![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Di hari yang sama di waktu yang sama indah shakila kembali mengadu nasibnya. Jika andre sudah menyerah namun indah masih tetap berjuang mencari pekerjaan, dia berharap secepat mungkin dapat pekerjaan agar memiliki alasan, dan menolak jika andre dan ibunya datang memintanya kembali..
Tepat pukul 08.00 pagi wib aku sudah menunggu si mas go jek online di teras kecil rumahku. Dengan berpakaian rapi menggunakan baju dan celana hitam putih tentunya. menggunakan tas kecil dan map besar yang berisi surat lamaran. Ada 5 PT yang akan aku ikuti melalui walk interview hari ini. Semuanya sudah aku persiapkan dalam satu map..
serta memakai sepatu hitam yang tingginya hanya 5 cm saja. Aku adalah tipe sosok cewek yang kurang suka menggunakan higheels, lebih suka menggunakan snaker kemana-mana. Agar cepat berjalan...
Tak berapa lama si mas gojek pun datang..
Aku langsung berlari ke dalam rumah..
"Mamaaa,...indah pergi dulu (sang ibu langsung datang menghampiri lalu indah mencium tangan ibunya) do'a kan yah mah, semoga indah bisa diterima" ucap indah penuh harap...
"Iyah sayang. Mama selalu mendoa'kan mu. Tapi ingat! kalau kamu sudah lelah, pulang yah nak"..ucap sang ibu yang merapi-rapi kan baju indah..
"Ok ma...dah..mama...(berlari menghampiri si mas go jek dan pergi berjuang lagi)...
Hari itu aku mendatangi walk interview terbesar, banyak perusahaan yang mencari kandidat untuk staff mereka masing-masing. Aku hanya mengikuti 5 PT saja yang sesuai dengan persyaratannya. Namun disana ramai sekali bahkan sudah banyak yang mengantri. Mereka semua datang dari lulusan, ada yang diploma (d3) sarjana (s1) dan ada juga yang bergelar master (s2). persaingan cukup ketat tidak sesuai dengan jumlah yang akan di terima. Aku sedikit pesimis karena aku hanya menggunakan sktl. Tapi aku ingin mencobanya. Mudah-mudahan 5 dari yang aku coba ada satu yang menerima. Itulah harapanku..
aku pun terus menunggu antrian demi antrian. Tetap sabar di tengah kerumanan para pencari kerja. Sudah 3 perusahaan yang aku lalui dalam wawancara.1 tidak di terima 2 diantaranya berminat untuk menerimaku namun mereka mengatakan belum bisa menerima saat ini dengan alasan tidak menerima berkas SKTL harus wajib menggunakan ijazah yang ter- legalisir sah oleh universitas..meski aku sudah menjelaskan 1 bulan lagi ijazah ku akan selesai..namun mereka hanya mengatakan ;
"Coba lagi nanti yah!"..
Rasanya di saat itu aku mau nangis, kesal, kecewa bercampur jadi satu..tapi tidak ada yang bisa aku lakukan selain bersabar...
Perutku sudah sangat keroncongan. kepalaku pusing. Aku pun mencari warteg pingkir jalan. Dan makan terlebih dahulu. Setelah kenyang. Aku berjalan mencari masjid sekitar tidak jauh dari sana semua bisa di tempuh dengan jalan kaki.. lalu aku melaksanakan sholat zuhur dan tak lupa berdo'a;
"Ya allah, tinggal 2 lagi harapan ku. Segalanya ku pasrahkan padamu. Karena Engkau tau apa yang terbaik untukku. amiin"...
Setelah selesai sholat aku beristirahat sebentar..merapikan rambut..memakai bedak dan lipstik kembali..
"Huuufft lelahnya. Bukan lelah wawancara namun Lelah mengantri dan berada di kerumanan orang banyak"...
Pukul sudah menunjukkan 14.00 wib siang hari..istirahat 1 jam sudah cukup untuk membuatku segar dan kuat lagi. Kemudian berjalan dan kembali mengantri 2 PT lagi yang akan aku coba..setelah lamaaaa banget ngantrinya bahkan sampai sore.. akhirnya aku selesai wawancara keduanya. namun, hasilnya di tolak. Mereka tidak mempermasalhkan ijazah, tetap menerima SKTL namun aku tidak masuk kategori. Mereka ingin kandidat yang aktif berbahasa inggris dan mandarin serta mahir minimal 2 dari bahasa pemprograman komputer seperti java.php.database.c.c++ dll. dan semua itu harus di buktikan dengan adanya sertifikat dan toefl..
"Hiks.."..kembali gagal....padahal sudah menunggu lama banget dalam antrian. Sampai-sampai melewatkan sholat ashar dan magrib..
Namun aku kembali berusaha Berjalan panjang. Turun naik go jek..melalui hiruk pikuknya kota jakarta yang ramai dan penat..mendatangi beberapa biro ketenaga- kerjaan.
menanyakan bisa tidak melamar menggunakan SKTL? Kebanyakan pada menolak hanya satu biro yang mengatakan coba saja kemungkinan kecil bisa....
