![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Setelah mobil mas Herman hilang dari pandanganku. Aku pun masuk kedalam rumah. Melihat mas andre yang masih tertidur di sofa.
Hmmm...sebaiknya aku mandi sekarang mumpung dia masih tidur..aku berlari kencang naik ke atas cepat-cepat-cepat- cepat masuk ke dalam kamar mengambil baju ganti langsung masuk ke dalam kamar mandi. Sudah kayak si andre mandi bebek aja! Gak pake sabun. Seminggu ini biar ajalah dekil dulu. Entar kalau dia balik ke normal baru lulur-luluran manja di kamar mandi, pikir indah saat itu. Setelah keluar dari kamar mandi masuk ke kamar, pakai baju. Semua di lakukan cepat-cepat langsung berlari turun tangga dengan ngos-ngosan abis....huuufffft (posisi tangan indah sambil pegang dada masih dalam ngos-ngosan) syukur lah.hah..hah..dia belum bangun...huufft..mau mandi saja seperti di kejar setan..
(Indah duduk di bawah dekat kaki andre. Jadi satpam siaga)..
Beberapa menit kemudian...
Andre terbangun seperti biasa mata terbuka langsung terduduk...
Sontak si indah kaget!....
"Andre udah banguun!"
(Si andre celingak-celinguk saraf-saraf otaknya belum tersambung...)
"Shitta andre haus"
"Ooh haus yah. sebentar yah" (indah mengambil segelas air putih dan memberikannya pada andre)
Indah dengan seriusnya memperhatikan andre yang sedang minum langsung habis satu gelas (dalam hati indah: sepertinya dia kuat minum, makan yang kurang selera)..
Waktu terus berjalan menunjukkan pukul 18.00...
"Shitta! hidupin lampunya gelaaaaap"
"Oh! iyah. hehehe (tawa nyengir indah)
Dia berjalan ke setiap saklar lampu....
"Aaaaaaaa...udah terangkan" ucap indah dengan senyum lebarnya....
"Andre sekarang mau apa lagi?,..hmmm mau makan atau mau nonton tv atau mau baca buku dongeng. Atau mau main-main yang lain..."(indah mulai berusaha menghibur andre agar dia tidak kesepian)
Andre hanya menatap indah dengan raut wajah lesu dan berpikir...
Sontak wajah indah memerah ke-geeran begitu...langsung senyum-senyum gak jelas....
"Ooh, kita nonton tv saja yah!" (Indah menghidupkan tv. biar gak sepi-sepi banget! ada suara-suara pikir indah)...
Andre sudah duduk di bawah dan mengambil mainan lego..
"Ooh kamu mau main lego"
(indah duduk menemani andre)
"Itu bentuk apa?, tanyak indah
"Robot"
"Pintar..pok..pok..pok".(si indah tepuk tangan)
Indah mencoba membuat yang baru
"Lihat kalau ini bentuk ap!?"(si indah cari bentuk yang gampang aja)
"Kursi"..
"iyah bener..."
"Kalau ini shitta?"
"Hmmmm. Apa itu?" (tanyak indah mulai bingung)
"Ini kapal..."
"Pintaaaarrr banget kamu yah"...(sambil menghapus-hapus pelan rambut andre)
Begitulah waktu itu berlalu hingga menjelang malam pun tiba..aku menemaninya mulai bermain lego dan menggambar. Untuk mengusir rasa kesepiannya. Dengan terus mengajaknya berkomunikasi meskipun dia enggan mau bicara. Andre juga bisa menggambar meski tidak begitu bagus namun untuk se-usia pemikiranya saat ini, yang ada dalam jiwa andre cukup lumayan bagus lah...
"Andre mau makan?"
"Menggeleng (menyatakan tidak)
"Minum susu saja yah, mau yah? Sebentar yah shitta buatin"
(Indah cepet-cepet kedapur membuatkan susu untuk andre. Sekalian dia buat kopi untuk dirinya. Mengambil roti dan 2 buah pisang)
Sepertinya Seminggu ini bakal minum kopi terus, biar mata on terus..tidak usah makan malam lah. Tadi siang juga sudah makan buanyak sama mas herman..
Kenapa dia tidak ceria seperti tadi siang yah tanyak indah mulai berpikir....hmmmm gimana yah!. Atau karena mas herman sudah biasa menanganinya. Huuuuffft sabar indah, baru pertama juga butuh proses...semangat!!.
