The Power Of Love [TPOL]

The Power Of Love [TPOL]
part 103



Sinar pagi menyinari bumi pertanda waktu demi waktu yang terus berjalan hingga berlalu sampai menjelang sore...


Indah sang gadis pejuang itu terpaksa rela menemani andre untuk menemui wanita yang akan di jodohkan oleh ibunya itu. Merissa wanita karir 31 tahun yang terpilih menjadi kategori calon pendamping hidup andre...hingga mereka bertemu di cafe mewah salah satu kota jakarta waktu dan tempat sudah di atur oleh sang ibu yaitu


Rika Oktavia yang meng-inginkan anaknya segera menikah..


Andre dan indah sampai terlebih dahulu. mereka sempat memesan minuman bersama..


Tak berapa lama dari kejauhan muncul lah sosok wanita super anggun nan cantik berpakaian sangat elegan look like the best. Melenggang dengan stylenya menghampiri mendekati andre dan indah...


Indah yang saat itu meyaksikan wanita itu terkagum - kagum sampai melompong..


Berkata dalam hati..


Waaaaaahh!..cantik bangeeett..elegaaan..mmm dan super kereeeeen....kalau yang begini masih di tolak sama andre. Berarti aku harus memanjangkan gelar untuknya menjadi


Andre B.G.B (Bos Gila Bodoh)...


Tanpa terasa sampailah Merissa di hadapan mereka..


Andre tetap duduk dengan coolnya..


Indah reflek langsung berdiri....


"Silahkan duduk mba" ucap indah ramah..


"Siapa kamu?" Tanya merisaa dengan gaya sombongnya..


"Eh..kenalkan mba, saya asisten pribadinya mas andre" ucap indah sambil menjulurkan tangannya mengajak berjabat tangan...


Namun merissa si wanita kaya itu mengabaikan uluran berjabat salam indah dan wanita itu langsung saja duduk di hadapan andre..


Indah pun menundukkan kepalnya dan menurunkan tangannya yang tidak mendapat balasan jabatan dari merissa..


Andre hanya terdiam menyaksikan pemandangan itu..


Begitulah kehidupan para kelas atas yang enggan melihat kelas bawah....


....


"Mas andre indah ke toilet sebentar yah?"


Pinta indah...


Ucap indah yang sangat paham dengan kondisi mereka....dia tidak ingin menjadi penghalang perbincangan keduanya.....


Indah pun bergerak ke arah toilet sambil berkata dalam hatinya;


"Tangan kumuh ini memang tidak layak berjabat tangan dengan para wanita bangsawan.., bener juga kata si dina mereka sangat sombong, yah sudahlah."!..


Ucap indah yang terus berjalan menuju ke arah toilet. Dia mengelus dada menerima perlakuan yang sangat sombong oleh merissa.....


......


Suasana kondisi andre dan merissa..


Meraka masih terlihat duduk berhadap-hadapan...


Andre masih diam dan terpaku...


"Mas andre mau makan apa?" Ucap merissa sambil membolak-balik buku daftar menu..


"Cepat katakan, masalah bisnis apa yang ingin kamu tawarkan?, aku tidak punya banyak waktu disini" ucap andre dengan wajah bengisnya...


"Bisnis??,.kamu gemesein deh mas..ahahahha (tawa anggun merissa) bukan kah saat ini kita sudah di jodohkan mas andre" ucap merissa centil..


"Jodoh?".. tanya andre...


Si merissa bangkit dan langsung genit memegang bahu andre dan berbisik sangat dekat di telinganya..


"Mas andre akan menjadi suamiku kita akan menikah dalam dekat ini" jawab merissa menggoda agresif..


Andre melepas tangan merissa dari bahunya..


"Kalau tidak ada yang perlu di bicarakan lagi..sory aku tidak punya waktu.."


Andre berdiri..


" aku tidak cocok untukmu, cari saja jodohmu yang lebih baik dari aku..oh iyh!,


ingat baik-baik! jika karirmu ingin berjalan lancar tanpa ada masalah. Jangan pernah selangkahpun mencari masalah dengan ku.." ucap andre mengancam merissa...


Andre berbalik badan dan pergi meninggalkan merissa...andre sangat muak dan jenuh melihat tipe-tipe wanita seperti merissa, andre lebih menilai sifat dari pada kekayaan..


Merissa pun terduduk dengan wajah kesal dan menggerutu....


