![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Explore your imagination with The Power of Love..
Hari itu pun tiba..
Hari dimana pertarungan antara tim aldo dan tim brest akan di mulai....
Terlihat ke empatnya bersiap-siap untuk menuju lokasi pertarungan.
Mereka memakan 10 butir kuning telur, 7 gelas minuman gingseng plus madu, serta 3 kapsul pil penguat stamina yang dulu pernah di lakukan aldo sebelumnya dan mengolesi cairan oil keseluruh tubuh yang berfungsi untuk anti pegal dan kaku.....
Setelah itu ke empat pria itu berdo'a menurut kepercayaan mereka masing-masing.
Lalu! aldo dkk berangkat menuju lokasi tempat..
Rey dan Hiroshi sudah pergi terlebih dulu mengurus kedatangan interpol....
............
...........
Di waktu yang sama, di lain tempat
Terdengar suara.
"Taaaaaaaaarrrr" (suara pecahan gelas yang terjatuh dari tangan indah shakila)
"Indah, ada apa nak?" Tanya rini ketika itu sedang berada di dapur..
"Gak tau mah! tiba-tiba saja gelas ini terjatuh dari tangan indah, sangat licin!"
"Sudah kamu duduk saja, biar mama yang bersih in, Kalau tidak enak badan, tidak usah bekerja nak. Andre juga sebenarnya keberatan jika kamu bekerja. Takutnya terlalu lelah" ucap sang bunda..
"Iyah mah!"
Indah pun duduk di bangku meja makan sambil melihat ibu nya mengumpulkan serpihan gelas pecah lalu berkata dalam hatinya;
Ada apa yah?, mudah-mudahan tidak ada kabar buruk, semoga mas andre baik-baik saja dalam perjalanannya. tapiiii, Mengapa! Hatiku tidak tenang seperti ini. Terasa sangat gelisah..
Indah langsung bergegas mengambil ponselnya,..
Waktu menunjukkan 09.30 pagi. Dimana andre dkk sedang dalam perjalanan menuju lokasi pertarungan..
"Tuuuuuuutt..."
"Iyah sayang. Sudah sarapan?" Tanya andre dengan nada lembut dan santai..
"Sudah mas,..mas andre lagi dimana?"
"Hmm, kamu kangen yah?" Ucap andre masih sempat-sempat berkata manis..
"Iyah mas! indah kangen banget, kapan suamiku pulang?...
"Iyah nanti, jika sudah selesai. aku pasti akan pulang,..yank! ini aku, akan sampai tujuan. Dan sedikit lebih sibuk. Nanti aku telpon lagi yah..."
"Iyah hati-hati yah mas..jangan lupa selalu kabarin indah..."
"ummmacchh, i love you" ucap andre
"i love u too. sayang!" balas indah sambil tersenyum kesenangan...
"Ok sayang!"
Trupp..
setelah menelpon suaminya, indah pun menjadi lebih tenang....
....
Akhirnya aldo dkk pun sampai di tujuan,
Setelah memarkirkan mobilnya, mereka berempat turun dan melangkahkan kaki menuju lokasi tempat.
Mereka memasuki gudang lama yang lumayan jauh dari pemukiman dan perkotaan....
Aldo dkk menggunakan pakaian biasa agar tidak terlihat pertarungan itu di rencanakan kedua pihak, Andre memakai tas ransel kecil dan aldo menyembunyikan senjatan apinya..
Ke empatnya memasuki pergudangan yang cukup luas..
(("dengdengdengdengdengdeng......"(musik))
Di dalamnya, sudah terlihat brest dan 32 anggota gangsternya menunggu duduk dengan gaya mereka masing-masing..
Mereka sudah ready..
Andre berbisik pada aldo;
"Wow, mereka lumyan menantang, harusnya kakak membawa anggota ranger dari jepang"
(Ranger yang di maksud andre seperti; lupin ranger, patranger, Q ranger)
"Ini bukan waktunya bercanda andre"
Jawab aldo ketus
"Hehe" tawa cengengesan andre
(Percakapan full english)
"Pok..pok..pok...(suara tepukan tangan brest, pertanda menyambut kedatangan aldo dkk)
Wah...wah...wah....wah....sudah lama sekali, aku menantikan pertemuan kita ini. Dan kalian masih terlihat sangat gagah..,
Oh iyah! Hanya berempat saja?? Tanya brest heran..
"Untuk menghadapi manusia seperti kamu tidak perlu terlalu banyak membawa pasukan" jawab andre menantang..
