![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Dalam perjalan pulang andre singgah lagi di salah satu supermarket mini pinggir jalan, (sejenis alfa dan indo market) dia membeli snack, roti dan minuman yang bisa tinggal lep tanpa ribet dan tanpa olah..dia menyimpan stok makanan agar tidak kelaparan dan bisa lagi melanjutkan pekerjaan di rumah.
Sesampai di rumah. Andre pun sedikit tenang, melihat rumahnya sudah bersih dan wangi. hanya kamarnya yang sedikit berdebu dan ruang pakaian yang hancur kacau balau..
"biar si indah saja besok yang bersihkan" ucapnya dalam hati,....
seperti biasa istirahat sebentar lalu bekerja lagi. Lapar makan lagi. kerja lagi. sampai dia merasa sudah lelah dan hanya membersihkan kasurnya nya saja lalu pergi tidur...
Waktu terus berjalan menjelang pagi seperti yang sudah di perintahkan oleh andre pada rey, tepat pukul 09.00 wib pagi hari dan saat itu hari sabtu (weekend) mereka bekerja hanya setengah hari..
Rey pun bergerak setelah absen dari kantor. Sebelumnya andre sudah memberikan alamat rumah indah. Sebelum menuju rumah indah. Rey singgah di salah satu toko buah paling terkenal di jakarta selatan sesuai perintah atasannya itu. Semua buah yang di jual all fresh...
Sesampai di toko..
"Mba. Tolong packing yang bagus donk satu set buah all fresh kualitas premium." ucap si rey pada pelayan toko..
"Baik mas" ucap si pelayan..
Tak berapa lama kemudian si pelayan pun datang lalu rey membayarnya di kasir. Dan pergi meninggalkan toko buah itu menuju rumah indah.
Singkat cerita, akhirnya Rey tiba tepat di depan rumah indah. sesuai petunjuk alamat yang di berikan andre. Dia memarkirkan mobilnya di depan pagar besi tua. Dan keluar dari mobil dengan membawa parcel buah..
"Hmmm, apa bener yah ini rumahnya???pikir rey takut salah alamat..
tiba-tiba ada tetangga indah lewat tepat di depan rey..
"Maaf ibu! permisi tumpang tanyak..apa benar ini rumah indah shakila??" tanya rey memastikan...
"Iyah benar.." ucap si ibu
"Terima kasih bu"
Si ibu meng-anggukkan kepalanya lalu pergi begituu saja...
Rey pun masuk tanpa ragu lalu membuka pagar besi tua yang tidak ada kuncinya itu lagi..
..tok..tok..tok....
"Assalamualaikum...permisi..permisi" teriak rey dari depan pintu rumah indah..
Indah yang saat itu sedang membantu ibunya memasak dan berbincang-bincang dengan ibunya di dapur mendengar teriakan rey dari depan pintu.. gadis itu pun buru-buru berjalan ke depan lalu membukanya..
Wa'alaikumsalam...
Saat pintu di buka...
"Permisi neng! saya mau bertemu dengan indah shakila!" Ucap rey..
"Iyah. Saya sendiri, ada apa yah mas?"
Hah! (si rey kaget sedikit bengong gitu, sambil berkata dalam hati. Si bos diam-diam punya ART cewek se-bening ini?? Ini beneran ARTnya atau simpanannya?? Pantesan dia bilang semua kandidat yang aku tawarkan seperti monster & alien! Kalau cari yang begini mah! cuma satu di dunia..)
"Halo..mas! kog bengong?? Mas ini siapa yah?" Ucap indah membuyarkan lamunan rey...
Oh,..kenal kan neng (berjabat tangan) saya Rey Pramanan sekretarisnya Andre Al Fanan di Pt Jk wijaya Group...
"Oouuhh"" ada perlu apa mas?
"Oh, iyah!...hehehe maaf nih neng. saya boleh masuk ada yang mau disampaikan"
"Oh, boleh mas silahkan!..
Rey pun kemudian masuk...
"Ehehehehe begini neng! kedatangan saya kesini..untuk..memberikan titipan buah yang berkualitas premium ini sebagai bentuk permintaan maaf bos saya yang bernama andre..ehehehe!.."(meletakkan parcel buah di atas meja).
"Oouhh, masalah itu sudah di maafin kog?! Ucap indah ketus....
Aduh gimana yah ngomong nyah..?? Ucap rey dalam hati..
"Ehehehehehe..(nyengir)..iyah..iyah...eee begini neng...jadi kan..eemm.. bos saya itu menginginkan neng indah untuk bekerja lagi dirumahnya dan kedatangan saya kesini untuk menjemput neng indah!..ehehehe..begitu lah kira-kira maksud dan tujuan saya datang kesini?" ucap rey..
Siapa-siapa lagi yang diutusnya datang ke rumahku. Mengapa bukan dia sendiri yang datang kesini..dasar pria gila, sombong, merasa hebat. Aku yang sudah di hina dan di usir. Semaunya saja menyuruh orang untuk datang menjemputku lagi agar bekerja menjadi babunya. besok-besok di hina lagi. di usir lagi. Memang dia dan keluarga sudah membayar mahal. namun, buat apa itu semua jika aku diperlakukan seperti sampah...
ucap indah dalam hati.
