THE QUEEN OF LEADER MAFIA

THE QUEEN OF LEADER MAFIA
PART 25 (revisi)



.......


.......


.......


.......


.......


...Jangan lupa ikuti author 🤗...


...Dan tinggalkan votenya, gak ada vote,like...


...Gak bakalan update bye..........


Ara ia baru saja selesai memarkirkan mobilnya di parkiran, jujur ia sudah sangat kesal kepada leo yang selalu menjadikannya babu dengan alasan tangan kanannya yang tidak bisa bergerak, dan lebih kesalnya lagi leo ia selalu saja mencari-cari kesalahannya,ia mulai berjalan tapi ketika akan melangkah seorang gadis dengan rambut di kepang, dan berkacamata tebal itu langsung mendekati Ara, dengan gugup gadis itu langsung mengeluarkan suaranya.


"K-k-kak i-itu k-kata"- Ara hanya mengernyitkan dahinya kala mendengar suara gagap dari perempuan itu.


"Lu gagap, apa takut sama gue? Gak usah takut gue juga sama makan nasi kaya Lo"- tekan ara, gadis itu cukup takut kala Ara membentaknnya dengan menghembuskan nafasnya dalam-dalam gadis itu mulai membuka mulutnya lagi.


"Kak, tadi kata bapak kepala sekolah,olimpiade matematikanya itu di mulai satu Minggu lagi waktu itu katanya ada kesalahan, terus kata bapak KGTSL jadi bapak minta saya untuk memberitahukannya pada kakak,aku juga tidak mengerti apa maksudnya itu,itu aja kak......eh terus lagi beritahukan hal ini kepada kak leo, ya udah kak saya pamit"- ujar gadis nerd itu.


"KGTSL??"- Ara ia berfikir 5 detik setelahnya ia langsung menjadi kesal terhadap Bryan"KGTSL!Karena Gue Takut Sama Lo, bryan sialan"- gumam ara, jujur Ara hari ini sangat kesal, bahkan moodnya hari ini tidak bagus,Dengan berjalan lesu Ara ia melewati lapangan yang saat ini terlihat Alvin dkk Yang sedang bermain basket, tiba-tiba bola basket itu melayang ke arahnya dan hal itu membuat semua orang kaget.


"ARA AWASSS"- teriak semua siswa-siswi, Ara yang di teriaki Langsung menatap bola basket no have akhlak itu yang saat ini melayang ke arahnya.


Dagh


Semua orang langsung terkejut ketika bola itu mendarat di tangan seseorang, Ara ia juga heran kenapa ia tidak merasakan sakit, dan malah merasakan adanya pelukan, ketika ia membuka mata ia melihat seseorang yang tengah menghalangi tubuhnya dari pukulan bola basket tersebut.


"GUE PERNAH BILANG KALO GAK BISA MAIN BASKET JANGAN MAIN BASKET!!"- tekan Leo sambil melempar bola basket itu dengan kedua tangannya, dan Leo ia langsung beralih melihat Ara yang kini sedang menatapnya,"Lo gapapa?"- tanya leo, sambil menangkup wajah Ara.


"Tangan lo??"- tanya Ara sambil melihat ke arah tangannya bingung, Leo langsung menatap tangannya dan,


"Awww sakit Ra gila, beneran gak bohong awwwss"- ujar leo kesakitan sambil memegang tangannya, Alvin dkk langsung menghampiri Leo dan Ara.


"Ehhh yo yo Lo gapapakan??"- tanya vino.


"Bawa ke UKS elahh"- ujar Joshua dan Alvin ia langsung menopang tubuh leo, ke arah uks.


"Tangan si leo bukannya patah ya??"- tanya Glora bingung.


"iya ya, kalo tangannya patah gak mungkin kan bisa ngalangin si Ara dari bola basket itu"- ujar holly dan Ara yang baru saja menyadari langsung geram terhadap Leo yang ternyata mengerjai dirinya selama 24 jam nonstop.


Sementara di uks kini leo ia sedang di periksa oleh OSIS yang sedang bertugas di sana"ehh si Leo kagak ngapa-ngapa?"- tanya joshua.


"Dia gak apa-apa,cuma tangannya yang terkilir,,,,,oh tangannya juga sudah sembuh"- jawab osis tersebut hal itu membuat Alvin dkk langsung menatap wajah leo yang memintanya untuk menjelaskan apa yang terjadi.


"Jadi tangan Lo gak patah Yo!!!"- ucap vino sambil menggelengkan kepalanya tak percaya.


"Wahh gila lu... Lu udah bikin semua orang hawatir, lebih parahnya Lo buat si Ara terus merasa bersalah dan lo.... Wah parah sihh"- cerocos Alvin


"Bisa di jelaskan maksudnya paan!!"- ujar Jake.


