali dia!"-ucap temannya, tiba-tiba mobil Lamborghini Aventador hitam datang ke arah mereka, dan turunlah seorang gadis yang memakai topeng, hal itu tak luput dari tatapan mata semua orang. Gadis itu menghampiri Bangko yang sedang berbicara dengan kawan lawan yang menantang Ara.


"Mampus Alvin dkk ada di sini!!"- batin gadis tersebut.


"Holly,Aby mana??"- bisik Bangko


"Lah gua kira udah nyampe!"- ujar holly.


"Ini kita udah nungguin dia,5 menit lagi di mulai"- ujar bangko.


"Ya gue gak tahu Lo tahu kan aby ngejalanin motor kek gimana!"- ujar holly dan Bangko mengangguk.


"Lah ayang bebeb gua mana??"- tanya Bangko menanyakan Glora.


BRUMM


BRUMM


BRUMM


Suara deruman motor membuat semua penonton menoleh kearah sumber suara, dan hal itu membuat semua penonton ricuh, motor itu mendekati Bangko yang sedari tadi mengobrol.


"Wihhhh lama gak ketemu ya by"- ujar bangko.


"Mana yang nantanggin gue!"- ucapnya to the poin


"Tuh"


"Vino!"- orang yang namanya di panggil langsung berjalan ke arahnya


"Mampus gue"-batinnya


"Bentar bang, si leonya belum dateng!"- ujar vino


"3 menit lagi di mulai, Saepuloh!!"- ujar bangko


"Gimana dong?? Si leonya lagi kemane!! Biasanya juga gak kek gini!!"- gerutu Jake


"Sa Lo gantiin dulu si leo gih, demi nama baik GDD!"- ucap Joshua.


"What mereka anggota motor GDD"- batin holly tak percaya.


"Well"- ujar aksara lalu menghampiri Queen racing.


"Taruhannya adalah???Kalo misalnya gue menang, gue mau Lo liatin wajah Lo yang sebenernya ke gue. Kalo gue kalah, motor gue dan Lamborghini Aventador merah itu jadi milik Lo!, Deall"- ujar aksara lalu menjulurkan tangannya dan di sambut oleh the Queen racing.


"Deall"


BRUMM


BRUMM


BRUMM


Aksara dan Queen Racing sudah siap digarisan start dengan menderu-deru kan knalpot masing-masing. Dan seorang wanita berpakaian seksi berjalan ketengah lintasan sambil memegang sebuah sapu tangan tanda pertandingan akan dimulai.


Setelah sapu tangan itu di jatuhkan mereka langsung melaju kencang bak angin, di perjalanan Queen racing dan aksara saling memacu kecepatan, namun Queen racing lah yang memimpin lebih dulu


Ia sangat jauh didepan, aksara hanya bersantai dibelakang. Setelah tau bahwa Queen Racing sudah 1 Km dari garis finish. Aksara langsung mempercepat laju motornya dan akhirnya menyamai Queen racing. Ia langsung mempercepat kecepatan menjadi seperti roket, setelah beberapa meter dari garis finish, aksara menyalip queen Racing.


Wushh


Cittt


Debu dan dedaunan di sana langsung berterbangan ketika salah satu dari mereka mengeram tepat di garis finis di sana tak terlihat siapa pemenang karena terhalang oleh dedaunan, dan......


"Wahhh gua tahu Lo yang terbaik buat kita anggota GDD"- ujar vino, dan pemenang pertandingan adalah aksara hal itu menjadi Bangko dan holly menatapnya heran kenapa Ara bisa terkalahkan??.


"So... Buka helm Lo dan tunjukkin wajah asli Lo!!"- mereka semua langsung menatap Queen racing yang kini sedang melepas helm full face, sedangkan holly ia menutup matanya takut jika Ara di marahi. Dalam hitungan detik aksara dkk langsung kaget ketika tahu siapa Queen racing.


"Gloraa"- pekik mereka semua, holly perlahan-lahan membuka matanya dan"What!!! kenapa jadi Glora sihh!!"- batin holly.


"Lo Queen racing??"- tanya Joshua tak percaya.


"B-bukan g-gue"- ujar Glora gagap.


...__o00o__...


Ketiga gadis sedang berada di mansion mewah bermarga halton, mereka kini sedang bersiap-siap untuk pergi ke suatu tempat.


"Ra cepetan elahh bentar lagi di mulai!!"- ujar holly


"Males gue ah"- ujar Ara yang masih di pijat.


"Glora ayoo, dan Lo Ara cepetan siap-siap"- ujar holly


"Hmm"


"Glora ayo!!"


"Duluan aja elahhh!"- ujar Glora yang masih memakai jaket.


"Ya udah gue duluan awas aja Lo pada kagak Dateng gue santet!!!"- ujar holly lalu pergi.


"Ra siap-siap sonoh"- ujar Glora.