Rasanya hari itu lelah banget hingga aku tidak sadar waktu sudah menunjukkan pukul 20.00 wib malam. Perutku sudah mulai lapar. Tubuhku mulai lemas. Kepala sedikit pusing. Aku berjalan panjang. Kakiku terasa pegal..Agar menghemat ongkos..karena saldo ovo sudah hampir habis..lalu aku duduk di halte sambil meneteskan airmata..
"Ya tuhanku! Mau bagaimana lagi aku harus berjuang. Mengapa aku terus menemui kegagalan. Aku sangat lelah. jenuh. bahkan sudah mendekati putus asa"...
banyak anak bangsa yang gagal dalam mencari pekerjaan bukan karena mereka bodoh ataupun tidak punya skill tapi tidak mampu mengembangkan potensi dan menghidupkan skill yang ada. Salah satunya adalah aku. Aku sangat ahli dalam memasak namun aku tidak punya biaya untuk sekolah di kejuruan chef internasional. Karena sekali pertemuan saja menghabiskan jutaan rupiah. Orang miskin seperti aku tentulah tidak akan mampu.
(Indah sangat handal dalam memasak dan dia mencintai profesinya itu, kemampuan memasaknya di akui enak sekelas chef internasional dan tangan lentiknya bagus dan cantik dalam mem-plating makanan. lagi-lagi cita-citanya kandas karena masalah biaya..).
Tiba-tiba ponsel ku berbunyi membuyarkan lamunan panjangku..
Mama memanggil...
"Halo Ma..."
"Indaah!, kog kamu belum pulang jam segini? Tanya ibunya mulai khawatir,..
"Iyah ma... ini mau pulang"
"Iyah ma..."
(Percakapan via hp di tutup)..
Sudah lah naik go jek saja. Nunggu bus way lama banget dan padet kalau jam segini..pikir indah..
Akhirnya aku pulang menggunakan jasa go jek online dengan saldo ovo ku yang hampir habis..
Dan Tiba di rumah pukul 20.45 wib malam..
"Assalamualaikum"...
"Wa'alaikum salam" (langsung di sambut oleh sang ibu. Indah yang pulang dalam kondisi lemes, lesu, lunglai, letoi plus kumal di tambah lagi gatot alias gagal total).
"Indaaah, cuci dulu wajah dan tanganmu yah! ini, mama sudah buatkan kamu makanan" ucap sang mama...
"Iyah ma"...
Setelah indah mencuci wajah dan tangannya bersih dia kembali duduk di meja makan yang sederhana itu bersama ibunya..
Indah pun makan dengan lahapnya. Ibunya memperhatikannya dengan penuh iba dan kasih sayang. mata sang ibu berkaca-kaca dan berkata dalam hati..
"Sejak ayahnya meninggal dia tidak pernah senang dan dengan usia yang masih muda ini terus berjuang membantuku melawan kehidupan. Maafkan ibu yah nak!! (spontan sang ibu berdiri langsung masuk ke kamar mandi lalu meneteskan airmata sampai puas disana).
harusnya dia bisa menikmati masa mudanya..apakah aku ibu yang jahat?"
(Ibunya indah pun keluar setelah mencuci dan me-lap wajahnya agar tidak terlihat sedih oleh anak perempuannya itu lalu kembali lagi menghampiri anaknya)
Setelah indah selesai makan..
"Bagaimana perjalanan hari ini nak?" tanya sang ibu..
"Hukk.hukk.huk...(awalnya mewek tiba-tiba nangis) masih gagal ma. Mereka tidak mau menerima dengan SKTL adapun yang menerima namun persyaratannya berat banget! indah tidak masuk kategori" ucap indah sedih..
"Sudahlah nak! Tidak apa-apa sebulan ini kamu masih menganggur. Istirahat saja dulu, Lagian ijazahmu memang belum keluar. Tidak usah di paksakan. Besok kamu sudah tidak usah lagi mencari kerja. Tunggu ijazahmu sampai keluar dulu, mama kan sudah bilang tidak ada lagi beban biaya berat kita. Paling hanya makan dan bayar uang kontrakan, kamu sudah tamat sekolah dito juga sudah selesai biayanya. Tidak usah kamu pikirkan adikmu itu bisa kuliah atau tidak.."
"Tapi maa..."
Sekarang ganti bajumu. Sholat dulu lalu beristirahat lah..
"Oh yah dito mana ma? Dia sudah tidur kelelahan baru pulang" ucap sang mama sambil mengangkat piring ke dapur.
"Baru pulang darimana ma?"
"Katanya banyak kegitan di sekolah"
Kegiatan apa dia setiap hari pulang malam begitu?? pikir indah...
Indah pun mengintip kamar adiknya itu terlihat dito memang sudah tertidur pulas. Dia terlihat sangat lelah..
"Hmmmm...sudahlah" pikir indah..
Indah lalu masuk kamar mandi membersihkan diri dan melaksanakan sholat lalu dia pun tertidur........
...........