(Setelah selesai menyiapkan semua. Indah kembali ke ruangan menemui andre yang saat itu masih menggambar)
"Hmmmm andreee minum susu dulu yah" Lalu indah meletakkannya semua makanan itu di meja..
Indah melihat gambar yang di lukis andre..
"Itu siapa?"
"Ini ayah dan ibu (menunjukkan sepasang gambar pria dan wanita), ini kak aldo (menunjukkan gambar anak kecil laki-laki)
Dan mereka semua pergi meninggalkan andre sendiri, andre sepi tidak ada teman (wajah murung)"
"Mmmm. mereka semua sangat sayang pada andre, Hanya saja mereka pergi sebentar, Dan mereka janji akan pulang bawa, mainan, makanan, pokoknya semua apa yang andre inginkan. Dan sekarang andre tidak perlu sedih yah! Karena sudah ada shitta yang akan menemani andre setiap hari" ucap indah sangat lembut (aku pun reflek memeluknya. kog aq merasa sedih yah! Ini merupakan ungkapan masa kecilnya dulu).
Sepertinya Andre ingin menggambar satu orang wanita lagi..ini pasti bakal gambar si syuke, pikir indah.
(Indah langsung mengambil crayon dan menutup buku gambar)
"Andre menggambarnya udah dulu yah? Yuk! Kita minum susu (indah membantu andre bangkit ke sofa)"
Mereka pun duduk bersama.
Dalam hati indah. Pokoknya, semua tentang syuke harus ditutup. Perempuan jahat itu tidak boleh ada di pikirannya lagi....
"Ini susunya" (membantu andre meminumkannya masih setengah)
Aku minum kopi juga...
Kami minum bersama
"Itu apa shitta"
"Ini kopi, mau?
Dalam hati indah, Kalau kamu mau aku kasih saja! biar malam ini kita bergadang bersama.
Kami pun makan dan duduk bersama. Susu yang di minum andre habis dan satu buah pisang. Sedangkan aku makan roti, minum kopi dan satu buah pisang. Penutup, kami minum air putih bersama, satu gelas lagi.hihi. biar ajah lah, toh! dia tidak akan tau setelah balik normal nanti.
Aku lalu mengajarinya goyang-goyang kaki sebelah kakiku dan sebelahnya lagi kaki andre rapat secara bersamaan. dan memegang tangan andre dengan cara bergandengan (Seperti orang-orang lagi kasmaran gitu loh! Wkwkwk)..
Andre pun senang ala kenak-kanakan. Kami berpandang-pandangan sambil senyum-senyum. Dia mulai sedikit-sedikit ceria dan suasananya mulai mencair...
Dalam hati si indah: gak bisa dapat normalnya up normal pun jadi...toh fisiknya juga cakep...hihi! tawa indah geli sendiri.....kalau si herman liat nih pasti dia bilang..."oi, kesempatan lu ndah!"...dan aku pun akan menjawab, biarin "rezeki mah kagak boleh di tolak".....hahaha....
"Andre mau di bacakan buku dongeng yang mana?"
(Membuka lemari kecil dekat tv) Wow! buku dongengnya banyak banget dan semua ceritanya menarik. Jangankan si andre. Aku saja masih suka bacanya. soalnya dulu pas waktu kecil gak pernah beli-beli buku dongeng sebagus-bagus ini. maklum bisa beli beras saja syukur. masa kekanak-kanakan dulu mainannya semua ala tradisional. Jadi masa kekanak-kanakanku akan cerita buku dongeng belum terpenuhi. Cocoklah! di sini akan ku penuhi. belum tua-tua amat kog! Ho..ho..
Andre lalu memilih-milih dan memberikan 2 buku pada ku....
"Dua saja?" tanya indah memastikan..
Dia mengangguk...
"Kita bacanya di kamar saja shitta"
"Ok! Baiklah..."
Aku lalu mematikan tv. dan kami berdua masuk ke dalam kamar. Menghidupkan AC. Sebelumnya aku sudah persiapkan satu teko dan gelas di dalam kamar. Persiapan jika malam dia minta minum.......
Waktu menunjukkan pukul 09.45 sudah hampir jam 10 malam. Anak-anak jam segini harus sudah tidur. Sekarang aku akan menukar jadwalnya. Malam dia harus banyak tidur daripada siang. Harus di nina bobo kan banyak-banyak biar tidak pernah lagi bertemu dengan si syuke sontoloyo itu. Seperti yang di ajarkan mas Herman..