"Enggak ahh males gue"- ujar Ara lalu menyuruh maid yang tadi memijatnya berhenti dan menyuruhnya untuk pergi.


"Bibi makan malam aja dulu"- ujar Ara hal itu membuat maid itu tersenyum kepada-nya.


"Lah kan Lo yang balapan!"- ara langsung berdiri dan berjalan menuju sofa yang ada di kamarnya lalu menyalakan tv Samsung UN105S9B-nya.


"Lo aja yang gantiin posisi gue!"- ujar Ara sambil menonton acara mma


"Keuntungan gue apa?"


"Lo bakalan dapet duit,mobil,motor atau apalah itu,dari lawan Lo!"- ujar ara.


"Maksud gue keuntungan dari Lo!"


"Matre Lo!!!Itu juga udah cukup, ngapain minta lagi!!"- ujar Ara kesal.


"Matre itu realistis broo, munafik kalau semua cewek itu gak matre!"- ujar Glora.


"Gue gak matre tuhh!"- sahut Ara


"Lu kan dah kaya Saepuloh!!"- ujar Ara sambil menjitak kepala Ara dan sang empu hanya mengelus-elusnya.


Flashback off


"Nah begitu ceritanya, jadi gue mah iya-iya in aja!"- ujar Glora acuh sambil menghisap rokok di balkon apartemen miliknya.


"Emang kenapa si aby gak mau??"- tanya Bangko


"Sakit pinggang dia"- ujar Glora.


"Ya udah gue balik dulu ya... Emak gue nanti konser dadakan"- ujar bangko sambil membuang puntung rokoknya.


"Dasar anak mamih"- cibir Glora yang tak memalingkan wajahnya dari langit-langit.


"Biasa gue kan anak perawan, jadi gak boleh keluyuran malam"- ujar bangko lalu berjalan menuju pintu keluar.


"Badan aja kek laki gede, kelakukan kek hello Kitty, ganti kelamin aja sana, gue biayain deh, bersedekah dengan orang yang tak mampu, itung-itung ngurangin dosa gue yang numpuknya kek tumpukan salju di gunung Aoraki National Park"- ujar holly.


"Kurang ajar"- ujar bangko lalu membanting pintu apartemen Glora kencang, bahkan menciptakan suara.


"KAMPRET PINTU GUE NANTI RUSAK GIMANA!"- teriak Glora.


"Hadeuhh, oh ya nanti kalau si ara tahu Lo kalah gimana??"- tanya holly


"Semoga aja moodnya bagus ly, Lo tahu kan kalau si Ara lagi pms moodnya pasti ubah-ubah"- ujar Glora yang aslinya takut.


"Moga aja, tapi kalau si Ara marah Jan bawa-bawa nama gue"- ujar holly.


"kita harus bersolidaritas bro, susah senang kita jalanin bersama-sama"- ujar Glora


"dihh Mon maaf ya gue gak Mao"- sahut holly


...-o00o-...


Waktu menunjukkan pukul setengah 12 malam, dimana seorang gadis cantik yang sedang memilih-milih cemilan di minimarket yang tak jauh dari rumahnya, Ara ia masih memilih-milih cemilan untuk ia makan, dan juga membeli pembalut berserta jamunya, dikarenakan pembalut berserta jamunya di ambil oleh holly.


Setelah memilih makanan ara langsung berjalan menuju kulkas yang berisi minuman untuk mengambil jamu, tapi ketika akan memegang gagang pintu kulkas, tangan seseorang tidak sengaja menyentuh tangan Ara. Ara mendongak dan menatap wajah seorang pria tinggi yang memegang tangannya, pria yang menyentuh tangan Ara sepontan melepaskan tangannya dan menatap lekat wajah ara pria itu adalah leo.


"Lo... Ngapain Lo di sini???"- tanya leo tak masuk akal.


"Tol*l bat sih ni orang!"- ujar Ara dalam hati, tanpa menjawab pertanyaan Leo, Ara langsung mengambil 2 jamu, lalu pergi ke arah kasir dan meninggalkan leo.


Ara langsung mengangkat belanjaannya ke meja kasir tapi tiba-tiba leo langsung berdiri bersebelahan dengan ara"Ini dulu aja mbak"- ujar leo dengan seenak jidatnya.


"Lo bisa baca gak papan di atas sana"- ujar Ara dingin.


"Please Queue up kenapa??"- sahut Leo dan Ara dengan kesalnya mengalah saja.


"Mohon maaf ini siapa dulu??"- tanya kasir tersebut.


"Dia aja mbak"- ucapnya, kasir itu mengangguk lalu mengambil 5 minuman milik leo.


"Masnya punya kartu member??"- tanya kasir tersebut dan leo menggelengkan kepalanya.


"Pulsanya sekalian??"- leo menggelengkan kepalanya untuk kedua kalinya"jadi totalnya 138.000 ribu"- ujar kasir tersebut sambil menyimpan minuman tersebut ke dalam kresek putih.


