The Power Of Love [TPOL]

The Power Of Love [TPOL]
part 43



Indah segera berlari pergi meninggalkan rumah andre. Dia membawa kopernya saja dan berjalan menuju taman komplek clutser. lalu duduk disana, sambil menangisi nasib dirinya :


"Kenapa? huk..huk..huk..kenapa? (Menangis sampai terisak-isak) Dunia ini sangat kejam padaku? Apa salahku? sampai-sampai aku harus bertemu dengan manusia yang tidak punya hati dan perasaan seperti itu..


Aku lelah..huk..hukk..aku capeeek...huk..huk...mamaaaaaa.huk..huk?...aku sudah tidak sanggup....huk..huk..huk..


.....Ya tuhaaaan, jangan pernah engkau pertemukan lagi aku dengan manusia seperti itu, aku mohon...,aku tidak bisa lagi bertahan. Cukup sampai disini saja..aku sudah memberikan yang terbaik tapi mengapa aku mendapat balasan seperti ini??, ini tidak adiiiil...huk..hukk..hukk"


....setelah puas menangis..


( indah cepat-cepat menghapus air matanya karena takut akan terlihat oleh orang lain. terlihat pula oleh nya mobil andre melintasi area taman namun pria itu tidak melihat keberadaan indah disana. hatinya sangat sakit mendapat hinaan dan diusir secara kasar oleh pria itu..


Indah pun bergegas ingin cepat-cepat pulang. Dan membuka aplikasi taxi online. Indah sudah berlangganan dengan yang namanya kendaran berbasis online itu dan membayarnya dengan via ovo)....


10 menit kemudian taxi online datang.....


Indah pun langsung naik dan meninggalkan komplek mewah itu..kondisi tubuhnya sudah sangat lelah. Wajahnya pucat..kepalanya pusing..rasanya ia ingin cepat-cepat sampai ke rumah..


Indah pun mulai memberi kabar pada tante Rika dengan sms via wa.


..."Tante. Indah Mohon maaf yang sebesar-besarnya. Indah tidak dapat bekerja lagi karena mas andre sudah tidak menginginkannya"...


Smspun terkirim....


Tak berapa lama! tante Rika pun menelpon indah berkali-kali, tapi indah tidak mengangkatnya..karena ia merasa tidak bisa menjelaskannya dan tidak ingin mendengar rayuan wanita itu untuk balik lagi ke rumah anaknya...


Taxi pun terus melaju...


Tak berapa lama Herman sang psikiater menelpon indah..dia sudah dapat kabar dari Rika..


Berkali-kali Herman menelpone namun indah tetap tidak mengangkat. Kepalanya semakin pusing....hingga herman mengirimkan pesan singkat...


"Indah, tolong angkat telpon saya, sebentar saja! tidak sampai 5 menit"


Sms terbaca indah dan telpon dari Herman pun masuk...indah terpaksa mengangkatnya...


"Indah! Bagaimana keadaanmu? Sekarang kamu ada dimana"? Tanya Herman khawatir...


"Baik mas Herman. indah sekarang ada dalam taxi ingin pulang"


"Apa andre melakukan kekerasan fisik padamu. "


"Tidak mas Herman. Hanya membentak ku saja."


"Oh syukurlah"


"Indah..semua itu ka....(terpotong,)


"Mas Herman. Untuk saat ini, indah ingin istirahat dulu yah mas"


(ucap indah memotong pembicaraan psikiater itu. dia Tidak ingin mendengar penjelasannya tentang andre...)


"Ok baiklah!.. kalau kamu sudah merasa baikan. lain waktu, kita bisa bertemu lagi yah?, beristirahatlah dulu yah indah"


"Iyah mas"


(Percakalan via hp tertutup)


Indah terus memegang kepalanya yang semakin pusing..


Perjalanan memakan waktu sekitar 45 menit. Akhirnya taxi online itu tiba tepat di depan rumahnya.


Indah pun langsung turun. si supir taxi pun ikut turun membantu mengangkatkan kopernya..


"Pucat sekali wajahnya neng? sakit yah?"


Ucap si supir..


"Ooh, sedikit kurang enak badan saja mas" (sambil tersenyum)


"Perlu saya bantu neng masuk ke dalam?"


ucap si supir menawarkan jasa.


((dimana-mana kalau penumpangnya cakep, pasti supir akan memberikan extra pelayanan terbaik. ihihi.. ini fakta guest! bukan mitos))


"Oh tidak usah mas. Saya bisa sendiri kog!..ucap indah menolak..


