THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 44 (revisi)



...HAPPY READING...


Seorang gadis berperawakan tinggi itu tengah menatap jalanan, kepulan asap itu keluar dari mulut gadis itu, hisapan demi hisapan itu membuat kepulan asap itu berterbangan ke atas, dia adalah ara.


"Gini amat nasib lo, ck ck ck"- gumam gadis itu sambil menggelengkan kepalanya.


"Males gue ahh, ae lahh ini air mata ngapain netes sih!!"- gerutu gadis itu sambil menghapus air matanya kasar.


" Raaa"- panggil seseorang. Dia leo yang saat ini tengah berdiri di ambang pintu, dengan perlahan ia langsung melangkah mendekati ara.


"Nah loh setannya nonggol"- batin gadis, sambil mengguyar rambutnya kebelakang.


"Arr"- leo langsung memegang pundak ara, dan ara langsung menepisnya.


" Gak usah pegang-pegang bisa kan lo?! "- ketus ara


" Maafin aku ra, aku berengs*k"- ujarnya lirih.


"Itu lo nyadar, tapi no problem gue udah biasa sakit hati, hati gue udah kebal"- sahut ara santai sambil menghisap kembali vapenya. Tapi tidak dengan leo ia begitu merasa bersalah.


" Aku masih cinta sama kamu ra..Please jaga hati kamu buat aku, walaupun aku udah terikat pertunangan". Tutur leo, perkataan itu membuat wajah ara datar.


"Lo egois anj*ng!! Lo nyuruh gue buat cinta lagi sama lo NAJIS!! Lo ngomong gitu seolah-olah lo gak pengen gue bahagia!!!LO MIKIRLAH ANJ*NG!!! "- ujar ara kesal.


" Lo tahu gue waktu di Korea selalu ingin pulang karena apa!!! Selain gue kangen momy sama keluarga gue!!! Guee juga kangen sama lo!!! Tapi pas denger lo udah tunangan... HATI GUE HANCUR BERKEPING-KEPING ANJ*NG... LO PEMBUNUH TAK KASAT MATA YANG BERKEDOK JADI PENYEMBUH!!!"- seru ara dengan dada naik turun bahkan air matanya tak dapat di bendung lagi. Dengan kasarnya ia menghapus jejak air matanya


"Sialan ngapain gue nangisin cowok brengs*k kayak lo"- ujar ara setelah itu ia membalikkan badannya.


Tapi pergelangan ara di tahan oleh leo yang saat ini sedang menahan amarahnya karena terlihat urat-urat yang menonjol di kepalanya.


" LO NGERTIIN GUEE ARAAA!!!! GUEE TERPAKSA NERIMA TUNANGAN INII! BAHKAN HAL INI DI LUAR DUGAAN GUEE!! LO GAK PERNAH TAHUUU! GUE SETIAP HARI MIKIRIN LO!!! "- Bentak leo, tatapan emosinya kini lenyap dengan tatapan lembut miliknya.


" Gue sayang sama lo ra, gue cinta sama lo, lo orang pertama yang bikin gue kayak orang gila"- ujar leo


"LO EMANG GILAAA!GAK WARAS!!! YOU KNOW GELO!!! YEAHHH IS THAT'S YOU!!"


"Raa aku mohon raa, aku sayang sama kamuu, aku cinta sama kamu"- ucapnya sambil memegang kedua pundak ara setelahnya menariknya kedalam pelukannya.


Ara yang sadar langsung melepas paksa pelukan leo"IHHHH NAJISSS GAK USAH PELUK-PELUKK,BADAN LO BERKUMAN!"


"Araa aku mohon"- wajah ara langsung datar.


"kalo lo emang cinta sama gue buktiin bukan omong kosong doang!"


"iya ra, aku bakalan buktiin itu sama kamu, aku akan perjuangin kamu lagi"


"TERUNTUK FLARA KELUAR LU SETANN!!! BURUANN"- Suara yang berasal dari spiker itu menggelegar di setiap sudut sekolah. Ara yang mendengar teriakan sahabatnya itu hanya bisa menghembuskan nafas lelah.


