THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 45 (revisi)



Malam hari tepatnya pukul 08:35 wib, kini keempat manusia itu tengah berjalan diantara mereka terdapat salah-satu gadis yang saat ini kondisinya jauh dari kata bersih sama halnya dengan ketiga Laki-laki itu.


"INI SEMUA GARA-GARA LO PADA!!! ANDAI MOTOR GUE KAGAK LU KASIH SAMA SI JOSHUA PASTI GUE GAK BAKALAN KAYAK GINI ARGHHHHH"- Gerutu gadis itu di sepanjang jalan.


" Salahin si vinoo, kata gue juga langsung ke rumah sakit bukannya malah muter-muter gak jelas sialan lo!! "- kesal Alvin sambil menendang bokong vino.


"Mana gue tau bakalan kayak ginii"- bela vino agar tidak kena amukan masa.


Tepat malam itu kesialan datang kepada mereka secara bertubi-tubi contohnya mobil mereka mogok dan mau tak mau harus menelpon montir namun sayang hp mereka lowbat dan tidak membawa changer, dengan modal nekat vino menyarankan untuk pulang dengan kendaraan umum, namun di pertengahan jalan mereka berempat malah di turun kan akibat tidak bisa membayar karena dompet mereka ketinggalan di dalam mobil dan tak membawa satu persenpun , mau tak mau lagi mereka harus berjalan karena masih kesal, vino melepar batu yang lumayan besar sembarang arah dan ternyata batu itu mendarat di sarang lebah dan berakhir kejar-kajaran, mereka berempat juga melompat ke arah air empang untuk menghindari lebah-lebah tersebut, di tengah perjalan nasib mereka masih saja sial kala melihat sekumpulan kerbau yang berlari ke arah mereka berempat dan berakhir jatuh di atas lumpur.


"AGRHHHHHH STRESSS GUEEE LAMA-LAMAAA!!!"- pekik ara, dengan kondisi bak orang gila.


"Ini sekarang dimana?"- tanya aksara.


"Gue gak tau namanya yang jelas tadi kita hampir ke Bekasi!Ayo jalan sebelum makin malam"


...-o00o-...


Di sebuah ruang tamu terdapat dua manusia yang salah satunya kini tengah mondar-mandir karena gelisah, sedangkan yang satunya hanya berdecak kesal.


"Tch!! Mahh minggir mamah ganggu konsentrasi bianca yang lagi nonton!"- kesal bianca karena sedari mamanya tidak bisa diam membuatnya geram.


"Diamlah bian mamah lagi pusing!"


"Ya makannya jangan mondar-mandir gak jelas kayak gitu!!ngapain sih!"- sahut bianca dan bella langsung mendekati putrinya yang saat ini tengah menonton.


"Apa kau berhasil mendekati leo?"


"Belum berhasil mah"- decakan kesal dari bibir bella terdengar oleh indera pendengaran bianca.


" Berusahalah bianca, Jangan seperti inii. Kalo kamu bisa mendapatkannya hidup kita akan tenang"


"Mah, mamah taukan leo sekarang kekasih ara, bahkan aku saja tak selera untuk bersekolah!!"


"Kau ini sangat bodoh bianca, status mereka masih menjadi kekasih maka dari itu rebut dia kenapa kau ini bodoh sekali!!"- geram bella sambil menjitak kepala anaknya itu.


"Diamlah mahh, mamah membuatku pusing!!"


"Kalo kamu tidak bisa mendekati leo bagaimana jika kau mendekati keluarga halton"- ujar bella membuat bianca membulatkan matanya.


"Mamah gilaa, mama ingin aku di cekik oleh ara karena berani mendekati keluarganya!! Dan mamah ini kenapa!!" - bella diam tidak menjawab pertanyaan putrinya.


"Semua akan kebongkar bi"- bianca mengerutkan keningnya.


"Maksdunya?"


"Semuanya akan kebongkar, vira dia sudah bangkit dari komanya dan hidup mamah gak tenang bi, mamah harus gimana?!"


"Bicara yang jelas? Aku tidak mengerti sama sekali!"


"Beberapa tahun yang lalu mamah sengaja nabrak davira istri pertama papah kamu, mamah kira dia sudah tiada tapi ternyata dia datang setelah sekian lama menghilang, kamu masih ingat waktu aksara jemput kita di bandara mamah pernah bertemu dengan davira di rumah sakit dengan seorang gadis, mamah gatau gadis itu siapa?!! Terus mamah suruh seseorang buat meracuni davira yang kala itu dia masih koma, tapi semua gagal pembunuh yang mamah bayar malah di pegal kepalanya oleh ketua rof-5"- bianca langsung pucat pasi, kala mendengar nama mafia yang paling di takuti itu.


