The Power Of Love [TPOL]

The Power Of Love [TPOL]
part 116



Bandara soekarno-Hatta berjalan dua insan sejoli mendekati pintu keluar,


Disana sudah ada sosok pria kurus tinggi yang tak lain adalah Rey pramanan, sang sekretaris terbaik menjemput atasannya atas perintah andre..


Mereka langsung bergerak menuju perumahan komplek clutser yaitu tempat kediaman andre..setelah menurunkan barang-barang...


"Indah aku ke kantor dulu yah"


Ucap andre...


"Baik mas.." jawab indah..


Andre buru-buru langsung menuju kantornya. Banyak pekerjaan yang harus akan di selesaikannya. Karena andre sudah membuat rencana manis lagi buat indah. Selama di jepang mobil andre di gunakan oleh Rey.....


Sesampai di kantor saat rey menjelaskan beberapa pekerjaan...


Kedua pria ngobrol masalah pribadi..


"Gimana bos. sukses kagak?"...tanya rey..


"Aaaakkkrrhh masih gagal rey..." ucap andre kesal..


"Yaaaahh....susah amat si bos" jawab rey..


"Aaahh...entah lah. Tapi aku sudah membuat rencana manis buat indah, kamu janji kan akan membantuku kan?" Pinta andre...


"Siap bos"...jawab rey..


"Ok nanti daftarnya akan aku kirim via email. Apa-apa saja yang harus kamu kerjakan"..ucap andre..


"Ini sudah hampir tanggal 7 apa ke luar negri lagi bos?" Tanya rey yang tidak tau tentang masalah pribadi yang satu itu...


"Sepertinya tidak" andre..sangat yakin menjawabnya karena dia sudah di nyatakan sembuh..


"Ooouhh" ucap rey


(Dalam hati rey. Kira in keluar negri lagi, sekalian nih! perusahaan agar aku claim menjadi milikku saja.).....


"Yah sudah kamu kembali bekerja... " ucap andre..


"Ok bos"...


Andre merebahkan kepalanya bersandar di kursi kerajaannya itu. Dia merasa sangat lega sekaligus bahagia karena konflik keluarganya telah berakhir, tinggal satu masalah lagi yaitu menyatakan perasaannya pada indah...


"Benar kata indah..keluarga adalah tempat berteduh paling nyaman"....


.........


Hari-hari terlalui sosok pria CEO itu sangat sibuk dan sangat fokus bekerja. Dia mengejar target akan menyelesaikan visi dan misi pekerjaannya secepat mungkin demi untuk membuat rencana baru lagi buat indah.


........


Saat suatu pagi sarapan bersama dengan pelayan sekaligus pujaan hatinya itu... indah bertanya;


"Mas, ini beneran tanggal 7? Dan mas andre tidak kambuh lagi? Beneran sudah sembuh mas?" Ucap indah yang bertanya keheranan dan kesenangan..


"Hmmmm...iyah..." ucap andre santai..


Karena andre sudah terlebih dahulu mengetahui kondisi kesembuhannya...


Yess!!....kalau gitu aku bisa risign..


Ucap indah kesenangan dalam hati. Terserah deh dia mau kawin sama siapa bukan urusan gue...


"Kalau gitu kita harus segera chek up yok mas" ajak indah lembut yang tidak sabar lagi mengetahui hasil kesembuhan andre dan sekaligus akan menjadi milyarder baru....


"Iyah. Tapi aku masih sibuk.." ucap andre santai.....


"Hmmm..iyah deh" ucap indah masih bersabar...


Setelah selesai makan...


"Oh iyah, indah. Aku bisa minta tolong ambil kan map berisi dokuman di meja kerjaku..aku lupa membawanya turun" pinta andre....


"Baik mas" jawab indah..


Indah pun naik ke atas menuju kamar andre. Gadis itu pun dengan cepat mengambil dokumen andre yang di atas meja..


Tiba-tiba saja,


selembar kertas jatuh ke lantai..


Langkah indah pun terhenti dari kamar andre dan mengambil selembar kertas yang terjatuh..


Tanpa sengaja indah membaca selembar kertas itu..