"Holly sialan!"- gerutu gadis itu.


"Bareng?"- tawar leo sambil menjulurkan tangannya.


"Gak sudi!Minggat lo"- tolak ara sambil melenggang pergi. Saat turun ara menatap heran ke arah koridor yang saat ini banyak sekali orang-orang yang Mengerumuninya, karena ara orang yang tidak peduli hanya acuh dan berjalan ke arah kelasnya.


"LO TUHHHH UDAH SASITEL!!! NGELUNJAK LU DI BIARIN!!"- Langkah ara terhenti kala mendengar suara yang amat ia kenali.


"LEPASIN SIALAN!!!"


"LO SAMA TEMEN LO ITU SOK BERKUASA NAJONG!!"


"BERISIKK MULUT LO BAU SAMPAH!"


"Holly?Glora? "- Ara menerobos masuk ke arah kerumunan siswa-siswi.


"Holly"- panggil ara semua orang yang di sana langsung menatap ara dan mulai bisik-bisik.


" Si ara lakuin itu? Gak percaya gue"


"Kata si gaina dia di sekap sama si ara"


"Gue liat pas gue izin si ara pergi ke rooftop"


"Playing victim kali, muka-muka dia itu polos-polos bangs*t"


"Gudang ada CCTV gak sih"


"Asik drama nih"


Holly menoleh saat ara memanggilnya"RAAA!! Lo gak mungkin sekap ni anak gara-gara dia tunangan leo kan? Lo gak mungkin kan lakuin hal menjijikan kek gini "


"Ahhh ketuanya dateng!"


"Dasar gapunya hati lo anj*ng!"


"DIEM LO BANGS*T!"- pekik glora


"Lo ngomong apa?"- tanya ara bingung.


"NI ANAK DAJJAL BILANG LO YANG SEKAP DIA DI GUDANG SEKOLAH, BAHKAN LO ANIAYA DIA!"


"Pelanin nada bicara lo Holly!"- tekan ara dan Holly langsung menarik nafasnya lalu menghembuskannya secara perlahan.


"Dia bilang lo sekap dia dan aniaya dia di gudang sekolah, you see how he looks. Dia bikin kayak seolah-olah lo aniaya dia"- ara sekarang paham, gaina mencoba memfitnah dirinya dengan cara yang menjijikkan. Sialan gaina


" HALAHHHH GAK USAH BELA MANUSIA SATU INII ANJ*NG!"- ujar salah satu antek-antek gaina.


"Aku g-gak b-bohong.. Hiks.. "- semua orang langsung menatap gaina iba, jijik, bahkan tidak percaya, sedangkan ara hanya mengerutkan alisnya.


" Gue tau lo gaboong, udah tenang aja"- ujar salah satu temennya yang saat ini sedang menenangkan gaina.


" Gue lakuin apa?"- tanya ara tapi tatapannya bak elang yang akan menerkam. Bahkan gaina sendiri menjadi takut.


"HALAH ANJ*NG GAK USAH SOK-SOKAN GAK TAU LO"


"JANGAN MANCING EMOSI GUE AN*JING!!"- Ujar holly, bahkan wajahnya sudah memerah.


"K-kenapa k-kamu s-sekap aku di gudangg... Hiks."- pada saat itu juga aksara dkk(-leo) datang dan langsung menerobos kerumunan yang ada di lapangan.


" Ada apa? "- tanya joshua pada siswi di sana.


"Gaina bilang kak ara, sekap dia di gudang"


"Dasar human!"- gerutu joshua.


"Jujur aja gue rugi kalo di fitnah gini, gimana kalo gue kabulkan permintaan lo? Lo bakal nikmatin pastinya"- ara mulai berjalan ke arah siswi yang sedang membawa minuman, ara mengambilnya setelah itu ia langsung mengguyurnya. Awalnya Alvin dkk ingin menghentikan aksi ara itu tapi aksa menghentikannya.