"Demi tuhann apa yang mama lakuin!! Kita sekarang jadi incaran mereka gara-gara mamah, mamah kenapa bodoh sekali ambil tindakan seperti ini!! Dan wait mama tahu keluarga istri pertama papa itu siapa?"


"Yang mamah tau vira anak yatim piatu"


"What the.., apa Jangan-jangan istri pertama papa itu anaknya ketua rof-5?"- tanya Bianca


"Ntahlah bian maka dari itu mamah pusinggg! Apa perlu mamah menikah lagi untuk kehidupan kita?"- bianca membulatkan matanya lalu menatap mamahnya dari atas sampai bawah.


"Jangan konyol, tubuh mamah sudah kendur emang masih ada seseorang yang ingin mempunyai istri yang seperti ini!"


"Tidak usah menghina mamah bianca"- geram bella pada anaknya.


" Sudahlah mah!! Jangan mengada-ngada!"- ujar bianca sambil berdiri.


"SUTIIIIIII"- art yang namanya di panggil itu terkejut lalu ia langsung mematikan komputernya setelah mengirim vidio.


"Bangs*t kaget"


" IYAHHHH NONNNN"


...-o00o-...


Seorang wanita setengah baya saat ini kini mengacak pinggangnya dan menatap tajam ke arah empat manusia itu, perasaan kesal, malu, dan ingin ketawa itu menjadi satu. Apalagi melihat putra dan putrinya itu yang berpenampilan layaknya gembel, bahkan sekarang keempat manusia itu tengah memilin jari-jarinya dengan kepala menunduk dan lagi sekarang mereka menjadi tontonan banyak orang karena posisinya mereka sekarang berada di halaman depan.


"Jadi mereka itu anak-anak ibu?"- tanya seorang satpam sambil menatap mereka tak percaya.


" Iyah pak mereka keluarga kita"- ujar aditya sambil tersenyum.


"Dady mereka itu gembel bukan keluarga kita"- ara, aksara, Alvin dan vino langsung melotot ke arah bocah itu.


" WOYY!"- Teriak mereka tak terima, dan lagi-lagi mereka menundukkan kepalanya karena melihat tatapan maut dari kanjeng ratu.


"Maaf yah pak atas ketidaknyamanan kalian semua, saya mewakili anak-anak untuk meminta maaf. Maklum abg pak bu, kalian juga pasti seperti itu dulu. Sekali lagi saya minta maaf"- ujar Bisma sambil tersenyum.


" Tidak apa-apa pak, lain kali kalian kalo mau masuk jangan manjat tembok, di depan kan sudah ada gerbang masuk. Kasian juga kaliannya di tuduh jadi maling jadinya."- ujar seorang wanita setengah baya itu.


"Tadi mau masuk tapi di gak bolehin sama tu satpam jelek"- ujar vino keluarga halton langsung melototkan matanya bahkan ada yang berada di sisi vino langsung menginjak kakinya keras lalu tersenyum paksa. "Gak usah nyari masalah bangs*t"


"Hahaha maaf anak-anak memang suka becanda"- ujar vanissa tak enak.


" Yaudah kalo begitu, kami semua permisi dulu"- mereka semua langsung membubarkan diri.


"Astaga gini amat kelakuan anak gue"- mereka menatap seorang wanita setengah baya itu dengan tampang cengegesan. Dia adalah davira melody halton ibu dari ara dan aksara yang sudah sadar kembali dari komanya.


"Yes mom"- ujar mereka seperempak lalu pergi untuk membersihkan diri.


" Anak sape sih!"- ujar vira sambil menggelengkan kepalanya, sedangkan para adik dan adik iparnya hanya menggelengkan kepalanya dengan tingkah laku vira dan semua ini Gara-gara virus dari holly,sejak pulang sekolah holly langsung menemui davira dan meracuni pikirannya dengan bahasa-bahasa gaul dan drama Korea.


...-o00o-...


Tok tok tok


Pandangan pertama ara melihat aksara yang baru saja masuk dengan pakaian tidurnya "kamu manggil abang?" Ara hanya menganggukkan kepalanya dan menyuruh aksara untuk mendekat. Setelah mendekat ara langsung memperlihatkan sesuatu kepada aksara.


"Gimana?"- ujar ara sambil menyenderkan tubuhnya di kursi kerjanya.


" K-kamu!!"