"Ok saya pergi dulu yah neng"


"Terima kasih mas"


Si supir taxi pun pergi meninggalkan indah. Indah memberikan bintang 5 pada supir dalam aplikasi karena sudah memberikan pelayanan terbaik..kemudian indah pun masuk membuka pagar besi tua itu..dan sampailah dia di depan teras mengetuk pintu rumahnya..


Pukul menunjukkan 09.10 wib...


Tokk...tok...assalamualaikum..


Maaa...maaaaa....tok...tok...tok..maaaaaa


Suara indah yang terdengar lemas semakin lama semakin sayup. Kepalanya semakin pusing pandangan hitam....


Wa'alaikum salam.. (terdengar suara ibunya dari dalam lalu membuka pintu)


Begitu pintu di buka...


Indah langsung tersungkur ke depan. Lalu terjatuh pingsan tepat dalam pangkuan ibunya...gubrakkkk!!!...


"Ya allah, anakku.. indah?..indah?..bangun nak..banguun..."(sambil menepuk-nepuk pipi indah namun tidak juga bangun..ibunya menyeret tubuh indah menuju kamar. Dan memberi banyak sejenis minyak angin di hidung indah..


5 menit kemudian, akhirnya gadis itu pun perlahan-lahan sadar lalu ibunya memapah indah ke atas tempat tidur dan memberi air putih hangat...


"Indah. Kamu disini dulu yah. Mama panggil bidan santi sebentar saja" (indah yang terlihat lemas hanya bisa mengangguk)..


Wanita paruh baya itu langsung berlari menuju Rumah Bidan santi yang tidak jauh dari Rumah mereka sekitar berjarak


5 rumah saja.


Tak berapa lama sang bidan dan ibunya datang dengan tergesa-gesa langsung mendapati indah yang masih tergeletak di atas tempat tidur..


Bidan santi dengan sigap memberikan langkah pertama dengan tensi darah. Ternyata tensi tekanan darah indah sangat sangat rendah 80/60...


Wajah indah langsung meringis ketakutan dia sangat tidak suka dengan yang namanya suntikan..


Ibunya memberikan kode mengangguk pada indah..


"Biar cepat sembuh sayang" ucap sang ibu menguatkan...


"Iyah..ayok sini...(bidan santi memberikan suntikan pada indah. Indah yang dengan terpaksa harus menerimanya),..aaah, sudah selesai kog!,....


Indah, kamu ini hanya kelelahan saja....kamu harus tidur dan makan yang teratur yah! Dan banyak minum air putih. Agar tubuhmu tidak drop seperti ini" ucap bidan santi dengan ramah...


(Dalam hati indah: gimana mau bisa makan dan tidur teratur sedangkan aku harus berjuang merawat si bayi kolot yang tidak tau diri itu...)


"Ini obatnya yah bu! berikan pada indah agar di Minum 3x1 sehari setelah makan..."


"Iyah bu,"..(ibu indah hanya mengangguk)


"Bu, saya permisi dulu yah. Indah, ingat pesan saya, kamu harus beristirahat"


"Baiklah, terima kasih bu santi" ucap indah masih dalam kondisi lemas..


Ibunya indah lalu mengantarkan bidan itu sampai ke depan rumah. Wanita paruh baya itu mengucapkan terima kasih banyak kepada bidan santi dan menyalamkan sejumlah uang....bidan santi itu pun pergi dan hilang dari pandangannya...


Ibunya langsung menuju dapur dan mengambil sepirik nasi, sayur dan ikan. Dan membawa kembali ke kamar.


"Indah, makan dulu yah nak..agar kamu punya tenaga" ucap sang ibu..


Ibunya membantu indah duduk dan menyandarkannya ke dinding..


Lalu menyuapi indah makan..


....


.Meskipun menu yang di berikan mama hanyalah sayur bayam rebus dan ikan goreng. Namun rasanya Enaaaak banget, nikmatnya luar biasa. Mungkin karena menu makanan itu bercampur dengan kasih sayang dari mama untukku.


Saat itu mama tidak menanyakan apa yang terjadi padaku. Mengapa tiba-tiba aku mendadak pulang tanpa memberitahunya dalam kondisi pingsan...dia terus saja menyuapi ku.


Karena mama adalah sosok ibu yang sangat pengertian. Menurutnya menanyakan hal itu dalam kondisiku saat sakit tidaklah cocok..meskipun aku terlahir dalam keadaan keterbatasan harta. Tapi sedikitpun aku tidak kekurangan kasih sayang dari orangtuku terutama dari sosok ibu yang sangat menyayangiku. Jujur. Sebenarnya aku kasihan melihat pria itu.. dia sama sekali tidak pernah merasakan perhatian cinta dan kasih sayang. Namun melihat tingkahnya aku sangat membencinya.....