Kemudian pria itu, bergerak menuju toilet mencari-cari indah yang tak kunjung kembali hingga dia menemukan indah tengah duduk dan asyik chat dengan si kevin, senyum-senyum gak karuan..gadis itu tidak sadar jika andre sudah berdiri di hadapannya..dan pada akhirnya indah melihat sepatu andre lalu matanya yang sangat fokus melihat ponsel naik perlahan-lahan dari pandangan sepatu menuju wajah andre dan indah pun terkejut...


"Ma...mas andre...kog, Ada disini?" Tanya indah mulai gugup..


"Ooh...udah berani kamu sekarang yah. Menggunakan trik menjebak aku" ucap andre mulai emosi...


"Me..men.menjebak..maksud mas andre..." Tanya indah dengan raut wajah gugup dan bego..


"Kamu bilang masalah bisnis...ternyata masalah perjodohan, dan aku sudah curiga..."...


"Sudah aku usir.." ucap andre..


"Ayoo,...sekarang kita pulang." Ucap andre kesal sambil menarik-narik tangan indah menuju area parkir..


"Eeh..eeh..mas andre..haduuh"...indah merasa bingung..


Sambil di mobil andre berwajah masam dan seperti sesak nafas menahan emosi. Ingin sekali dia marah pada indah. Tapi tidak bisa. Andre merasa kecewa indah menjebaknya dengan wanita lain..


Dalam hati indah;.


Aduh bagaimana ini...ucap indah kebingungan...


"Indaaaah..mengapa kamu bisa-bisanya bilang ini pertemuan bisnis?" Ucap andre dengan nada tinggi..


"Indah,,..hanya di suruh tante Rika mas andre.." ucap indah mulai meringis...


"Siapa sekarang majikan kamu? Aku atau wanita itu (Rika Oktavia)?? berani-beraninya kamu menipu aku?" Bentak andre dengan sedikit nada tinggi


Spontan indah langsung tunduk..


"Hik..hik..hik..hik..


Aku pun tidak tau siapa majikan ku??..


Hik..hikk.hikk..aku hanya di suruh.." jawab


indah sambil menangis sampai berlinang air mata...


...ni cewek baru di marahi dikit langsung nangis?? Habis itu minta pulang,...."aaaarrrkkkhh"...., ...cengengnya ampun-ampun...ucap andre dalam hati...


"yah! Sudahlah lupakan saja"...ucap andre dengan nada kembali pelan....andre mulai menghidupkan mobilnya dan melaju menuju pulang.....


Mereka hanya terpaku dan diam tanpa bicara.


Dalam hati indah..


Sebenarnya si B.G ini mau cari wanita seperti apa sih??..


"Mas andre? Memangnya merissa itu salahnya dimana? Orangnya cantik, berprestasi, pengusaha dari keluarga terpandang....mas andre harus coba dulu pendekatan..kalau merissa tidak cocok dan ini masih ada lagi (mengeluarkan album kecil profil wanita calon pendamping andre dari tas indah) " ucap indah dengan polosnya..


Andre hanya diam saja, tidak membalas ucapan indah sambil menahan emosi dan rasa kesalnya dengan wajah masam...


Andre berkata dalam hati;


Wanita bodoh ini tidak pernah mengerti perasaanku..sia-sia selama ini aku memperlakukannya dengan sangat romantis malah membantu wanita itu (Rika Oktavia) menjodohkanku dengan wanita lain...


Indah pun kembali diam karena tak mendapat balasan ucapan dari majikannya itu...


Tanpa terasa mereka sampai di rumah..


Saat andre ingin turun..


...


"Jangan pernah ikut campur masalah urusan pribadiku untuk yang satu itu. Aku belum ingin menikah, paham kamu..!!" ucap andre sambil mengambil album kecil itu dari tangan indah..


Mereka berdua sama-sama keluar. Lalu andre membuang album itu ke tong sampah..


Indah yang menyaksikan itu tertunduk dan ingin memungutnya lagi..


Andre melihat ke belakang...


"Jika kamu ambil lagi,..siap-siap bulan ini gajimu tidak akan aku bayar sepeser pun"...ucap andre..


Sontak indah menghentikan tangannya...


Lalu meraka masuk ke dalam rumah...


Indah mengirim pesan pada Rika oktavia..


"Tante, ,.mas andre justru marah-marah pada indah saat dia tau ingin di jodohkan dan malah membuang albumnya...."


Pesan indah


Tak berapa lama rika membalas


"Yah sudahlah! Mungkin dia belum tertarik..


lain kali saya coba lagi.."


Pesan Rika


"Iyah tante......"


Pesan indah


"Terima kasih indah....."


Pesan indah


...........


...........