"Of course, gue masukin beberapa mata-mata disana, keren bukan?"- ujar ara sambil meneguk kembalinya soda kalengnya.


" Apa mereka tidak tau tentang asal-us-"- ucapannya langsung di potong oleh ara. "Enggak mereka gak tau, yang mereka taunya anak yatim piatu dan yah mereka juga menikah tanpa restu"


"M-maksudnya?"


"Lo pasti ngerti, keluarga belah pihak tidak merestui mereka karena si pria itu di kabarkan buaya darat."- ujar ara.


" Jadi mereka? , dan itu mengapa mereka bilang kalo dia itu yatim piatu, karena mereka kawin lari?"- ara menganggukkan kepalanya.


"Hmmm, tapi itu lebih bagus dan hal ini mempermudah untuk melakukan balas dendam"- aksara hanya menganggukkan kepalanya.


"Acara ulang tahun sekolah waktu itu di undur, karena kamu gada, dan sekarang acara ulang tahun itu akan di selanggarakan minggu depan"


"Minggu depan? Perwakilan ketua sekolah pastinya momy otomatis mereka akan menyewa beberapa pembunuh"- ujar ara membuat aksara terkejut.


" Pembunuh, apa mereka gilaa"


"Lebih tepatnya gak waras"- aksara tersenyum menanggapinya.


"Terus rencana kita selanjutnya gimana?"


"Rencana apa?"- mereka berdua langsung terkejut lalu menormalkan kembali ekspresi wajahnya.


"Lo tau attitude! Ketuk pintu dulu kalo mau masuk, semua orang juga punya privasi! Jangan nyelonong gitu aja gak sopan!"- sarkas ara Sambil menutup laptopnya


"Ya maaf"- ujar vino


"Lo ngapain kesini?"- tanya aksara agar mengalihkan pikiran vino


"Gue laper"


"Terus?"


"Gue mau nyuruh ara masak, soalnya gue gak bisa Ku"


"Delivery aja napa sih! Ribet lo!"- kesal ara.


" Ini udah malem ara... Gue kasian ama drivernya... Jadi lebih baik lo masak. Kata mami vira juga masak aja gak baik makan-makanan yang di luar"


"Serah lo" - kesal ara.


"Ehh btw tadi lo pada bilang rencana, rencana buat apaan?"- tanya vino dan mereka berdua terdiam.


" Woy malah diem!!! Gue tebak nih pasti rencana tentang gaina?!, soalnya adeknya si vianca bilang kalo neneknya udah nuntut kasus ini ke polisi. Dan sekarang lo ar buronan polisi"- ujar vino tenang sambil meminum soda milik ara.


"Gue hampir lupain serangga kecil itu"- ujar nya sambil menatap lurus kedepan.


Brakkk


"Arr kamu udah tau kalo kamu jadi incaran polisi?!! Keluarga wiliam nuntut kamu karena gak Terima kalo gaina di perlakuin seperti itu"- tutur Alvin sambil mendekat ke arah ara dengan tergesa-gesa.


" Gue udah kasih tau kali bang!"


"Nanti abang urus kamu gak usah hawatir"- ucap lembut aksara sambil mengusap rambut ara.


" Enggak gue bisa sendiri, gue mohon kerja samanya sama kalian buat mereka percaya kalo gue bukan asal dari keluarga halton, gue mohon. Gue udah mikirin sesuatu "- Seringai dari bibir ara muncul membuat mereka bertiga terpaku.


...-o00o-...


Duduk di sofa empuk dengan kaki yang di tumpuk, wanita itu sekali-kali menggoyang-goyangkan gelas yang berisi wine. Tatapan sama sekali tak beralih pada layar di depannya.


"Telpon dia!"- ujarnya dan para bawahan itu langsung menelpon orang tersebut.


" Hallo girl"


".... "


"Rencana mu sangat buruk baby, anda sangat tidak cocok menggantikan peran ku ternyata, tch... Tch... Tch"


"....."


"Ingatlah kata-kataku itu, lakukan apa yang kau inginkan itu, rencana mu memang sangat buruk tapi saya akan menghargainya. Dan peringatan untukmu jangan gegabah mengambil keputusan"


"Dan satu hal yang perlu kau tau jangan pernah kembali bersamanya, kalo itu terjadi dia tidak akan lagi menghirup udara segar bumi ini!"


".... "


"akan ada seseorang yang menjaga mu dan dia lebih pantas untukmu ke banding dengan sampah itu sangat menjijikan!"


"..."


"Fine! Dia bahkan sangat baik, lebih baik kau urus belanjaan mu itu, see you"


TBC.....