![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Malam yang sepi, andre terbangun dan di kejutkan dengan suara ponsel pintarnya...
"Tuuuuuut....."
"Hallo kak!" Jawab andre
"Indah sudah tidur?" tanya aldo
"Sudah..." jawab andre bangkit dari tidurnya.
"Segera buka leptopmu" pinta aldo
"Oke"...
Trup..
...
Andre bangun dan mencuci wajahnya agar bisa lebih fokus...
Mereka pun berkomunikasi via skype online...
" apa rencana kita selanjutnya, kau punya ide bagus?" Tanya aldo..
"Hmmmm.. sebaiknya, kita menggunakan bantuan polisi untuk menjebak dalam penangkapan brest dan bawa saja senjata api mu saat pertarungan" pinta andre
(Setelah Rudi wijaya, Aldo kenz sudah memiliki lisensi resmi kepemilikan senjata api pribadi dari kepolisian jepang, dengan alasan perlindungan diri (vvip), sementara andre belum, masih dalam pengurusan)
"Pantas, saat aku bertanya tentang apa persyaratannya, brest mengatakan jangan kaitkan pertarungan kita dengan polisi, ternyata dia sudah masuk salah satu buron interpol saat ini" jawab aldo
"Bagaimana? kk setuju kan?" Tanya andre
"Menggunakan polisi untuk menjebak brest tidak lah mudah andre. Brest merupakan bos mafia yang memiliki intel yang tersebar dimana-mana dan tidak terprediksi apa rencana liciknya. Informasi yang terakhir aku dapatkan, selama status brest menjadi buron, dia sedang menyiapkan replika wajah untuk mengelabui dirinya dari kejaran polisi. Sekali saja kita salah langkah maka kita yang akan terjatuh" ucap aldo
"Aku mengerti, brest bukanlah lawan yang mudah. Dia terlalu tangguh. Kita sudah pasti akan kalah melawan brest jika bertarung hanya dengan menggunakan kekuatan yang ada, namun pertarungan ini juga sangat menguntungkan untuk menjebak brest dalam penangkapannya secara tersembunyi dengan tuduhan ancaman kekerasan bermotif pengkroyokan"
"Apa Maksud mu?" Tanya aldo kurang paham..
"Brest pasti akan menurunkan gangster terbaiknya sementara kita tidak perlu membawa gangster, cukup kita ber-empat saja. aku, fengley, kakak, dan huang veng" ucap andre..
"jangan bercanda andre? Bertarung melawan 30 gangster mafia kau pikir hal yang mudah? Apakah kau sudah bosan hidup, kau tidak memikirkan keluargamu? protes aldo
"Justru aku tidak ingin mati dalam pertarungan ini kak. Laporan kita tentang adanya acaman pengkroyokan terhadap buron brest akan di anggap ilusi oleh polisi, jika kita membawa gangster untuk melawan mereka, artinya kita juga ikut tersangka dalam hal ini dengan tuduhan perkelahian berencana antar geng, saat nanti dia tertangkap brest akan memanfaatkan itu dan tidak akan melepaskan kita, kakak harus mengerti bahwa pertarungan ini bukanlah pertarungan yang ter-organisir dan legal di mata kepolisian seperti masa kita dulu di hongkong dan beijing. Ini adalah pertarungan yang ilegal (liar) apapun bisa terjadi dan aku yakin brest sudah merencanakan sesuatu yang lebih licik"..
"Tapii..aaaarrrggg!!..bagaimana kita bisa menang melawan mereka!?" tanya aldo
"Tujuan kita saat ini bukanlah untuk menang melawan brest, tapi membantu interpol dalam penangkapan brest. saat pertarungan nanti kita hanya bertahan hidup sampai polisi datang, meskipun kita membawa satu truk anggota gangster dengan kekuatan hanya sebagai bodyguard tidak akan dapat menandingi gangster mafia " jawab andre..
"Tapi ini terlalu berbahaya andre. apa tidak ada strategi lain? tanya aldo ragu..
"Tidak, ini sudah yang paling tepat., ikuti saja rencanaku ini kak. percayalah ini yang paling terbaik"..
"Bagimana jika brest mampu membaca gerak-gerik kita memanggil polisi dan dia bisa mencegahnya?" tanya aldo
"Gunakan interpol yang tidak bisa di jangkau oleh brest, aku percaya kk mampu mengurus hal itu, kemungkinan besar kita perlu mengeluarkan jutaan dollar untuk menekan kasusnya sampai menjadi status tembak mati atau seumur hidup dan Berhasil tidaknya tergantung kepada keberuntungan kita"
"Huuuffftt....tapi aku masih ragu. apakah kita bisa melalui semua ini?" jawab aldo
"bukankah, kk selalu mempercaya kan ku dengan setiap strategi tempur?"
"baiklah, aku akan mencobanya dan segera mengurusnya" ucap aldo
"trup"...percakapan via skype berakhir
......