" Huuffft(tarik nafas).. maaf yah mas untuk saat ini saya belum berminat!". Ucap indah...
"Eehehe. Gitu yah neng yah!.."
"hmmmm"
berpikir-pikir gimana caranya gadis ini berminat lagi untuk bekerja dengan atasannya itu, pikir rey..
"Saya keluar Sebentar yah neng!"
"Hmm"
Rey pun pergi ke teras indah dan mengangkat telpon dari andre..
"Rey. .bagaimana? Kamu sudah membawa indah ke rumahku" tanya andre..
"Baru saja sampai bos! Tapi indahnya tidak berminat lagi bos" ucap rey dengan nada pelan agar tidak terdengar oleh indah.
"Yah, kamu lobi donk! Kamu kan paling jago soal itu. Kasih tawaran gaji besar atau bonus atau apalah. Begitu saja kamu ridak bisa" celoteh andre dari telpon.
((Rey selalu menjadi tumbal andre. Padahal kalau dia sendiri pun belum tentu bisa))
"Begini saja bos, hp nya jangan di putusin yah! biar langsung bos dengar sendiri?"
"Ok..cepat lah"..
"Jangan di putusin yah bos" (rey! masuk kembali berjalan menemui indah kembali dengan memegang ponselnya yang masih dalam keadaan terhubung dengan andre, dan indah pun tidak menyadari hal itu"...)
"Ehehehe (nyengir lagi) maaf yah neng. Tadi ada sedikit panggilan darurat, eh.. begini neng..sebenarnya bos saya itu memang sedikit galak. Tapi dia sebenarnya orangnya baik banget neng. Jadi kalau, si eneng berminat. ada tawaran khusus yang sangat menarik ini neng. Gaji yang ditawarkan 15-30 juta plus bonus jalan-jalan keluar negri dan bebas shoping kemana saja. Uwaaaahh gimana neng menarik bukan?"..ucap rey sambil menaikkan kedua alisnya..
Indah hanya tarik nafas.
"Huuuuuufft..tensinya mulai naik, sampaikan dengan bos mas yang hebat itu. Di bayar 1 triliun pun saya per bulan. Saya tidak akan pernah mau lagi untuk bekerja dengannya. kecuali dia datang sendiri untuk meminta maaf kepada saya.( sekalian di ajarin tu orang gimana caranya menghargai orang lain)" ucap indah dengan lantang..
Dan andre pun mendengar jelas dari ponselnya lalu berkata;
"Brengsek nih cewek betul-betul nantangin"
ucap andre kesal lalu memutuskan ponselnya dan meletakkan ponselnya diatas meja dengan keras...
"Ohohoho! begitu yah neng" ucap rey.
(Kalau dia sudah bilang 1 t pun menolak. lantas mau di kasih penawaran berapa lagi?? Gajiku saja tidak sampai segitu. Ucap rey dalam hati dan mulai ribet. Rey pun melihat ponselnya yang sudah terputus dari andre..aduuuhh, kira-kira si bos denger gak yah? apa yang di katakan indah barusan).
"Hmmm..kalau begitu baiklah neng nanti saya akan sampaikan. Saya permisi dulu yah..oh yah neng, jangan lupa neng, buah nya di makan. soalnya Baru di petik langsung tadi dari pohonnya" ucap si rey si lebai....
"Iyaaaah.." (semalam ibunya. Hari ini sekretarisnya besok-besok siapa lagi. Pengacaranya kali yah?? Ucap indah dalam hati dengan kesal)
Rey beranjak dari tempat duduknya lalu pergi keluar dari rumah indah menuju mobilnya. Terlihat indah langsung menutup pintu..
"Sebenarnya mereka ini berantam karena masalah apa sih?? Apa Masalah puas tidak puasnya di ranjang??? Mengapa aku yang jadi korbannya! Ucap rey sendiri dengan kesal"
sambil mengeluarkan ponselnya lalu
menelpon kembali andre;
tuut..tuut..tuut..
"Halooo, booos!
oh yah bos! tadi dengar tidak apa yang di katakan indah?"
"Iyah dengar! Kamu cepat balik ke kantor. Para aliansi kita mengajak main futsal bareng..kepalaku pusing memikirkan wanita itu. Nanti aku pikirkan lagi"
Ok bos, rey pun meninggalkan rumah kontrakan indah dengan mobilnya....
Indah balik lagi ke dapur..
"Siapa nak" ibunya mulai penasaran yang tadinya hanya bisa mengintip di dapur..
"Sekretarisnya andre ma, dia datang kesini untuk menjemput indah untuk bekerja lagi disana, indah sudah males ma"
"Oooh.." (sang ibu pun mengerti melihat raut wajah anaknya yang tidak mau lagi kerja di sana. Sehingga wanita itu pun tidak memberi komentar apa-apa)...
"Yah, sudahlah....mama sudah siap masak dan beres-beres dapur. Mama keluar sebentar yah?"
"Mama mau kemana?, mau cari jahitan lagi?" Tanya indah
" iyaah.."
"Indah ikut ma"
"Tidak usah kamu di rumah saja"
Ibunya buru-buru langsung ke luar, menutup pintu meninggalkan indah...
Mama mau dor to dor lagi keliling gang, ucap indah. Dengan wajah murung...