![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Tokyo-Jepang...
Dari kejauhan terlihat sosok pria tua yang tubuhnya tidak sekekar dulu. duduk melamun di dalam ruangan pribadinya yang elegan, classic dan berkelas itu. Dia adalah pria bernama Rudy Wijaya (Hideaki) dengan pandangan kosong, hampa dan tidak bersemangat, lesu dan tersirat di raut wajahnya sebuah kisah penyesalan panjang yang tak berujung. Penyesalan dimana dia tidak bisa lagi memutar waktu kembali dan memperbaiki semua cerita pahit yang terlanjur terjadi.
Rudy wijaya merupakan sosok ayah sekaligus suami yang hatinya sangat merindukan anak kesayangannya atau anak emasnya yang sudah 10 tahun lebih tidak ingin bertemu dengan dirinya, serta istri yang seharusnya selalu ada bersamanya saat di masa tua mereka, namun harus merelakan berpisah.
Hingga datanglah sosok pria kekar bertubuh atletis, Dia tak lain adalah Aldo kenz. kakak kandung dari Andre al Fanan.
berjalan menghampiri pria tua yang sehari-hari nya lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk melamun. Pria yang usianya sudah 37 tahun itu pun membungkukkan dirinya mengambil minuman kaleng berkomposisi alkohol yang masih berisi setengah itu yang terletak di atas meja, lalu membuangnya ke tong sampah.
Sang ayah baru tersentak kaget! menyadari anak sulungnya itu sudah duduk tepat di hadapannya.
Semua hak kuasa perusahaan dan keputusan keluarga Rudy Wijaya diambil alih oleh Aldo Kenz karena semenjak peristiwa jatuh sakitnya Andre dan kelumpuhan kejayaan perusahaan ayahnya sudah tidak bisa lagi mengendalikan semua keputusan kebijakan untuk menjadi seorang pemimpin.
"Ayah, kerusakan hatimu (lever) sudah mulai pulih, bisakah kau tidak menyentuh lagi benda itu?" ucap Aldo..
"Maaf! Tiba-tiba aku hanya ingin sekali meminumnya?,..
Aldo terdiam sejenak. Dan menatap kosong pandangan ayahnya. Selama bertahun-tahun Aldo dan istrinya merawat ayahnya itu dengan baik, segala perobatan terbaik dia berikan. sesekali Aldo menyuruh ibunya untuk datang ke jepang agar rasa rindu dan kangennya pada istrinya bisa terobati, sekaligus memberi semangat kepada sosok ayahnya yang sudah hampir tidak ingin lagi menjalani hidupnya. Merasa gagal menjadi sosok pemimpin dan ingin sekali mengakhiri hidupnya. Namun. Aldo memberikan ancaman kepada ayahnya, jika sang ayah bunuh diri maka dia juga akan bunuh diri dan meninggalkan semuanya. Hingga sang ayah tidak punya pilihan dan tetap bertahan sampai detik ini...
"Ayah! aku berjanji kepadamu. Akan membawa istri dan anak kesayanganmu kembali kepelukanmu, bersabarlah! hanya tinggal menunggu waktu saja dan berjanjilah kepadaku untuk tidak menyentuh minuman itu lagi,
Ayah, aku juga ingin kau anggap keberadaanku ini berharga di matamu, karena aku adalah anakmu yang sangat menyayangimu"..
ucap aldo lalu bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar meninggalkan ruangan khusus ayahnya itu, sambil menghapus titik air mata yang sempat muncul menghiasi matanya...
Aldo merasa sangat kasihan melihat kondisi ayahnya itu. Dia sangat paham dengan perasaan hancur dan penyesalan yang amat sangat dalam dari hati sang ayah. Aldo sengaja tidak mempertemukan Andre dan ayahnya itu, karena kondisi kesehatan dan kestabilan Andre belum sepenuhnya sembuh...
Setelah mendengar ucapan sedih dari sang anak, Rudi Wijaya pun percaya pada Aldo dan menaruh harapan akan janji anak sulungnya itu...
........
