The Power Of Love [TPOL]

The Power Of Love [TPOL]
part 82



Akhirnya mereka keluar rumah menghirup udara segar dan masih terlihat gelap. Andre yang biasanya memakai tradmill di belakang rumah, sekarang mencoba untuk keluar rumah, dia berharap bisa menghilangkan debaran jantungnya yang tidak karu-karuan saat bersama Indah...


Mereka pun menggerakkan badan masing-masing posisi Indah tetap di belakang majikannya itu..lalu keduanya lari-lari kecil mengelilingi area komplek.. lama-lama Andre kecepatan berlari sehingga indah pun jauh tertinggal sambil mengejar Andre dengan ngos-ngosan..


"..ih. si B.G ini yah kalau sudah di suruh lari kencangnya minta ampun..uuh..aah..ahh...ah..(ngos-ngosan) biar saja lah dia duluan...


ucap Indah sambil berjalan saja"...


Setelah andre lumayan jauh dia baru menyadari kalau Indah tertinggal jauh di belakang..


Akhirnya Andre pun menunggu indah dengan memilih posisi olahraga push up...


Tak berapa lama si Indah muncul..


"Mas andre istirahat sebentar yah" ucap Indah mulai lelah..


"Ayo cepaaaat! baru juga sebentar. Kamu masih terlalu muda. Mengapa jalan dan lari sebentar saja sudah lelah"...ucap Andre yang masih bersemangat..


"Haduuuuh...B.G!..B.G!...benar-benar hobynya lu menyiksa gue" ucap Indah hanya dalam hati...


Terpaksa si indah ikut lagi dengan si Andre..mereka berlari lagi..Andre hanya berlari kecil agar indah tidak terlalu jauh tertinggal...


Indah mulai merasa kakinya sangat sakit. Snaker yang dia pakai sedikit kurang nyaman...selain tinggi..Indah merasa sepatunya kesempitan..sehingga pangkal kakinya terasa perih, jari-jarinya tertekuk. meski snaker itu bahannya lembut namun jika kesempitan tetap saja kurang nyaman...


Setengah jam pun sudah berlalu. Andre dan indah menuju rumah...


"Kita pulang yah" ucap Andre..


"Iyah mas, pulang saja lah ucap Indah yang sudah tidak sanggup lagi berlari-lari mengingat kakinya sudah mulai perih dan muai terasa sakit..


Tiba-tiba..


"Aduuh.."


..Indah terjatuh kakinya keseleo..


(Maklumlah mbok Indah tidak terbiasa pakai snaker olahraga tinggi dia biasa pakai yang rendah)


Reflek Andre berbalik ke belakang dengan cepat. Lalu menolong Indah dan membawanya ke tepi jalan. Duduk di atas trotoar kecil..


"Kamu kenapa?" Tanya Andre..


"Sepertinya sepatunya kesempitan dan terlalu tinggi jadi keseleo" ucap Indah dengan mimik wajah meringis..


Andre lalu membukakan sepatu indah..terlihat kedua pangkal kaki indah memerah..


"Memangnya nomor kaki kamu berapa?" Tanya Andre..


"39"..


"Oooh!..ini no 5 (38) harusnya no 6(39), kamu tidak melihat sebelum memakainya?" Ucap Andre...


"Tidak, semuanya pas..aku tidak tau kalau sepatu ini no 38" ucap Indah pelan sambil meringis.


Melihat wajah indah yang meringis-ringis itu Andre tak sampai hati memarahinya. Mau di marahi gimana,...?? Jika seandainya, indah itu sih Rey, pasti sudah di bentak habis sama Andre...dikatakan kurang teliti..


"Yah sudah lah besok-besok tidak usah pakai sepatu ini lagi" ucap Andre memakaikan kembali ke kaki indah...


"Iyah mas"...


"Kamu bisa berjalan"


Indah mencoba untuk jalan tapi kakinya sangat sakit (terkilir kecil) dan merasa perih di kedua pangkal kakinya..


Jatuh lagi dan terduduk...