Flashback on


Ketika tiang itu akan mengenai ara, dengan gerakan cepat Leo ia langsung memeluk tubuh ara dan membuat mereka berdua terjatuh dengan posisi tangan Leo yang menjadi bantal untuk menahan kepala Ara agar tidak terbentur.


"Awww" Leo ia meringis ketika tangan kanannya membentur tanah, semua orang yang melihat itu kaget dan langsung menolong mereka berdua.


Ketika di uks Leo ia berada di dalam bersama satu OSIS laki-laki dan satu OSIS perempuan yang bertugas menjaga UKS tersebut.


"Ini hanya terkilir biasa, digerakkin terus juga bakalan sembuh"- ujar OSIS laki-laki itu dan leo hanya mengangguk, tapi tiba-tiba satu pikiran terlintas di benaknya. "Satu hal yang membuat gue Deket terus sama Ara"- batin leo.


"Nanti kalo mereka bilang gue kenapa, Lo bilang tangan gue patah dan harus di bawa ke rumah sakit"- ucap Leo dingin


"Gim"- belum sempat menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba Alvin dkk dan Ara dkk langsung masuk, sedangkan Leo ia hanya berbaring lemas sambil memberikan kode tajam kepada osis itu.


"Lo gapapakan?"- tanya Ara ketika melihat wajah tak berdaya leo.


"Ra.. sepertinya leo harus di bawa ke rumah sakit karena tangannya patah dan tangannya juga membutuhkan gif, tapi stok barang di sini habis"- ujar OSIS tersebut.


"habis? bukannya setiap bulan gue selalu beri uang buat dana sekolah ya?"- batin Ara sambil menatap kosong ke arah Leo.


"Ar....ARA!"- Seketika Ara sadar.


"lu pada kenapa diam aja setan,bawa si Leo ke rumah sakit elahhh"- ujar holly,dengan gerakan cepat Alvin dkk langsung menggotong tubuh leo.


Setelah sampainya di rumah sakit leo langsung pergi ke ruang ugd, dimana mereka semua dilarang untuk masuk dan di dalam sana juga hanya menyisakan Leo dan satu dokter yang kini sedang memeriksanya.


"Tangan kamu cuma terkilir, di gerakin juga pasti sudah sembuh"- ujar dokter itu, Leo ia langsung mengeluarkan lembaran uang untuk menyogok dokter tersebut.


"Bilang aja sama mereka kalo tangan saya itu patah"


Flashback off.


Mereka semua langsung membuka mulutnya lebar-lebar karena tidak percaya dengan kelakuan leo yang kekanak-kanakan.


"Lu gelo"- ucap vino geram.


"Kurang asem lu Yo!"


"Semoga beneran patah tu tangan!!"- ujar jake


Leo tidak memperdulikan sumpah serapah dari teman-temannya"Kalo ara kesini Lo pada bilang kalo tangan gue makin parah"- ucap leo.


"Aduduh, di dunia ini gak ada yang gratis kali,ya gak"- ujar Joshua, Leo dengan ogah-ogahan Langsung membuka dompetnya dan mengeluarkan beberapa lembar uang berwarna merah dan memberikannya kepada mereka semua.


"nih ambil, bersedekah buat orang yang tidak mampu"- ujar leo sambil memberikan uangnya.


"Sialan"- pekik mereka semua, dan pada saat itu juga Ara,holly dan glora tengah berjalan ke arah mereka, dengan Ara yang memasang wajah datarnya.


"Lo gapapa"- tanya Ara dengan wajah yang sangat flat dan bernada dingin.


"Tangan dia makin parah Ra..."- ujar joshua sok sedih.


"Amputasi aja,"- celetuk holly sambil memasukkan permen loli ke dalam mulutnya.


"Nah ide bagus, ya udah ayo bawa si Leo ke rumah sakit"- kompor Glora, seketika leo ia langsung menegang, dan Alvin dkk hanya bisa menganga lebar.


"Lo ngerjain gue kan?Gue tahu tangan Lo itu gak patah, cara Lo sampah kekanak-kanakan, Lo tahu gue harus begadang gara-gara gue harus melayani Lo!! Sumpah sifat lu itu ke anak kecil tahu gak!!!"- ujar Ara ia langsung pergi meninggalkan mereka semua yang hanya bisa menjadi pendengar setia, Jujur Ara ia kecewa karena ia harus melayani leo 24 jam nonstop,dan ia juga tidak bisa mendatangi rapat penting di perusahaannya sendiri karena leo yang selalu menjadikan tangannya sebagai alasan untuk membuatnya merasa bersalah tapi sebenarnya Ara tidak sama sekali merasa bersalah karena hal itu, dan kenapa Ara menuruti perintah leo?? itu karena Ara tidak suka mendengar rengekan leo yang melebihi bayi.