Pagi yang cerah di hari libur aktifitas sekolah dan perkantoran di kota tokyo-jepang...
Hari-hari dalam kesibukan Aldo kenz dia terus memantau perkembangan kesehatan ayahnya itu. Sang ayah mulai menunjukkan keceriannya kembali yang sebelumnya sempat down....
Terlihat sang kakek tengah bermain-main kecil dan tertawa bersama dengan cucu kesayangannya itu yang tak lain adalah putri sulung Aldo bernama Mayumi yang masih berusia 5 tahun (masih TK)...
Àldo yang saat itu tengah duduk dari kejauhan menyaksikannya dan memandangi dengan senyuman tipisnya dan menaruh harapan besar akan datang suatu waktu keluarganya bisa berkumpul bersama.
Dan tiba-tiba dari belakang pria bernama Aldo kenz itu di peluk manja oleh istrinya.
sosok wanita yang bernama
Ayu sadana memiliki tinggi 167 cm berparas cantik dan lembut, gadis bersuku jawa sangat penurut, sehingga membuat Aldo jatuh cinta kepadanya..
Ayu Sadana merupakan cinta pertama Aldo yang menggetarkan hatinya saat Aldo masih duduk di bangku SMP di jakarta kala itu..mereka satu sekolah di sekolah yang sama, sekolah khusus untuk anak-anak para pengusaha kaya.
Ayu Sadana adik kelas Aldo (junior clas) Aldo saat itu sudah duduk dikelas 3 SMP, sementara ayu sadana masih menjadi anak sekolah baru 1 SMP.
Aldo mulai mencari-cari serta membidik murid-murid perempuan yang cantik yang bisa di jadikan sandaran saat masa oreantasi. Hingga dia bertemu dengan Ayu Sadana.
((Wah kecil-kecil mas Aldo sudah mengenal cinta))
Cinta Aldo di tolak oleh Ayu Sadana. dia lebih memilih berteman saja karena masih terlalu belia...
Akhirnya mereka berdua berpisah dan hilang kontak dengan Ayu Sadana karena setelah tamat SMP ayahnya membawa Aldo ke negeri sakura itu dan melanjutkan pendidikan di jepang.
Saat Aldo luluh-lantah, tanpa sengaja dia bertemu dengan Ayu Sadana.
takdir telah mempertemukan mereka kembali di salah satu pusat perbelanjaan (mall) di jakarta. saat itu Aldo sempat di bawa dulu oleh ibunya menetap satu bulan di jakarta pasca kesembuhan patah kakinya untuk menenangkan pikiran sebelum mereka kembali ke jepang..
hidup Aldo kembali berwarna dan berbunga-bunga lagi, semangat lagi, merasa hidup kembali.
Mereka menjalin hubungan asmara jarak jauh. Kekuatan cinta (the power of love) Ayu Sadana serta dorongan motivasinya membuat Aldo bisa melampaui masa-masa sulitnya dalam berjuang sendiri melawan kepahitan hidup dan Aldo berjanji akan menikahi Ayu Sadana pada waktu yang tepat, Ayu Sadana saat itu masih tengan kuliah mengambil kejuruan spesialis anak...hingga akhirnya takdir mempersatukan mereka lagi dalam ikatan suci pernikahan tepat di hari mulai pulihnya adiknya Andre....
Sang istri memeluk manja suaminya mencium kepalanya dari belakang,...
Sambil berkata;...
"Sayang bersabarlah,..waktu itu akan tiba" ucap sang istri yang tengah hamil 2 bulan itu.
Lalu Aldo menarik manja istrinya duduk di pangkuannya...
"Iyah sayang, aku percaya itu, Herman optimis Andre akan sembuh paling lama dalam jangka 6 bulan ini. Dan aku akan tetap kuat selama kamu ada di sampingku" ucap Aldo manja kepada istrinya..
Lalu kedua sepasang suami istri pun terlihat mesra di hari libur mereka..............
to be continue...
wajib....
**jangan lupa tetap VOTE. LIKE. COMMENT & STAR 5...**