"Aduuuh...,..mas Andre duluan saja yah, kaki indah sakit banget sepertinya tidak bisa berjalan...Indah istirahat di sini dulu, sebentar"...ucap Indah dengan wajah meringis-ringis


Andre hanya tarik nafas.


Gimana yah! (Sambil berpikir) mau di tinggal sendiri dalam kondisi kesakitan seperti ini tidak tega, ucap Andre dalam hati..Andre belum begitu mengerti apa penyebab kaki Indah tidak bisa berjalan...


" yah sudah naik (gendong)" ucap Andre Pria itu terjongkok di depan indah...


"Naaaiik, naik kemana? Ucap indah kebingungan tiba-tiba di suruh naik..


"Huuufffftt",,yah naik ke pundak aku lah, emangnya di sini ada kreta api, bus?" ucap andre kesal gemes....


(Kalau cewe lain pasti sudah cepat di tangkap pundak Andre, Namun si indah masih bertanya-tanya lagi, bernego ria)...


"Hah, (kaget sambil mikir-mikir).."


Masak aku naik ke pundaknya sih? Yang benar saja. Ucap indah dalam hatinya...


"Kalau kamu tidak mau, aku tinggal nih" ucap Andre, level kesal nya mulai naik bangkit lalu berjalan sedikit..


Yah sudah tinggal saja..aku tau jalan pulang kog..ucap indah dalam hatinya dengan mimik wajah cemberut..


Setelah beberapa langkah Andre berjalan (berharap di panggil).


pria itu, menghentikan langkahnya lalu balik lagi..emosinya mulai meluap-luap..bisa-bisanya si Indah hanya seorang pelayan menolak ajakan-nya untuk naik ke pundaknya...derajat Andre ibarat terhempas jatuh dari angkasa ke bumi...


"Indaaah",..teriak kecil Andre..


Si indah kaget...


"Setelah ini! aku akan pergi ke kantor, aku ingin sarapan kamu paham tidak? jangan pancing emosiku tambah naik yah?" Ucap Andre mulai marah.


Indah langsung ketakutan..


"I..ii.yaaah..." ucap Indah terbata-bata....


Andre pun jongkok di depan Indah dengan terpaksa gadis itu pun naik ke pundak Andre (gendong) karena takut tempramen kemarahan Andre semakin tinggi,....


Akhirnya Andre menggendong indah...


....((Oooooouuuuu enak banget lu mboook)....


Saat Andre menggendong indah. Suara Jantung Andre, "dugdugdugdugdugdugdugdugdug", sangat kencang berdetak! sampai-sampai kakinya lemas..


Sementara indah raut wajahnya meringis menahan malu. Jantungnya belum berdetak. Masih di penuhi rasa takut dan malu..


Saat Andre dan Indah berpapasan (selisih jalan) dengan sejumlah wanita, dari gadis remaja, dewasa dan emak-emak paruh baya dll. mereka pun terlihat bisik-bisik karena melihat fenomenal BAPER.


"Susisususisisusitt.(berbisik-bisik)..kira kira percakapan mereka seperti ini..


"Ih!..so sweet bangeeet, ih! ceweknya manja banget yah, ih! beruntung banget ceweknya karena cowoknya ganteng banget udah gitu baik lagi sampai-sampai di gendong begitu...ih! Itu pacarnya atau suaminya yah??.mau doonk!!!...


bla..bla..bla..la..kikuk..kikuk..kikuk...cit..cit..cit.persis seperti burung pipit lagi ngoceh"


Si Indah cuma bisa menelan ludah dan menahan malu. Namun Andre tetap saja berjalan cepat dengan kondisi kaki lemas karena jantungnya yang sudah berdetak sangat kencang. namun, tetap bertahan menggendong Indah tanpa memperdulikan percakapan ataupun pandangan orang-orang sekitar....


Akhirnya mereka pun sampai di rumah. Andre membuka pintu rumahnya dengan pasword..


Lalu menghempaskan indah di atas sofa..


"Aduuhh berat sekali kamu, padahal badan kurus (langsing) keberatan dosa yah??"