Leo langsung meraba-raba sakunya"dompet gue mana sihh??"- batin leo.


"Permisi, anak muda apa bisa lebih cepat??"- ucap salah satu pembeli, Ara langsung menyimpan belanjaannya ke meja kasir,,,


"Ra tolong bayarin dulu punya gue nanti gue bayar"- bisik leo.


"Lo kan orang kaya, ngapain minjem duit ke gue!"- ujar Ara ngegas.


"Dompet gue ketinggalan ra, plisslah nanti gue bayar"- ujar leo dengan nada malasnya.


"Dasar cowok gak modal"- gumam ara.


"Gue gak budeg"- sahut leo


"Kirain, mbak totalnya satuin aja"- ujar Ara dan kasir tersebut mengangguk.


"Mbaknya punya kartu member?"- tanya kasir tersebut Ara menggelengkan kepalanya"semuanya jadi 268.000 ribu"- Ara langsung mengeluarkan 3 lembar uang berwarna merah.


"Kembalian jadi 32.000 ribu"- ujar kasir tersebut langsung memberikan notanya"kembaliannya ambil aja buat donasi orang yang tidak mampu"- ucap Ara sambil menekan kata tidak mampu dan matanya menatap wajah leo.


"Terimakasih mbak, selamat malam"- ucap kasir tersebut Ara mengangguk lalu pergi membawa kresek putih berisi belanjaannya, lalu keluar di ikuti oleh leo.


"Besok gue ganti, Lo kesini naik apa??"- tanya leo yang sudah menaiki dan menyalakan motor ninjanya.


"Jalan kaki!"- ketus ara.


"Sebagai tanda terimakasih gue kek Lo, gimana kalau gue anterin lo??"- ucap leo


"Bisa sakit lagi pinggang gue"- batin ara


"Nggak makasih!!!"- ketus Ara.


"Ini udah malam Ara, dan Lo cuma pake celana pendek Ama kaos!!gimana kalau Lo di perkosa Ama om-om, di culik Wewegombel kan gak lucu!!"- cerocos leo


"Itu mulut bisa gak di filter dulu!!apa perlu gue jahit biar gak ngomong sembarangan"- ujar Ara dengan nada tingginya.


"Ya udah ayo naik anggap aja sebagai tanda terimakasih gue ke Lo!!"- ajak leo


"Gue bilang nggak ya nggak!! Lo kenapa maksa banget sihh!!"- sahut Ara dengan nada tinggi dan dinginnya.


"Ya udah, kalau Lo di apa-apain jangan nyalahin gue!!"- ujar leo dengan nada dinginnya, dan pergi meninggalkan Ara sendirian.


diperjalanan yang gelap nan sepi terdapat seorang gadis yang tengah berjalan sendirian"sepi banget kek kuburan"- ujar Ara dalam hati ketika di pertengahan perjalanannya Ara harus melewati segerombolan geng motor sekitar 11 orang yang berada ditepi jalan.


"Hey cantik, mau kemana malam-malam gini?" goda salah satu cowok yang awalnya diatas motor, dan sekarang sudah berada didekat ara, Ara masih melanjutkan jalannya dan tak memperdulikan mereka.


"Sayang sombong banget sihh"- goda salah satu anggotanya, Ara tak meresponnya dan menganggap angin lalu.


"Ayo dong main dulu sama kita ya gak bro"- ujarnya lagi dengan tertawa bahkan anggotanya, Tiba-tiba salah satu dari mereka mencekal lengan ara namun dengan Sigap ara memelintir tangannya kebelakang hingga cowok itu kesakitan.


"Gak usah pegang-pegang tangan gue"- aura dingin ara mulai keluar, Ara langsung mendorongnya dengan kuat hingga cowok itu tersungkur keaspal.


Ara langsung meletakkan belanjaannya keatas aspal jalanan dan mengepalkan tangannya saat anak buah cowok itu mendekat kearahnya, dan tangan nakalnya memegang dagu ara.


"Bolehlah kita main-main"- Ara sudah siap untuk melayangkan Bogeman mentah yang kapanpun bisa dilayangkan kepada orang tersebut.


BUGH


Ara langsung memukul bagian wajah pria tersebut dengan sekuat tenaga hingga lawannya pun tersungkur kebelakang, hingga menyebabkan hidungnya berdarah, semua laki-laki tersebut langsung menghampiri anggotanya yang terluka.


"Gue gak suka di usik brengsek!!"- ucap Ara dingin, Ara langsung mengambil belanjaannya dan akan pergi dari situ, tetapi tiba-tiba salah satu anggota dari mereka mengambil balok kayu untuk memukul Ara"agrhhh dasar cewek sialan"- Ara langsung membalikkan badannya dan


BUGHH


..._To Be Continued_...