![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Hari-hari pun berlalu hingga weekend pun tiba..
Hari itu sangat cerah tepatnya hari minggu..Andre yang tengah bermalas-malasan di kamarnya. Terkadang turun menonton tv sendri,
jika Andre tengah berada di ruang tamu. Indah lebih banyak berada di kamar saja. hanya keluar jika Andre membutuhkannya. jika Andre berada di kamarnya Indah baru keluar dari kamarnya. dia mengatur jarak bicara dan bertemu dengan Andre..
Gadis itu sangat tau diri. dan tidak berani berbuat bebas kalau majikannya sedang di rumah. Indah juga selalu memakai pakain sopan. Tidak pernah memakai pakaian yang sexy di hadapan Andre. Berhias, senyum-senyum, terlalu wangi, menggoda dan bertingkah biasa saja.
Karena dia takut dikatakan wanita penggoda lagi dan sudah terlalu jenuh dengan kata-kata seperti itu, sekaligus agar bisa bertahan tinggal sementara dengan Andre.
indah masih saja lebih memilih banyak diam, tanpa expresi, dan sangat kaku meskipun Andre sudah mengajaknya ngobrol terlebih dahulu.
Sampai-sampai Andre sendiri merasa sedikit penasaran dengan pelayannya itu..
Entah mengapa hari itu Andre malas pergi olah raga dan ingin merubah suasana liburannya. Andre ingin pergi melihat suasana pantai dan merasakan angin pantai yang datangnya dari laut lepas.
Andre suka pergi ke pantai. Sesekali dia pergi dengan teman-teman aliansinya dan nongkrong di salah satu resto dekat pantai..namun dia sudah jarang bersama mereka. Karena mereka sudah ada yang menikah dan lebih memilih jalan dengan pacar, selingkuh dan simpanan masing-masing..
Andre juga pernah pergi sendiri ke pantai namun dia cepat pulang karena merasa bosan. Tidak tau siapa yang mau di ajaknya. Yang pasti dia tidak mau mengajak perempuan...
"Hmmm, hari ini coba aku ajak saja si Indah pergi ke pantai, daripada dia menangis-nangis di kamar itu tidak jelas" ucap Andre yang saat itu tengah bersiap-siap mengambil perlengakapan-nya.
Andre mudah sekali kasihan dengan seseorang yang sudah baik kepadanya. Apalagi sedang bersedih (salah satu kelemahan Andre seperti yang di katakan herman) Andre type pria yang mengerti balas budi. Namun sebaliknya dia sangat benci dan tega dengan seseorang yang sudah berkhianat dan jahat kepadanya.
.....
minggu hari yang cerah pukul 15.00 wib siang menjelang sore....hari itu sangat cerah dan sangat cocok pergi ke pantai..
"...Indaaah"...panggil Andre sambil turun dari tangga..
Indah cepat keluar dari kamarnya..
"Iyah mas. Ada perlu apa"..
"Kamu temani saya ke pantai yah?"
"Ke pantai mas!...,ada perlu apa ke sana mas?"(dalam hati indah, atau apa ada pantai tersembunyi lagi di rumah ini???)
Andre terdiam sambil menggaruk kecil kepalanya dengan sedikit menunduk.
Dia berkata dalam hati;
"Ni anak di bawa jalan-jalan bukannya senang malah balik nanyak, mau ngapain?"
(Andre merasa kesal, dia sudah rela melawan gengsinya untuk mengajak jalan pelayannya itu malah mendapat expresi indah seperti itu. Expresi wajah kebingungan dan kurang senang padahal Andre sudah ke ge-eran indah bakal kesem-sem abis)
"Menurutmu ke pantai itu mau ngapain?" tanya andre balik, gemes melihat pelayannya itu dengan nada tegas.
"Melihat suasana pantai dan laut.." ucap indah yang sedikit takut menjawab pertanyaan majikannya itu..
"Naaaaah, itu kamu pintar, cepat ke garasi, bawa baju gantimu" ucap andre dengan gaya sok coolnya itu..
".ii.iyah mas.."
Indah pun berlari ke atas mengganti bajunya. Dia memakai kaos santai dengan celana jeans di atas tumit dan sandal pantai. Penampilannya biasa saja atau tidak girly seperti pada umumnya cewek-cewek pergi ke pantai. Memakai pakain mini dan rok melambai-lambai. Lalu Dia membawa pakain gantinya. Mengambil tas dan turun ke bawah menuju garasi..
....
