The Power Of Love [TPOL]

The Power Of Love [TPOL]
part 71



......clutser...


Tingting..tingting...tingting...


Suara bell di rumah andre membangunkan indah yang masih tengah tertidur di kamar atas.


"Hoooooaaaaaaah!,..siapa sih? Ucap indah dengan suara serak dan lemes sehabis bangun tidur.


Pukul menunjukkan 10.30 wib menjelang siang hari..


Dengan terpaksa gadis itu pun bangkit dari tempat tidurnya berjalan perlahan-lahan menuruni tangga hingga sampai lah di guest camere..


"Oh, petugas market"..


Indah langsung membuka pintu..


"Halo mba!..bener dengan indah shakila?"


Ucap si petugas market.


"Iyah"..


"Saya ingin mengantar paket, silahkan mba, di ttd" (sambil memberi tanda terima dan pulpen)..


Si petugas pun memberikan semua bahan-bahan makanan sesuai yang di inginkan andre kepada indah.


"Terima kasih yah mas" ucap indah..


"Ok"


(Trup....pintu di tutup..)


Si indah pun berjalan ke arah dapur dan menyusuni semua bahan-bahan makanan ke dalam kulkas..


Setelah selesai dia masuk ke dalam kamar ART dan mengambil ponselnya..


"Hah, Tante Rika" 5 panggilan tak terjawab!!.


Dan berupa pesan singkat...


"Indah, sebentar lagi akan datang petugas market mengantar pesanan andre, kamu terima yah! Jika ada bahan-bahan di kulkas yang kurang, tolong! segera konfirm saya yah indah!


Thanks..!" Pesan tante rika.


Indah lalu membalas..


"Ok tante siap, paket sudah di terima!...maaf tante, tadi indah ketiduran..."


(indah membalas setelah 1 jam kemudian..)


Aku melihat waktu sudah mendekati pukul 11 siang...


"Hmmm,...sampai-sampai mau telpon mama juga lupa. Nanti sajalah biar bisa ngobrol panjang. Sebaiknya aku membersihkan rumah terlebih dahulu, ucap gadis itu sambil berjalan ke kamar mandi dan mencuci wajahnya agar rasa kantuknya hilang.


Setelah selesai dia berjalan ke kulkas mengambil snack ringan.


"...(sambil duduk indah makan di dapur) bersih-bersihnya mulai dari mana dulu yah?,..ah!, mulai dari kamar si B.G dulu lah sepertinya kotor sekali"..


Ucap indah, sambil membuang sampah snacknya ke keranjang sampah dan mulai bergegas membersihkan kamar andre. berjalan, menaiki tangga perlahan masuk ke kamar andre..


"Kamarnya sedikit berantakan, hanya saja terlihat mulai berdebu..hmm, bagaimana dengan kamar pakainnya yah???."


Ketika saat di buka (eng..ing..eeeeeng...)


"Tuweweweweweng!!!!!....!^$*#^


...............Huaaaaaaaaahh!!!...."


indah menjerit kaget hampir is dead! melihat suasana ruangan khusus pakaian andre sampai-sampai kakinya lemes dan terduduk.........


Me...me..mengapa jadi begini? apaa, di sini kemarin ada perkelahian hebat yah??" Tanya indah bener-bener shock...


Sekaligus indah bingung mau mulai darimana dulu..


Rak sepatu dan sendal berjatuhan berserakan plus dengan kaos kaki. Begitu juga dengan rak dasi, kaos, kemeja, jam tangan, jas, celana pendek panjang, underware. dll. susunannya sudah berantakan lari dari jalur..


ada pakaian kotor dan bersih berserakan di lantai. ada juga yang bergabung menjadi satu group (aliansi). Handuk-handuk berserakan dan peterbangan nyangkut entah dimana lagi posisinya...(andre yang cara mengambil pakaian tinggal tarik, kalau tidak cocok. tinggal di buang saat membuka pakaian pun tinggal buang sana sini, apalagi saat pikirannya lagi banyak)...


"...ckckckckck..benar-benar nih si B.G luar binasa. Tau benar! dia bagaimana menyiksa orang. Model manusia begini bisa jadi CEO???? (tepok jidat)....


untunglah, perusahaan itu punya nenek moyangnya,...


Pantes dia kagak marah hari ini aku tidak mempersiapkan bajunya.


hoooooh!! Kalau begini ceritanya , biar aku saja lah yang mengambil pakaiannya..


Dan sekarang aku baru paham mengapa mas aldo membayar mahal diriku dan nyokapnya cepat-cepat mengikat aku dengan kontrak, ternyata manusia yang di hadapi seperti ini??..


haduuuh!!..indah-indah! emang nasibmu jadi upik abu belum juga berakhir....ini baru satu minggu yah?? Bagaimana kalau satu bulan, bisa-bisa terbalik ni lemari seperti kapal tangkupan perahu".....


ucap indah tak hentinya mengomel sambil mulai membersihkan ruang pakaian andre. Dia mulai merapikan dari rak sepatu dulu...


