THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 40 (revisi)



Sebelumnya author minta maaf yah karena jarang update , dan hari ini mungkin ceritanya sedikit di karenakan hp author lagi rusak😭, author gak bisa ngetik lagi karena setengah layarnya mati, susah banget mau ngetik jugaa huhuhu apalagi ngepoin tetangga. Udahlah makasihh banget, berhubungan author jarang update berarti kalian harus nunggu Yee, hp author mau di benerin dulu sekian.


...HAPPY READING GUYS...


DING DONG DING DONG


dengan berat hati seorang gadis cantik yang kini sedang tertidur pulas langsung membuka matanya kasar, ia meraba-raba nakas yang ada di sampingnya dan mengambil hp untuk melihat jam berapa dan ternyata jam 3 pagi.


"Siapa yang datang pagi-pagi buta seperti ini!!!"- gerutu gadis itu namun tak ayal ia langsung menyibak selimutnya dan memakai sandal lalu keluar dengan wajah bantalnya.


DING DONG DING DONG


"ASTAGA LO SIAPA SIHH GANGGU ORANG TIDUR AJA!!! MANA MASIH PAGI BANGET LAGI!!!"- Cerocos gadis itu kala menuruni anak tangga, setelah turun gadis itu menggaruk-garuk kepalanya frustasi.


"LO SIA-pa?"- gadis itu membulatkan matanya kala melihat seorang pria yang berdiri di depannya, bahkan dari segi penampilan pria itu masih menggunakan piyama, bahkan rambutnya acak-acakan tetapi menambah kesan tampan, apalagi di tambah kacamata yang melekat di hidungnya. Jangan lupakan pria itu juga membawa tas besarnya.


"Ahhhhh kangennn Yayaaaa"- gadis itu membelalakkan matanya kala pria itu menubruk tubuhnya. Apalagi mendengar suaranya sungguh tidak cocok untuk pria bertubuh besar itu.


"Lo ngapain kesini LEOOO!!!!"- pekik gadis itu ia adalah Ara kekasih dari seorang leonardy Wiliam.


"Kangen Yaya!!"- gumamnya dengan suara serak tapi di paksakan untuk bersuara imut, tetapi menurut Ara itu bukannya lucu melainkan sangat mengerikan.


"Yaya siapaa gilaa!!"- ujarnya dan berusaha lepas dari pelukan erat leo.


"Ini Yaya!!"


"Suara Lo Yo, jijik gue dengernya!"- tutur Ara secara langsung leo langsung melepaskan pelukannya dan menegakkan kembali kacamatanya yang melorot.


"Bahasa kamu Ra!!"- ujar leo dengan suara dinginnya, Ara tertegun dengan perubahan sikap leo yang begitu cepat.


"M-maaf"- cicitnya.


"Aku kangen sama kamu sayang"- ujarnya sambil memeluk kembali kekasihnya dan menghirup aroma tubuh ara.


"Kamu ngapain jam segini kesini??"- tanya Ara sambil mengelus kepala leo.


"Aku mau nginep di sini, aku gak mau jauh dari kamu" ujarnya namun tidak sepenuhnya seperti itu, Leo ingin menjauhi keluarganya dan lebih memilih pulang di apartemen kekasihnya.


"Leo lepasin gelii"- ujar Ara kala leo mendusel-dusel hidungnya di leher Ara.


"Awas ihh mau kunci pintu!!!"- pekik Ara karena leo tidak mau melepaskan pelukannya. Dengan terpaksa Ara berjalan dengan leo yang memeluknya dari belakang. SUNGGUH MENYUSAHKAN.


"Kamu kayak orang gak punya rumah aja!!"- cibir Ara tapi leo tetap tak menghiraukan ucapan kekasihnya. Ara berjalan menuju kamarnya dengan Leo yang masih betah mengintilinya seperti anak ayam.


...-o00o-...


Sekarang hari Selasa, lebih tepatnya pukul 07:30 semua siswa-siswi B'F tengah berkumpul di mading-mading yang berada di sekolahnya. Karena ada beberapa Poto yang membuat mereka tidak percaya.