"Kamu yang nyetir yah!" Ucap andre yang tengah sudah duduk menunggu indah di sebelah supir.
"Baik mas" ucap indah sambil mengangguk!
"Ikutin saja lokasi map itu"
Ucap andre..
Andre yang sudah membawa perlengkapan lengkap ke pantai. Seperti topi, kacamata, sendal, baju ganti...
Akhirnya mereka pergi ke pantai berdua di salah satu pantai terkenal di jakarta.
Andre suka dengan suasana pantai, pulau dan laut. Dia sudah berencana untuk membeli sebuah pulau, kapal pesiar mewah berukuran mini khusus pribadi, jet pribadi, seperti aldo yang sudah memiliki semuanya.
Namun Lagi-lagi dia berpikir jika itu akan terasa sangat sia-sia jika hanya untuk di nikmati sendiri saja, sehingga belum mewujudkannya. Tidak salah jika banyak wanita-wanita bangsawan yang meng-gilainya..
Andre sendiri bukanlah type pria yang suka terlalu berlebihan, dia hanya menggunakan barang-barang yang sesuai dengan kebutuhannya saja..kurang hoby meng-koleksi.
((Wow!! beruntung banget yang dapatin si Andre))...
Akhirnya mereka tiba di pantai. Turun dari mobil dan langsung bergerak ke pantai. Angin berhembus kencang.
..."huuuusssshhh"...
Suasana pantai dengan pandangan laut lepas menenangkan jiwa.
Andre dan indah keduanya berjalan berjauhan layaknya seperti bermusuhan sangat kaku dan tidak terlihat pasangan. Mereka sibuk dengan pemandangan masing-masing..angin berhembus menerpa rambut indah..sesekali mata andre curi-curi pandang menatap indah. Namun indah tidak pernah menatap majikannya itu..
tetap konsisten non expresi memandang ke arah pantai dan laut.
Andre merasa heran ternyata ada wanita yang tidak pangling dengan dirinya...
Membuat jiwa andre mati penasaran di buat pelayannya itu...
padahal, cewek-cewek di sekitar pantai pada ngeliatin Andre!...
Sudah setengah jam berjalan pelan sambil menikmati air pantai tanpa alas kaki. Akhirnya Andre membuka perbincangan kecil, mulai memanfaatkan keberadaan indah dengan tujuan biar tidak di godain dengan cewek-cewek sekitar pantai yang mulai senyum-senyum tajam memandangnya..
"Kamu sering pergi ke pantai" tanya Andre
"Pernah mas, waktu kecil" ucap indah singkat..
"Maksud aku saat ini? bukan saat kecil?" Tanya Andre penasaran.
"Tidak pernah mas"...
"Indah tidak ada waktu mas. Kuliah sambil kerja"
(Pahitnya kehidupan, Jangankan pergi ke pantai, melihat matahari terbit pun indah jarang. Setiap pagi sebelum terbit matahari dia sudah pergi bekerja dan lanjut lagi ke kampus sampai larut malam, lalu pulang setelah matahari sudah tenggelam)
"Hmmm, kamu tidak pernah ke pantai dengan boyfriend kamu" tanya Andre (mau tau banget)..
"Hmmm. Tidak punya pacar mas"...jawab indah menunduk sambil memainkan air..
"Maksudnya" tanya Andre lagi..
Indah terdiam.
Dalam hati indah.
"Maksudnya?...maksudnya?..gimana lagi mau menjelaskan dengan si B.G ini. kog gak paham juga sih, sudah di jelaskan tidak punya pacar pun. (ucap indah kesal)...apa dia ingin mentertawaiku karena sampai saat ini, aku masih jomblo.."
walaupun kesal, indah terpaksa menjelaskannya...
"Indah tidak punya waktu mas berpacaran! Apalagi untuk pergi ke pantai dan happy2an hang out berdua karena indah harus bekerja dan kuliah meski hari minggu sekali pun" ucap indah.
"Jadi, seumur hidup kamu belum pernah berpacaran?? " tanya Andre memperjelas sekalian pingin tau banget..
Indah hanya mengangguk saja, sambil menundukkan kepala. lagi-lagi melihat kakinya sambil bermain air...
"Mmmmm"
Ni cewek gak pernah pacaran?? apa disfungsi sexsual nya terganggu juga sama sepertiku" pikir andre kebingungan.....
Andre yang sudah lama hidup di luar indonesia. Pergaulannya, mengarah kebebasan, merasa terheran-heran saat mengetahui indah tidak pernah pacaran sekalipun. Yang dia tau kehidupan pergaulan wanita se-usia indah sudah bebas gonta-ganti pacar bahkan sudah biasa jika mengetahui tidak perawan lagi..
