The Power Of Love [TPOL]

The Power Of Love [TPOL]
part 57



Indah menghabiskan Kesendiriannya di rumah sambil menonton tv dan makan siang dan sholat zuhur, Entah kenapa setelah bosan. Gadis itu melangkahkan kakinya masuk ke kamar adiknya dito. Tanpa sengaja melihat selembar formulir pendaftaran calon mahasiswa Universitas Indonesia jurusan Kedokteran. Dari kecil dito sudah bercita-cita ingin sekali menjadi seorang dokter. Dito merupakan salah satu siswa berprestasi di sekolahnya dia sangat senang pelajaran biologi dan matematika.


Tanpa sengaja Indah membaca ada catatan kecil di bawah formulir terlihat tulisan dito yang isinya;


....."Maaf yah kampus! Lain kali aku akan ada disana tapi tunggu datangnya keajaiban...


Spontan indah matanya langsung memerah, menangis tersedu-sedu, air matanya terus mengalir ibarat tiba-tiba hujan deras di siang bolong. Indah tau betul bagaimana rasa sakitnya saat cita-cita terhalang karena ketidak mampuan biaya.


Mundur-mundur sampai akhirnya gadis itu terduduk bersandarkan tempat tidur dito..indah dalam posisi menangis, dia terbayang saat kecil mereka bermain dokter-dokteran dengan adiknya itu..


......."Sini kak biar dito yang periksa,...kakak harus disuntik..ahaahaha lalu kejar-kejaran..".....


"Indah menangis lagi..maaf kan kakak dito...kakak tidak bisa mewujudkan mimpimu..."


Saat indah menangis di kamar dito tak sadar tangan gadis itu menyentuh sesuatu yaitu berupa jaket yang di simpan di bawah kolong tempat tidur dito. Lalu indah pun menariknya. Dia sangat terkejut setelah tau lalu mengatakan..


"Apa-apaan si dito ini?? Bukannya dia harus sekolah dan mengikuti banyak extrakurikuler di sekolahnya??"


Tiba-tiba terdengar suara dari pintu rumah,..


"Assalamualaikum"...tok..tok..tok..,kak dito pulang" teriak dito dari depan pintu..


Pukul menunjukkan 13.15 wib siang, hari itu hari sabtu dito lebih cepat pulang.."


Spontan indah terkejut, dia menghapus air matanya menyembunyikan jaket yang dia temukan tadi dan berlari membuka pintu..


"Kamu sudah pulang? Mengapa cepat?" ucap indah..


"Iyah, dito mau pergi lagi, masih ada urusan" ucapnya santai menuju kamar meletakkan tas sekolah lalu pergi mandi.


Setelah mandi dito ganti baju dan sholat zuhur langsung celingak-celinguk dia melihat kakaknya duduk di sofa dan matanya menuju sebuah parcel buah.


"Uih..ada buah dari siapa kak?"..


"Makan saja lah" ucap indah...


Dito pun membawa parcel yang masih utuh itu ke meja makan langsung mengambil. Apel, anggur dan jeruk mencucinya dan melahapnya, si dito makan seperti orang kesurupan seumur-umur baru makan buah seger kualitas premium biasa emaknya beli di pasar cari-cari harga obral...


Sehabis makan buah dan makan nasi. Dito begegas masuk ke dalam kamar. Mencari-cari sebuah benda ke bawah kolong tempat tidurnya. Namun tidak menemukannya.


Indah hanya menyaksikan saja duduk di atas sofa melihat tingkah adiknya itu. Lalu datang menghampirinya. Berdiri di depan pintu kamar..


"Kamu cari apa? Ini?"


(mengangkat sebuah benda yang di cari-cari oleh dito yaitu jaket go jek online. Dito langsung mendaftarkan diri setelah tau kakaknya sudah tidak bekerja lagi dan terpaksa keluar dari semua kegiatan exrakurikulernya kecuali les menghadapi UN karena sudah di bayarkan oleh Rika Oktavia)


"Loh kog bisa sama kakak?" Tanya dito heran..