3 minggu pun berlalu, artinya pertarungan semakin dekat dan cukup menegangkan.
Aldo dan andre terus mengasah kemampuannya dalam bertarung.
Akhirnya aldo mengikuti strategi yang di rencanakan oleh andre meskipun resikonya terlalu tinggi. Aldo dan sekretarisnya Hiroshi menambah laporan kejahatan brest secara tersembunyi dengan menggunakan interpol jepang-australia, agar memperkuat penangkapan brest,..
Keduanya tidak punya pilihan lagi selain tetap berani maju.
Keyakinan mereka fifty-fifty! kemungkinan berhasil 50% kemungkinan gagal juga 50%, karena brest merupakan bos mafia paling berbahaya..
...
Suasana kantor Jk..
Andre tetap masih bekerja seperti biasa. Namun proyek andre yang berada di singapura semuanya terhambat, tertunda oleh brest...
"Rey..kau ikut denganku ke singapura yah! Tapi, tolong rahasiakan ini dengan indah, jika dia bertanya, katakan saja kita sedang perluasan aliansi. Indah sedang hamil 2 bulan aku tidak ingin dia gelisah dan jika dia tau, pertarungan ini akan gagal." pinta andre...
"Baik pak. tapi pertarungan ini terlalu berbahaya pak!" ucap rey
"Sudah tidak ada pilihan lagi rey. kita harus tetap bisa maju! nanti,Kau bersama hiroshi bertugas menuntun kedatangan interpol ke lokasi tempat. Aku harap kalian tidak terlambat" pinta andre
kedua tim pun terlihat sudah bersiap-bersiap akan bertarung hebat, yang ber-lokasi di singapura..
...
Satu minggu lagi pertarungan akan di mulai, andre dan aldo sudah menghentikan latihannya, mereka Mengumpulkan tenaga dan kekuatan berpikir...
keduanya lebih banyak menghabiskan waktu tersisa dengan berkumpul bersama keluarga masing-masing...
..............
waktu pun terus berlalu hingga mendekati jadwal pertarungan.
Ruang keluarga di rumah Andre
"Besok, kita tidur di rumah mama yuk! (mertua)" pinta andre...
"hah! (indah takjup mendengar permintaan suaminya itu). Gak biasanya mas?." tanya indah
"Gak boleh?"
"Yah boleh lah sayang" indah langsung tersenyum senang memeluk suaminya di ruang keluarga setelah makan malam..
" 2 hari lagi aku akan ke singapura yank! ucap andre
"Singapura?, indah ikut yah mas?"
"Jangan sayang! ini bukan mau liburan, hanya perluasan aliansi bisnis, aldo juga ada.." jawab andre berbohong..
"Hmmm..katanya kalau ada perluasan bisnis indah boleh ikut!" ucap indah manja.
"Iyah tapi kan kamu lagi hamil!"
"Iyh maas! padahal indah ingin ikut, boleh yah?" rengek indah..
"hanya Sebentar saja! kemungkinan, hanya dua hari, selama aku di singapura kamu tinggal sementara dengan dito dan mama yah!"
"Hmmm, baiklah." jawab indah dengan expresi wajah cemberut
"ingat jaga baby kita dengan baik yah!. Aku sangat merindukan kehadirannya" ucap andre sambil mencium perut indah..
"Mas pergi sendiri??" tanya indah
"Rey ikut" jawab andre santai,
gerak-gerik pria itu tidak mencurigakan istrinya, jika tujuan andre sebenarnya ke singapura bukanlah perluasan aliansi, melainkan bertarung mempertahankan nyawa antara hidup dan mati
"Tapi jangan lama-lama pulang yah mas,..(ucap indah sedih)
mas, jangan terlalu di paksakan bekerja, meskipun kamu jatuh miskin sekalipun aku tetap setia hidup bersamamu" jawab indah..
"terima kasih yah sayang, you are the best in my heart and my life" ucap andre
"Setiap hari harus kabarin indah!"
"Ok..!terus, Apa lagi sayang?"
"Pulang dengan selamat tidak kurang dengan satu apapun"
"Hehehe " tawa andre
dia mengelus manja rambut istrinya,
lalu pria itu mencium mesra bibir indah dengan perasaan yang sedih dan mereka pun berpelukan...
(Dalam hati andre, semoga tuhan mengabulkan doamu sayang agar kita bisa berkumpul lagi).....
bersambung....
.
...
..
..
.
ponsel; sedih banget hiks..hiks...hikss..mana istrinya lagi hamil lagi,..andre kayak mau pergi wajib militer aja deh, kira-kira dia selamat gak yah thor...?
author; sama sel gue juga takut, soalnya andre sudah kagak jenius lagi.........
gimana endingnya yah????
stay tune terus TPOl...jangan lupa tinggLkan like.vote.komen.star 5....