Celoteh andre sambil terduduk juga.


si indah diam saja menahan malu...


istirahat sejenak,


lalu mereka membuka sepatu masing-masing


(padahal tidak berat untuk takaran Andre. Dia bisa mengangkat beban sampai 70 kg sementeraa indah berat badannya saat itu sekitar 45-47 kg. Hanya saja si Andre mengatakan seperti itu karena masih kesal melihat pelayannya yang bisa-bisanya menolak naik ke pundaknya)


"Aku akan ke kantor, buat kan sarapan..ucap Andre ketus yang bergegas bangkit dari tempat duduknya..Indah pun langsung bangkit saat keduanya berdiri beberapa langkah..


Tiba-tiba kaki indah terhenti tak bisa berjalan lagi akibat Keseleo (terkilir kecil)..


"Aaaaaaahhh.." (teriak indah hampir jatuh)


Reflek gerak cepat Andre berbalik menangkap indah dan mendorongnya ke sofa mereka terjatuh bersama. Lalu tangan andre licin tak mampu menahan jarak jauh antara tubuh keduanya..


Sehingga posisi tubuh Andre, menindih di atas tubuh Indah dengan jarak sedikit bersentuhan.


Wajah mereka bertatap-tatapan sangat dekat termasuk bibir keduanya hampir menyatu..


jantung andre ribut lagi bergendang ria...


((Ooooouuhh!...prikitieww..tieww..tiew..))


10 detik kemudian...


indah langsung memejamkan matanya dan melipat masuk bibirnya...


Andre pun tak mau kalah gengsi langsung bangkit dan berdiri.....


Lalu Andre duduk di sebelah indah


"sini! Coba lihat kaki kamu",


ucap Andre penasaran, mengapa hanya memar sedikit saja, langsung tidak bisa lagi berjalan.


Indah pun mengangkat kakinya..


Andre mengamatinya dengan serius..


"Hmmmm sepertinya terkilir kecil" ucap Andre dalam hati..


"Posisi kaki kamu luruskan jangan miring, tahan yah?" Ucap Andre


"Aduuh,,..kaki indah mau di apain mas Andre?",ucap indah meringis manja dengan rasa was-was..


"Mau di patah-in" ucap Andre cepat langsung memutar dan menarik kaki indah...


Terdengar bunyi kecil...


"Kretaak"


"Aaauuu!!...(jerit indah..)


sadis banget si B.G ini ucap indah dalam hati...hiks...hiks"...


(Andre bisa mengembalikan kaki yang terkilir kecil atau keseleo di setiap persendian otot dan tulang. Karena dia terbiasa mengalami hal semacam itu di zaman gangstarnya dulu. Masing-masing anggota gangstar sudah di ajari dan di bekali trik dan ilmunya)


"Sudahlah! aku sarapan di kantor saja, sudah telat" ucap Andre Lalu bangkit dan berjalan cepat menuju kamarnya....


Indah hanya terdiam sambil memegang kakinya, "aduh jangan-jangan semakin parah Coba aku test dulu". ucap gadis itu.


Lalu indah pun berdiri dan mulai jalan..


"Eh...sudah bisa!..sudah enakan!...tinggal memarnya doang,.....


Hmmm! pintar juga si B.G ini yah! ahli tukang kusuk juga sepertinya dia"..ucap Indah dengan expresi riang gembira....


Tak berapa lama Andre pun turun, sudah lengkap memakai pakaian kantornya dia berjalan menghapiri Indah..


Ini salepnya, oleskan di kaki kamu yang memar itu. Kalau sudah selesai taruh di kamarku tepatnya di rak obat (p3k)..


ucap Andre sambil meletakkan salep itu di atas meja...


Dan pria itu pun berjalan ke garasi menaiki mobilnya, lalu bergerak pergi keluar rumah menuju kantornya.....


.........bersambung.......


**jangan lupa tetap VOTE. LIKE. COMMENT & STAR 5...**


WARNING!!!!!!


Di Himbau buat para emak-emak dalam memasuki edisi part BAPER tetap fokus berpegangan pada suami masing-masing, apabila terjadi Huru Hara di rumah karena para emak-emak kebanyakan menghayal tentang sosok ANDRE.


author tidak bertanggung jawab..ahahaha.


kabuuuuuuuuuuuuuur........!!!!


.