(Indah dan andre masuk kedalam kamar seperti terlihat sudah seperti sepasang suami istri)
"Andre sebelum kita bobo sambil baca dongeng. Kita gosok gigi dulu yuk!" Ajak si indah.
Dia pun mengangguk..
Kami pun masuk kedalam kamar mandi bersama-sama..
"Kita gosok gigi bersama-sama yah!"
Aku membuka lemari gantung berukuran kecil,wow! disana sudah lengkap stok pasta gigi dan sikat gigi plus Sabun mandi berupa cair dan sabun wajah. Spontan tanganku agak kepo membuka dan mencium aroma sabun mandi..(maklumlah orang kampung mbok).hmmmmmm...uuiihh wanginyaaa....mmm baguslah aku gosok gigi disini saja gak perlu capek-capek keatas..gosok gigi andre sudah terletak ditempatnya. jadi aku tinggal mengambil punyaku saja.
"Yok! Kita mulai gosok gigi yah, andre duduk disini saja. (duduk di atas wc duduk) Dalam hati indah. Badanmu ketinggian soalnya..
andre bisa gosok gigi?"
"Bisa" jawab andre
"Baguss"
Aku lalu mengambilkan sikat dan pasta gigi (odol) untuk andre. Dan membuatkannya untuk ku juga, Kami pun mulai sama-sama gosok gigi..
Aku lalu memperhatikannya mengosok gigi, bisa sih tapi kuras pas! maklumlah masih anak-anak yah!
Aku berkumur-kumur dan lalu membantunya..
"Sini..sini..shitta bantuin. gini yah, aaaa buka mulutnya (andre pun ngangak) indah pun membantu menggosoknya.
Giginya bersih dan putih..gigi orang kaya memang seperti ini terjaga kagak ada yang bolong ucap indah dalam hati.
"Ok, Sudah selesai gosok giginya"
"Sekarang cuci wajahnya yah!"
Lalu kami cuci wajah bersama-sama dan tetap aku membantunya..
"Sekarang Buka bajunya yah"
Di ganti sajalah bajunya kasihan sudah bau seharian..indah pun me-lap badannya dengan air saja menggunakan handuk kecil..biar bobonya lebih nyenyak pikirnya. Aku memandangi tubuh dan wajahnya dengan secara jelas. dia pun memandangi wajahku dengan senang (ooohh romantisnya)....kapan lagi liat-liat yang bagus begini..ihihi..
setelah selasai
"Andre mau pipis?" Tanya indah..
Dia lalu mengangguk dan reflex langsung mau buka celana..
"E..ee...e tunggu dulu! Sebentar yah shitta keluar dulu ambil celana yang baru. Aku langsung berlari ke lemari mengambil celana pendek dan underware pria.
"Andre..nnti celananya di ganti yah dengan yang baru. Pertama pakai celana kecil dulu, baru yang besar yah. Andre bisa kan" (mempraktekkan apa yang di ajarkan mas herman)
"Iyah bisa"
"Shitta keluar dulu yah"
Aku pun menutup pintu..huuufft mudah-mudahan dia bisa lah pakai celana...indah pun menunggunya di kamar dengan was.was..
5 menit kemudian....
Andre keluar berhasil memakai celana dengan lengkap..sedikit kurang-kurang rapi lalu indah pun merapikannya sedikit.
Hooooh!!! syukurlah dia bisa pakai celana, kalau tidak gawat juga.
Indah menuntunnya duduk di kasur. Memakaikan lotion di badannya saja dan deodoran lalu mengganti bajunya..
Selesai..
"Seger kan"..tanya indah dengan senyum..
Pria kekar itu pun mengangguk-angguk senang...
"Sekarang kita bobo yah"
(Kami lalu bersama-sama naik ke kasur)
"Shitta bacakan buku dongeng"
"Beress"
Kami bersandar di bantal bersama-sama..
Aku lalu membacakan buku dongeng pada andre di tengah cerita. Ku lirik matanya mulai sayup-sayup..aku langsung mengusap-usap rambutnya dengan pelan dan sangat lembut. Hingga akhirnya dia tak berapa lama terlelap tidur. Aku memperbaiki posisi tidurnya dan memakaikannya selimut...
"Mimpi yang indah yah! Aku pun reflek mencium keningnya, ihihihi..maaf yah mas andre. habis kamu cakep banget sih! Gemes..."