"Masa sih gak percaya guee"


"Tapi mukanya emang dia"


"Editan gak sih"


"Ini bener bodoh"


Holly dan Glora yang baru saja sampai di sekolah langsung terheran-heran, hingga akhirnya mereka berdua menerobos masuk untuk melihat berita hari ini.


"MINGGIR MINGGIR MINGGIR!!!"


"WHAT!!!"


Mobil sport hitam itu langsung menyita perhatian siswa-siswi SMA B'F, dan di sana turunlah dua sepasang kekasih,mereka adalah Leo dan Ara pandangan mereka semua teralihkan kala melihat sepasang kekasih itu. Dan mereka juga sudah biasa melihat pemandangan seperti itu. Seminggu sebelumnya SMA B'f di gemparkan oleh berita bahwa Ara dan leo berpacaran, dan semua ini di sebabkan oleh mulut jahanam holly yang sering saja nyerocos tanpa henti dan pada akhirnya keceplosan.


"WOYYYY pacaran Bae lu pada"- tutur Joshua yang baru saja sampai dengan yang lainnya.


"Masih pagi udah liat beginian nyesek amat gue"- keluh vino sambil memegang dadanya dramatis.


"Masih pagi udah ngintilin si Ara Lo"- cibir jake sedangkan Leo diam tak ingin menyahuti kata-kata Jones itu.


"Jijik gue liatnya"


"Gue kira suhu ternyata lont*"


"Tapi gak mungkin ahh"


"Ia masa pacarnya si leo gitu"


"Kenapa semua orang liatin Lo gitu Ra?"- tanya Alvin yang peka dengan tatapan itu, sedangkan Ara hanya menaikkan bahunya tak peduli. Sedangkan aksara juga diam sambil menatap mereka dengan mata tajamnya.


"Ada apa?"- siswi yang di tarik tangannya oleh Alvin tiba-tiba bergetar takut.


"A-anu di m-mading i-it"- ucapannya terpotong karena holly dan Glora berlari ke arahnya.


"ARAAAAA Hahhh Huhhh Hahh Huhhh"- setelah sampai di sana holly langsung memegang lututnya cape.


"Aduhh cape guee"- ujarnya sambil menyeka keringatnya.


"Lo berdua kenapa?"- tanya Joshua dan holly langsung memberikan Poto yang ia dan Glora cabut di mading semua penjuru sekolah. Joshua langsung kaget kala melihat poto-poto itu.


"Gak nyangka gue Ra"- tutur Joshua sedangkan Jake masih menatap Poto itu lekat-lekat. Poto itu berisi Ara dengan pria tua yang sedang ekhemmm.


"Ra ini Lo!!"


"Kalo Lo percaya Poto ini berarti Lo sama bodohnya dengan mereka"- ujar Ara setelah melepaskan tangan leo dari pundaknya Ara berjalan menuju kelasnya di ikuti Glora dan holly.


"Liat"- leo merampas poto itu, matanya tajamnya menatap lekat dan menyobeknya sama halnya dengan aksara yang langsung membakarnya.


"Ara dari seminggu ini terus sama gue 24 JAM"- ujar leo sambil memakan kata 24 jam. Setelah itu meninggalkan mereka semua.


"Ini bukan tubuh Ara"- tutur vino mereka yang ada di sana menatap vino dengan tajam


"Lo pernah?"


"Pernah apa?"


"SIALAN lo, Otak Lo pada!! Mit-amit!!!"


"Ara waktu renang di Bali pake bikini"- jelas Alvin


"Mont*k gak?"- aksara memukul kepala Jake keras.


"Jaga ucapan Lo!"- aksara meninggalkan semua dan ikuti oleh Alvin.


"Mamam"- ledek vino lalu meninggalkan joshua dan Jake.


"Ayo ayo nak, biar saya jahit itu bibir jahanamnya"- ujar Joshua sambil mengapit leher Jake di ketiaknya.


Tringggggg


Bell istirahat sekolah mulai bersuara, kini semua siswa-siswi B'F langsung berhamburan keluar kelasnya masing-masing, dan tepatnya di kelas XII IPA 1 terdapat ara yang tengah menenggelamkan wajahnya di tumpukan tangannya. Sungguh hari ini moodnya sangat buruk. Tapi gak berselang lama holly dan Glora masuk ke dalam kelasnya dengan mulut holly yang terus nyerocos.