Terkecuali dengan diri andre yang memang mengalami gangguan kejiwaan plus sexsualitas...
"Pantas dia tidak liar dan tidak menggodaku.
Ternyata dia tidak pernah pacaran..
Terlalu lugu ni anak! "
Ucap andre dalam hatinya sambil kakinya memainkan air juga..
Pikiran andre semakin terusik dengan pelayannya itu plus merasa kasihan juga dengan si indah yang tidak pernah menikmati pantai....
Setelah mereka puas bermain air dan terdengar suara-suara ombak kecil menghantam kaki antara andre dan indah mereka berjalan menelusuri bibir pantai merasakan terpaan angin pantai di sore hari menjelang malam hingga matahari mulai tenggelam memancarkan cahaya orange menyinari bumi...
Keduanya terlihat masih kaku dan jaim sekali..
Setelah itu andre membawa indah makan malam di salah satu resto dekat pantai tempatnya sangat enak, nyantai dan romantis...
Keduanya duduk berhadap-hadapan. Indah terpaksa tetap setia mengikuti kemana majikannya itu membawanya. tanpa berontak dan bawel....
Akhirnya, mereka pun makan dengan pesanan selera masing-masing, terlihat kaku dan jaim lagi...
sesekali mereka diskusi tentang masalah makanan dan masakan. setelah itu diam lagi. Indah yang berbicara seperlunya saja hanya menjawab apa yang di tanyakan andre, setelah itu diam kembali.
tidak kepo bertanya-tanya tentang andre. karena gadis itu, seperti sudah terkena sindrom. merasa dirinya sangat rendah sekali dan tidak percaya diri, akibat sering mendapat bully-an dari orang-orang kalangan atas. sehingga dia tidak mau mencari masalah dengan andre..
Gadis yang bernama indah itu duduk tepat di hadapan andre. terlihat wajahnya yang lugu, apa adanya. Tidak berhias (natural beauty), tidak genit dan nakal. Indah hanya Memandang mandang suasana pantai gelap dengan gemerlap lampu hias di terpa angin pantai...
jujur, dirinya sangat jarang sekali merasakan enaknya menjadi pelanggan Resto Mewah, selalu menjadi pelayan..momen itu pun tidak di lewatkan oleh gadis yang sudah berusia 23 tahun itu....
Karena terlalu kaku. Andre pun melihat ponselnya, berbagai email dan group wa yang masuk di ponsel nya...
Sesekali, pria itu melirik-lirik indah,
(curi-curi pandang) yang tengah itu melihat orang-orang sekitar lagi mesra-mesra-an duduk berdua-an..tanpa disadari gadis itu, Andre memperhatikan dirinya dan apa yang di lihat oleh indah dengan kondisi tetap memegang ponselnya....
sambil berkata dalam hati...
"Apa yang ada di dalam pikirannya, hmmmm, kira-kira dia suka atau tidak suka yah? melihat fenomenal seperti itu??"...ucap andre.
jika ada alat penyadap yang bisa merekam suara hati dan pikiran indah. si Andre mau beli. sanking penasarannya...
((kepo yah bro))...
Saat indah melihat ke arah meja, mata Andre pun dengan cepat melihat ponselnya kembali...(dia merasa gengsi jika di ketahui indah)...
Setelah merasa bosan dan boring. Keduanya pun kembali pulang. Indah kembali menyetir mobil.....
Di dalam mobil andre memutar lagu dari machine gun kelly (MGK) hampir satu album. Seolah-olah dia ingin menjelaskan pada indah. Aliran musik seperti MGK lah aliran musiknya bukan dangdutan. Namun, tetap saja tidak bisa di pungkiri kalau andre masa kecil lebih suka dengan dangdutan...
Sampai-sampai andre pun tertidur di dalam mobil. Dan indah tetap melaju.. dengan mobil andre melalui kemacetan dan lampu-lampu gemerlap kota jakarta........
Akhirnya setelah melalui perjalanan yang lumayan panjang. Mereka tiba di rumah.
Pukul 08.56 wib malam..
Indah membangunkan andre..
"Mas Andre sudah sampai", ucap Indah sambil menggoyangkan pelan bahu Andre.
"Oh, iyah..." ucap Andre terbangun dari tidurnya...
Lalu mereka masuk ke dalam kamar masing-masing dan saling membersihkan diri...
......
.....
..