"Ooouu, benarkah?..eiji, apa kabar???..selamat yah! atas pernikahan mu yang menyenangkan itu....tapi kau harus ingat ada arwah chen hae yang masih bergentayangan, dia tidak tenang jika dendamnya belum terbalaskan." Ucap brest
"Bukan kah seorang pengkhianat itu tempatnya di neraka" tantang aldo..
"Oohh...hahaha ternyata kalian masih mengingat tentang chen hae yeah" jawab brest
"Kau pikir kami pikun, arwah chen hae bergentayangan bukan karena ingin melihat kematianku. Tapi justru dia ingin melihat kematian mu. seorang sahabat yang tega menjadikan sahabat karibnya sendiri sebagai umpan dalam pertarungan" jawab andre dengan lantang...
"Baiklah jika begitu! kita lihat, kematian siapa yang akan di saksikan oleh chen hae".. jawab brest
"Ayo kita mulai" jawab aldo..
Andre membuang tasnya.
Pertempuran di mulai dengan gerakan yang sangat cepat, sengit.
32 gangster brest mulai bertarung dengan aldo, andre, fengley dan huang veng...
Brest menunggu mereka dan memperhatikannya dengan menghisap sebatang rokoknya! sambil berkata dalam hatinya;
"Heh, mereka (para gangster) akan menyelesaikan dengan cepat"
32 gangster itu mengeluarkan kemampuan hebat bertarung mereka
Aldo dkk mulai terlihat kewalahan karena kemampuan bertarung mereka sangat luar biasa.
30 orang gangster itu menyerang andre secara bersamaan. Fengley dan huang veng dengan cepat masuk mendampingi andre..
tim lawan menyerang andre bertubi-tubi. Andre sempat terjatuh berkali-kali dengan terjangan para gangster itu.
Para gangster ingin menargetkan titik kelemahan andre yaitu tepat di kepalanya,
Andre yang meskipun tidak jenius lagi masih cerdas membaca target lawan. Hanya saja kecepatan serangan mereka tidak dapat di perhitungkan oleh nya, sehingga dia sempat terjatuh berkali-kali karena melindungi kepalanya..
Melihat andre, fengley dan haung veng mulai kewalahan. Aldo yang hanya lawannya 2 orang langsung berlari bergabung membantu andre dkk.
Namun secepat kilat brest menghalau aldo
"Kau cukup melawanku" ucap brest
Tanpa ada pilihan lagi, aldo terpaksa bertarung dengan brest di bantu 2 anggota gangster terhebat...mereka pun bertarung dengan sengit..
Sementara andre mulai berpikir cepat dia berlari meraih tas nya dan bersembunyi di balik box besar, tim lawan Sempat mengejar andre namum di halau oleh fengley dan huang veng..gerakan pertarungan sangat cepat...
"Sial! Aku yakin banyak dari Mereka yang bukan anggota gangster brest, Cara bertarungnya rata-rata seperti seorang ketua gangster...(sekelas aldo dulu)
Si ******** itu (brest) ternyata cukup cerdas" ucap andre sambil mengeluarkan benda dengan cepat dari tasnya. Yaitu head protector (pelindung kepala yang biasa di pakai tekwondo)"
Pertahanan huang veng dan fengley mulai ambruk.
Andre keluar dari persembunyiannya dan kembali bergabung bertarung dengan mereka....
hiroshi dan rey serta para interpol belum juga datang...
Mereka bertiga kembali bertarung melawan 30 gangster itu. Perlawanan para gangster itu lebih mengarah kepada andre sebagai target. Berkat head protector! terjangan para gangster yang mengarah ke kepala andre lumayan membantu..
(Kekuatan dan kehebatan tim brest itu sangat luar biasa tidak sebanding dengan tim aldo. Ternyata brest membayar 10 ketua gengster mafia pilihan yang khusus di siapkan untuk menghabisi tim aldo dan mereka di bayar sangat mahal oleh brest. Secara usia! para gangster itu masih sangat muda. usia mereka min18+ sampai max 25 tahun selain itu jumlah pasukan tim aldo terlalu sedikit)
Karena serangan bertubi-tubi yang luar biasa dari para lawan akhirnya andre tumbang dan batuk darah, tak lama kemudian di susul fengley, huang veng masih bertahan namun 15 menit kemudian dia akhirnya jatuh, mereka sama-sama batuk darah..