"Gak suka guee, kesel banget!!!!! Dasar jameta-jameti gak tau diri!!!"- gerutu holly sepanjang jalan.


"Udah deh ly, jangan banyak omong telinga gue cape dengernya!!!"


"Ra kantin yok"- ajak holly yang sudah di depan meja Ara.


"Gue gak mood"


"Ayolah"


"Gue gak mood ly"


"Raa"


"GUE BILANG GUE GAK MOOD NGERTI GAK SIH!!!"- bentak ara membuat holly tersentak kaget bukan holly saja melainkan orang-orang yang ada di dalam ruangan sana.


"Ra"- tegur Glora.


"Y-ya udah, ayo Glora"- holly langsung menyeret tangan Glora keluar, sudah di pastikan bahwa mata holly sudah berkaca-kaca. Kala keluar dari kelas Ara, mereka berdua berpas-passan dengan leo. Holly yang melihat Leo yang menatapnya datar, langsung mendelikkan matanya.


"Dasar bocah tengil!"- cibir holly sedangkan leo mengerutkan keningnya. Tapi tak di ambil pusing leo langsung masuk ke dalam kelas Ara di sana terdapat kekasihnya yang sedang menatap jendela.


"Gak usah di pikirin"- ucap Leo lembut dan hal itu membuat kaum hawa menjerit tak tertahan. Sedangkan Ara hanya menatap malas para wanita sialan tersebut.


"Makan yuk, kita ke kantin"


"Gue males leo"


"Bahasanya araa"- tegur leo dengan nada dinginnya.


"Yahh"


"Ayo ke kantin"


"Lagi gak mood"


"Mau mood mau enggak ayo ke kantin"- ujar leo yang masih kekeh dengan tujuannya.


"Enggak"


"LEO!!!"- sentak Ara kala leo mengangkat tubuhnya seperti anak kecil, setelahnya seperti karung beras. Ara memberontak tapi Leo tidak melepaskannya, saat di koridor mereka menjadi pusat perhatian.


"LEOOO SIALAN LEPASIN GUE!!!!"


"LEOOOOO TURUNIN GUE, DASAR BOCAH TENGIL!!!!"


"LEOO KAMPRET SINTING GUE MALU, TURUNIN GUE!!!"


"Ara aku tidak suka cara bicaramu!"- tekan leo, dan langsung menurunkan Ara di meja yang sudah di isi oleh teman-temannya.


"Yang gak mau ke kantin"- cibir holly sambil mencomot kentang gorengnya. Sedangkan Ara hanya mendelikkan matanya tajam.


"Makan aja si ly, tadi aja nangis-nangis gara-gara si"- holly langsung membekap mulut lemes Joshua.


"Shutttt mulut Lo bau terasi!!"


"SWHIALAN LO!!!"


"Ehhh ada jal*ng"- ucapan itu membuat kegiatan mereka terhenti.


"Ehh ada dedemit!!"- sahut holly yang saat ini masih membekap mulut Joshua. Sedangkan orang itu mengeram tertahan.


"Adududu kalian kenapa sih masih mau temenan sama jal*ng gak tau diri ini"- tunjuknya ke arah Ara yang saat ini tengah mencomot kentang milik holly.


"Lo ngomong Ama kita?"- tanya Glora sambil menatap Bianca bingung.


"Aduhh, sorry-sorry ni yahh kata ibu gue kalo berteman sama orang gak baik bakalan imbasnya ke kita"- ujar antek-anteknya.


"Itu emak Lo bukan Mak gue"- sembur holly yang sudah duduk anteng. Mereka semua menahan tawa agar tidak meledak, sedangkan dedemit and the geng itu menahan geram.


"Bukannya Lo yah, udah berteman sama orang gak bener, di tambah orangnya gak bener lagi!!"- timpal joshua.


"Mau jadi apa nanti hmm?"- tanya Alvin yang masih menyantap mie ayamnya.


"Multitadugong"- Sahut holly. Bianca berserta antek-anteknya langsung berwajah merah karena menahan amarah yang siap untuk di ledakkan.


"Diem Lo yah!!!Gue gak ngomong sama Lo!!"- ujar Bianca sambil menunjuk ke arah holly.