" Lo bilang gue apain lo? Mukul lo? Lo mau gue pukul beneran?"- tanya ara tak segan-segan ara langsung menyeret gaina ke tengah lapangan dengan cara di jambak setelahnya di banting hingga membuat gaina terjatuh.


"S-sakit... Hiks.."


"lepasin sialan!!"- bela antek-anteknya


"Lo yang mulai, jangan salahin gue kalo lo kenapa-kenapa"- ara mulai berjalan ke arah sapu lidi, ia langsung mematahkan kayu panjang yang menancap di sapu lidi tersebut. Setelah itu ia langsung membawanya.


Tak


Tak


Tak


BUGH


"ARAA LO GILAA!"- Ujar cesyi salah satu antek gaina.


"JANGAN PIKIR LO BERKUASA DI SEKOLAH INI LO BISA BUAT ULAH SEMAU LO!"


"Gimana kalo lo yang ganti dia?"- teman gaina mundur


sedangkan ara hanya terkekeh


" see temen lo gak mau bantu lo, jadi sekarang hukuman apa yang pantas buat cewek playing victim kayak lo ini, mmmm Lumpuh satu kata itu bisa membuat bumi bernafas lega karena salah satu hamanya telah pergi"-gaina menatap ara tak percaya ia langsung mundur kalau ara berjalan ke arahnya


BUGHH


Lagi dan lagi wajah gaina menjadi sasaran hingga membuat hidungnya berdarah, gaina yang terjatuh di tambah lagi dengan wajahnya yang sangat memprihatinkan dengan teganya ara menginjak kaki kanannya hingga berbunyi.


KREKK


"AKHHH, u-udah"- gaina pikir semua akan membelanya namun ternyata ia salah, ara gadis berbahaya untuk dirinya.


"BANGUN LO ANJ*NG!!!"- Ujarnya penuh emosi, tanganya dengan cepat langsung menjambak rambut gaina agar berdiri.


" Berani lo main-main sama gue!"- aksara dkk hanya diam sambil menatap adegan ara tanpa membantu.


"Adek lo mau bunuh tunangan leo"- ujar joshua.


" Biarin"- satu kata yang keluar dari mulut aksara membuat Alvin dan lainnya menggelengkan kepalanya.


"Vin, vin, sa itu adek lo bawa batu bata gila!!!"- mereka semua berlari ke arah ara, tapi langkahnya terhenti kala seseorang menarik pinggang ara.


" LEPASIN ANJ*NG GUEE MAU BUNUH TU ORANG!!!"


"Calm down"- ara berbalik menatap tajam orang yang menarik pinggangnya, oh ayolah ini siapa lagi pikir ara.


"Gak usah sok kenal lo anj*ng!"- sembur ara.


"Cuihh menjijikkan"- ara meludah ke arah wajah penuh darah gaina, dan


BUGHH


Semua mematung dengan apa yang di lakukan oleh gadis bar-bar itu, ara ia melempar batu bata itu tepat di wajah gaina hal itu membuat batu batanya membelah menjadi dua sedangkan wajah gaina langsung berlumuran darah karena keningnya yang robek. Apalagi aksara dkk(-leo) yang menatap tak percaya.


"The real psycho baby girl"- bisik pemuda itu membuat ara menegang.


BRUKK


Gaina ambruk kala berusaha berdiri, dengan kondisinya yang memprihatinkan, bahkan antek-anteknya yang terkejut Langsung berlari ke arah gaina.


"FLARAAA"mereka yang ada di sana langsung mengalihkan pandangannya ke arah leo yang saat ini berjalan ke arah ara dengan tatapan tajamnya


" LO GILA, LO BUAT TUNANGAN GUE KAYA GINI!!"- Ara hanya memejamkan matanya, kala leo membentaknya. Ara memegang tangan leo kala pria itu ingin membantu gaina tapi sayang tangannya langsung di hempas dengan kasar oleh leo.