Dengan judul;..


"Hasil riset level normal kejiwaan andre al fanan"


Indah terus membaca ke bawah dan terlihat hasil akhir kesembuhan kejiwaan normal andre mencapai 97%....


Sontak gadis itu menjerit kegirangan..


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa.....iyeeeeeeeeee....iyeeeeeee"


sanking senangnya indah naik ke atas kasur majikannya dia lompat-lompat kegirangan berjoged-joged sambil bernyanyi centil;


"Aaku kayaaa....aaku kayaaa....aaku kayaa.....jadi milyarder.....jadi milyarder......" ...


Reflek andre mendengar jeritan indah langsung naik ke atas. Pria itu berpikir ada sesuatu hal yang buruk terjadi pada indah...


Sampai di depan pintu kamarnya dia mendapati indah tengah asyik kegirangan di atas kasurnya..


"Indaaaah," panggil andre dengan expresi wajah andre yang bengong..


"Mas ( turun dari kasur..) ini benaran hasil riset kijiwaan mas andre???" Tanya indah dengan kegirangan..


"Aaaaarrrggh," andre menggerutu dalam hati..


Pria itu diam saja dan mengambil map dari meja kerjanya lalu pria itu turun dengan cepat..dia belum ingin memberi tahu indah agar tidak buru-buru dulu minta risign. Namun sudah terlanjur di ketahui indah...


"Mas andree" panggil indah mengejar andre turun juga dengan membawa laporan riset kejiwaan andre....


Sampai di bawah mereka duduk berdua di sofa..


"ternyata mas andre sudah diam-diam chek kejiwaan dengan mas herman yah?" tanya indah...


"Kog kamu tau sih. Kamu bongkar-bongkar map aku yah" tanya andre..


"Tidak, kebetulan selebaran ini terjatuh Lagian kenapa sih mas andre menyembunyikannya, indah juga perlu tau kan?"Jawab indah...


Andre terdiam..


"Kalau gitu indah sudah bisa risign kan mas?, sesuai perjanjian kontrak" pinta indah...


" terus yang ngurus aku siapa?" Tanya andre dengan wajah manjanya itu..


"Yah, mas andre cari pelayan baru lah atau mas andre segera menikah" ucap indah dengan expresi cemberutnya itu...


"He..he..he boleh, buat kamu apa sih yang tidak?, kamu boleh risign asal tuntaskan dulu tugas dan tanggung jawabmu sampai selesai" ucap andre..


"Tugas apa lagi mas? Kan sudah selesai sampai 20% bahkan sudah lewat menjadi 22%?" ucap indah mulai protes..


"Ok..(andre mengeluarkan selembar kertas dari balik selipan dokumennya dalam map)..ini kamu baca perjanjian kontrak kerja kedua terakhir"..ucap andre..


Indah pun mengambil selembar kertas yang berisi perjanjian kontrak kedua dari tangan andre lalu indah membacanya di poin terakhir..


Bertuliskan;


"sdri Indah shakila wajib menuntaskan masa kerja dalam kesembuhan kejiwaan andre al fanan sampai level normal 25% atau tuntas menjadi 100%"


Saat indah membaca serius perjanjian terakhir. Andre pun senyum-senyum tertahan dengan mimik wajah sok bego itu. ( kejahilannya kambuh lagi)..


"Kenapa bisa begini mas? bukannya mas herman mengatakan kewajiban indah hanya sampai 20% saja??" Tanya indah dengan mimik wajah meringis...


"Kamu baca tidak? Perjanjian kontrak kedua?? Tanya andre..


Indah geleng-geleng dengan wajah meringis pertanda mengatakan tidak...


"Makanya jika ada perjanjian kontrak di baca dulu, !"


Ucap andre dengan wajah sok imutnya itu. Padahal dia sudah tau indah tidak membaca perjanjian kontrak kedua sebab itulah pria itu bisa merubahnya...


"Iyah tapiii, kenapa mas herman berbohong kepada indah"...tanya indah lagi...


"Ciaaaah..salah kamu sih percaya saja sama si herman bocor itu!" Jawab andre santai..