Tinggal lah aldo yang masih bertahan. Namun aldo bukanlah seorang wiro sambleng sinto gendeng, mustahil bisa melawan 33 pria yang kekuatan bertarung mereka sangat di akui dunia. Aldo akhirnya jatuh di hantam 10 orang ketua gangster pilihan. aldo belum putus asa, akhirnya dia megeluarkan senjata amunisi sebagai perlawanan terakhir.
Aldo cukup panik ketika ketiganya sudah kalah, terlebih-lebih kondisi andre yang cukup parah.
Aldo mengangkat senjatanya dan mengancam akan menembaki mereka.
"Selangkah kalian maju peluru ini akan lepas" ucap aldo....
Namun lagi-lagi salah satu gangster menghantam kaki aldo hingga terjatuh dengan kecepatan kilat, kemudian pistol aldo terlempar. Andre berusaha dengan cepat mengambil senjata amunisi mereka namun kakinya di tendang hingga andre tersungkur..
Tim brest bertarung menggunakan kecepatan kilat.
Para gangster itu sudah terlatih setiap bulannya.....
Aldo, andre, fengley dan huang veng di giring oleh para gangster menghadap brest, lalu tubuh mereka di buat dengan posisi telungkup. Masing-masing Pundak belakang serta kaki mereka di tahan dengan menggunakan kaki oleh para gangster, agar tidak bisa bergerak..
pasukan brest menyerahkan pistol aldo kepada brest...
"Ha.ha.ha.ha....oouh!..ichiro!!.mau main curang yah?..sampai kau membawa senjata amunisi???" Ucap brest
"Kau yang curang brengsek! Kau membawa pasukan di luar gangstermu." Jawab aldo
"Ha.ha.ha.ha...aku yakin kau akan membawa senjata ini, sebab itu lah aku mempersiapkan pasukan yang tidak akan bisa kau tembus...kalian cukup sombong datang hanya ber-empat..padahal tidak masalah jika kau mendatangkan kekuatan darimana pun. aku tetap melayaninya,.. Atau mungkin kau tidak akan sanggup membayar seperti jagoan-jagoan ku ini...ahahahaha (tawa brest sangat keras dengan posisi jongkok di hadapan aldo dia sangat puas bisa menaklukkan keduanya)..
Aldo pun menunduk dan berkata dalam hatinya;
Siaaaaal!.. hiroshi, reeey dimana kaliaaaaan..kenapa mereka belum datang juga..ini terlalu lama dari jadwal yang di rencanakan,.apa jangan-jangan si a***ng ini sudah mengetahui rencanaku...aaarrgggg,...habislah!!!...
"Ooouu...eiji...aku suka gayamu, ku akui kau memang cerdas, membawa senjata yang sangat hebat bisa melindungi kepalamu...
(Brest memberi kode pada salah satu pasukannya untuk membuka paksa head protector andre yang melekat di kepalanya)
Tapi sayang senjatamu itu tetap tidak berguna...
daaaaan, sekarang! aku akan melepas peluru ini kepada salah satu diantara kalian berdua..
Hmmm...kira-kira siapa yah???" tanya brest
Tatapan aldo dan andre kepada brest sangat tajam....
"Demi dendam chen hae dan permintaan merissa aku harus memilih kamu. Eiji.." ucap brest
Dalam hati andre
Merissa??? Ternyata si pelacur itu biang keroknya.
"Tembak aku saja brengsek!!" teriak aldo dengan keras...
"Oohh..kakak yang sangat baik. rela berkorban demi adiknya, cukup terharu! Hmmm,, tapi sayangnya,..aku masih butuh kau ichiro untuk menjadi budak ku...
tidak usah buang-buang waktu...
karena kau sudah membawa senjata cantik mu ini, Aku pinjam dulu untuk mengakhiri hidup adikmu sendiri..
Ahahahahhahah" (brest tertawa terbahak-bahak)
"eiji bersiap lah untuk mati..." ucap brest
Brest mulai membidik pistol tepat di kepala andre.
Lalu andre berkata dalam hatinya;
Mungkin takdirku sampai di sini
Maaf kan aku indah, aku tidak bisa memenuhi janjiku padamu...
(pria itu tebayang dengan senyum manis, canda dan tawa istrinya itu)
Aldo sempat meneteskan air mata.....
Tiba tiba terdengar suara tembakan keras menyambar dengan bidikan tepat sasaran...
"Doooooooooooorrrrrrrrr"......
Bersambung dulu yah!!...
.
.
.
.
.
.
.ayo reads! terus vote yang banyak yah..
Karena vote kalian menentukan kemenangan aldo dan andre...
"Ahahahahahah" tawa brest eh salah,..tawa author....