(Setiap manusia memiliki sisi kelebihan dan kekurangan, sama halnya dengan sosok andre)


Si indah sampai keringat jagung memilih dan memilah pakaian andre antara yang kotor dan yang bersih, mengembalikan dan merapikan jenis-jenis pakaian serta mengumpulkan semua pakaian dan handuk kotor, sampai-sampai dia lupa dan baru teringat menghidupkan ac kamar andre..


"Haduuuh, pantes kog panas banget yah?, ternyata ac-nya belum on," (indah langsung menghidupkan ac)..


Uih!! banyaknya yang mau di loundry! Tapi mau bagaimana lagi, pakaian yang bersih sudah terlanjur bergabung dengan yang kotor tidak bisa di selamatkan lagi" ucap indah lemas...


indah mengirim pesan pada tante Rika;


"tante, maaf! mengganggu, bisa kirimkan no PT Anugrah loundry kepada indah?, karena sudah banyak pakaian kotor mas andre..


pesan di kirim kepada Rika Oktavia....


setengah jam kemudian pesan baru di balas..


"ok indah saya sudah suruh mereka segera datang"...(tante rika sudah mengirim no Pt Loundry tsb indah langsung men-savenya)...


........


akhirnya indah selesai merapikan ruang pakaian milik majikannya itu..


Gadis itu pun menjatuhkan tubuhnya lalu berbaring sejenak di kasur andre. Mencari tenaga lagi yang sudah terkuras habis di lemari khusus pakaian pria keturunan indo-jepang itu...


"hmmmm, numpang bentar yah bro.." ucap indah sendiri...


Kembali bekerja..(mematikan ac karena mulai bersih-bersih menghilangkan debu..).


Indah me-lap bersih meja kerja andre yang terlihat kotor, lalu gadis itu tertuju pada 2 foto bingkai.


foto Aldo dan andre saling merangkul keduanya sambil tersenyum sumringah lengkap memakai pakaian ski salju.


Tertulis di pojok bawah foto "Meribel, Prancis. 6 juli 2006"..


"...keduanya memang benar-benar tampan dan keren yah!, kira-kira usia mereka masih sangat muda 24 (Aldo) dan 20 tahun (Andre), berarti di foto ini mas andre belum jatuh sakit.....


(indah melihat foto yang kedua yaitu foto pernikahan aldo)


"Ooooohh,.. mas aldoooo, pria idaman bangeeeeet. I like u!...tapi sayang sudah ada yang punya..hikz!..hikz!. kalah start lu in!!!..


jiaaah, hahahaha, emang lu siapa indaah?? sok! bilang kalah start. Malu-malu in aja"


ucap indah sendiri.( Sambil memukul kecil kepalanya..)


hmmm, (mulut peot) bukan seperti adiknya? jauh banget perbedaan nya, terlihat sempurna sih, namun aslinya urak-urakan!!... ucap indah sendiri.


namun, hanya ada foto mas aldo dimeja kerja mas andre. Tidak terlihat foto bingkai orang tuanya dan keluarga lengkapnya, seolah-olah mas andre hanya memiliki satu orang keluarga yaitu kakaknya mas aldo. Dan entah mengapa tiba-tiba saja aku sangat kasihan dan iba melihat wanita yang bernama rika oktavia itu, teringat dengan raut wajahnya yang sudah tua namun pantang menyerah untuk mendapatkan kata maaf dari anak bungsunya itu. Sudah berkorban berpisah jauh dari suami yang dia cintai bertahun-tahun begitu juga dengan suaminya yang meng-ikhlaskan istrinya untuk tidak merawatnya dalam keadaan sakit sekali pun, demi mendukung karir dan masa depan anaknya. Meski keberadaan dirinya sebagai seorang ibu di depan mata anaknya tidak lah bernilai bahkan tidak di anggap. dia tidak bisa merangkul dengan penuh kasih sayang terhadap anaknya meskipun keberadaan mas andre ada di depan matanya..terlihat sangat miris hubungan kekeluargaan mereka. Akibat kesalahan asuh yang terlalu di manjakan dengan harta, namun tidak dengan kasih sayang. Menjadi pelajaran bagi diriku kelak jika nanti aku menjadi seorang ibu yang memiliki seorang anak ..aku hanya berharap keluarga bahagia ini bisa berkumpul kembali dan mas andre terbuka mata hatinya untuk bisa memaafkan ibu dan ayahnya dan merangkul kembali menjadi keluarga yang utuh.


Amiiin...