"Tapi kan indah tidak menan-datanganinya mas??" Jawab indah lagi berusaha mempertahankan pendapatnya...


"Tanda tangan herman sudah mewakili tanda tangan kamu,.


Hmmmm..(melihat jam)...


Sekarang kamu tinggal pilih..


Keperawanan atau kebebasan??" Ucap andre..


"Maksudnya..?" Tanya indah mulai puyeng.....


"Jika kamu pilih tetap mempertahankan keperawanan maka kamu tidak akan pernah bisa risign dan akan tetap menjadi pelayanku seumur hidup ku, dan jika kamu pilih kebebasan maka kamu harus menyerahkan keperawananmu untukku sebagai bentuk selesainya tugasmu dan perjanjian kontrak telah di penuhi, dan apabila kamu tidak mematuhi aturan perjanjian kontrak sampai selesai, aku akan menuntutmu secara hukum dengan meminta 5 kali lipat dari riward yang sudah kamu terima..


Gimana??? Hem! (Andre dengan mimik wajah jahilnya itu memberikan ancaman konyol pada indah sambil menaik-naik kan alisnya)


sepulang kerja kamu harus sudah memberi jawabannya kepadaku..."


"Tapi keperawanan ku ini hanya untuk suamiku nanti mas andreeeee" ucap indah kesal..


"Itu bukan urusanku,...


Ok! Aku mau ke kantor dulu yah anak manis" ucap andre sambil mengusap-usap kepala indah lalu bangkit dari sofa berjalan ke arah garasi sambil senyum-senyum sendiri


....Tak lama kemudian indah menjerit..


"Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak"..


Mendegar teriakan indah, andre yang sudah berada digarasi cekikian sampai masuk ke mobilnya..


"Ahahahhahahahahaaha..tidak sia-sia aku membayar si bocor sampai 200 juta dan untungnya aku sudah berpikir cepat menyiapkan senjata sebelum mati berperang.." ucap andre dengan ulah kejahilannya itu yang tidak bisa hilang...


Andre pun melaju dengan mobilnya berangkat menuju kantor...


.....


Indah merasa tak terima dengan perjanjian kontrak kedua itu..


"Mas hermaaaaaaaaaaaan..iiiiiiiiii.....


Mengapa sepertinya mereka ini semua menjebakku.." ucap indah kesal dia pun bangkit mengambil ponselnya dan segera menelpon herman...


"Tuuuuuuuuuuut....tuuuuuuuuuut"...


"Halo...indaaah" jawab herman..


"Mas hermaaaaaaaaaan. Kenapa mas herman berbohong dengan indah tentang masalah perjanjian kontrak kedua ini. Bukannya mas herman mengatakan jika kewajiban indah hanya sampai menyelesaikan level 20 % saja mengapa tiba-tiba perjanjian kontraknya berubah menjadi 25 %..." ucap indah kesal...


"Apa?.indah..halo...halo..halo suara kamu tidak jelas....saya tidak bisa mendengarnya suara kamu terdengar putus-putus...


(Alibi si herman, padahal suara indah jelas terdengar)...


Ini Saya lagi berada di jerman...


Halo...halo...haloo.."


Trup herman langsung menutup telpon indah......


(Si bocor herman sudah melarikan diri ke jerman sekaligus mengurus perpanjangan visanya untuk melanjutkan S3 psikologinya selama


1 minggu lebih)


*Ucap herman sendiri ; sory yah indah.. kamu kan bakal jadi nyonya andre...hihihi....*


"Iiiiiiii...hermaaaaaaan...uuuuuhhh...


(Indah membuang ponselnya ke kasur...)


Aaaaaarrrrrgg!!, andreeee kau memang bajingaaaaaaan...aaaaahh, bagaimana ini..kalau aku bertahan dengan keperawananku, yang benar saja akan jadi budak si B.G seumur hidup. Kalau aku pilih kebebasan...aaaarrr..harus kehilangan perawaaan...."


Indah pun guling-guling kèsurupan di atas tempat tidur. Tidak terima kenyataan jika dia harus menyerahkan keperawanan-nya pada andre dengan cara paksa..


....