"Menjijikkan" dengan cepat leo ia menghampiri gaina lalu menggendongnya ala bridal style. Bisa di lihat raut wajah hawatir leo yang menatap gaina. Bahkan ara terkejut dengan ucapan leo, baru saja leo bilang ingin memperjuangkannya tapi.


"Bullshit"- gumam ara kala leo berjalan di sampingnya tanpa memperdulikan kehadirannya walapun leo menangkap jelas apa yang di ucapkan oleh ara.


"PANGGIL AMBULAN ANJ*NG!!!!"- teriakkan leo membuat seluruh guru keluar dari ruangannya.


" Astagaaa leo itu kenapaa?"- pekik guru, kala melihat kondisi mengenaskan dari seorang gaina.


"YANG BAWA MOBIL PINJEM ANJ*NG"


"MINJEM-MINJEM AJA GAK USAH PAKE URAT!!GAK TAU DIRII"- Sembur holly.


" BERISIK LO!"- tak lama kemudian leo mendapatkan kunci mobil dari joshua, jujur saja sih joshua enggan memberikannya tapi karena leo yang mengancam jadi mau tak mau ia harus memberikannya.


"Bissmillah moga kecelakaan di jalan"- ujar vino


" Aminn"- sahut joshua


"Doain orang itu harus yang baik-baik, gimana kalo omongan lo itu malah timpal balik ke lo!"- sembur Alvin membuat mereka diam. Tapi dalam hati ia menarik kembali kata-katanya.


" Dengerin noh ustadz!"- cibir jake


"Hooh dengerin!!"- vino menjitak kepala joshua lantaran kesal.


" Lo juga ngaminin setan!"


"diem gak usah nuduh kita gak kenal!"


"Sialan lo!"


"Berisik!"- sembur joshua membuat mereka yang debat seketika terdiam. Lalu berjalan ke arah adiknya.


"Resiko jatuh cinta emang kayak gitu? Tapi lo bakal terbiasa"- ujar holly sambil menepuk-nepuk pundak ara.


"Gue bilang juga apa? Jatuh cinta sama dia malah bikin lo sakit hati"- ucap glora tenang.


"calm down girl, don't get emotional."- entah siapa itu, tapi hal itu mampu membuat ara sedikit tenang.


"Bast*rd"


"Nanti kita ketemu lagi babe"- bisikan itu membuat ara membalikkan badannya, kala akan memaki laki-laki itu sudah menghilang.


"Tadi cowok itu keren sih"- ujar glora tenang membuat keduanya menoleh, waktu glora tau kalo ara pacaran dengan leo, ia koar-koar karena tak merestui hubungan leo dan ara.


"Dapet restu tuh dari kanjeng"- ujar holly membuat ara mendelik tajam.


"Suruh bryan mencari tahu Identitas gaina, gue tunggu secepatnya!"


"Gamon lu yah!"- tuding holly tak lupa jarinya yang menunjuk ke arah ara dan matanya yang menyipit.


"Sekalian dengan cowok tadi"


"Dengan senang hati nyonyaa"- ara mendengus kesel.


"Kakak seneng kamu lakuin itu"- mereka bertiga langsung menatap aksara yang berada di depannya.


"Aku juga seneng kalo tadi dia langsung mati"- ujar ara membuat mereka merinding.


"Lo mau kayak dia?"- tanya ara membuat mereka membulatkan matanya.


" Dengan senang hati baby girl"


"Si sarah saraf"- cibir joshua.


BUGHH


Mereka lagi-lagi melongo dengan ara yang meninju wajah aksara hingga membuat sudut bibirnya berdarah.


"not my fault"- ujar ara tenang lalu mengusap darah aksara kasar. Sedangkan yang lainnya hanya bisa meringis. ARA SANGAT KEJAM.


MON MAAF NIH YEE KALO CERITA AGAK GAJEE, SOALNYA OTAK GUE MASIH MASA PEMULIHAN, APALAGI PAS NGETIK TANGAN WE GEMETARAN, TERUS LAGI HP GUENYA YANG BERATNYA KAYAK DOSA KALIAN CANDA:V


TBC