"Maah! Terima kasih yah! Ucap indah sangat lembut...


"Terima kasih apa? Sudah kewajiban mama mengurusmu, kalau saat sedang sakit begini, sesudah makan obat, lalu istirahat dulu yah sayang. Seperti yang di pesankan bidan santi tadi!" (sambil mengelus-elus kepala dan rambut indah).


indah pun mengangguk-angguk sambil tersenyum...


Ibunya keluar dan menutup pintu..


Indah pun meminum obat lalu berbaring lagi


sambil berkata:


"Back to kasur butut"......


-------


Suasana kantor Jk wijaya group


Setiba di kantor andre masih dalam keadaan emosi. Berjalan saja dalam kondisi wajah masam meski seluruh staffnya sudah menyapa dan menebar senyum terbaik yang mereka miliki..


Andre Meletakkan leptopnya di meja..hari itu andre bawaannya mau marah-marah saja. Sedikit saja kesalahan para stafnya langsung di marahi dan di bentak..


"Kamu tidak bisa kerja yah? Hanya buat laporan begini saja tidak becus!! (laporan itu di buang ke lantai) bentak andre ke salah satu stafnya yang pagi-pagi sudah memberikan laporan.."


Stafnya pun ketakutan lalu pergi keluar...


Andre masih terngiang-ngiang dengan ucapan indah yang mengatakan dirinya Gila. Dia tidak terima di katakan gila Meskipun sebenarnya dia gila...(ohho)...


(Rey pun hanya terdiam kaku di sampingnya melihat tingkah atasannya itu. Sambil bertanya-tanya dalam hatinya. "Seminggu absen! si boss ini kesambet jenis jin apa yah? Pagi-pagi sudah marah-marah begini")


"Rey! ajari dia bagaimana cara membuat laporan yang benar. Sudah lama bekerja buat laporan begitu saja tidak beres, kalo perlu..cari penggantinya",, ucap andre dengan nada emosi!!..


"Baik pak!"(Rey pun melangkahkan kakinya ingin keluar lalu andre memanggil lagi)..


"Oh yah, satu lagi tugasmu. Cari kan aku Asisten Rumah Tangga yang terbaik, berapa pun gajinya akan ku bayar"..


Rey sedikit terkejut...


"Hmmmm..Perempuan atau laki-laki pak?.."


Andre mikir lagi..Mmm Perempuan atau laki-laki yah???..karena andre alergi dengan sosok wanita dan baru saja berantam dengan indah...


"Hmmm, laki-laki saja" ucap andre spontan..


(Otak Rey makin ribet! isi otaknya di penuhi tanda tanya semua ????????????


Dan berkata dalam hati: untuk apa si boss ini cari ART bukannya keberadaannya lebih banyak di pondok indah? bersama ibunya...7 pelayan masih kurang..ini minta ART laki-laki pula..aduuhh, otak si boss ini semakin lama, semakin korslet ???)


"Kalau boleh tau untuk siapa yah pak .ehehehe( cengengesan )?" Tanya Rey dengan nada pelan..


"untuk ku" ucap andre ketus..


"Trus usianya berapa yah pak"?


"Banyak tanyak kamu yah, kerjakan saja apa yang aku perintahkan"? Ucap andre sambil mulai emosi pada Rey...


"I...i..iiyah, ok pak" siap! di laksanakan...


Rey pun meninggalkan ruangan andre dengan menggerutu sambil berkata-berkata: kalau "singa jantan lagi mengamuk memang tidak bisa di bantah" (ucap rey sambil geleng-geleng kepala)..


Di luar ruangan para staff baik cew maupun cow. Pada menggosipin atasan mereka yang pagi-pagi sudah marah-marah dan hal itu terlihat oleh Rey..


Rey pun memukul pembatas ruangan."pruukkk":


"Wooooiiii!!...pagi-pagi sudah bergosip..ini bukan ruang gosip ini ruang kerja!!..kalian mau kena semprot lagi???" Ucap Rey bergaya sok atasan paling tinggi...


spontan semuanya bubar dari perkumpulan mereka......


.......... bersambung.....


Hi!! buat para readers yang ganteng-ganteng dan syantik-syantik!. author mau minta tolong banget nih! setiap part jangan lupa like dan komen yah,, kalau malas komen minimal di like aja deh, gpp!.agar the power of love ratenya naik terus dan semakin banyak yang baca, biar authornya semakin semangat menulis....dan jangan lupa juga kasih bintang lima yea!!..thanks for all...