![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
1/2 jam pun berlalu. Indah keluar dari kamar mandi..
"La..la..la..la..la.laa..hem..mm.hem.
Hem.mm."(berjalan sambil bernyanyi walau tidak ada musik, dia merasa sangat happy )
"Aaaaaaaaaah!!..seger nya! rasanya setelah satu minggu, baru ini merasakan benar-benar mandi"..
Indah pun memilih baju-baju rumahan yang tertata rapi, wangi, cantik-cantik, bagus-bagus dan yang pasti mahal..semuanya di set dengan ukuran badan indah..pemandangan isi lemari itu mampu mengisi semangat energy nya kembali lagi...dia pun memakai perawatan tubuh sampai dengan perawatan rambut. Perawatan yang semua telah tersedia lengkap dengan kualitas gold. Indah merasa dirinya sangat senang serasa terdampar dalam istina. Senyum-senyum seperti melayang-layang diatas awan sambil mencium aroma wewangian dari produk perawatan itu..
Setelah selesai mulai dari berpakaian dan sholat, dia turun ke bawah lalu pergi ke dapur. Perutnya mulai keroncongan. Membuka kulkas apa yang bisa di makan..karena merasa malas masak. Dia hanya mengambil roti, buah-buahan dan susu. dan membawanya ke ruang tv. Menikmati makanannya sambil menonton tv. Gadis itu merasa bebas karena majikannya tidak ada di rumah..selesai makan, dia pun tiduran di sofa sambil menunggu si petugas market membawa pesanan majikannya itu..
"Hmmmm, lama amat. Kog! Belom datang juga ya?..huufftt!! mataku sudah mengantuk, lagi!"( tetap menunggu dalam kondisi mata sudah sayup-sayup...)
Tak berapa lama. Bell berbunyi dan indah pun berlari ke guest camera. Ternyata memang benar si petugas market. Membawa sebongkah besar belanjaan kebutuhan sehari-hari..seperti biasa indah menerimannya lalu si petugas market pun pergi. Indah menyusun semua rapi produk yang kering maupun yang basah dalam kulkas dan lemari, mulai dari jenis ikan, Daging, Sayuran dan buah buahan. Snack Bumbu dapur. Dll
"Wooww! Bagus banget packingnya. Bakal tahan di kulkas kalau seperti ini. Semuanya masih seger-seger ini bahan kualitas premium" ucap indah..(indah mengetahui nya karena biasa di masak oleh koki utama untuk tamu vip atau vvip saat di resto dulu).
Indah memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan seorang koki Namun dia tidak mempunyai lulusan (ijazah) chef internasional karena tidak memiliki biaya. sehingga hanya bisa menjadi pendamping koki saja atau asisten. Dia banyak belajar secara otodidak..
Setelah indah selesai beberes dia pun kembali ke kamar melanjutkan misinya yaitu tidur sampe puas....zzzzźzzzz
........
Kantor Jk wijaya Group..
Andre terlihat sibuk seharian diruang kerjanya dengan tumpukan berkas yang segera di tanda tangani ataupun di revisi..Rey juga terlihat sibuk di ruang kerja andre mereka bersama satu meja. Rey Memberikan semua informasi yang terjadi selama seminggu telah berlalu. Tapi andre terlihat kurang konsentrasi pikirannya masih terus bertanya-tanya, Mengapa aku dan gadis itu harus tinggal satu rumah??. Andre tidak terima karena keputusan itu di ambil secara sepihak tanpa pemberitahuannya. Yang dia tahu indah hanya di rekrut sebagai koki atau asisten pribadi saja. Tidak sampai sedalam itu mengetahui privasi tentang dirinya dan di jadikan satu rumah berdua tanpa dampingan ibunya, karena pobia wanitanya belum sembuh..
Tepat pukul 19.00 malam..
"Rey, lanjutkan yah! Aku masih ada urusan" ucap andre.
Andre hanya membawa khusus berkas penting yang tidak bisa di kerjakan oleh asistennya itu, lalu pergi meninggalkan Rey. Andre berniat melanjutkannya di rumah..
Rey langsung lemas dan menjatuh kan kepalanya ke atas meja.
Dan berkata namun setelah atasannya itu meninggalkan ruangan..
"Haduuhh booooooss!!!! harusnya kau lembur malam ini! tidak cukupkah dirimu menyiksaku selama satu minggu"
(sambil membenturkan pelan berkali-kali kepalanya di atas meja merasa kesal)..
Sampai di parkiran..
Andre menelpon psikiaternya itu, Herman..
Tuuuut..tuuuutt.tuuuut...
"Iyah andre?" Jawab Herman
"Kamu dimana?"
"Saya masih di klinik"
"Kita ketemu disana" jawab andre mulai kesal...
(Percakapan via hp ditutup)..
Andre masuk ke mobilnya dan bergerak kencang menuju klinik Herman. Kebetulan Herman saat itu lembur. Banyak pasien..
Kurang dari 1/2 jam, andre tiba di lokasi klinik. Andre langsung naik ke atas menemui dr. Psikiaternya itu dalam kondisi emosi. Dia sudah menebak otak dalam rencana ini pasti adalah Herman.. Disana Herman sudah bersiap-siap akan pulang..
Andre pun langsung masuk tanpa mengetuk pintu..
"Oh...andre!!..gimana kondisi kamu?" Tanya herman menenangkan suasana yang terasa mulai panas..
"Apakah kegilaanku sudah pindah padamu sekarang?? Jawab andre dengan nada menantang..