"Ara tunggu"- ujar leo sambil mengejar ara, tapi ketika akan bangkit dari brangkar Leo ia menendang sesuatu hingga membuatnya tersungkur, sedangkan orang-orang yang ada di sana langsung terkejut bukannya menolong leo, mereka malah bernyanyi hati yang kau sakiti.


"Ku menangis~"- nyanyian itu di mulai pada holly.


"Membayangkan~~~"- dan di lanjut oleh Glora


"Betapa kejamnya ara atas diri leo~~~" - seketika mereka bungkam dan memegang kala leo menatap mereka dengan tatapan elangnya.


"Awas lu pada!"- ujar leo sambil bangkit dan berlari untuk mengejar ara. Tapi ketika keluar keberadaan Ara sudah tidak ada, hal itu membuat leo menghembuskan nafas beratnya lalu pergi ke rooftop sekolah untuk menenangkan pikirannya. Rencana membuat Ara semakin dekat dengannya gagal total.


...-o00o-...


Sementara di sisi lain Ara ia kini sedang berada di ruangan pribadi miliknya yang berada di sekolahnya, saat ini Ara sedang menghisap rokok sambil menatap jendela besar dengan pemandangan danau yang luas.


"Huhhhh, Napa gue jadi kepikiran si Aksa sih"- ujar Ara sambil menggelengkan kepalanya cepat,Tapi tiba-tiba notif di hpnya langsung membuat Ara membukanya.


HOLLYGBLK


Online


Dimana kamu beb?gue nyariin lu! Ada hal penting yang harus gue bicarakan!


^^^Ruang pribadi^^^


Oghey


Read


Ara langsung mematikan hpnya dan lebih memilih untuk melanjutkan kegiatannya selang beberapa menit kemudian,holly dan Glora mereka berdua baru saja datang.


"Gue nyariin lu Maemunah, cape gue"- ujar Glora sambil mendudukkan bokongnya. Dan kalau holly ia langsung mendekati Ara untuk berbicara penting padanya.


"Ra..."- Ara langsung menoleh dan menaikan satu alisnya


"ra... Kayaknya aksara cinta deh sama Lo, tapi Ra gue mohon jangan rebut gebetan gue ya, gue udah janji Ama diri gue sendiri kalo gue dapetin si aksara,gue gak bakalan lagi gonti-ganti pacar lagi"- ujar holly sambil memainkan jari-jarinya.


"Lebih baik lo gonta-ganti pacar, mau itu seribu perhari juga gapapa, yang penting Lo gak bersama aksara, gue gak mau hal itu terulang lagi"- ujar Ara tanpa mengalihkan pandangannya,holly langsung menatap Ara heran biasanya juga Ara sering memarahi holly karena sering gonti-ganti pacar.


"Kok Lo gitu,Lo cinta sama aksara??"- Glora yang mendegar suara holly yang mulai meninggi, langsung saja bangkit dari tidurnya di sofa, dan berjalan ke arah Ara dan holly.


"Udah lly aelah jangan mulai deh"- ujar Glora sambil menepuk-nepuk pundaknya, agar tak memulai perdebatan dengan Ara yang pada akhirnya berujung holly yang menangis karena meminta maaf.


Sedangkan Ara ia langsung mematikan rokoknya dan matanya beralih pada holly"Lo tau aksara itu siapa? Mereka keluarga jonathan keluarga yang membuat gue depresi,dan Aksara Jonathan orang yang udah buat gue sakit hati, Syam Jonathan orang yang udah selingkuhin nyokap gue, lalu Bella Beatrice Jonathan orang udah bikin nyokap gue koma,dan Bianca Beatrice Jonathan adik tiri plus anak tiri dari keluarga jonathan, so Lo ngerti maksud gue kan!"seketika mereka terdiam sejenak, antara kaget dan gak percaya.


"J-jadi aksara Abang kandung lo!"- ujar holly terkejut dan Ara hanya mengangguk.


"Terus kenapa Lo gak balasin dendam Lo,pada keluarga jonathan"- tanya Glora.


"Yang jelas darah di balas darah, nyawa di balas nyawa, keluarga mereka akan hancur perlahan demi perlahan"- ujar Ara sambil tersenyum miring, dan yah beberapa hari ini Ara ia selalu meneror rumah Jonathan dengan mengirimkannya surat dan potongan tubuh manusia atau potongan tubuh hewan yang ia masukkan ke dalam kardus, lalu menyimpannya di teras dekat dengan pintu masuk, dan sekarang juga keluarga mereka juga menyewa puluhan bodyguard untuk menjaga rumahnya, dan kalian tahu, beberapa bodyguard itu salah satu anggota Rof-5 yang bertugas di sana dan itupun di suruh oleh Ara.


.......


.......


.......


.......


...TBC..........


...Jan lupa vote,like,and comment positif...


...Ikuti author juga ya guys...


...See you next time 🤗...