"Oh"


"Lo!!"- ujarnya masih menunjuk ke arah holly, Bianca melihat ada es teh manis, tanpa pikir panjang ia langsung menyiramnya ke arah holly dan hal itu membuat semua orang kaget. Bahkan holly yang tadinya duduk anteng kini berdiri dengan seragam basah, apalagi sekarang bajunya tembus pandang.


"KURANG AJAR LO ANJ*NG!!! DASAR CEWEK GILA, GATEL, KURANG BELAIAN!!! SINTING!!! UDAH KE JAL*NG MALAH NUDUH ORANG LAGI!!!"- Cerocos holly, yang sudah berada di hadapan Bianca dan mulai menunjuk-nunjuk ke arah Bianca.


"KENAPA GAK TERIMA LO HAH!!!"- tantang holly sambil mendorong bahunya hingga membuatnya mundur.


"CUIHH!!!.....KAGAK NYOKAP KAGAK ANAK, SAMA-SAMA KURANG BELAIAN!!!PERLU KALIAN KETAHUI GUYS NI CEWEKK SAMA NYOKAPNYA ITU GAK TAU DIRIII, PENJAHAT KELAM*N!!!!YANG BISANYA LIAT DUIT!!!"- Teriak holly.


"HATI-HATI YANG ORANG TUANYA DI LUAR RUMAH, KALO LIAT NI ORANG LARII NAN-"


PLAKKKK


Wajah holly tertoleh kebelakang bahkan panas langsung menjalar ke seluruh pipi kanannya apalagi ujung bibirnya yang berdarah. Bahkan Ara dan lainnya berdiri kala melihat holly di tampar apalagi suaranya sangat nyaring.


PLAKKKKK


Ara langsung menampar balik pipi Bianca 4x lipat rasa sakitnya. Setelahnya Ara langsung membanting tubuh Bianca hingga tersungkur ke lantai apalagi punggungnya yang terbentur oleh meja kantin.


"BERANI LO SAKITIN ADE GUEE HAHH!!!!"


"DASAR CEWEK GAK BERMORAL, LOTELAN, GAK TAU DIRI!!! NGELUNJAK YAHH LO GUE DIEMIN!!!! LO PIKIR GUE DIEMIN LO, GUE TAKUT SAMA LO!!! ENGGAKK!!! LO PIKIR DENGAN MENYEBAR FOTO TIPUAN ITU GUEE TAKUTT?!! ENGGAK!!!!"- Ujarnya memburu, sungguh ia sangat kesal hari ini karena perusahaannya mengalami penurunan hingga 25%.


"APAA PERLU GUE SEBAR VIDIO BEJAT LO HAHH!!!"


"GAK USAH NGARANG ANJ*NG!!!"- Bela Bianca sambil mendorong tubuh ara, Ara yang belum siap dengan gerakan cepat Bianca langsung terjatuh, namun dengan gesit Leo menahan pinggang ara.


"Be careful, dear"- bisik leo, membuat bulu kuduk Ara berdiri, sungguh suara leo bikin candu. Ara menormalkan ekspresi wajahnya kembali datar. Ia langsung menatap holly dengan sudut bibir yang berdarah.


"Lo gapapa"- tanya Ara dan holly menggelengkan kepalanya.


"ANJ*NG LO!!! GUE DARI TADI DIEM BUKAN BERARTI LO BISA SEENAKNYA SAMA ADEK GUE CABE!!!"- pekik vino yang sudah emosi.


"udah gak usah esmosi!"- tegur Glora


"KOK LO NYALAHIN GUE!!! SIHH HAHH DIA YANG DULUAN DORONG GUE!!!!BUTA MATA LO!"


""SHUT UP YOUR FU*K*NG MOUTH!!"- Bentak Ara mereka diam, sorot mata Ara menajam kala menatap bianca, dengan perlahan Ara berjalan menuju ke arah Bianca.


"Hari Minggu 05,12:30,108 di hotel F5"- bisik Ara membuat Bianca pucat pasi.


"Apa perlu gue sebar Vidio lo??"- tanya Ara yang masih berbisik. Membuat Bianca mundur beberapa langkah lalu pergi dengan keadaan kesal.


"Woww Lo bisikin apa Ampe pergi gitu aja?"


...TBC...