(Herman sudah mengetahui andre pasti tidak suka dengan programnya itu)
"Yaahh! Sebagai psikiatermu aku berhak atas program yang aku punya dan itu untuk kebaikanmu juga"
jawab herman dengan santai...
"Apa???Program!!heh..( tawa sinis) program konyol yang pernah aku terima dari seorang psikiater dan ini program yang sangat-sangat gila" ucap andre
"Kalau kau tidak suka kau boleh mencari penggantiku, dan jangan pernah salahkan indah, dia hanya mengikuti perintah dan semua ini, sudah setujui oleh aldo dan tante Rika, sebaiknya kau salahkan juga mereka" jawab herman menantang...
Mendengar itu tempramen emosi andre mulai naik...
Kemudian dia berkata pada herman:
"Jika program mu ini gagal. ku pastikan karirmu hancur seperti itu (menunjuk gelas yang pecah)" ucap andre sangat-sangat lantang dengan nada yang mengancam.
Andre pun bergerak cepat meninggalkan ruangan Herman...
"Huuffffft serba salah! Suatu saat kau akan mengerti apa tujuan dari program ku itu"
ucap herman sendiri setelah andre keluar..
Andre tidak langsung pulang dia singgah di salah satu cafe Bar dan menyendiri disana.....
Suasana Rumah andre...
Mulai jam 4 sore indah si gadis baik itu. Sudah menunggu sosok andre
(seperti seorang istri menunggu suami pulang)
Dia sudah membersihkan rumah mulai dari kamar andre sampai seluruh ruangan yang ada..dan sudah mempersiapkan sup hangat untuk andre karena indah tidak tau jam berapa majikannya itu akan pulang, tidak ada kabar dari siapapun..dia menunggu sambil duduk di sofa dengan wajah yang murung pikiran cemas bercampur takut..
" bagaimana yah? kalau dia marah melihat aku tinggal di rumah ini, huuuuffftt..jam segini juga belum pulang (jam bergerak pukul 22.25 malam).."
ucap indah yang mulai terlihat galau..
Waktu terus berlalu jam sudah menunjukkan pukul 23.10 malam..indah masih bertahan menunggu..
Terdengar suara mobil.."brrrrrruuùuumm."
Sontak indah langsung melompat!!
"Itu pasti mas andre" pikir indah langsung berlari membukankan pintu rumah. Tanpa melihat lagi di guest camera..namun yang datang memanglah andre..andre yang terlihat berwajah masam dan kondisi setengah mabuk. Dia langsung berjalan masuk tanpa memperhatikan indah yang berdiri di dekat pintu..
Indah lalu berlari kecil mengejarnya....
"Mas andre sudah makan?" Tanyanya sambil tersenyum paksa..
Namun andre tidak menjawabnya jangankan menjawab pertanyaan indah melihat indah saja dia tidak. Andre terus berjalan naik ke atas lalu masuk ke dalam kamar..
"Hhuuuuuuhh..bener juga kata mas Herman, ternyata menghadapi andre yang normal( andre masa depan) lebih menyeramkan dan lebih sulit daripada andre upnormal (andre masa lampau).."
Indah pun masih setia menunggu di bawah. Berharap andre turun dan mau makan. 1 jam berlalu gadis itu memandang-mandang ke atas tepat ke arah kamar andre. Namun dia tidak keluar..akhirnya indah memutuskan makan sup hangat itu sendiri daripada terbuang...
Saat indah selesai makan dan mencuci piring di dapur...
Terdengar suara terikan keras dari majikannya itu..
"Indaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh"""
Sontak si indah seperti mendengar petir di tengah malam. Dia pun langsung berlari naik keatas..
"I..i..Iyah mas andre. Ada apa?" Tanya indah sangat takut dan gugup....
"Angkat semua barang-barangmu dan tidur di bawah" bentak andre dengan kasar..
(andre tidak ingin satu kamar mandi dan dekat dengan kamar indah)
Andre langsung masuk ke dalam kamarnya..."prukk" (membanting pintu).
Dengan cepat-cepat indah bergegas masuk kedalam kamarnya dan hanya mengambil kopernya saja lalu turun ke bawah..gadis itu malang itu pun ketakutan...
Indah langsung masuk ke dalam kamar ART. Dia pun sangat sedih menangis. Seumur-umur tidak pernah mendapatkan bentakan kasar seperti itu..
"Apakah dia tidak bisa menyuruhku dengan baik-baik..huk..huk.huk..sepertinya aku ingin menyerah. Haruskah aku mengatakan kalau aku sudah sangat lelah mengurusnya dalam satu minggu ini?"..
Ucap indah sedih sambil menangis dengan hati yang sangat kecewa hingga dia tertidur...
Sementara Andre yang terlihat di kamarnya sangat stress, tidak bisa tidur dan tidak bisa kerja dia hanya duduk di balkon kamarnya dan sudah menghabiskan 5 batang rokok satu minuman kaleng ber-komposisi alkohol.
"Bagaimana mereka bisa punya rencana bodoh seperti ini,???" Ucap andre...
Dia masih tidak habis pikir harus satu rumah dengan seorang wanita tanpa ada dampingan dari ibunya atau siapapun....
Karena andre memang sudah meng-hak patenkan dirinya. Tidak ingin dekat dengan wanita. Mengenal dekat dengan wanita apalagi menikah atau tinggal satu rumah berdua dengan wanita apapun statusnya..
bersambung....