Dito pun berdiri dan berusaha mengambil jaket itu dari kakaknya. Namun indah menariknya kembali tidak memberi...


"Kak sini jaketnya!!" rampas dito dari tangan kakaknya namun indah menahannya. kakak beradik itu pun tarik-tarikan jaket..


"Ditooo...(indah berusaha menarik jaket) ngapain kamu ngojek harusnya kamu di sekooolaaaaaah" teriak indah pada adiknya itu..


Namun, karena dito anak laki-laki tenaganya lebih kuat apa lagi dia baru saja makan buah kualitas premium dari si andre sehingga dia berhasil merampas jaket itu dari tangan kakaknya..


"Aku perlu uang jajan kak?. Apa harus minta pada ibu lagi? Kasihan ibu yang sudah cuci gosok di luar sana"..ucap dito...


"Apaa!" indah kaget tak menduga..


Reflek dito menutup mulutnya. Dia keceplosan bicara dan lupa pada pesan ibunya agar tidak memberi tahu kakaknya.


Indah berdiri kaku dan tertegun berkata dalam hatinya;


Jadi selama ini mama sering keluar karena kerja cuci gosok di rumah orang?? lalu dor to dor lagi mencari jahitan??" Rasanya saat itu Indah seperti kejatuhan batu besar dari atas yang menimpa kepalanya...


"Sudah lah kak dito keluar dulu"


ucap dito sambil memakai jaket khas go jek online nya. Pria dengan tinggi 168 itu pun keluar dari rumah lalu pergi menutup pintu..


Indah lemas dan langsung terduduk dia tidak bisa menerima kenyataan hidupnya yang semakin sulit dan parah. Hati dan pikirannya kacau, bingung, galau bercampur menjadi satu..indah tidak bisa menerima dirinya yang merupakan anak sulung dan sudah tamat kuliah duduk diam saja di rumah..


Indah yang saat itu merasa sudah sangat lelah menangis, akhirnya dia masuk ke dalam kamarnya dan berbaring disana.


Sambil berkata;


"Aku tidak bisa begini, harus mencari sampingan juga menunggu ijazahku keluar" ucap indah kesal dengan dirinya.


"aduuuuuhhh!! terlalu cepat aku keluar dari Resto tapi disana aku sudah sangat lelah dan tidak nyaman.." ucapnya sedih!


( indah yang hanya berprofesi sebagai pembantu chef bekerja sangat lelah, di suruh-suruh kesana kemari dan tidak sesuai antara gaji dan pekerjaannya yang lelah, meski dia handal memasak indah tidak bisa di jadikan chef karena dia tidak memiliki ijazah chef dan hanya bisa memberikan ijazah SMA saja. belum lagi dia sudah sakit hati dengan bosnya disana karena membela pelanggan si hidung belang yang sudah melakukan pelecehan seksual sedikit kepada indah dengan meremas bokong indah seenaknya saja"


.........indah pun terus berpiki-pikir-berpikir-pikir......


"Ah..dinaa.....


Hmmm kog aku gak terpikir menghubungi dina yah??" dia kan banyak link. Ucap indah yang tiba-tiba saja terlintas akan sosok sahabatnya itu. Dia pun langsung


bangkit mengambil hp nya dan mencari- cari no kontak indah dari situs pertemanan. Karena kemarin no indah sempat rusak dan sebagian kontak-kontak yang ada di hp nya hilang salah satunya no hp dina.....


bersambung...


**terima kasih yah para reads yang sudah setia menunggu up, jangan bosan yah! tinggalkan like & coment plus bintang 5 nya..


maaf! kalo author belum sempat membalas satu-satu tapi tetap di baca kog!.semangat!..^_^


dukung terus penulis indonesia**..